Kembalinya Si Penyihir Gila

Kembalinya Si Penyihir Gila
Kehadiran Klarybell di Benua Solvey


__ADS_3

Waktu pun berlalu begitu cepat selama satu minggu. Klarybell berhasil menaklukkan sebagian besar para bangsawan dan membebaskan seluruh budak. Akan tetapi, anehnya tidak ada pergerakan sama sekali dari pihak Yuine. Mereka seolah-olah menutup mata dengan peristiwa tersebut.


Klarybell mencoba memikirkan kemungkinannya. Mereka orang-orang yang licik, jadi mustahil mereka hanya berdiam diri melihat wilayah kekuasaan mereka dihancurkan Klarybell. Terlebih lagi, berita tentang Klarybell yang kembali hidup sangat menghebohkan masyarakat.


"Aku yakin, mereka pasti merencanakan sesuatu," duga Arc.


"Iya, aku juga yakin itu. Selama lebih delapan ratus tahun terakhir, mereka mendominasi Mihovil. Meskipun dulunya Yuine adalah iblis biasa, tetapi perbedaan kekuatan kita dengannya sekarang amatlah besar," timpal Cetrion.


"Kira-kira apa yang membuat kekuatannya bertambah? Aku sangat penasaran. Iblis lemah tiba-tiba menjadi kuat. Padahal jika dibandingkan, kekuatan kalian dulunya masih jauh lebih besar dari miliknya," tutur Klarybell berpikir.


"Ini adalah suatu keanehan, aku dan Cetrion mencoba mencari tahu sumber kekuatannya."


"Tetapi, tidak ada satu pun petunjuk pasti perihal kekuatan Yuine. Hanya saja, aku merasakan bahwa kegelapan di dirinya sangat tidak wajar," imbuh Cetrion.


Klarybell terdiam, ia terhanyut di jalan pikirannya sendiri. Memang sejumlah ketidakwajaran ini membuat kepalanya dipenuhi berbagai dugaan yang mengarah pada Yuine.


"Aku akan memastikannya sendiri nanti. Sekarang aku ingin kalian mengantarkanku ke gerbang akses utama keluar masuk Mihovil. Aku ingin membuka segelan aksesnya."


"Apakah kau yakin ingin membuka segelnya sendirian? Aku dan Cetrion sudah berulang kali gagal membukanya. Segelnya diselimuti oleh kekuatan Yuine, itu juga terhubung langsung dengan Yuine," tutur Cetrion.


"Maka dari itu aku meminta kalian mengantarku ke sana. Aku mau melihat langsung seberapa kuat segel itu."


Cetrion dan Arc saling bertukar pandang, mereka tidak punya alasan lain untuk menolak permintaan Klarybell.


"Baiklah, kami akan mengantarkanmu ke sana."


Mereka bertiga pun langsung berangkat detik itu juga menuju gerbang akses utama benua Mihovil. Terdapat sebuah gerbang yang amat besar di depan mata Klarybell kala itu. Gerbang tersebut merupakan akses keluar masuk Mihovil yang dulu bisa digunakan sesuka hati.


'Segel inilah yang membuat Mihovil menjadi tertutup dari dunia luar. Aku bahkan tidak bisa masuk melalui gerbang ini saat aku menjadi Valencia. Namun, sekarang bagaimana pun caranya aku harus melepas segelnya,' batin Klarybell.


Klarybell menyentuh permukaan gerbangnya. Seketika ada aliran sihir hitam yang sangat kuat menyengatnya seperti listrik. Sontak Klarybell menjauhkan tangannya dari gerbang tersebut.


"Kau lihat itu, aku sudah bilang padamu kalau segelnya sangat kuat. Butuh banyak penyihir setingkat aku dan Cetrion untuk melepaskan segelnya," oceh Arc.


Klarybell berdecak sebal, sihir yang membalut gerbangnya amatlah kuat. Akan tetapi, ia tidak menyerah begitu saja. Klarybell mencoba mencari jalan lain untuk merusak segelnya.


"Aku akan mencobanya sekali lagi."

__ADS_1


Klarybell menyentuh kembali permukaan gerbangnya. Tiba-tiba saja tatkala dirinya tengah fokus mengerahkan sihir, tanda semanggi berdaun lima muncul lagi di punggung tangannya. Padahal kekuatan milik Davey itu sudah susah payah dia sembunyikan.


Klarybell tidak menyadarinya, tetapi di saat itu pula sihir yang sangat suci timbul dari telapak tangannya. Bola mata Klarybell membulat sempurna, ia terkejut merasakan kekuatan sihir milik Davey yang bereaksi pada segel tersebut.


'Sihirnya merambat ke permukaan gerbangnya.'


Tidak lama berselang, terdengar suara retakan pada segelnya. Cetrion dan Arc membatu sesaat segel nan kuat itu menunjukkan tanda-tanda kehancuran.


"Huh? Yang benar saja kau bis—"


Sekelebat cahaya menyilaukan menghalangi penglihatan mereka. Bahana kehancuran segel mengisi ruang di sekitar mereka.


