
Selepas Ghea pergi aku pun berlalu dari hadapan mereka berdua. Bibik yang sedari tadi berdiri yang tak jauh dari kami, "Wah, Non selamat, tidak lama lagi Non akan menjadi Nona muda di keluarga Wijayakusuma," Ucap Bik Asih seraya memelukku. Di sela - sela Bik Asih memelukku, sayup - sayup ku mendengar sepertinya Bik Asih sedang menangis, aku pun melepas pelukanku, "Kenapa Bibik menangis?" tanya ku seraya mengusap air matanya dengan jari tanganku.
Bukannya menjawab, malahan sang Bibik semakin tambah menangis aku pun jadi bingung, "Bibik kenapa menangis? Cerita keNabila sebenarnya apa yang terjadi?" tanya ku mendesak.
Setelah beberapa saat menangis akhirnya sang Bibik buka suara, "Non, Bibik menangis bukan karena sedih. Tapi air mata Bibik ini air mata bahagia. Bahagia karena sekarang non tidak akan sendirian lagi, paling tidak non sekarang punya sandaran untuk berbagi keluh kesah selain kepada Bibik sama yang di atas."
"Bibik."
Kami pun berpelukan.
...*********...
...Kini siang sudah berganti malam....
__ADS_1
Kini aku sudah berada di dapur menyiapkan makan malam untuk mereka semua. Sesaat kemudian, "Ibu, Kak, mari makan, semua sudah siap!"
Mereka pun datang dan sudah mengambil masing - masing posisi. Disaat makan, "Kak, tadi siang Arumi nyoba sepatu yang di bawa Tuan Adam tapi,...." ucap Arumi terputus. Dia sedih jika ingat kejadian tadi siang.
Dengan masih mengunyah makanan dimulutnya Akbar pun menoleh ke arah adiknya itu, "Lalu apa yang terjadi?"
Dengan semangat menggebu - gebu dan meluapkan seluruh rasa kekesalan di hati atas dasar perlakuan Nabila dan Ghea, "Semua ini gara - gara pembantu sialan itu, coba dia tidak pake mantra jahat mana mungkin sepatu itu cocok di kakinya. Cantik juga kaki ku dari pada kaki pembantu sialan itu." ucap Arumi kesal akan kejadian tadi siang.
Ibu pun menoleh ke arah anak - anak nya itu kemudian berucap, "Akbar, Arumi saat ini kita sedang berhadapan dengan makanan. Ngobrolnya nanti aja."
Beberapa saat kemudian kini mereka sudah menyelesaikan makan malamnya. "Arumi kapan kamu akan mulai bekerja?" tanya sang kakak sebelum beranjak dari tempat duduknya.
"Besok deh Arumi kerja," jawab Arumi asal - asalan seraya berdiri dan membereskan seluruh piring kosong yang ada di atas meja dan meletakkannya kedalam wetafel asal - asalan.
__ADS_1
Mereka pun pergi meninggalkan dapur dan kembali keruang keluarga.
...Di lantai dua....
Disana lah sekarang aku berada. Di atas tempat tidurku kini aku duduk termenung sambil menatap foto diriku bersama Ayahku. Aku anak yang paling dekat dengan Ayah, dan sedikit di manja oleh Ayah. Tapi semua itu tidak membuatku besar kepala. Karena Ayah selalu mengajarkan aku untuk menjadi anak yang selalu menjaga sopan santun, penurut serta tidak kurang ajar kepada orang terutama orang - orang yang selalu berada di dekatku. "Ayah, andai Ayah ada di depanku sekarang mungkin aku sudah memelukmu dan menceritakan keluh kesahku. Rasanya dunia ini begitu sunyi semenjak kepergianmu. Ayah selalu berusaha memberiku yang terbaik untukku. Dimana pun Ayah berada jiwamu selalu bersama ku. Kini doa menjadi satu satunya perantara antara aku dan Ayah, aku percaya tuhan maha mendengar. Hadiah terhebat yang pernah aku terima dari Tuhan adalah kehadiranmu. Aku merindukan mu Ayah, sungguh sangat merindukanmu. Ayah walaupun Ayah telah jauh di sana, disini aku tetap menyayangimu dan mencintaimu. Walaupun Ayah telah pergi untuk selama - lamanya, Ayah akan tetap berada di dalam hatiku. Seandainya waktu bisa di putar kembali, aku ingin menghabiskan waktuku bersama mu Ayah. Jika Ayah dapat mendengarku, aku ingin mengatakan aku sangat merindukanmu. Terima kasih telah menjadi Ayah yang terbaik buatku." Aku pun memeluk foto itu kuat - kuat dan menumpahkan tangisku disana.
...❤❤❤...
...Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir memberikan like dan komentar. Maaf tidak bisa membalas komentar - komentar kalian satu persatu. Untuk yang promo silahkan promo dan tinggalkan pesan di kolom komentar nanti saya kan berkunjung balik ke karya Anda....
...Semangat up mari saling mendukung....
...Terima kasih...
__ADS_1
...🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
...❤❤❤...