
...Assalamualaikum...
...****************...
Saat ini Tiara sedang dalam kondisi kritis dan sedang dalam penanganan dokter.
...****************...
Beberapa hari kemudian......
Dikediaman Widjaya sedang diadakan syukuran kecil - kecilan untuk merayakan hari lahir Kirana. Taman belakang didekor sedemikian rupa. Sore ini Kirana nampak cantik dan anggun dengan gaun ala Cinderella lengkap dengan rambut gaya blonde. Kirana terlihat semakin glamour dengan menambahkan asesoris anting mutiara berwarna putih karya desainer terkenal.
Sambil meraba - raba wajah, rambut dan lainnya dia pun berucap, "Omah, Kirana cantik kan?" ucap Kirana seraya tersenyum.
"Iya sayang kamu sangat cantik. Kamu cantik layaknya Cinderella dalam dongeng yang hidup dalam dunia nyata."
"Sungguh omah, Kirana secantik itu?"
"Iya sayang kamu sungguh sangat cantik."
"Makasih omah. Oh ya boleh tidak omah fotoin Kirana sebagai kenang - kenangan! Siapa tau besok atau lusa ada orang yang baik yang mau mendonorkan matanya kan Kirana bisa lihat momen hari ini."
"Tentu sayang tentu saja boleh. Mari Omah bantu Kirana untuk berdiri!"
Setelah mengambil beberapa gambar, mereka pun keluar dari dalam kamar menuju taman belakang yang sudah didesain sedemikian rupa.
Sesampainya mereka disana, seluruh mata tertuju pada Kirana yang sangat nampak cantik layaknya Cinderella dalam dongeng. Chandra, Varo beserta orang tua mereka pun sudah ada disana.
__ADS_1
Chandra dan Varo nampak duduk santai dipinggir kolam renang sambil menikmati minuman yang sudah disuguhkan oleh tuan ramah yang tak lain adalah neneknya sendiri 😂😂. Sementara Nabila, Arumi, Akbar sekaligus mantan suami dan mertuanya sibuk mencek kembali seluruh persiapan acara karena acara akan segera dimulai.
Acara telah dimulai dan semuanya berjalan dengan lancar. Satu persatu tamu memberikan kata ucapan selamat ulang tahun, sekaligus menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh tuan rumah. Tamu undangan satu persatu meninggalkan rumah Kirana dan tersisalah keluarga inti saja.
Nabila pun segera berpamitan kepada Ayah Bima, Bunda Irene dan Kirana.
"Ayah, Bunda, Nabila pulang dulu." ucap Nabila sembari menghampiri Kirana yang duduk disamping sang mantan ibu mertuanya itu.
"Sayang Bunda pulang dulu ya. Malam ini kamu terlihat sangat cantik." ucap Nabila seraya mencium kening sang putri, lalu mengeluarkan sebuah bingkisan dari dalam tasnya. Kotak mungil berbentuk love berwarna merah kemudian menyodorkan kepada Kirana. Kirana pun menerimanya.
"Sayang, bunda ada hadiah kecil untuk kamu. Semoga kamu menyukainya. Maaf Bunda tidak sempat menyiapkan hadiah yang bagus buat putri bunda."
"Terima kasih bunda. Bunda bisa berhadir Disini tanpa kado pun Kirana sudah sangat bahagia. Malam ini Bunda nginap disini kan?" ucap Kirana penuh harap.
"Maaf sayang, bunda harus segera kembali kerumah."
Tergambar jelas wajah kecewa Kirana tatkala sang bunda menolak permintaan sang putri. Nabila yang melihat itupun segera memeluk sang putri, dia tidak ingin membuat Kirana kecewa apa lagi bersedih di hari bahagianya, Nabila pun mengiyakan permintaan sang putri.
"Terimakasih bunda, terima kasih."
"Iya sayang sama - sama."
Ditepi kolam renang dua pemuda itu sedang asyik bercerita dan berbagi pengalaman.
"Varo, kamu tau tidak beberapa hari yang lalu Tiara datang menemui ku dirumah sakit." ucap Chandra mengingat kembali kejadian beberapa hari yang lalu.
"Oh ya bukan kah itu berita yang bagus. Lalu dimana dia sekarang? Kenapa dia tidak kamu ajak kesini?"
__ADS_1
"Dia bukan wanita tujuh tahun lalu yang aku kenal."
"Apa maksudmu?"
"Dia lebih memilih pria lain dari pada aku."
Varo yang mendengar itu tiba-tiba tertawa mendengar nya
"Ha... ha... ha... jadi ceritanya kamu patah hati?"
"Tidak, Aku hanya kecewa kenapa dia tega membuat aku menunggu hingga bertahun-tahun lamanya sedang kan dia sendiri tidak sanggup setia dan menjaga hatinya hanya untukku."
Kemudian dia melanjutkan lagi kalimatnya,"Apa kurang ku selama ini? Aku disini setia menunggunya dan tidak pernah menggubris wanita - wanita yang ada diluaran sana. Tapi kenapa dia tega menyakiti aku. Kenapa dia tidak pernah jujur selama ini sama aku kalau dia sudah memiliki pria lain selain aku."
Varo mendengar curhatan saudaranya itu ikut sedih mendengar nya, lalu dia pun mencoba menghiburnya.
"Sudah lah Chandra toh wanita didunia ini banyak bukan hanya dia wanita yang ada dunia ini? Ikhlaskan dia dan do,akan dia semoga pria itu adalah pilihan yang tepat untuknya. Kamu jangan bersedih dan semoga kamu segera move on dari dia."
"Terimakasih dokter cintaku."
Varopun menepuk jidat nya😂😂😂
Malam kian larut merekapun memutus kan untuk masuk kedalam rumah dan segera menuju kamar mereka.
..."Segala sesuatu dalam hidupmu adalah cerminan dari pilihan yang kamu buat. Jika kamu menginginkan hasil yang berbeda, buatlah pilihan yang berbeda....
...****************...
__ADS_1
...Hallo guys jangan lupa mampir dikaryaku yang berjudul sahabat sejati. Terima kasih...