
"Iya kakak Nabila sudah memaafkan kakak bukan kah memang seharusnya kita saling memaafkan?" ucap Nabila dengan tulusnya.
Arumipun segera melap air mata buayanya dengan jari - jari tangannya. Setelah sedikit lebih baik dan sudah bisa menguasai diri sendiri, Nabila pun kembali ketempat duduk semula kemudian meminta Arumi bercerita tentang apa tujuan kedatangannya pagi ini.
Arumi pun mulai melancarkan aksinya yang sudah di sepakati semalam dengan sang Ibu dan tentunya hanya Arumi dan sang Ibu tau tentang rencana apa yang mereka rencanakan. Dengan sembab dan dengan suara khas habis menangis dia pun mulai bercerita dengan semua kebohongan belaka demi tujuan sesuatu yang tak bermanfaat sama sekali.
"Nabila...."
Nabila pun menoleh, "Hm...."
"Kakak mau sekarang juga, kamu ikut dengan kakak pulang kerumah. Ibu sedang sakit dan memerlukan biaya banyak. Kakak Akbar tidak mampu menanggung semua biaya perobatan Ibu, kalau semua dia yang nanggung bagaimana caranya kakak Akbar membayar upah karyawannya? Dan tabungan Ibu sedikit demi sedikit sudah mulai menipis."
Nabila pun kaget dan sempat syok mendengar penuturan sang kakak, dengan mata terbelalak dan tangannya menutup mulutnya satu, "Kenapa kakak tidak pernah menghubungi Nabila? Kenapa kakak baru bilang sekarang kalau Ibu sedang sakit,"
"Bagaimana cara kakak memberitahukanmu sementara kamu tidak pernah memberi tahu kakak berapa nomor ponselmu."
"Lalu sekarang baimana keadaan Ibu? Maksud Nabila apa kah Ibu saat ini sedang di rawat di rumah sakit atau sejenisnya?" kini dengan air mata yang menetes di pipinya.
__ADS_1
"Ibu rawat jalan karena kita terkendala di keuangan. Tabungan Ibu sekarang sudah menipis, hanya untuk membeli obat - obatan saja Ibu perlu berjuang mati - matian untuk mendapatkan obat itu. Belum lagi biaya konsultasi dan terapinya."
"Memang obat - obatannya, obat yang sejenis apa? Maksudnya obat itu untuk penyembuh sakit apa?"
"Kalau soal itu kakak juga kurang tau. Yang pastinya obat itu tidak di produksi di dalam negri tapi produk luar negri. Makanya mahal karena ini obat yang sangat ampuh dan sudah terbukti manjur untuk mengobati segala penyakit."
"Sudah berapa lama Ibu sakit?"
"Sejak satu bulan terakhir."
Arumi pun kini kembali mengeluarkan air mata palsunya, sambil menopang wajahnya dengan kedua telapak tangannya, "Maafkan kakak Nabila, maafkan kakak. Bukan maksud kakak menyembunyikan ini dari kamu, hanya saja Kakak malu karena sekarang kamu sudah bersuami dan sudah punya keluarga baru."
"Kakak lupa kalau Nabila juga anak Ibu, jadi Nabila juga berhak untuk mengetahui tentang apa - apa yang menyangkut dengan Ibu."
Nabila pun kembali berdiri dan berjalan ke arah sang kakak lalu menenangkan sang kakak, dengan cara memeluknya sambil mengusap - usap punggungnya, "Sudah, sudah jangan menangis lagi. Sekarang katakan apa yang Nabila bisa bantu?"
Mendengar kata - kata 'Apa yang bisa Nabila bantu' seketika Arumi tertawa lepas di dalam hati, "Akhirnya pertanyaan yang aku tunggu muncul juga," dengan senyum menyeringai di wajah cantiknya.
__ADS_1
Setelah melepas pelukannya kembali Nabila bertanya, "Katakan saja, kakak perlu apa siapa tau Nabila bisa membantu?"
Sambil memegang kedua tangan sang Adik, Arumi pun berkata, "Kalau kamu mau tau apa yang sekarang kakak perlukan, sekarang juga kamu ikut Kakak pulang kerumah, biar Ibu yang menjelaskan apa yang sekarang kami perlukan."
Nampak sejenak Nabila berfikir dan menimbang - nimbang soal ajakan sang kakak, setelah terdiam untuk beberapa saat, Akhirnya Nabila pun setuju lalu berkata, "Tunggu dulu disini sebentar Nabila mau minta ijin Bunda dan nenek dulu." ucap Nabila searaya berlalu pergi.
Selepas Nabila pergi, Arumi pun membersihkan wajahnya, "Ternyata tidak susah ya memperdaya kepolosannya, tapi tenang saja Nabila ini baru permainan awal dan permainan ini baru akan kita mulai," ucap Arumi dalam hati seraya menyunggingkan senyum menyeringai di wajahnya.
...❤❤❤...
...Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir dan memberikan like dan komentar dan terima kasih untuk like mode diamnya maaf tidak bisa membalas komentar - komentar kalian satu persatu. untuk yang mau promo monggo promo tapi no spam promo, lalu like karya aku dan tinggalkan jejak di kolom komentar biar aku nanti berkunjung balik ke karya keren anda semuanya. untuk yang sudah mampir dan memberikan like dan komentar di bab yang atas - atas jika tidak kurespon maaf ya jangan katakan diriku sombong hanya saja diriku jarang sudah membuka komentar - komentar bab yang sudah lewat....
...Terima kasih, semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan....
...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
...❤❤❤...
__ADS_1