ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 91.


__ADS_3

Kini Nabila sudah berada di dalam kamarnya dan kini dia sudah duduk di tepi tempat tidurnya sambil meletakkan tas nya di samping dia duduk.


Karena gerah dia pun memutuskan untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu, sesaat kemudian kini dia sudah selesai dengan ritual mandinya dan segera memakai pakaian bersih lalu kembali duduk di tepi tempat tidurnya dengan handuk masih mengikat di kepala.


Dia pun mengeluarkan amplop putih dari dalam tasnya kemudian di buka lalu di bacanya berulang - ulang tanpa terasa matanya kini kembali berkaca - kaca dan menetas hingga membasahi kertas itu.


Dia pun berusaha tegar, semangat dan tidak putus asa. Toh dokter mengatakan masih bisa hamil walau hanya 5 atau 10 % peluangnya. Perlahan - lahan dia pun merebahkan tubuhnya untuk beristirahat sejenak dan merilekskan kembali otak dan tubuhnya.


Sambil rebahan dan menatap langit - langit kamarnya Nabila pun mengusap usap perutnya yang masih rata dan berharap ada keajaiban dari tuhan tanpa harus melalui program bayi tabung dan berharap ini semua hanyalah mimpi buruk di siang bolong. Hingga akhirnya dia pun tertidur dan kertas hasil pemerikasaan dokter tergeletak begitu saja kelantai.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Jika Nabila saat ini sedang di rundung sedih, lain hal nya dengan sang kakak yang kini tengah berbahagia.

__ADS_1


Kini Arumi sudah pulang kerumah dan sudah berada di dalam kamarnya. Dia pun langsung menuju ketempat tidurnya sambil melempar sembarang tas dan sepatunya.


Dia pun langsung menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidurnya dengan menelentangkan kedua tangannya menghadap langit - langit kamarnya. Pancaran bahagia nampak jelas di wajahnya. Dan kebahagiaannya itu tidak bisa di lukiskan dengan kata - kata.


...Kini hari sudah beranjak sore....


Adam yang kini sudah pulang dari kerja dan sekarang sudah berada di dalam kamar. Melihat sang istri tercinta tertidur pulas di atas pembaringan dia pun berjalan mendekat, langkahnya terhenti ketika dia melihat surat yang jatuh kelantai, lalu dia pun memungutnya lalu kemudian membacanya.


Alangkah terkejutnya dia tatkala mengetahui isi dari surat itu. Dia pun menyapu wajahnya secara kasar dengan telapak tangannya kemudian duduk di samping sang istri yang masih tidur dengan lelapnya.


Namun lagi - lagi tidak ada pergerakan dari sang istri. Adam pun berdiri dan berjalan menuju kamar mandi mungkin sang istri sedang lelah dan tidak ingin di ganggu dan nampak jelas di wajah sang istri jika sang istri habis menangis di lihat dari buliran - buliran air mata yang masih menetes dari kedua mata indah sang istri.


Banyak pertanyaan di benak Adam, terkait dengan surat itu. Apakah di kemudian hari Nabila bisa hamil dan memberi keturunan pada keluarga Widjayakusuma. Entahlah jawabannya ada di tangan authorπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.

__ADS_1


Adam kini mandi di bawah guyuran air shower dengan durasi yang sangat lama, pikirannya melayang - layang entah kemana. Membayangkan rumah tangga bahagia dengan hadirnya seorang malaikat kecil di tengah - tengah mereka kini pupuslah sudah.


Kini Adam sudah menyelesaikan mandinya. Dengan memakai jubah mandi dia pun melangkahkan kakinya keluar. Di luar Nabila sudah bangun dan masih duduk di atas pembaringan dengan kaki menggantung dan surat dari dokter di tangan.


Sambil melap rambutnya yang basah dia pun berjalan mendekat, "Habiba, kamu sudah lama bangunnya?"


Nabila pun menoleh keasal datangnya suara, seraya tersenyum, "Baru saja. Habibi kapan datangnya? Kok habibah tidak di bangunkan?"


Adam pun mendekat dan duduk di samping sang, Nabila pun menyodorkan surat itu ke Adam, Adam pun menerimanya.


Sambil meraih tangan sang istri dan mengecupnya berkali - kali, lalu kemudian mengecup kening sang istri sangat lama, lalu kemudian berucap, "Habiba, apa pun keadaanmu aku akan tetap menerima mu dan akan selalu berada di sisi kamu dan kesempatan 10 % mari kita manfaatkan sebaik mungkin, aku yakin jika kita giat berusaha dan berdo,a in sya allah tidak akan ada yang mustahil jika Tuhan sudah menginginkannya. Lagi pula pasti ada jalan lain untuk mendapatkan keturunan."


...πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€...

__ADS_1


...TERIMA KASIH...


...πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€...


__ADS_2