
Sang Raja bayangan merasakan guncangan dari kekuatan Raja iblis yang kembali terbangun. Tujuh Raja iblis yang pernah menjadi penguasa dunia bawah merupakan Raja terkuat pada masanya. Tujuh Raja iblis memiliki kekuatan setara, mereka masing-masing memiliki daerah kekuasaan yang besar.
Pada akhirnya, era tujuh Raja iblis tenggelam begitu saja seusai mereka dikalahkan oleh Klarybell. Seluruh bangsa iblis dilenyapkan, dunia bawah rata dengan tanah. Semua itu karena Klarybell mengamuk setelah bangsa iblis mencoba mengacak-acak benua Mihovil.
Tidak bisa dipungkiri, Raja bayangan mengakui bahwasanya kekuatan sihir Klarybell tidak ada tandingannya. Maka dari itu, dia bahagia ketika mendengar berita kematian Klarybell. Namun, siapa sangka jika kebahagiaan itu bertahan sesaat. Kini dia mendapatkan fakta baru mengejutkan kalau Klarybell sesungguhnya masih hidup.
"Wanita itu benar-benar gila! Bagaimana bisa dia memindahkan kekuatan sihir Raja iblis ke tubuh manusia biasa?! Apa dia sedang mencari cara untuk membunuh mereka semua?" ucap Raja bayangan menggerutu melihat gejolak sihir Raja iblis dari sihir penghalang.
Sean tidak memberikan reaksi apa-apa, dia tidak bisa mencegah keputusan Valencia. Akan tetapi, melihat dari apa yang terjadi kala itu membuktikan bahwa penggabungan serta pemindahan kekuatan sihir Raja iblis berakhir sempurna.
Valencia membuka kembali penghalangnya, sekarang kelima pria itu telah sepenuhnya punya kekuatan sihir. Dengan begini Valencia tidak perlu khawatir, bala bantuan bertambah melawan musuh yang menghadang Alegra.
"Hahaha, apa kau mulai lemah sekarang sampai harus membutuhkan bantuan dari manusia?" ejek Raja bayangan.
Valencia mendongakkan kepalanya ke atas, Sean berhasil menahan serangan Raja bayangan. Valencia tersenyum tipis, untuk makhluk yang pernah dia kalahkan, ia menilai Raja bayangan cukup berani menunjukkan dirinya lagi.
"Siapa bilang aku lemah? Aku masih kuat seperti dahulu."
Dalam sekejap, Valencia bergerak secepat kilat dan muncul dari belakang tubuh Raja bayangan. Belum sempat Raja bayangan itu menoleh ke belakang, Valencia lebih dulu menghantam kepalanya menggunakan pedang sihir.
Raja bayangan terseret ke belakang, separuh wajahnya menghilang akibat serangan Valencia. Memang benar, dia merasakan bahwa Valencia masihlah kuat seperti dahulunya.
"Dasar jal*ng! Kau selalu saja menggagalkan rencanaku. Aku tidak akan membiarkan semuanya berakhir seperti terakhir kalinya."
Raja bayangan mengangkat tinggi-tinggi tongkatnya menghadap langit. Dia merapalkan mantra yang tidak asing terdengar di telinga Valencia. Si Raja bayangan memunculkan enam bawahan yang paling dia percayai.
__ADS_1
"Aku perintahkan kalian berenam untuk menyerang keenam orang yang berada di pihak wanita ini!"
Tanpa menunggu lama, enam bayangan bawahan sang Raja langsung menerjang ke arah Sean, Reibert, Sammy, Leano, Frintz, serta Xeros. Mereka berpencar ke segala arah, mereka pun meluncurkan serangan membabi buta demi menjatuhkan pria yang berada di pihak Valencia.
"Aku sudah membuat mereka berenam menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Begitu pula dengan diriku, aku jauh lebih kuat dari yang dulu kau hadapi," ujar Raja bayangan.
Valencia sudah muak mendengar suaranya, gadis itu tanpa berbicara, ia melesat menerjang tubuh Raja bayangan. Si Raja bayangan langsung terdiam dalam rasa sakit yang menjalar di tubuhnya.
"Kau banyak omong, aku paling tidak suka berhadapan dengan musuh sepertimu."
"Sialan! Beraninya kau menyerangku ketika aku lengah."
"Lengah? Justru sekarang kau sedang membuang-buang waktuku."
Valencia kembali melakukan serangan, kali ini Raja bayangan berhasil menangkis serangannya. Mereka saling bertukar serangan di udara, tapi tampaknya Raja bayangan mulai kewalahan menghadapi Valencia.
