
Note : Biarkan author berimajinasi ya Guys. Terima kasih untuk yang sudah selalu mendukung IP hingga masih bisa Up sampai sekarang. Tanpa kalian IP bukanlah apa - apa. Walau authornya baru tau kalau ada beberapa orang Readers yang memberikan penilaian negatif pada IP dan seolah - olah mendo,akan buruk untuk IP tapi alhamdulillah sejauh ini IP baik - baik saja, walau tidak bisa di samakan lagi seperti awal IP dirilis itu bukan karena pendukungnya yg pada kabur bersama likenya tapi memang banyak lapak yang kosong alias sudah kagak di UP efek mereka hijrah. Kira - kira apa bedanya yaπππ.
Untuk kecewa? Kecewa sih ya dengan komentar2 nya tapi ya begitulah di setiap cerita yang author buat pasti ada kelebihan dan kekurang (Positif dan Negatif) itu tergantung penilaian anda - anda semua. Tapi, kalau bisa menilainya jangan pake kata - kata pedas dong hati author sakit tapi kagak berdarah dan baru kali ini author buat cerita komentarnya pada pedas - pedasπ₯π₯π₯π₯. Level pedasnya 2 biji cabe sesuai porsi author kalau makan lombokπππ itu pun kadang2 langsung bereaksi secara sempurnaππππ dan langsung mengobok2 perut author.
Tapi kagak apa - apa deh, komentar positif dan negatif tetap author ucapkan terima kasih atas partisipasi kunjungan anda kekarya diriku. ππ»ππ»ππ»ππ» dan semoga bisa membuat author semakin memperbaiki diri lagi dalam menghasilkan karya yang lebih baik, layak dan patut untuk di baca oleh semua orang. Aamiin.
Ok Lanjut ya......
...1 MINGGU KEMUDIAN...
Semenjak kejadian di satu minggu yang lalu, hubungan Arumi dan Tommy baik - baik saja. Karena menurut Tommy sebelum sang Mama menjelaskan secara detail alasan apa yang mengharuskan dirinya menjauhi Arumi selama itu pula tidak ada alasan untuknya menjauhi Arumi. Sementara Bu Yana yang mengetahui perseteruan antara Arumi dan Mama sang kekasih memilih memikirkan cara yang ringkas, padat dan jelasπππ untuk menyatukan sang putri dengan sang kekasih walau bagaimana pun caranya baik menyatukan dengan cara sehat ataupun dengan cara curang, itulah janji dan tekat sang Ibu dalam hati. Dan satu lagi siapa sih sebenarnya Ibu dari kekasih sang anak kenapa sampai menyimpan benci kepada Arumi???π€π€π€.
...ππππππ...
__ADS_1
Dirumah mewah berlantai tiga kini Adam sudah bangun dan sedang duduk sambil menyandarkan badannya ke headboard tempat tidur. Sesaat kemudian pintupun terbuka dari luar.
"Habibi sudah bangun?" tanya Nabila seraya berjalan mendekat ke arah tempat tidur.
"Apa masih sakit?" tanya Nabila seraya duduk di samping suaminya.
Dengan tersenyum, "Sedikir pusing dan aku tidak suka mencium aroma kamar ini, ini sungguh tidak enak dan membuat aku sedikit mual."
...**************...
Di tempat yang lain.
Perampungan acara ulang tahun perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan kini sudah mencapai tahap sempurna berkat kerja sama sesama karyawan dan WO yang di sewa secara khusus oleh perusahaan Dharmawangsa dan undangan pun telah di sebar, Tinggal menunggu hari H.
__ADS_1
*****************
Sementara disisi yang lainnya.
Kini galeri Nabila semakin hari kian ramai dan sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan kerja sama pada galeri Nabila, termasuk Pratama Group, dan Winda"s Galeri dan tak lupa Widjaya Group milik suami dan Ayah mertuanya dan Dharmawangsa Group milik keluarganya sendiri. Dan itu membuat Nabila"s Galeri semakin melebarkan sayapnya di dunia perlukisan dan semakin terkenal.
Winda"s Galeri milik dari seorang wanita muda yang kini sedang terbaring koma lantaran kecelakaan mobil beberapa bulan yang lalu dan Galeri nya kini di tangani oleh sekretarisnya bernama Cintya sekaligus sahabat Winda di bantu oleh Dr, Adrian itu sendiri dalam menjalankan Galeri sang Istri. Cintya sendiri adalah rekan kerja dan satu profesi dengan Dr, Adrian. Dia bekerja di Klinik kecantikan sekaligus parnert kerja dan tangan kanan Dr, Adrian dan Winda. ( Berbelit - belit ya guys cerita nya... author pun bingung dengan maksud kalimat di atasπππ)
...πππππππ...
...TERIMS KASIH...
...πππππππ...
__ADS_1