Kembalinya Si Penyihir Gila

Kembalinya Si Penyihir Gila
Kekuatan Davey


__ADS_3

Sesuatu yang tidak terduga pun terjadi, Raja bayangan menunjukkan reaksi tidak biasa. Tubuhnya tiba-tiba berevolusi menjadi bentuk bayangan yang lebih besar lagi. Dia menerima energi dari jiwa manusia yang telah dia telan. Selain itu, dia juga menyerap semua makhluk sihir yang tengah dihadapi keenam pria di permukaan tanah. Energi jahat dari Raja bayangan semakin terasa nyata dan menyapu segala hal yang berada di sekitarnya.


Angin badai, petir yang menggelegar di hamparan angkasa luas, serta langit gelap yang kian menenggelamkan sinar rembulan. Cuaca buruk semakin menjadi-jadi, tongkat yang merupakan senjata utama Raja bayangan mulai berevolusi. Seluruh yang melekat di tubuh Raja bayangan menunjukkan perubahan total.


“Ada yang tidak beres di sini,” ucap Sean yang sedari tadi tidak memalingkan pandangannya dari arah langit.


“Ada bola api besar dari atas langit!” seru Leano.


“Celaka! Sekarang segera buat penghalang untuk mencegah kerusakan!” perintah Reibert.


Mereka langsung bergerak ke setiap titik sudut wilayah sekitar, mereka segera menciptakan penghalang demi mencegah kerusakan yang lebih fatal akibat serangan Raja bayangan. Mereka memutuskan untuk mempercayai sisanya kepada Valencia, mereka di sini hanya membantu mengamankan Kekaisaran Alegra agar tidak hancur lebur.


“Mereka cepat tanggap. Tanpa menunggu perintah dariku, mereka langsung paham apa yang harus mereka lakukan saat ini,” gumam Valencia.


“Kau masih sempat memperhatikan mereka? Padahal saat ini nyawamu sedang berada di ujung tanduk. Bisa-bisanya kau sibuk mengkhawatirkan orang lain sementara kau sendiri tengah menghadapi bahaya besar.”


Raja bayangan terlihat marah sekali terhadap Valencia, dia membenci diri Valencia yang selalu menganggap remeh dirinya. Valencia menanggapi kemarahan Raja bayangan dengan senyum polos tanpa beban. Meski berada di situasi genting, Valencia punya seribu satu cara untuk membereskan masalah tersebut.


“Kalau begitu sekarang aku akan lebih serius lagi menghadapimu.”


Dari tangan kanan Valencia tiba-tiba muncul sebuah tongkat sihir, tongkat tersebut merupakan senjata andalannya dahulu.


“T-Tongkat itu ….”


“Oh, kau menyadarinya? Ini adalah tongkat yang aku gunakan untuk membunuhmu dulu lalu untuk menyegel ribuan pengacau di muka bumi. Sekarang nyawamu akan kembali berakhir karena tongkat ini.”

__ADS_1


Raja bayangan menggeram, dia menggerutu sesaat melihat tongkat tersebut, kemarahannya bertambah berkali-kali lipat seusai Valencia memamerkan tongkatnya. Kemudian tanpa berlama-lama lagi, Raja bayangan mengerahkan sejumlah serangan ke arah Valencia. Namun, serangannya berhasil dibelokkan oleh Valencia.


“Sekarang terimalah hukuman dariku karena kau sudah membuatku murka!”


Timbul sinar putih nan begitu menyilaukan dari tongkat Valencia, sinar itu melesat seperti laser yang menargetkan bola api tersebut. Ukuran bola api itu sangatlah besar, tapi itu tidak menjadi hambatan bagi Valencia. Hanya menggunakan satu serangan dari tongkatnya, Valencia berhasil membuat bola api itu hancur lebur di udara tepat sebelum mendarat dan menghantam permukaan.


Raja bayangan tercengang, kekuatan Valencia tidak berkurang sedikit pun, dia jauh lebih kuat dibanding dirinya yang lalu.


“Bagaimana? Kau masih menganggap dirimu lebih tinggi dan hebat dariku? Mau aku berada di tubuh siapa pun, selagi jiwa ini milik Klarybell, maka takkan ada yang berubah. Klarybell tetaplah Klarybell, tidak ada satu pun yang bisa menandingiku di dunia ini! Jadi, haruskah aku akhiri sekarang?”


Valencia menodongkan tongkatnya ke arah Raja bayangan, cukup membosankan baginya berurusan dengan makhluk yang tidak pernah jera membuat masalah di muka bumi. Entah bagaimana caranya dia bangkit dari kematian, Valencia masih belum tahu alasan di balik ini semua.