"Segelnya hancur," gumam Cetrion.


"Bell, kau berhasil!" seru Arc bersemangat.


Klarybell tercengang menatap tangannya lalu mengalihkan pandangannya ke arah gerbang. Daun-daun gerbang pun perlahan tersingkap menampakkan pemandangan dunia luar. Angin sejuk bersumber dari hamparan luasnya laut langsung menyibakkan dedaunan gugur di pohon Mihovil.


'Tanda ini aktif lagi, padahal aku berusaha untuk tidak menggunakan kekuatannya. Sangat tidak nyaman dan mengganggu.'


"Apakah yang membuatmu berpikir begitu keras?" tanya Cetrion.


Klarybell menggeleng cepat. "Tidak ada. Hanya saja aku masih tidak percaya kalau segel gerbang akses utama ini berhasil aku buka," dalih Klarybell.


Sepersekian detik berlalu, tiba-tiba saja dari arah berlainan seorang penyihir bergegas terbang mengarah ke Klarybell. Penyihir tersebut merupakan penyihir pengintai yang datang memberitahu hasil pengintaiannya.


"Yang Mulia, ada sesuatu yang harus saya laporkan kepada Anda."


Sejenak Klarybell menempatkan fokus terhadap penyihir itu.


"Ada apa? Apakah ada hal serius yang terjadi?"


"Ini sangat gawat, Yang Mulia! Tampaknya Yuine memberi perintah untuk menghancurkan benua Solvey. Saat ini mereka sudah mengirim makhluk sihir tingkat paling mematikan demi memusnahkan benua Solvey. Apa yang harus kita lakukan sekarang, Yang Mulia?"


Klarybell terperangah kaget mendengar laporan tersebut. Terlebih lagi ini berhubungan dengan benua Solvey. Itu artinya, semua orang yang dia kenal dan dianggap penting berada di dalam marabahaya.


"Tampaknya mereka sungguh berniat menyulut api kemarahanku. Baiklah, siapkan kapal terbang! Bersiaplah untuk segera berangkat ke benua Solvey!"

__ADS_1


***


Di pinggiran Kekaisaran Alegra, sejumlah kesatria penjaga perbatasan menyaksikan dari kejauhan adanya awan hitam yang bergulung di atas langit. Bukan awan hitam biasa melainkan awan hitam pertanda bencana.


Kemudian tak berselang lama, para kesatria merasakan guncangan dahsyat. Insting mereka bereaksi, sekelebat bayangan mematikan menyerang pikiran mereka.


"Cepat laporkan kepada Kaisar dan Archduke Calestine! Ada yang tidak beres di sini."


Para kesatria bergegas menuju istana, mereka memberi penjelasan terhadap situasi terkait kala itu. Di saat bersamaan, terdengar suara pekikan dari penduduk. Sontak Abraham bersama Henzo beserta para Pangeran bergerak cepat memastikan apa gerangan yang terjadi.


"Apa ini? Kenapa banyak portal bermunculan?"


Situasi kini berada di tengah kegentingan. Ada puluhan portal yang muncul serentak di Kekaisaran Alegra. Para makhluk sihir pun berkeluaran mengacau di pemukiman penduduk.


"Sekarang kita harus membantu mengevakuasi penduduk!"


"Bawa Kaisar dan Permaisuri ke tempat yang lebih aman!"


Henzo bersama para Pangeran terjun ke medan pertarungan. Pergerakan mereka sangatlah cepat menebas setiap makhluk sihir yang hendak menerkam penduduk. Namun, mereka sadar, jumlah mereka tidak akan mampu menangani makhluk sihir tersebut. Ditambah lagi kekuatan makhluk sihirnya amat berbeda dari biasanya.


"Sialan! Kalau begini terus menerus, maka akan semakin banyak korban yang berjatuhan."


Selama dua jam lebih, mereka tidak berhenti melayangkan sihir mereka untuk melawan makhluk sihir itu. Portal tak kunjung tertutup meski sudah ratusan makhluk sihir yang tewas di tangan mereka.


"Tembak! Arahkan sihir kalian ke makhluk sihir terkutuk itu!"


Tepat waktu! Sebelum Henzo dan para Pangeran kehabisan stamina, bala bantuan pun datang. Mereka terkejut kala ratusan anak panas berjatuhan dari arah langit membantu mereka keluar dari kesulitan.


"Kapal terbang? Siapa yang datang menggunakan kapal terbang?"


Fokus semua orang teralihkan karena kemunculan kapal terbang entah dari mana. Kapal berukuran raksasa itu tidak hanya berjumlah satu, melainkan ada puluhan kapal terbang yang saat ini terbang ke segala sisi benua Solvey.


"Lihat di sana! Ada seorang wanita yang turun."


Klarybell keluar dari kapal terbang, ia mendarat di tengah-tengah kerumunan kesatria yang tengah bertarung. Kehadirannya membawa suasana menjadi lebih terkendalikan.


"Maaf, aku terlambat. Aku datang membantu kalian menangani masalah saat ini," ucap Klarybell membuat seluruh mata terpana.

__ADS_1


__ADS_2