ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 51.


__ADS_3

"Kenapa kuenya di plototi aja?" tanya Adam.


Adam pun mengambil alih kue tart yang ada di hadapanku sekarang, dengan sigap dan cekatan kue itu sudah terpotong beberapa bagian, dan meletakkan kedalam piring kecil yang memang sudah tersedia di atas meja. Sambil memberikan aba - aba agar aku membuka mulutku, dia pun menyuapkan potongan - potongan kue tart yang sudah berukuran kecil ke dalam mulutku. Suapan pertama, kedua, ketiga dan suapan keempat aku merasa ada yang aneh dengan kue tart ini. Ada benda keras yang jika kugigit tidak hancur di mulutku, malahan gigiku yang terasa sakit jika mengenai benda itu.


Adam yang melihat ekspresi wajahku yang sudah lain dia pun bertanya, "Baby, kamu kenapa? Apakah kamu baik - baik saja? Apa kuenya kurang enak."


Aku hanya mengacungkan jempolku tanda aku baik - baik saja.


Aku pun penasaran dan mengambil tisu lalu mengeluarkannya di sana. Aku pun terkejut saat melihat benda yang ada di tanganku sekarang, cincin berlian bermata biru. Aku pun menoleh ke arah suamiku, "Apakah kue ini benar milik kita?"


Adam pun mengangguk, "Apa ada yang salah dengan kue ini?"


Sambil memperlihatkan cincin yang ada di tanganku, "Lalu ini apa?"


Adam pun tersenyum, "Ini memang kue milik kita Baby," Adam pun meraih tangan ku dan mengambil cincin yang ada di tanganku lalu membersihkannya. Setelah bersih dia pun berdiri lalu berlutut di hadapanku, seraya memegang tanganku, "Baby, aku harap cinta dan kasih sayang kita akan tetap seperti ini hingga kita menua nanti bersama dan hidup bahagia bersama - sama anak dan cucu - cucu kita kelak."


Aku pun mengangguk, "Iya Honey kita akan selalu bersama."


Dia pun menyematkan cicin itu kejari manisku, lalu mengecupnya hingga berkali - kali, "Terima kasih Baby, terima kasih."

__ADS_1



Lalu dia pun berdiri dan mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celana panjangnya, sebuah kalung dengan liontin berwarna biru, lalu kalung itu di sematkan di leherku.



Tidak hanya sampai disini saja, sepasang anting dan gelang turut melengkapinya.




"Honey apa ini tidak terlalu berlebihan," ucap ku yang merasa jika diriku saat ini ibarat sebuah toko berlian berjalan. Adam pun menatap wajahku dengan seksama, "Kamu pantas mendapatkannya Baby, dan mulai sekarang panggil aku Habibi dan kamu aku panggil Habiba karena sekarang kita sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Dan ini belum seberapa dan tidak akan membuat keluarga Widjayakusuma bangkrut dan melarat hanya karena membelikan kamu ini dan semuanya."


Aku pun mengangguk, kemudian tersenyum, "Iya Zuji alhabib."


Kami pun berpelukan.


Aku ingin cinta yang akan berkata: "Bahkan kematian pun tidak akan memisahkan kita, karena kelak kita akan di pertemukan kembali di surga insya Allah. Aku akan selalu berdo,a dan memohon kepada Allah SWT untuk berjumpa denganmu dua kali, sekali di dunia, dan sekali disurga. Tetap saling menjaga satu sama lain untuk selalu dekat dengan Allah. Aku percaya takdir Allah pastilah yang terbaik untukmu dan untuk kita.

__ADS_1


***********


Kini kami sudah kembali ke hotel dan barang kami sudah semuanya siap.


"Habiba, apa sudah kamu pastikan kalau barang - barang kita tidak ada yang ketinggalan?" tanya Adam sambil menutup koperku dan kopernya sendiri.


Aku pun mengedarkan pandanganku kesegala penjuru ruangan untuk memastikan kalau barang kami sudah benar - benar tidak ada yang tertinggal.


"Sepertinya sudah tidak ada."


Adam pun segera menurunkan koper yang tergeletak di atas ranjang, "Kalau begitu ayo kita berangkat, pesawat tidak lama lagi akan lepas landas."


Kini kami sudah di dalam mobil dan sudah menuju bandara.


...❤❤❤...


...Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir memberikan like dan komentar, dan terima kasih untuk like mode kalemnya. maaf kagak membalas komentar - komentar kalian satu persatu. Untuk yang promo monggo promo but no spam promo, lalu like karya aku dan tinggalkan jejak di kolom komentar nanti aku berkunjung balik ke karya keren anda semuanya. Terima kasih, semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan....


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...

__ADS_1


...❤❤❤...


__ADS_2