ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 158. CLBK 22.


__ADS_3

Di tempat yang lain.


"Cinta, aku sudah mempersiapkan dokumen si kembar untuk bersekolah bulan depan," ucap Adrian sambil berjalan kearah sang istri yang kini berdiri di dekat jendela sambil memperhatikan burung - burung sore yang terbang kesana kemari.


Nabila pun melirik kebelakang tanpa menoleh dan sekarang Adrian sudah berdiri tepat di belakang sang istri dan melingkarkan tangannya di perut rata sang istri dan meletakkan kepalanya di bahu sang istri.


"Kamu kenapa sayang? Apa hari ini banyak pasien yang kamu layani di rumah sakit?"


Sambil tersenyum, "Tidak juga."


Adrian kini mengusap perut rata sang istri, "Cinta, sekarang mereka sedang apa ya? Apakah mereka laki - laki atau perempuan?" tanya Adrian pada sang istri.


Nabila pun membalikan tubuhnya menghadap sang suami, sambil mengalungkan tangannya di leher sang suami, "Sayang mereka mau laki - laki atau perempuan, itu tidak terlalu penting untuk kita. Yang penting adalah mereka lahir kedunia tanpa kekurangan satu apapun itu yang lebih penting dan tak kalah pentingnya Ibu dan si bayi sehat dan selamat."


"Iya sayang." sambil mendaratkan kecupan di dahi sang istri.

__ADS_1


"Ayah, Bunda."


Mendengar suara si kembar membuat mereka segera mengganti adegan dan segera melepas pelukan mereka, "Nah Bunda kan cantik kalau rambutnya di selip begini." ucap Adrian sambil menyelipkan rambut sang istri ketelinganya.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


"Makasih sayang."


Si kembar pun berjalan mendekat ke arah kedua orang tuanya.


Sambil memegang celana sang Ayah, "Yah kita main bola yuk di halaman?"


Sambil mengusap kepala sang anak, "Ok." Mereka pun berjalan keluar kamar menuju halaman dengan bergandengan tangan.


"Bunda ajarkan Kirana melukis saja. Biar jika Kirana sudah dewasa nanti Kirana ingin meneruskan usaha Bunda dan Ingin menjadi pelukis yang handal seperti Bunda dan Kirana bisa membuka galeri sendiri seperti yang Bunda punya."


"Baiklah." mereka pun berjalan keluar dari kamar menuju ruangan belakang yang memang didesain khusus untuk melukis.

__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


Di ruang tamu kini semua sudah berkumpul.


Mama Dinda pun mengawali pembicaraan, dengan berbasa basi walau sebenarnya dia sudah tau pasti ada udang di balik bakwanπŸ˜‚πŸ˜‚ tentang kedatangan mereka kekediaman Prasetyo, yang tergolong langka dan mendadak, tanpa ada nya kabar kabari terlebih dahulu, "Tumben malam - malam anda datang kemari. Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Mama Dinda dengan sopannya kepada kedua tamu - tamunya yang tak lain adalah kedua orang tua Siska.


Sambil tersenyum miring, "Kita tidak usah berbasa - basi Dinda, kita langsung saja pada pokok pembicaraan. Siska sudah menceritakan semuanya kepada kami tentang pembatalan pernikahan. Apa alasan kamu membatalkan pernikahan anak kita semuanya secara sepihak? Apa bisa kamu jelaskan kepada kami?"


Dengan berusaha setenang mungkin untuk menjawab pertanyaan kedua mantan calon besannya itu, "Saya bisa menjelaskan kenapa saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka."


Mama Dinda pun menjeda ucapannya dan mengingat kembali kejadian empat tahun yang lalu. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hubungan Arumi dan Tommy pada waktu itu, hanya saja dendam yang membutakan mata dan hati Mama Dinda. Dendam pribadi yang menyangkut pautkan hubungan asmara sang anak yang terdahulu ( Dengan Kakak Tommy ), dengan yang sekarang (Tommy pada waktu itu ) hingga pertunangan itu terjadi di tambah Tommy yang tiba - tiba pergi meninggalkan Arumi di saat berbadan dua dan melampiaskan segala amarah, benci dan pengkhianatan yang di lakukan Arumi dengan cara siap melamar Siska untuk menjadi pendamping hidupnya tatkala menyaksikan wanita yang di cintainya dinikahi oleh pria lain pada waktu itu.


Dengan membuang nafas secara kasar, "Hufffff ... baiklah saya akan menceritakan semuanya kepada kalian apa yang mendasari pertunangan selama empat tahun ini saya batalkan. Sebenarnya dalam hal ini yang patut di persalahkan adalah saya karena jika karena bukan saya yang mendesak Tommy untuk melamar Siska pada waktu itu sementara Tommy sendiri sudah memiliki kekasih mungkin pertunangan itu tidak akan pernah terjadi. Pertuangan ini terjadi atas dasar kebencianku pada wanita pilihan Tommy dan lagi - lagi harus memanfaatkan Siska untuk membantu saya dalam memisahkan Tommy dengan Wanita yang di cintainya."


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...SEGINI DULU YA GUYS AKU MAU TEMPUR DULU, BESOK INSYA ALLAH AKU BALIK BERKUNJUNG KE KARYA KEREN ANDA SEMUANYA. SELAMAT MALAM DAN SELAMAT BERISTIRAHAT. SEMOGA TIDAK MEMBINGUNGKAN YA CERITA DI ATAS UNTUK DI SIMAK. BYE......


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


__ADS_2