ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Kata Author


__ADS_3

Novel ini bercerita tentang kisah hidup seorang gadis miskin yang berjuang keras demi kebahagian kedua orangtuanya,kakak dan juga adiknya.


Hidup yang serba kekurangan tidak menyurutkan semangat dan tekadnya untuk merubah kehidupan mereka.


Cinta dan kasihnya hanya di abdikan kepada keluarganya.Meskipun dia bukan anak kandung dari kedua orang tuanya,dia tetap mencintai dan menghormati orang tuanya...


Demi kebahagiaan orang-orang yang di kasihinya dia rela melakukan pekerjaan apapun itu.dia harus bekerja keras agar adiknya tetap bisa sekolah.


PERKENALAN TOKOH


Sheena Owen


gadis ceria,semangat dan pantang menyerah.


Dante Louis Siemens


pria dingin yang berkarakter kuat,,egois dan hanya mencintai dirinya sendiri.


Michael alberto


ayah angkat Sheena..mencintai Sheena dengan sepenuh jiwanya.


Anna alberto


ibu angkat Sheena...Sheena adalah putri kesayangannya.


Laura alberto


kakak perempuan angkat Sheena,,berwajah cantik yang selalu melindungi Sheena.


Daniel alberto


adik laki-laki Sheena..selalu berada di dekat Sheena.


Abraham Louis Siemens


Ayah Dante..pengusaha kaya raya yang terkenal dengan sifat otoriter,kejam namun sangat menyayangi putranya.


**Mai Louis Siemens


ibu Dante...berparas cantik,penuh kharisma dan berhati lembut...


Marks Louis Siemens


kakak kandung Dante,terkenal playboy dan bergonta ganti wanita..sangat membenci Dante.


Alleina wishka


sahabat kecil Dante yang terobsesi dengan seluruh kekayaan keluarga Siemens,, dan mencintai Dante hanya karena harta....


################################


AWAL CERITA


Dia berlari-lari menyusuri pinggiran pantai,,,,,


senyumnya merekah saat melihat selembar kertas di tangannya,dia menciumi kertas itu berulang-ulang meletakkannya di atas dadanya..tatapannya jauh memandang.....


senja sore itu sudah berlalu,kicauan burung sudah tak terdengar lagi..hembusan angin laut terasa begitu menusuk hingga ke tulang..


"semoga saja ayah dan ibu mengizinkan ku pergi" ucapnya dalam hati.di pandanginya lagi kertas itu dan menciumnya berulang-ulang....


"terima kasih tuhan...kau sudah membuka jalan untuk segala kesulitan keluargaku" ucapnya lirih..setitik air mata menetes dari pelupuk matanya..air mata kebahagiaan.


kaki telanjangnya masih menyusuri pinggiran pantai,,dengan cepat dia melangkahkan kakinya,,suasana pantai cukup sepi,,hanya ada beberapa pelayan yang sedang menarik sampan mereka naik ke permukaan,mungkin saja mereka baru selesai melaut.


tidak berapa lama dia tiba di sebuah rumah..


dia mengambil air dan membersihkan kakinya yang penuh pasir.dia membuka pintu dan masuk kedalam rumah.seluruh keluarganya tengah berkumpul di ruang tengah.


"sayang...kau dari mana saja kenapa baru pulang?" wanita paruh baya berkata saat melihat kedatangannya,dia sedang sibuk meletakkan makanan di atas meja.

__ADS_1


"maafkan Sheena bu...Sheena tadi ada urusan" jawabku pelan,,aku takut ibu marah.


karena ibu sangat tidak suka jika aku pulang terlambat. aku mendekati ibu,,merogoh kantung rok ku dan mengambil sesuatu...


"ibu...ini upah Sheena hari ini" kataku sambil menyodorkan uang ke tangan ibu.


"simpan saja untukmu,,setiap hari kau selalu memberikan upah mu pada ibu...apa kau tidak ingin membeli sesuatu" ibu berkata menolak pemberian ku.


"tidak bu..ini untuk ibu,untuk biaya sekolah Daniel dan kak laura..sheena sudah menyisihkan sedikit uang untuk sheena tabung...jadi uang ini sekarang milik ibu" kataku tersenyum sambil memeluk lengan ibu.


