ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 73.


__ADS_3

...Kini malam sudah menyapa....


Setelah semua di pertimbangkan dan difikirkan bersama - sama akhirnya keputusan Arumi tetap akan pergi mengasingkan diri untuk merenungi segala kesalahan dan kekacauan yang dibuatnya.


"Apa kah kamu sudah yakin sayang dengan keputusanmu?" tanya sang Ibu.


"Yakin Bu."


"Walau sebenarnya kakak tidak tau apa masalah kamu, tapi apapun keputusan mu kakak akan tetap mendukungmu dan baik - baiklah selama kamu pergi. Tapi, kalau boleh kakak tau kamu mau mengasingkan diri kemana?" tanya sang Kakak seraya menatap wajah sang Adik yang kini duduk tak jauh darinya.


"Arumi belum tau kak Arumi akan kemana. Tapi yang pastinya Arumi harus pergi dan terus melangkah kedepan, meski perlahan, langkah - langkah kecil terus menerus akan mengantarkan Arumi pada tujuan yang sebenarnya."


Sang kakak hanya mangguk - manggukan kepalanya. "Jadi kapan kamu akan berangkat?"


"Mungkin besok."

__ADS_1


Bu Yana pun terkejut dengan kata - kata sang Anak barusan, "Kenapa harus besok? Kenapa tidak beberapa hari kedepan aja."


"Lebih cepat lebih baik Bu."


Keberanian adalah ketika kamu merasa takut, tapi tetap melangkah maju. Jangan takut jatuh sebelum melangkah, jangan takut gagal sebelum mencoba. Dunia ini hanya milik orang yang berani melangkah, berani mengalami kekecewaan dan berani mengalami kesendirian.


🍎🍎🍎🍎


Di tempat yang lain. Seorang pria sedang duduk termenung di depan tempat tidurnya, kejadian beberapa hari yang lalu kini kembali berputar - putar di benaknya. Ada keinginan untuk menelpon atau hanya sekedar untuk sms menanyakan kabar wanita pujaan hati yang kini sudah menjadi mantan. Handphone yang di letakkan di samping dia duduk tak henti - hentinya di pandanginya namun sayang apa yang dia tunggu tak kunjung datang dan itu membuatnya semakin merasa tersiksa dan menjambak rambutnya sendiri berkali - kali dan menggerutuki kebodohan dengan keputusan yang sudah dia buat di saat sedang emosi menguasai dirinya.


Sekali lagi ego dan gengsi mengalahka segala - galanya. Sementara di tempat yang lain seorang wanita kini sedang melakukan hal yang sama dengannya, berkali - kali manatap handphone dengan harapan ada telepon atau pesan masuk dari sang mantan pacar.


...Di tempat yang lain....


Kebersamaan dengan keluarga itu lebih berharga di bandingkan dengan apapun. Keluarga yang baik dimulai dengan cinta, di bangun dengan kasih sayang dan di pelihara dengan kesetian.

__ADS_1


Di ruang keluarga kini mereka sedang berkumpul bersama, tertawa bersama, berbagi cerita bersama.


"Wah ... ternyata dianatara kalian Nenek sendirian yang jomblo?" 😂😂😂


Sontak mereka semua tertawa menoleh lalu, "Ahahahahahah...."


Setelah semua kembali tenang, "Nabila sudah ada belum cucu untuk Nenek?" tanya Nyonya Luciana seraya menatap kearah Nabila. Sontak Nabila pun kaget dan menoleh kearah sang nenek, lalu kemudai menatap wajah sang Suami, Adam yang menyadari perubahan raut wajah sang istri pun kini mencoba meraih tangan sang istri lalu kemudian di genggamnya lalu menganggkan kepala seolah - olah mengisyaratkan bahwa semua akan baik - baik saja.


Nabila pun menatap wajah Nyonya Luciana sambil menggelengkan kepala, "Maaf Nenek kami belum di percayakan untuk segera memiliki momongan sebagi pelengkap keluarga kecil kami."


"Tidak apa - apa sayang. mungkin tuhan belum mempercayakan pada kalian untuk memiki seorang malaikat . Bunda akan selalu mendokan kalian berdua semoga di tahun yang akan datang kalian sudah bertiga."


"Aamiin," ucap mereka serentak mengaminka kata - kata sang Ibu.


...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...

__ADS_1


...Semangat up mari saling mendukung...


...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...


__ADS_2