
Setelah di rawat berhari - hari Nabila dan twins baby boy and girl akhirnya di perbolehkan untuk pulang. Ada rasa haru dan bahagia yang menyelimuti hati dan perasaan mereka untuk saat ini. Dengan setia Mama Yulia dan Adrian mendampingi Nabila. Jika di lihat secara sepintas mungkin orang - orang akan mengira keluarga harmonis yang sedang berbahagia lantaran kesempurnaan sebagai seorang wanita kini tengah hadir di tengah - tengah mereka.
Kini dokter Adrian dan keluarga sudah berada di luar kamar dengan di dampingi beberapa suster untuk membantu mereka untuk segera tiba di pintu utama rumah sakit.
Dokter Adrian menggendong baby boy, sang Mama Baby Girl dan Nabila berada di atas kursi roda dengan dibantu suster untuk membantunya hingga kepintu utama. Banyak para pegawai rumah sakit yang memuji kegantengan anak kembar Nabila dan mengira dokter Adrian adalah Ayah dari bayi twins Baby boy dan baby girl.
"Dok, anak nya ganteng banget, hidungnya mancung, putih lagi. Bagi resep dong dok bagaimana sih membuat bayi kembar yang menggemaskan seperti anak - anak Pak dokter?" puji suster yang kini mendorong kursi roda Nabila.
Ada rasa bersalah dalam diri Adrian mengingat dirinya yang tak jujur mengenai statusnya bersama Nabila yang bukan lah apa - apa, tapi mungkin begini lebih baik tetap menyembunyikan status yang sebenarnya biar terlihat dimata orang - orang dia bukanlah dokter jomblo😂😂😂
"Suster mau tau, apa rahasia agar dapat bayi imut, lucu seperti yang aku punya?" ucap dokter Adrian seraya tertawa kecil sambil mencium pipi baby boy yang ada dalam gendongannya dan melirik sepintas ke arah Nabila dan kemudian melirik ke arah suter itu.
Sambil mengaggukkan kepala, "Iya dok aku mau?"
"Tanya sama istri saya apa rahasia anak - anak saya bisa seperti ini," ucap dokter Adrian seraya tertawa geli mendengar ucapannya sendiri. Sementara Nabila sendiri jangan lagi di tanya saat ini dia hanya bisa menunduk malu, dan kini pun pipinya sudah berubah warna menjadi berwarna merah dan sang Mama hanya bisa mendo,akan semoga tuhan mengabulkan keinginan sang anak untuk segera beristri lagi.
...Mereka pun tertawa bersama - sama...
****************
Semenjak resmi berpisah dari Arumi, Adam nampak sering murung dan mengurung diri di dalam kamarnya kejadian beberapa minggu lalu kini nampak hadir kembali di dalam otaknya di mana saat dia menjatuhkan talak pada Nabila dan tidak memikirkan kata - kata nya terlebih dahulu sebelum berucap.
__ADS_1
Dengan menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya, dia pun menggerutuki kebodohannya, "Kenapa aku begitu bodoh lebih percaya dengan Arumi dari pada dengan istri ku sendiri dan kenapa aku begitu bodoh mempercayai kata - kata Arumi tanpa mencek kebenarannya."
Kemudian dia pun membuang nafas secara kasar, "Aku harus membawa Istri dan anak ku kembali kerumah ini bagaimana pun caranya, dan aku tidak perduli jikalaupun dia sudah menikah lagi. Nabila hanya akan menjadi milikku, jika aku tidak bisa memiliki nya untuk yang kedua kalinya orang lain pun tidak bisa untuk memiliknya."
...2 Minggu kemudian...
Di tempat lain kini Adam sudah siap - siap untuk pergi mencari keberadaan sang istri dan berniat dalam hati untuk membawanya kembali kedalam rumah yang sempat mereka tinggali bersama dan akan meminta maaf serta mengajaknya untuk rujuk kembali.
"Bunda Adam berangkat dulu," Pamit Adam sambil mencium punggung tangan sang Ibu.
Sambil tersenyum, "Hati - hati sayang dijalan dan kamu harus bisa membawa cucu dan menantu Bunda kembali kerumah ini."
"Do,a kan Adam, semoga mereka cepat Adam temukan dan bisa membawa mereka kembali kesini."
"Baiklah Ayah," Adam pun pamitan sama Bunda Dan Ayahnya seraya mencium punggung tangan mereka secara bergantian.