"ya ya ya baiklah...sekarang bersihkan tubuhmu,,setelah itu kita akan malam bersama" kata ibu memberi perintah.


"siap boss....perintah di laksanakan" kataku memberi hormat pada ibu.aku berjalan meninggalkan ruang tengah menuju kamar.


kak laura sibuk mengerjakan tugas kuliahnya,,


aku tidak mau mengganggu konsentrasinya..


ku ambil handuk yang tergantung di balik pintu dan berjalan menuju kamar mandi.


"baru pulang dek..." katanya, dia menyadari keberadaan ku.


"iya kak..sheena mandi dulu ya" kataku lagi.


"hmmm...anak gadis gak boleh terlalu lama berada di luar sampai malam begini" laura menambahkan.


aku berjalan mendekati nya,,duduk di pinggir tempat tidur.


"maafin sheena kak,,sheena janji gak akan terulang lagi" kataku lirih.aku tahu dia sangat mengkhawatirkanku,,dia tidak suka jika aku terlalu lama berada di luar..dia juga tidak pernah mengizinkan ku untuk bekerja..tapi untuk soal itu aku tidak bisa mematuhinya,,


aku tidak tega melihat ayah dan ibu harus bekerja keras demi kami.


kak laura memandangku,,lalu memberikan sebuah buku kepadaku.aku sangat senang menerima buku itu.aku sangat suka membaca,setiap harinya kak laura selalu membawa buku untuk aku baca...kak laura meminjam buku itu dari perpustakaan kampusnya..


"lusa kau harus segera mengembalikan nya padaku" katanya lagi.dia kembali fokus mengerjakan tugasnya.


"terima kasih kakakku sayang" aku mencium pipinya dan berlari menuju kamar mandi.


"heiiiii kau ini...masih bau sudah mencium aku" teriakannya dari luar.


Kami sudah berkumpul di meja makan.ayah baru saja pulang dari bekerja.adikku Daniel memimpin doa sebelum makan.kami menikmati makan malam tanpa bersuara sedikit pun,karena ayah sangat membenci jika ada suara sedikit pun ketika kami makan.


aku dan kak laura membereskan meja makan..ibu dan ayah sedang duduk di ruang tamu sambil berbincang-bincang,, setelah pekerjaan ku beres aku memberanikan diri mendekati ayah dan ibu.


"ayah..ibu"aku menyapa mereka.


"ada apa sayang...kenapa kau tidak istirahat?" ibu berkata saat melihatku.aku menatap ayah lama.


"apa ada yang ingin kau sampaikan" ayah berkata,,ayah mengerti bahasa mataku saat menatapnya tadi.aku menganggukkan kepalaku pelan.


"duduk lah" ayah berkata menepuk kursi di sebelahnya.aku menurut dan duduk di sisinya.


"sekarang bicaralah,, apa yg ingin kau sampaikan" ayah berkata membelai rambutku.aku *** jari-jariku,,ada sedikit ketakutan di diriku,,tapi aku harus berani mengatakannya pada ayah..aku harus meminta izin darinya.


"apa ayah akan mengizinkan sheena untuk bekerja di luar?" ucapku penuh keraguan.


"maksudmu bekerja di luar seperti apa?" ayah kembali bertanya.aku mengeluarkan liputan kertas yg aku selipkan di rok ku dan menyerahkannya pada ayah..ayah membuka lipatan kertas itu,,,sontak wajah ayah berubah.


"tidak...ayah tidak akan mengizinkanmu" ayah berkata dan melemparkan kertas itu ke atas meja.ayah menatapku lama,lalu tatapan itu beralih kepada ibu.ibu mengambil kertas itu dan melihatnya.ekspresi wajah ibu juga berubah saat membaca kertas itu.


"ayah...tolong izinkan sheena,, sheena ingin sekali memiliki pekerjaan yg menetap" aku bersimpuh dan memohon pada ayah.


"sejak kau kecil kami tidak pernah berpisah denganmu..bagaimana bisa ayah mengizinkan mu pergi nak?" ucap ayah sedih.


matanya berkaca-kaca menatapku.


