
Malam kian larut kini mereka telah terlelap dan dibuai oleh mimpi indah.
🍀🍀🍀🍀
Matahari mulai terbangun dari peraduannya, memancarkan sinarnya menghapus titik - titik embun di dedaunan, menghangatkan tubuh dari udara dingin dan membakar semangat baru di hari yang baru.
Kini Nabila sudah bangun dan sudah beranjak dari tempat tidurnya, dia pun segera menuju kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya. Beberapa saat kemudian kini Nabila sudah menyelesaikan ritual mandinya dan sudah memakai pakaiannya.
Dia pun segera menuju tempat tidur untuk membangunkan sang suami yang masih terlelap di bawah selimut tebal.
Sambil menepuk pelan pipi sang suami, "Zuji alhabib, bangun ini sudah pagi! Apa kamu tidak mau mandi?" tapi yang di bangunkan bukannya bangun malah hanya menggeliat seperti cacing kepanasan.
Nabila pun mencobanya sekali lagi, tapi kali ini Nabila berbisik di telinga sang suami, dengan berusaha suara di buat semerdu dan selembut mungkin, "Zuji alhabib, bangun ini sudah jam 9 pagi kamu mau pergi kerja atau seharian hanya akan berada di tempat tidur bermalas - malasan?" selepas Nabila berucap seperti itu, sontak Adam pun langsung bangun dan langsung lari terbirit - birit menuju kamar mandi tanpa memperdulikan tawa sang Istri yang terpingkal - pingkal sambil memegangi perutnya yang sakit akibat tertawa terlalu bersemangat.
Namun tawa sang Istri tak lagi di pedulikan Adam yang penting sekarang dia mandi karena sudah terlanjur berada di dalam kamar mandi urus sang Istri nanti setelah mandi.
Kini Adam sudah selesai mandi dan sudah keluar dari dalam kamar mandi dengan bagian bawah hanya memakai handuk sementara bagian atas dibiarkan terekspos agar sang Istri melihatnya.
Adam pun berjalan mengendap - endap seperti pencuri agar suara pijakan kaki tak terdengar, sementara sang istri sibuk merapikan tempat tidur. Dengan keadaan rambut masih basah dia pun memeluk sang istri dari belakang, Nabila yang mendapatkan pelukan dadakan seketika terkejut dengan serangan tiba - tiba dari sang suami, sambil meletakkan kepalanya di bahu sang Istri, "Habiba, kamu sudah mulai nakal ya sekarang. Aku mau menghukummu sekarang bagaimana?"
__ADS_1
Nabila pun terkejut dan sebisa mungkin bersikap tenang karena jujur untuk saat ini jantungnya berdetak dengan tidak karuan dan sedang tidak ingin melakukannya.
"Habibi, bukankah kamu harus pergi bekerja sekarang. Coba lihat jam berapa sekarang."
"Aku tidak mau mendengar alasanmu sekarang. Lagi pula aku bos di kantor, Ghea bisa di andalkan dan aku percaya Ghea."
Nabila pun mencoba mencari alasan yang lebih berbobot lagi, setelah terdiam beberapa saat, "Habibi, perutku sangat lapar. Apa kamu tega membiarkan habibamu ini mati kelaparan disini?"
Namum Adam tetap tak bergeming dan sedikit pun tak melonggarkan pelukannya, "Nanti malam aja ya, habiba bayar tuntas semuanya. Bagaimana?"
Setelah menimbang - nimbang tawaran sang Istri, Adampun kemudian berucap, "Tapi ada syaratnya."
Nabila pun mengerutkan kening tanda tak mengerti maksud sang suami.
"Yup syarat."
"Apa syaratnya?"
Adampun berbisik di telinga sang Istri, Nabila yang mendengar itu pun tiba - tiba mencubit tangan sang suami yang masih melingkar di perut sang istri. Seketika itu pula pelukan sang suami terlepas dan saat itu pula Nabila pergi menjauh dari sang suami.
__ADS_1
"Auwwww ... sakit habiba...." ucapnya seraya mengelus - elus tangan yang kini sudah berwarna merah.
Namun Nabila tak menggubrisnya.
"Sudah buruan pakai bajumu baru kita turun sama - sama kebawah untuk sarapan," ucap Nabila seraya memberikan satu pasang baju kantor yang akan di kenakan sang suami hari ini pergi bekerja.
Setelah selesai mereka pun sempat mengabadikan momen pagi ini hingga ke halaman rumah😂😂😂
...Gambar hanyalah ilustrasi ya guys....
...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...
Sebenarnya mau author kasih panjang part di bagian ini. hanya saja besok pagi author harus pergi mengambil SK jadi author kasih pendek partnya. Dan di up selanjutnya Nabila akan kerumah sakit untuk memeriksa kesehatannya apakah dia bisa memberi keturunan atau tidak ???
__ADS_1
...TERIMA KASIH, SEMANGAT UP DAN SALING MENDUKUNG....
...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...