
Di tempat yang lain, selepas makan malam Nyonya Luciana lebih memilih masuk kamarnya, begitu pula dengan Bunda Irene dan Ayah Bima, dan disusul dengan Nabila dan Adam mereka pun melakukan hal yang sama. Dikamar Adam dan Nabila sedang duduk di lantai beralaskan kasur super rasfur berwarna biru muda sambil menonton TV dengan Adam berbaring dan paha Nabila sebagai bantalnya.
Sambil menatap wajah sang Istri dan tangan satunya menggenggam tangan sang istri kemudian mencium punggung tangannya hingga berkali, sedangkan tangan Nabila yang lain kini sedang mengelus - elus kepala sang kekasih halalnya itu.
"Zawjati alhabiba, ada tidak sebuah cita - cita yang ingin kamu wujudkan mulai dulu tapi hingga sekarang belum terwujud kan?"
Aktifitas Nabila pun terhenti kemudian menatap wajah sang suami, mata mereka pun saling bertemu hingga beberapa saat lamanya.
Setelah beberapa saat hening hanya suara dentingan jam yang menempel di dinding tembok kamar dan suara bunyi televisi yang sedang bergosip riaπππ, mereka pun tersadar dan kembali pada dunianya.
Sejenak Nabila terdiam dan mengingat cita - cita beberapa tahun yang lalu yang harus dia kubur dalam - dalam lantaran sang Ibu tak mengijinkan untuk pergi dan melanjutkan cita - cita nya, karena menurut sang Ibu dengan Nabila pergi meraih cita - cita nya di samping hanya akan menghabiskan uang juga tidak akan ada yang membantu mengurus rumah.
__ADS_1
Andai kata waktu itu sang Ayah tidak pergi dengan begitu sangat cepat mungkin saat ini dia sudah meraih cita - citanya. Tapi sayang malang tak dapat di tolak.
Nabila pun menghela nafas yang panjang kemudian membuangnya secara perlahan, Adam yang melihat itupun bangkit dari tidur nya dan mengusap pipi sang istri penuh suka cita.
"Kamu kenapa zawjati alhabiba? Kenapa ketika aku bertanya cita - cita mu raut wajah mu seketika berubah murung?"
Nabila pun meraih tangan sang suami yang masih setia menempel di pipinya.
"Aku tidak apa - apa habibi, hanya saja...."
"Coba katakan zawjati alhabiba barang kali habibimu ini bisa mewujudkan cita - citamu?"
__ADS_1
Seketika binar bahagia terpancar di wajah Nabila, "Sungguh kamu akan mewujudkan cita - cita ku?" tanya Nabila penuh harap. Adam pun menganggukan kepalanya, "Iya, zawjati alhabiba, habibi mu ini akan berusaha mewujudkan cita - cita mu," sambil menyelipkan anak rambut sang istri yang kini satu persatu berjatuhan dan menutupi wajah sang istri. "Coba katakan, apa cita - cita mu itu?"
Ragu tapi bagaimana pun juga harus tetap di ungkapkan ini adalah peluang yang besar untuknya setelah sekian lama cita - cita itu di kubur dalam - dalam jauh di dasar hati Nabila dan semoga ini adalah awal yang baik untuk mewujudkannya. Toh tidak ada kata terlambat untuk meraih sebuah cita - cita.
Tapi, bagi seorang wanita yang telah bersuami tentu tidak gampang untuk mensejajarkan antara keluarga ( cinta ) dan karir. Tapi tidak ada yang mustahil selagi masih mau saling mendukung dan saling pengertian di antara sesama keluarga untuk mewujudkan karir, cinta pun bisa menjadi berjalan berdampingan dengan karir dengan serasi, selaras dan seimbang. Serasi maksudnya kesesuaian pendukung agar menghasilkan keterpaduan yang utuh, selaras hubungan baik dapat menciptakan ketentraman lahir dan batin, sementara seimbang jumlah sama besar antara hak dan kewajiban.
Note : Menjelaskan di atas author bingung ya pemirsa πππ. Tapi jika di ambil dari pengalaman pribadi author sendiri sih bisa mensejajarkan antara keluarga ( cinta ) dan karir. contohnya aja seperti saat ini, author juga seorang istri dan ibu dan juga bekerja di luar rumah. Tapi, berkat dukungan suami, orang tuan dan mertua, author masih bisa bekerja hingga sekarang. Intinya saling pengertian, saling mendukung dan tetap utamakan keluarga. βπΌβπΌβπΌ
...ππππππππππ...
...Terima kasih untuk yang sudah mampir dan memberikan like dan komentar dan terima kasih untuk like mode kalemnya. Maaf komentar - komentar kalian tidak aku balas satu persatu. Untuk promo monggo promo, no spam promo lalu like karya aku dan tinggalkan jejak di kolom komentar nanti aku berkujunung balik ke karya keren anda semuanya. Semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan....
__ADS_1
...ππ»ππ»ππ»ππ»...
...ππππππππππππ...