
Selepas sang Ibu pergi, Dian pun kini berdiri dan segera menyusul sang Ibu. Kini Ibu Melisa sedang duduk di kursi di bawah pohon yang rindang di taman yang ada di depan rumah sakit ini. Rumah sakit ini bukan saja sebagai rumah sakit tetapi juga sebagai rumah kedua untuk mereka. Rumah sakit ini langsung terhubung dengan pantai.
Rumah sakit ini tidak seperti rumah sakit pada umumnya yang memiliki banyak pegawai, di rumah sakit ini hanya ada beberapa orang pegawai dan termasuk orang - orang kepercayaan Nyonya Melisa dan Ardian, makanya rumah sakit ini tidak terlalu populer di kalangan masyarakat dan tidak berlaku untuk umum tapi dari segi mewarat pasien rumah sakit ini cukup memadai dengan alat yang mereka punya. ( Rumah sakit keluarga ).
Dengan membuang nafas secara kasar,"Huff ...." kemudian Ardian berjalan kearah sang Ibu dan duduk di samping sang Ibu lalu berucap, "Bu sebenarnya Ibu kenapa sih? Kenapa Ibu seolah - olah membenci Winda? Jika boleh Dian memilih Dian pun tak ingin dikhianati, Dan Dian hingga sekarang masih tetap berada di samping Winda itu hanya semata - mata Dian memberikan kesempatan pada Winda untuk menyadari kesalahannya dan jika boleh Dian memilih, Dian hanya akan menikah sekali seumur hidup."
Sang Ibu pun menoleh dan menatap wajah sang anak dalam - dalam sambil mengelus pipi sang Anak, "Sayang, harta yang Ibu punya saat ini hanyalah kamu. Ibu ingin melihat putra sematawayang Ibu bahagia. Ibu tidak rela jika ada orang yang menyakitimu sekalipun dia istrimu," ucap sang Ibu yang kini sudah dengan mata berkaca - kaca.
Dian pun meraih tangan sang Ibu dan meletakkan tangan sang Ibu di atas pangkuannya, "Ibu saat ini Dian sudah cukup bahagia dengan ibu yang selalu setia mendampingi Dian dikala Dian sedih dan terjatuh ada Ibu yang akan merangkul Dian."
"Terima Nak ... terima kasih."
******
__ADS_1
Di tempat yang lain.
"Sudah satu minggu Nabila menikah ya Bu?" tanya Arumi pada Ibu nya seraya menikmati teh yang ada di cangkirnya dan beberapa cemilan yang ada diatas meja.
Sang Bunda pun menatap wajah sang Anak, "Semoga saja dia tidak pernah menginjakan kakinya di rumah ini lagi."
Sambil meletakkan gelasnya keatas meja, "Bu Arumi punya gebebetan belum lama sih kenal dan jadian. Tapi, selama itu pula Arumi selalu minta di ajak main kerumahnya untuk kenalan kedua orang tuanya tapi dia selalu beralasan yang menurut Arumi itu tidak masuk akal," ucap Arumi mengerucutkan bibirnya dan menumpahkan segala kekesalannya jika dia mengingat semua kejadian bersama Tommy yang menurutnya selalu banyak alasan.
"Arumi jika kita menginginkan sesuatu pastinya kita harus punya usaha untuk mendapatkan itu, jangan hanya duduk cantik untuk menunggu, usaha dong dengan cara apa saja yang penting keinginanmu terwujud. Selama ini Ibu tidak pernah mengajarkan mu untuk menjadi wanita lemah bukan?"
"Usaha," ucap Arumi mengulang kata - kata sang Ibu.
"Iya Rum usaha. Ibu tanya deh sama kamu. Selama ini usaha apa saja yang sudah kamu lakukan untuk bisa bertemu dan melakukan pendekatan kepada orang tua kekasihmu itu?"
__ADS_1
Arumi diam sejenak memikirkan kata - kata sang Ibu karena selama ini yang dia tau, dia hanya selalu meminta sang kekasih untuk mengajaknya main kerumahnya, "Tidak ada. Arumi hanya minta padanya untuk mengajak Arumi main kerumahnya, sudah itu doang."
Kembali Ibu tertawa, "Ha .. ha ... ha ... Rumi ... Rumi jika kamu sudah menawarkan diri lantas masih juga belum di kabulkan keinginanmu itu, Ibu jadi ragu pada orang yang kamu sebut dengan kekasih itu. Apakah benar hanya kamu yang menjadi kekasih nya atau ada wanita lain di luar sana sedang bersamanya sementara kamu ada disini selalu menunggunya dan mengharapkannya."
Kembali Arumi diam dan memikirkan kata - kata sang Ibu. "Rumi kamu harus punya usaha untuk mencari tau tentang seluk beluk kekasihmu dan cari tau latar belakang keluarganya." ucap sang Ibu membuyarkan lamunan sang Anak.
...❤❤❤...
...Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir memberikan like dan komentar, dan terima kasih like mode kalemnya, maaf tidak bisa membalas satu persatu komentar kalian. Untuk promo monggo promo, but no spam promo, lalu like karya aku dan tinggalkan jejak dikolom komentar nanti aku berkunjung balik kekarya keren anda semuanya. Terima kasih, semangat, mari saling mendukung dan tetap jaga kesehatan....
...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...
...❤❤❤...
__ADS_1