ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 67.


__ADS_3

"Saat ini tommy sementara dekat dengan seorang wanita, tapi...." ucapan sang anak terputus, dia mengingat kembali saat pertama kali dia berjumpa dengan Arumi dan bagaimana mereka menjalin kasih hingga sampai sekarang.


Sang Mama pun menatap heran raut wajah sang Anak, "Tapi apa sayang katakanlah?"


"Mah kalau Tommy bawa dia main kerumah bagaimana?"


Suam istri itupun saling berpandangan kemudian menatap lurus kearah sang Anak, "Wah ... bukankah itu berita yang sangat bagus, kami juga mau mengenalnya lebih dekat sebelum kalian resmi menikah." ucap sang Ayah dan di benarkan sang Istri. "Betul apa kata Papa kamu sayang, kami ingin mengenal lebih dekat dengan calon mantu kami."


Sambil menatap wajah sang suami, "Pa, ternyata anak kita sudah dewasa, sebentar lagi kita punya menantu dan akan segera punya cucu."


"Iya sayang do,a kan saja semoga mereka berjodoh."


"Aamiin."


Sang Anak hanya bisa menautkan alisnya mendengar kata - kata orang tuanya. Pasalnya mereka juga belum bertemu dan berbaur tapi sudah mengkhayal lebih jauh. Tommy hanya bisa menepuk jidat melihat dan mendengar perdebatan kedua orang tuanya masalah cucu yang mau berapa, jenis kelaminnya apa, dan lain sebagainya.


"Mama, Papa, Tommy belum menikah loh dah heboh saja membicarakan cucu berapa dan jenis kelaminya apa." ucap Tommy seraya berlalu pergi meninggalkan orang tuannya yang masih sibuk membicarakan tentang bagaimana kelak nantinya kehidupan sang anak setelah menikah.


Kedua suami istri itupun hanya bisa bengong menyaksikan sang anak melenggang pergi dan menjauh dari mereka berdua, "Pah, anak kita kenapa?"

__ADS_1


"Sudah lah Mah biarin aja mungkin dia mau Vc an sama wanitanya?"


Di kamar tepatnya di lantai dua.


"Besok saja lah aku berkunjung kerumahnya, sekalian memberikan dia kejutan dan menyampaikan berita bahagia ini, aku tidak sabar ingin melihat reaksinya." ucap Tommy lirih kemudian dia pun merebahkan tubuhnya di atas pembaringan kemudian mematikan lampu dan siap - siap berpetualang kealam mimpi.


*****************


Di dalam kamar sang Ibu sedang duduk di atas pembaringan sambil memanjangkan betisnya, sementara Arumi berjalan mondar mandir di samping tempat tidur sang Ibu. Sang Ibu yang melihat itu hanya bisa menatap heran dan bertanya - tanya ada apa dengannya.


"Rum, kamu ada apa sih dari tadi mondar mandir kayak setrikaan yang kagak kelar - kelar nyetrika baju?"


Dengan wajah terpancar bahagia tanpa merasa bersalah dan berdosa sedikit pun, mereka juga mengesampingkan namanya azab, "Ibu setuju ... tangan Ibu sudah gatal nih ingin segera menghabiskan uang itu. Jika uang itu sudah habis nanti kita minta lagi sama Nabila, Ibu yakin Nabila tidak akan bisa menolak keinginan Ibu."


Akhir nya mereka pun tertawa - tawa sendiri, membayangkan hari esok dan berbelanja semau dan sesuka hati mereka berdua. Dan rasa - rasanya mereka sudah tidak sabar untuk menunggu hari itu tiba.


Hari kian larut mereka pun tidur dan sudah di buai oleh mimpi 100 jt 😂😂............


*Seiring mentari tebar senyuman bias asa tersirat seraut wajah rona merah sibak selaksa makna.

__ADS_1


Embun pagi masih ada bening penyejuk hati mentari setia menemani menggapai asa hari ini*.


******************


Di kediaman Widjayakusuma mereka kini sedang sarapan bersama.


"Dam kamu mau ikut jenguk mertuamu mu di rumah sakit pagi ini?" tanya sang Ayah di sela aktifitas makannya sambil menatap wajah sang Anak. Adam pun menatap wajah sang Ayah lalu kemudian beralih menatap wajah sang Istri yang kini duduk di sampingnya, Nabila yang mendapat tatapan tajam dari sang suami hanya bisa senyum - senyum sendiri tanda dia mengaku salah, "Maaf habibi, habiba lupa beri tahukanmu semalam kalau ibu sedang di rawat di rumah sakit."


"Ayah dan lainnya duluan saja pagi ini Adam ada rapat penting dan rapat itu tidak bisa di gantikan harus Adam sendiri yang hadir dalam rapat itu." ucap Adam seraya menatap wajah orang - orang yang di cintainya satu persatu secara bergantian.


Note : Jadi di up selanjutnya saya akan mencoba memberikan pelajaran untuk Arumi dan Ibu Yana. Kira - kira hukuman apa ya yang akan mereka terima dari author 😂😂😂. Semoga hukumannya cukup mengesankan untuk mereka berdua.


...🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏...


...Terima kasih untuk yang sudah mampir memberikan like dan komentar dan terima kasih untuk yang sudah memberikan like mode kalemnya, maaf kagak bisa membalas komentar - komentar kalian satu persatu. Untuk promo monggo promo syarat promo harus like karya aku baru tinggalkan jejak di kolom komentar nanti aku berkunjung balik ke karya keren anda semuanya. Terima kasih, semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan....


...🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻...


...🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏🍏...

__ADS_1


__ADS_2