"Aku lupa mengatakan padamu, kelompok penyihir bayangan mulai beraksi kembali. Tetapi, sepertinya mereka kali ini tidak bergerak di bawah perintahmu. Ada seseorang yang memerintah mereka," ungkap Valencia.
Ya, dahulunya penyihir bayangan merupakan bawahan Raja bayangan. Mereka menyusup ke benua Mihovil dan berbaur dengan masyarakat. Mereka melakukannya demi menghancurkan kekuasaan Klarybell dari dalam. Namun, usaha mereka berbuah sia-sia, Klarybell berhasil menyingkirkan mereka tanpa terkecuali.
"Apa? Penyihir bayangan kembali beraksi? Hahaha. Aku tidak peduli, mau mereka mati atau hidup, aku tidak pernah peduli. Sejak awal keberadaan kelompok penyihir bayangan hanyalah sebagai umpan bagiku menyerangmu dan membuatmu lengah! Akan tetapi, ternyata kau jauh lebih peka dari yang aku bayangkan."
"Sudah aku duga, sepertinya sekarang tidak apa-apa jika aku mengakhirimu di sini.".
Valencia mengangkat tangannya, dari telapak tangannya muncul gelombang sihir yang sangat besar dan menyeramkan. Sesudah sihirnya terkumpul, dia langsung melemparkan sihir itu ke arah Raja bayangan.
__ADS_1
"Tidaaaakkkkk! Kau tidak bisa mem—"
DUARRR!
Dentuman keras menggaung di kekaisaran, tubuh Raja bayangan mati meledak di dalam serangan Valencia. Sontak Valencia menghela napas lega, Raja bayangan berhasil dia singkirkan.
"Nah, mari kita lihat bagaimana mereka menggunakan kekuatan yang baru saja mereka serap dari pedang Raja iblis."
Valencia menyaksikan pertarungan sengit antara keenam pria itu. Mereka yang baru mendapatkan kekuatan sihir terlihat mahir mengendalikan kekuatannya. Semua itu berkat ingatan Raja iblis yang mengalir di kepala mereka.
Berbagai teknik sihir, gaya bertarung, seluruhnya mereka dapatkan dari ingatan Raja iblis. Valencia merasa sedang nostalgia, dia mengenal pasti setiap detail bentuk serangan ketujuh Raja iblis.
"Wah, mereka sangat pandai. Tetapi, karena ini pertama kalinya mereka menggunakan sihir, jadi mereka masih terlihat bingung. Bawahan Raja bayangan juga bertambah kuat. Aku baru mendapatkan lima pedang Raja iblis, jadi ke mana dua pedang lainnya? Aku harus segera mencari tahunya sebelum disalahgunakan oleh orang lain," gumam Valencia.
Sepersekian detik setelahnya, mereka berhasil menyingkirkan bawahan Raja bayangan. Daya hancur kekuatan mereka terbilang dahsyat. Padahal Valencia telah mengingatkan mereka, tetapi mereka sudah menghancurkan setengah bangunan akademi serta menghancurkan pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar sana.
"Ini sangat gila ... aku hanya pernah membacanya di buku, tapi setelah aku mencoba sihir itu langsung, tubuhku tidak berhenti gemetar," ujar Frintz terpaku tak menyangka.
Valencia mendarat di hadapan mereka, sekarang dirinya merasa sedikit lebih lega. Walau belum sepenuhnya ia memecahkan masalah yang ada kala itu.
"Bagaimana? Itu sangat mengejutkan, bukan? Sensasi asing yang menjalar di tubuh membuat kalian tidak percaya bahwa kekuatan seperti itu benar-benar ada di dunia nyata, bahkan di benua Solvey sekali pun," tutur Valencia.
"Dengan begini mungkin kita bisa saja menghancurkan para pembunuh yang mencoba mengincar nyawa Kaisar dan Permaisuri," timpal Leano.
Valencia mengangguk, mereka bahkan bisa menghancurkan kekaisaran ini jika mereka mau. Kini Valencia perlu memutar otak untuk mencari keberadaan dua pedang Raja iblis yang lainnya.
__ADS_1
"Aku mau bertanya, apa kalian tahu—"
"Hahaha. Apa kau pikir sekarang kau berhasil membunuhku? Betapa naifnya dirimu. Aku sudah mengatakan padamu bahwa aku jauh berbeda dari diriku yang dulu. Aku punya rencana besar untuk mengalahkanmu."