ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 112.


__ADS_3

Adam yang melihat sang istri menikmati hujan di malam ini hanya bisa tersenyum menyaksikan itu. Entah senyum sang Istri senyum bahagia ataukah senyum yang membawa luka.


🍎🍎🍎🍎🍎


Di tempat pesta kini satu persatu tamu undangan sudah berdatangan dan sudah menempati tempat yang sudah di sediakan oleh tuan rumah beserta panitia acara. Tommy dan Arumi beserta sang Ibu duduk di salah satu meja yang tak jauh dari panggung. Sementara Akbar sendiri masih menyambut tamu dan Para kolega perusahaan baik dari dalam ataupun dari luar kota. Malam ini Tommy menghadiri acara ulang tahun tidak di dampingi oleh Ayah dan Ibunya karena sang Ibu sedang tidak enak badan.


Di meja tidak ada percakapan di antara mereka hanya dentingan musik klasik nan romantis menjadi teman mereka malam ini melewati malam yang penuh kebahagiaan walau di lain sisi ada hati yang sedang menangis.


Beberapa saat kemudian kini acara pun dimulai. Mc pun membuka acara dengan mengucapkan salam terlebih dahulu, setelah itu MC membacakan beberapa susunan acara di antaranya pembukaan, pembacaan Ayat suci Al-Qur"an, menyanyikan lagu indonesia raya, sambutan - sambutan, pembacaan do,a, tiup lilin, game, pembagian hadiah, hiburan, Do,a dan penutup.


Kini masuk di acara pertama yaitu pembukaan Mc pun mengajak seluruh hadirin untuk membuka acara ini dengan mengucapkan basmallah, di lanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah, "Bismillahirahmanirrahim."


Acara selanjutnya


⭐menyanyikan lagu indonesia raya, Next.


⭐Sambut - sambutan, Next.

__ADS_1


⭐Pembacaan do,a, Next.


Dan kini tiba saatnya untuk memotong kue tart.



Kira - kira begitu ya gambarnya di atas.


Sebelum memotong kue itu Akbar pun menjatkan doa di dalam hati, lalu dia pun segera meniup lilin dan memotong kue itu dan potongan pertama diberikan kepada Sang Ibu, lalu kemudian sang adik dan terakhir calon adik Ipar😂😂😂.


Acara selanjutnya adalah bermain game. Kali ini game yang disediakan oleh panitia adalah game tahan ketawa. Di sini peserta akan di pasang - pasangkan baik dengan tamu undangan atau dengan pasangannya sendiri bagi yang bawa pasangan.


Setelah merasa aman Bu Yana pun segera membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah botol mungil dari dalam sana dan tanpa ragu menuangkan kedalam minuman Tommy begitupula dengan Arumi dengan dosis tinggi.


Beberapa saat kemudian, game pun selesai dan pantia pun langsung membacakan pemenangnya, juara pertama di menangkan oleh Tommy dan Arumi dan mereka mendapatkan hadiah berupa tiket liburan selama 1 minggu di Bali.


Setelah mendapatkan kata ucapan selamat dari sesama peserta dan penonton Arumi dan Tommy pun kembali kemeja semula sementara acara hiburan dan geme tetap berlanjut.

__ADS_1


Sang Ibu yang melihat Arumi dan Tommy yang berjalan semakin mendekat dengan senyum yang merekah dibibirnya pun hanya bisa membalasnya dengan senyuman yang dua kali lipat merekahnya dari pada mereka.


Setelah mereka dekat sang Ibu pun berdiri dan memberikan selamat untuk mereka berdua, "Selamat untuk kalian berdua." seraya menjabat tangan sang putri dan Tommy secara bergantian. Mereka pun duduk kembali, "Tidak menyangka kalau kalian akan jadi pemenang dari game ini. Ibu aja dengan Almarham Ayah Arumi, sangat susah kompak dan menaklukkan game ini karena ibu tidak bisa melihat sesuatu yang lucu bawaannya kepingin ketawa melulu." ucap Ibu mengenang kebersamaan sang suami tanpa terasa kini di pelupuk matanya menetes butiran - butiran kristal yang semakin kesini semakin banyak. Arumi yang melihat itu hanya bisa mengelus punggung tangan sang ibu sembari menenangkannya, "Ibu sudah dong! Ini malam bahagia keluarga kita, jadi ibu jangan sedih Ayah sudah bahagia di sana." ucap Arumi menenangkan. Tommy yang melihat itu hanya bisa iba menyaksikan interaksi antara Ibu dan Anak dan Itu membuat Tommy semakin yakin jika Arumi adalah jodoh yang pas dan tepat menurut versinya dari pada bersama si Siska anak manja, banyak aturan, dan jodoh menurut versi sang Mama.


Dengan memegang bahu Bu Yana, " Benar yang di katakan Arumi Bu, malam ini malam bahagia, jadi jangan ada air mata."


"Terima kasih Nak Tommy atas dukungannya dan ibu janji tidak akan menangis lagi," Ucap Bu Yana seraya memegang tangan Tommy yang kini masih menempel di bahu Bu Yana.


Dengan tersenyum, "Nah begitu dong." ucap Tommy dengan senyum dibibirnya.


"Oh iya sampai lupa untuk merayakan kemenangan kita sekaligus untuk merayakan ulang tahun perusahaan bagaimana kalau kita bersulang." ucap Arumi diiringi senyum di wajah ayunya. sementara dia sendiri tidak menyadari jika di minumannya ada sesuatu yang selamanya akan membuatnya menyesal untuk sekarang tapi seiring berjalannya waktu entahlah apakah sesuatu keuntungan baginya ataukah selamanya akan membuatnya menyesali hidupnya.


...❤❤❤❤❤❤❤❤...


...JANGAN ADA DUSTA DI ANTARA KITA, NO BULLY, SEMANGAT UP DAN MARI SALING MENDUKUNG....


...TERIMA KASIH...

__ADS_1


...❤❤❤❤❤❤❤❤...


__ADS_2