
“Valencia! Tunggu aku!” seru Devina dari kejauhan.
Valencia memutar badannya dan menunggu Devina, dia berencana pergi ke kantin karena sekarang sudah waktunya jam istirahat. Karena kelas mereka berjauhan, jadi mereka jarang bertemu satu sama lain. Saat ini Devina yang datang menghampiri Valencia, mereka sebelumnya sudah berjanji akan makan siang bersama di kantin akademi.
“Kau sangat lama,” ucap Valencia kesal.
“Maafkan aku, tadi ada sedikit masalah, jadi aku menyelesaikan masalah itu terlebih dahulu.”
Mereka jalan berbarengan menuju kantin, suasana kantin sangat penuh oleh desakan siswa yang juga makan di tempat yang sama. Menu makanan di sana bervariasi dan membuat perut Valencia semakin lapar melihatnya. Langsung saja Devina membantu memesankan makanan untuk Valencia, dia memesankan banyak sekali jenis makanan.
Ketika Valencia tengah menikmati makanannya, terjadi kehebohan antara seorang gadis dengan gadis lain yang ditengahi oleh seorang pria. Mereka saling berseteru satu sama lain, tampaknya itu karena terjadinya perselingkuhan sehingga pihak wanita marah kepada pihak pria dan selingkuhannya.
“Isael! Beraninya kau selingkuh dariku! Apalagi kau berselingkuh dengan wanita yang lebih rendah dariku!” Seorang gadis bersurai pirang panjang memarahi tunangannya yang ketahuan berselingkuh. Dia terlihat amat marah dan membuat seluruh orang di sana menaruh atensi kepada mereka.
“Cukup, Rachel! Tidak bisakah kau menyelesaikan masalah ini denganku saja nanti? Kita sekarang ada di kantin. Tolong perhatikan sedikit tingkah lakumu,” bentak Isael.
Mereka berdua adalah salah satu dari jajaran anak bangsawan tersohor di Kekaisaran Alegra. Rachel Ademir – putri satu-satunya Count Ademir serta Isael Wender – putra sekaligus pewaris Marquess Wender. Mereka telah bertunangan sejak lama, bahkan mereka punya rencana untuk menikah setelah lulus dari akademi. Namun, tiba-tiba saja Rachel memergoki Isael beberapa kali berselingkuh dengan putri Viscount Jorman yang bernama Airin.
__ADS_1
Rachel sudah cukup sabar memberi kesempatan lagi dan lagi kepada Isael, tapi pria itu selalu saja mengingkari kesempatan tersebut. Isael secara berulang kali bermain panas dengan Airin di belakang Rachel. Akan tetapi, Rachel selalu mengetahui setiap aksi perselingkuhan yang mereka lakukan. Kemudian hari inilah puncak dari segalanya, tadi malam Rachel menemukan Isael dan Airin sedang bercumbu mesra di sebuah gudang kosong di belakang akademi.
“Aku tidak mau! Bisa-bisanya kalian sekarang terang-terangan bermesraan di hadapanku. Kemari kau, wanita sialan!”
“Jangan kau sentuh dia!”
Airin bersembunyi di balik badan Isael, dia dilindungi oleh pria yang secara resmi merupakan tunangan orang lain. Dia malah menikmati perselingkuhan itu tanpa adanya rasa bersalah, perasaan Rachel hancur berkeping-keping karena ulah mereka berdua.
“Sekarang kau melindunginya? Dasar pria brengs*k! Bajing*n kau!” Rachel mengumpati Isael habis-habisan. Sedangkan Airin bersembunyi sambil tersenyum bangga\, dia sama saja seperti Linnea yang berwajah polos tapi aslinya berbisa.
“Sudah, Rachel! Ini yang aku tidak suka darimu. Kau jauh berbeda dari Airin yang lembut dan sederhana, sedangkan kerjaanmu setiap hari sibuk berbelanja tidak jelas. Bahkan kau sering mengirimi mata-mata untuk mengawasiku. Aku lelah dengan sikapmu! Kalau kau masih bersikeras ingin menikah denganku, baiklah, kita tetap menikah. Tetapi, Airin akan aku jadikan sebagai istri keduaku.”
Valencia kala itu tidak menggubris keributan tersebut, ia sibuk menikmati makanannya bersama Devina. Hingga terjadilah sesuatu yang membuat Valencia naik pitam, sesuatu yang langsung merusak total mood yang telah susah payah dibangun.