“Hahaha. Ini belum selesai! Jiwa-jiwa ini masih ada di inti tubuhku. Haruskah aku menggunakan mereka sekarang?”


Valencia mendengar dengan jelas jeritan dari para jiwa manusia yang berada di tubuh Raja bayangan. Telinga Valencia berdengung, rasanya sakit sekali mendengar jeritan dari rakyat Alegra.


'Kepalaku sakit ... jeritan mereka terdengar begitu menyakitkan bagiku.'


Valencia memegangi kepalanya, telinganya tiada henti berdengung sangat kuat. Dia membenci situasi ini, situasi di mana ia tak bisa membiarkan orang lain terseret ke dalam persoalan yang mustahil diselesaikan manusia biasa.


"Kau mendengarnya, bukan? Jiwa-jiwa ini sebentar lagi akan aku hancurkan dan menjadikan mereka sebagai sumber kekuatanku! Bersiaplah, Klarybell!"


Raja bayangan memulai rencana berikutnya, ia menggenggam erat tongkatnya dan memindahkan para jiwa masuk ke dalam kristal tongkat miliknya. Di sana ia akan memproses seluruh jiwa menjadi sebuah kekuatan yang akan membuatnya menjadi lebih kuat.


"Hentikan ... HENTIKAN! JANGAN SAKITI MEREKA!"

__ADS_1


Valencia berteriak sebegitu kencangnya di tengah udara lepas. Tiba-tiba di punggung tangan Valencia muncul sebuah tanda bergambar semanggi berdaun lima berwarna biru jernih bak air mengalir.


Tanda itu bersinar terang dan membelah langit gelap. Para jiwa yang tersegel di tubuh Raja bayangan mulai berkeluaran dari sana.


"Apa yang sedang terjadi? Tanda apa itu? Mengapa dia bisa mengeluarkan kekuatan selain sihir?"


Raja bayangan kian panik, semua jiwa manusia yang dia kumpulkan susah payah mulai kembali ke tubuh mereka masing-masing. Dia tidak bisa mengontrol para jiwa itu seolah-olah ada kekuatan yang menyebabkan para jiwa terpanggil sekaligus dimurnikan dari sihir hitam.


Valencia tersenyum miring, sekarang semua jiwa telah terbebas dari belenggu Raja bayangan. Perlahan suara tawa Valencia bergema di angkasa, kini tak ada lagi yang perlu dia pikirkan.


"Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, tapi sekarang aku semakin yakin bahwa kau tidak akan bisa mengalahkanku dan melampaui kekuatanku. Aku adalah Klarybell, Penyihir Agung sekaligus penguasa benua Mihovil. Aku akan menjatuhimu eksekusi mati sebagai hukuman karena kau telah mengusik dunia manusia."


Valencia terbang lebih tinggi dari Raja bayangan. Tangan kanannya terangkat menghadap langit. Raja bayangan saat ini diselimuti rasa takut tak berujung. Kali ini hidupnya benar-benar akan berakhir di tangan orang yang sama.


"PENGHAKIMAN!"


Dari ujung langit muncul kilatan petir, halilintar berwarna merah gelap menggelegar memecah keheningan kekaisaran. Itu bukanlah petir biasa, melainkan petir penghakiman untuk makhluk yang bersalah.


"Tidak! Aku tidak mau mati! Tidaakkkkk!"


Raja bayangan berencana untuk kabur, tapi sekujur badannya dibelit rantai perak sehingga rencana kaburnya berujung tidak berhasil. Lalu di sela kilatan petir tersebut, timbul awan biru lembut yang perlahan menyelimuti tubuh Raja bayangan.


"Ehh? Awan biru dari mana itu? Aku yakin itu bukan kekuatanku," gumam Valencia keheranan.


Bersamaan halilintar yang menyambar, awan biru itu menyebar ke setiap sudut wilayah kekaisaran. Perlahan tubuh Raja bayangan menunjukkan kehancuran. Sekarang dia mati dilahap kekuatan Valencia sekaligus kekuatan yang entah berasal dari mana.

__ADS_1


Awan birunya menyapu habis sisa-sisa sihir hitam di Kekaisaran Alegra. Sungguh pemandangan yang mengundang rasa bingung di kepala Valencia.


'Kekuatan itu, bagaimana kekuatan itu ada di diri Klarybell?! Lalu tanda semanggi berdaun lima, mengapa dia memilikinya? Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Kenapa kekuatan Yang Mulia Davey, sang dewa kedamaian bisa berpindah ke tubuh Klarybell?!' batin Sean menatap tak percaya.


__ADS_2