"sheena akan sering pulang ayah...pleaseeeee


izinkan sheena" kataku lagi merayu ayah.


"ibu...tolong bilang pada ayah..ini salah satu impian sheena bekerja di kota" aku bicara pada ibu memohon bantuannya.

__ADS_1


"suamiku...tidak ada salahnya sheena mencoba kan?dia sudah dewasa,,biarkan dia tahu dunia luar,,lagi pula tempat dia bekerja tidak jauh dari desa kita" kata ibu menjelaskan pada ayah.


"siapa yg memberikan kertas itu padamu" ayah berkata dan memandangku.


"om Johnny ayah" kataku lagi.


"baiklah...besok ayah akan bicara padanya"


"terima kasih ayah" ucapku senang...


"ayah ingin memastikan kalau kau bekerja di tempat yang benar" ayah berkata lalu meninggalkan aku dan ibu di ruang tamu.


"terima kasih ibu" aku mendekati ibu dan memeluknya. ibu mengelus pundakku.


"kau harus bekerja dengan rajin,, jaga sikap mu dan jangan cari masalah" ibu berkata.


aku menganggukkan kepalaku berkali-kali.


"bagaimana dengan kak laura dan Daniel bu..


mereka pasti tidak setuju" kataku melepaskan pelukan kami.


"ibu yang akan bicara pada mereka..kau siapkan saja pakaianmu" kata ibu menenangkan ku.


Hari dimana kepergian ku pun tiba,,aku memandang sekeliling kamarku,,di sini lah tempat aku berbagi cerita bersama kak laura.


kamar adalah tempat ternyaman buatku.aku membawa tas lusuhku berjalan keluar kamar.


seluruh keluargaku sudah menunggu di depan.


"kau sudah siap sayang" ibu menyambutku.


aku memeluk ibu dengan erat,sekuat mungkin ku tahan air mataku agar tidak tumpah.


"doakan sheena ya bu" ucapku terbata menahan tangisku.ibu membelai rambutku


"jangan lupa dengan semua nasihat ibu" ibu berkata lalu mencium keningku.aku mengangguk. aku berjalan selangkah mendekati ayah,ku cium tangannya..


"doakan sheena juga ya yah" kataku sedih.


"bekerjalah dengan baik...ayah akan selalu mendoakanmu" ayah juga mencium kening ku.


"kak laura" kataku menoleh kepadanya,,dia sama sekali tak memandangku. ku sentuh tangannya dengan lembut.air matanya berderai membasahi pipinya..


"tidak seharusnya kau pergi dek...aku anak tertua di keluarga ini,,tapi kenapa kau yg harus berkorban banyak buat kami" tangis kak laura pecah,dia memelukku dengan erat,,wajahnya sudah basah dengan air matanya.


"sheena sayang kak laura,,," kataku haru.


"kakak juga sayang kamu dek...jaga dirimu baik-baik ya.."kak laura berkata menghapus air matanya.


"kak sheena.." Daniel bersuara,,aku menoleh kepadanya.daniel langsung memelukku..


"kapan kak sheena pulang? Daniel berkata.


aku membelai lembut rambutnya.


"kakak pasti akan pulang,selama kakak kerja kau tidak boleh nakal,,belajarlah yang rajin"


sebuah mobil berhenti di depan rumah.om Johnny keluar dari mobil,tersenyum dan berjalan ke arah kami.


"bagaimana sheena..kau sudah siap?" om Johnny berkata.


"sheena sudah siap om" kataku dan mengambil tas lusuhku yg tergeletak di lantai.


"kami berangkat dulu ya..kau tenang saja sheena akan baik-baik saja,,percayakan padaku"ucap om Johnny menepuk pundak ayah.


"aku titip sheena...tolong jaga dia" ayah berkata dan menatapku.


aku dan om Johnny berjalan meninggalkan rumah dan masuk kedalam mobil.aku melambaikan tanganku kepada keluargaku.


ini kali pertama aku pergi meninggalkan mereka..ada yang hilang dalam hatiku,,air mataku menetes..aku akan sangat merindukan kalian..

__ADS_1


***bersambung.........


################################***


__ADS_2