ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN
Bab 46.


__ADS_3

Kita wajib bersyukur karena tinggal di negara tropis karena matahari gratis jadi sayang banget kalau jauh - jauh kebali cuman basahi kaki atau buat selfi doang.


Air laut yang berwarna biru toska seakan memberi daya tarik tersendiri. Satu jam bermain di pantai ini, lalu kemudian memutuskan untuk kembali kehotel.


Kini kami sudah berada di hotel sedang duduk di atas tempat tidur sambil meselonjorkan kaki yang letih akibat seharian ini beraktifitas di luar.


"Beb," panggilnya.


Aku pun menolehnya, "Apa honey?" sambil memijat kakiku yang sangat letih.


Diapun memperhatikan pergerakan tanganku yang sedang memijat kaki ku sendiri, setelah cukup lama terdiam, "Honey apa kamu sedang melamun?" tanya ku seraya menghentikan aktivitas memijatku.


Diapun mengangkat wajahnya, "Beb, apa betismu sakit? Sini aku bantuin memijat ya," tawarnya seraya bergerak maju dan mendekat dan hendak menggapai betisku tapi dengan sigap aku pun segera mengganti posisi dudukku menjadi duduk sila.


"Tidak usah honey betisku sudah tidak sakit lagi," ucapku.


"Apa kamu yakin."


Aku pun tersenyum sambil mengaggukan kepala, "Yakin Honey."


"Ya sudah kalau begitu ayo kita istirahat karena nanti sore aku mau ngajak kamu jalan - jalan kesuatu tempat."

__ADS_1


"Kemana?"


"Jawabannya nanti sore yah Beb." ucapnya seraya tersenyum dan perlahan - lahan dia pun membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dan aku pun perlahan - lahan melakukan hal yang sama dengan nya.


❤❤❤


...Di tempat yang lain....


Disebuah kafe.


"Yank jadi kapan kamu akan mengajakku main kerumahmu dan memperkenalkan aku kepada kedua orang tuamu?" tanya Arumi sambil bergelayut manja di lengan kekar Tommy. Tommy pun jadi malu karena hampir semua mata tertuju pada mereka, Tommy yang menyadari pandangan mata yang aneh dari pengunjung di kafe itu dia pun segera berbisik di telinga sang kekasih, "Yank, lepas dong tautan tanganmu dari lenganku!"


Tommy hanya bisa membuang nafas secara kasar, "Baiklah. Segera habiskan makanmu baru aku antar kamu pulang."


Setelah beberapa saat hening Arumi kemabali berucap, "Yank, aku kapan di ajak kerumahmu jalan - jalan? Sekalian kenalan dengan calon Ibu dan Ayah mertua." ucap nya tanpa ada rasa malu. Dimana - mana pria melamar wanita. Tapi bagi Arumi apa pun yang dia inginkan harus terwujud walau bagaimana pun caranya.


Tommy yang sementara minum pun tersedak air dengan ucapan Arumi. Alhasil air yang sudah di dalam mulut kini kembali keluar dan tepat mengenai wajah sang kekasih, "Yankkkkkkkkkkk ...." teriakannya sangat menggema di dalam ruangan kafe itu Alhasil seluruh mata kini tertuju pada mereka semuanya.


Tommy pun reflek membekap mulut Arumi dengan tangannya. "Yank kok pake teriak sih? kan malu di liatin orang." ucapnya yang kini sudah mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan.


"Iya - iya maaf," ucap Arumi menyesali perbuatannya.

__ADS_1


❤❤❤


Di tempat yang berbeda.


Seorang dokter tampan masih setia merawat sang Istri dan berharap besok atau lusa sang Istri akan sadar dan bangun dari komanya.


Sambil memegang, mengelus dan mencium punggung tangan sang istri, 'Sayang bangun dong! Kamu tidak lelah berhari - hari hanya berbaring di atas tempat tidur," ucap nya dengan kini meneteskan air matanya dan membasahi punggung tangan sang istri.


"Sayang bangun ya! Aku tidak perduli kamu mau selingkuh atau kencan dengan pria mana aja, yang penting sekarang kamu bangun ya."


"Ya Allah Dian sungguh kamu berhati besar dan mulia. Istrimu berkali - kali menyakitimu tapi kamu masih saja memaafkannya," ucap sang Ibh dari kejauhan.


...❤❤❤...


...Terim kasih untuk yang sudah mampir memberikan like dan komentar dan terima kasih untuk like mode diam. Maaf komentar - komentar kalian kagak ada yang aku balas. Untk promo monggo promo tapi no spam promo, lalu like karya aku dan tinggalkan jejak di kolom komentar biar aku bisa berkunjung balik ke karya keren anda semuanya....


...Semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan....


......🙏🏻🙏🏻🙏🏻......


...❤❤❤...

__ADS_1


__ADS_2