ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 28.


__ADS_3

..."Jangan menyerah, kebahagiaan akan hadir setelah lelahmu."...


...❤❤❤...


Kini aku sudah menyelesaikan semua pekerjaan rumahku, dan kakak Akbar dan Arumi pun sudah pergi bekerja. Aku pun segera kembali kekamar untuk bersiap - siap karena aku tidak ingin membuat orang suruhan Nyonya Luciana menungguku.


Sesaat kemudian kini aku sudah selesai dengan aktifitas berbenahku, aku pun segera keluar dari kamar ku dan menuruni anak tangga satu persatu.


"Mau kemana kamu?" tanya sang Ibu tatkala melihat ku yang kini sudah duduk di kursi teras rumah.


Aku pun menoleh ke asal datang nya suara, "Ibu ... apa ibu perlu sesuatu?" ucapku seraya berdiri.


"Akhir - akhir ini kamu sering banget ya keluyuran di luar rumah. Memang nya kamu siapa bisa seenak jidatmu datang dan pergi sesuka hatimu."


"Maksud Ibu?" tanya ku tak mengerti.


"Apa karena kamu orang yang menjadi pilihannya jadi bersikap besar kepala begini?"


"Maksud Ibu apa?"


"Sudah lah kalau kalau pergi sekalian aja tidak usah kembali lagi kerumah," ucap sang Ibu kemudian masuk kembali kedalam rumah dan membanting pintu rumah dengan sangat keras.


"Astagfirullah," ucapku lirih seraya memegangi dadaku. Aku pun kembali duduk dan menunggu supir yang akan menjemputku.


Tidak lama kemudian supir yang ku tunggu pun datang dan kini aku sudah di mobil dan sudah menuju ketempat tujuan yang kata sang supir Nyonya Luciana sudah menunggu di sana.


❤❤❤


Di tempat yang lain.


"Jadi apa yang di lakukan Nenek dengan gadis itu?" tanya Tuan Adam yang saat ini sedang duduk di kursi kekuasaannya.

__ADS_1


Ghea pun mengerutkan keningnya tanda tak mengerti dengan pertanyaan bos nya itu.


"Maksud Tuan apa? memangnya Nyonya Luciana tidak berkata apa - apa tentang kejadian yang kemarin?"


"Mereka tidak ada yang memberitahuku tentang kejadian kemarin."


"Tidak ada yang menarik Tuan, hanya saja Nona di suruh memasak, membersihkan halaman rumah."


"Hanya itu?"


"Iya Tuan hanya itu."


"Memasak?"


"Iya Tuan memasak."


"Bagaimana menurutmu dengan masakan dia?"


"Enak."


"Hanya itu?"


Kemudian Ghea pun melanjutkan kalimatnya, "Dan hari ini mereka akan bertemu dan pergi kesesuatu tempat."


"Tempat?"


"Ya Tuan tempat."


"Dimana? Maksud nya mereka akan pergi kemana?"


"Nyonya Luciana tidak bilang akan pergi kemana."

__ADS_1


"Apa kah Nenek dan gadis itu sangat dekat?"


"Nyonya besar terlihat dingin, cuek dan terkesan arogan ke Nona muda."


Tuan Adam pun menatap wajah Ghea seraya mengerutkan kening, Ghea yang menyadari itu hanya bisa menutup mulutnya dengan tangan lalu kemudian berucap, seraya menunduk, "Maaf Tuan maksud saya bukan seperti itu."


"Sudah lah tidak apa - apa."


❤❤❤


Kini aku dan supir Nyonya Luciana sudah tiba di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di kota ini. Biasanya Mal ini ramai di kunjungi setiap akhir pekan. Di mall ini, terdapat Hypermart, jaringan tokoh barang branded, berbagai waralaba restoran dalam dan luar negri ( Pizza hut, KFC, A&W, dll ), XXI serta area foodcourt yang mewah.


Pada salah satu sudut foodcourt, tersedia saung di atas kolam ikan yang menawarkan susana yang sangat eksotis. Sudut ini sangat recommended untuk mereka yang ingin berakhir pekan.


"Pak kenapa ya kita berhenti disini?" tanyaku ketika mobil sudah terparkir.


"Saya kurang tau Nona. Silahkan masuk kedalam Nyonya besar sudah menunggumu di sana!"


"Terima kasih," ucapku seraya membuka pintu mobil.


Kini aku sudah berada di luar mobil dan aku pun langsung masuk kedalam mal itu. Di sofa yang ada di dalam mal ini, aku melihat seorang wanita yang sudah cukup berumur sedang duduk cantik tanpa senyum di wajahnya. Entah apa yang merasuki wanita ini ? Aku pun berjalan mendekatinya. "Assalamualaikum, Nyonya. Apa kah Anda sudah lama menunggu?" seraya ku raih tangannya lalu kucium punggung tangannya.


Dengan tatapan sinis, "Dasar keong lelet." ucapnya lirih namun masih nampak jelas di telingaku.


"Ya ... ada apa Nyonya?"


Namun yang di tanya bukannya menjawab malah langsung berdiri dari duduknya lalu kemudian berlalu pergi dari hadapanku dan aku pun mengekorinya di belakang.


...❤❤❤...


...Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir memberikan like dan komentar, dan terima kasih like mode kalem, maaf komentar - komentar kalian tidk bisa aku balas satu persatu. Untuk yang promo monggo promo tapi like dulu ya karyaku baru tinggalkan jejak di kolom komentar nanti aku berkunjung balik kekarya keren - keren anda semuanya. Terima kasih, semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan ya....

__ADS_1


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


...❤❤❤...


__ADS_2