Terjadilah pertengkaran antara Rachel dan Airin di tengah perdebatannya dengan Isael. Rachel menjambak rambut Airin lalu menariknya dari belakang punggung Isael. Karena tidak tahan, akhirnya Airin mendorong kasar tubuh Rachel sampai terpental ke meja makan Valencia dan Devina. Sebagian makanan yang terhidang di atas meja terjatuh ke permukaan lantai, padahal Valencia belum menyentuh sedikit pun makanan yang terbuang itu.
“BERHENTILAH BERTENGKAR, SIALAN!” teriak Valencia sekuat tenaga. Bahana teriakannya memecah seisi kantin, bersamaan teriakan tersebut muncul sepintas angin menerpa kantin.
__ADS_1
Lagi-lagi Valencia marah karena makanan, sungguh sebuah alasan marah yang tidak terduga. Mengganggu waktu makannya merupakan dosa besar, Valencia tidak akan berbuat lembut kepada orang-orang yang sudah membuat makananya nan berharga terbuang sia-sia sebelum ia menikmati makanannya.
“Tidak peduli kalian itu siapa, tapi jangan pernah bertengkar di gudangnya makanan enak! Kalian sungguh mengganggu! Kalau mau bertengkar, maka aku sarankan kalian ke tengah lapangan. Membuatku jengkel saja,” murka Valencia.
Kemudian Valencia mendekati Isael dan langsung mencengkram kerah baju Isael, ia menganggap orang yang paling bertanggung jawab di sini ialah Isael.
“Hei, kau pria yang sangat buruk! Aku tidak peduli kau anak bangsawan atau bukan, tapi tidak ada pembenaran atas nama perselingkuhan. Meskipun tunanganmu menyebalkan sekali pun, bukan berarti kau bisa seenaknya berselingkuh di belakangnya.”
Valencia menyentak tubuh Isael, manik matanya dibubuhi api permusuhan yang sangat kuat sehingga Isael pun tidak bisa langsung menjawab perkataan Valencia.
“Aku sangat heran dengan benua Solvey, mengapa kebanyakan pria di sini berkelakuan seperti bajing*n rendahan? Hanya karena kalian tidak memberi ruang pada perempuan untuk berkembang, jadi kalian memperlakukan perempuan seenaknya saja. Wanita tidak bisa jadi pemimpin? Wanita tidak bisa mengayunkan pedang? Kata siapa? Justru aku bisa melakukan itu semua sendirian,” ujar Valencia membuat seluruh wanita di kantin takjub mendengar perkataannya.
Tidak sedikit dari mereka yang terpaksa merelakan tunangannya memiliki wanita lain karena posisi wanita di benua Solvey memang sangat rendah. Tidak ada kesetaraan, hanya ada kesenjangan. Namun, Valencia menolak semua itu, sebagai seseorang yang pernah memimpin satu benua, Valencia mematahkan seluruh fakta yang menyatakan seorang wanita itu lemah.
“Jadi, untuk kalian seluruh wanita yang berada di sini, jangan mau diselingkuhi oleh kekasih, tunangan, atau suami kalian. Kita sebagai wanita juga punya harga diri, jangan mau disandingkan dengan wanita yang lebih rendahan dari kita. Pukul dan gorok saja leher pasangan kalian atau kalian patahkan kaki dan tangannya agar dia mengerti bahwa perselingkuhan itu sangat menjijikkan. Bangkit dan buktikan bahwa nilai kalian lebih tinggi dari wanita yang menjadi selingkuhannya,” seru Valencia.
Valencia mengulurkan tangannya kepada Rachel yang masih terduduk di atas lantai, gadis itu terpaku melihat sosok tangguh Valencia. Ini merupakan isi hati seluruh wanita, tapi hanya Valencia yang berani menyerukannya.
__ADS_1
Wanita adalah boneka yang dirancang sedemikian rupa untuk dijadikan sebagai istri penurut dan patuh terhadap setiap perkataan sang suami. Apabila suaminya berselingkuh atau membawa pulang wanita lain ke kediaman, maka sang istri tidak punya hak untuk melarang. Begitulah anggapan para orang tua di kekaisaran ini yang diketahui oleh Rachel selama ini.
‘Dia wanita yang luar biasa,’ batin Rachel kagum.