Kini Adam sudah berada di dalam mobil dan beberapa saat kemudian kini Adam memacu mobilnya di ajalan raya.
*************
Sementara di lain tempat Arumi sama sekali belum bisa menerima kenyataan jika mereka telah resmi bercerai dan sepeser pun harta gono gini tidak mereka dapatkan. Saat ini keadaannya sangat memprihatinkan bahkan bayi yang tak berdosa kini ikut - ikutan menderita karena ulah Arumi.
__ADS_1
Tapi seiring perjalanan waktu Arumi pun berangsur - angsur membaik berkat sang Ibu yang selalu setia menemaninya, dan memberikan kekuatan untuk tetap bangkit dari keterpurukan dan tetap semangat dalam menjalani hidup demi sang buah hati yang keberadaan Ayah kandungnya sampai saat ini entah di mana berada.
*************
Sementara di tempat yang lain Nabila sangat menikmati perannya sebagai seorang Ibu walau hanya ibu tunggal dan dia pun belum memikirkan untuk mencari Ayah sambung untuk kedua Anak kembarnya. Biarkan mengalir seperti air yang entah sampai di mana akan mengalir dan berhenti untuk melabuhkan hati nya hanya untuk satu pria yaitu suaminya.
Dan saat ini dia sangat menikmati perannya sebagai ibu apa lagi dia di bantu Mama Yulia dan Adrian membuat Nabila tidak terlalu kerepotan dalam mengurus si kembar.
Di kamar bayi kini Adrian dan Mama Yulia sedang bermain dengan sang bayi walaupun mereka belum mengerti dengan ucapan manusia dewasa tapi setidaknya mereka selalu tersenyum dan tertawa mendengar celoteh - celoteh Adrian dan Mama Yulia yang mengajaknya bercanda.
Di sela - sela kesibukannya bersama dengan si kembar, "Adrian kenapa kamu tidak lamar Nabila saja jadi istrimu? Mama sudah terlanjur jatuh hati sama si kembar, Mama sayang si kembar dan Nabila dan Mama tidak ingin berpisah dengan mereka?" ucapan sang Mama sontak membuat Adrian menghentikan aktifitas bermainnya dengan si kembar. Lalu menoleh kearaha sang Mama sambil tersenyum, "Mama jangan ngomong sembarang deh. Tidak mungkin Nabila menyukai Adrian kan secara Mantan suami Nabila cakepnya kagak ketulungan dan jika di bandingkan dengan Adrian. Adrian bukanlah apa - apa." dengan tertunduk sedih sambil kembali mengajak si kembar bermain.
"Oh jadi kamu pernah bertemu suami Nabila?" tanya sang Ibu kepo.
Adrian hanya mengangguk.
Sambil memegang bahu sang Anak, "Apa sih yang tidak mungkin di dunia ini, selagi mau usaha dan berdo,a semua usaha tidak akan ada yang sia - sia. Lagi pula pria itu hanyalah masa lalu Nabila, dan kamu adalah masa depan Nabila bersama si kembar atau coba deh lakukan pendekatan pada Nabila atau ajak dinner atau apa gitu kek untuk mendalami dan bertanya pada perasaan masing - masing, soal si kembar jangan khawatir ada Mama yang akan menjaganya saat kalian pergi kencan."
Dari balik pintu kamar sang buah hati diam - diam Nabila memperhatikan interaksi mereka berempat. Ada rasa bahagia yang menyeruak di dalam hati Nabila. Nabila pun mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam. Kini dirinya berdiri dan menyandarkan tubuhnya ketembok kamar dan mencerna kata - kata antara Mama Yulia dan Adrian. Sebuah kehormatan untuknya jika sampai di lamar oleh dokter ganteng berhati baik dan mulia ini. Namun di sisi lain tidak mungkin dia menikah dengan Adrian lantaran dirinya hanyalah seorang janda beranak dua. Tapi entahlah jika ada keajaiban dari tangan author dan langsung menikahkan mereka berdua dan kisah ini berakhir dengan happy ending atau malah sebaliknya kisah ini berakhir dengan sad ending......
...❤❤❤❤❤❤❤...
__ADS_1
...JANGAN LUPA INFUS AUTHOR DENGAN VOTE YA DAN JANGAN LUPA UPDATE KE APP VERSI BARU BAGI YANG BELUM UPDATE. DUKUNGAN KALIAN SEMANGAT KU UNTUK UP HINGGA TAMAT....
...❤❤❤❤❤❤❤...