
Alangkah kagetnya mereka melihat bayangan roh Valencia yang menampakkan diri Klarybell. Mereka melangkah mundur, saking gemetarnya mereka sampai membuat kaki mereka kesulitan untuk maju melawan Valencia.
“Bagaimana bisa penyihir agung Klarybell berada di sini?! Dan lagi, bukankah kau sudah lama mati? Kenapa kau sekarang hidup di dalam tubuh gadis itu?”
Valencia tersenyum miring, Klarybell memang sangat ditakuti oleh para bayangan hitam. Mereka menganggap Klarybell sebagai sebuah ancaman yang akan membahayakan nyawa mereka. Kemudian hari ini kedua bayangan nan malang itu bertemu dengan orang yang menjadi sumber ketakutan mereka. Klarybella yang berdiri menggunakan tubuh orang lain sedang bersiap-siap untuk segera menyerang mereka.
“Hei, Klarybell tidak akan pernah mati, meski aku hidup di tubuh orang lain tapi aku masih tetap Klarybell. Sekarang kalian bertemu denganku, dua bayangan hitam bernasib sial harus berhadapan dengan penyihir hebat, Klarybell.”
Sihir Valencia mengalir keluar memenuhi ruang gelap gulita, sihirnya terasa sangat mematikan. Ekspresi Valencia perlahan membentuk ekspresi kejam yang biasanya dilakukan oleh Klarybell. Sihir mahadahsyat menguasai dirinya lalu melahap habis energi jahat yang bertebaran di dalam ruangan.
“Tidak! Aku tidak mau mati! Aku akan kabur, aku tidak mau mati di tangan Klarybell.” Kedua bayangan hitam tersebut tidak sanggup melawan Valencia sehingga mereka mempunyai rencana untuk kabur dari Valencia.
Namun, belum sempat mereka melangkah lebih jauh, sihir Valencia yang berbentuk laser sesaat menembus jantung mereka berdua. Akan tetapi, mereka masih punya kekuatan untuk melarikan diri dari Valencia. Mereka berlari sekuat tenaga sambil menahan pedih di bagian jantung, sihir Valencia benar-benar nyaris melenyapkan daya hidup mereka.
“Kalian tidak akan bisa lari ke mana pun lagi, kalian berurusan denganku berarti kalian harus mati. Apabila aku membiarkan kalian begitu saja, maka aku yakin akan lebih banyak lagi korban berjatuhan akibat ulah kalian. Lebih baik kalian mati di sini,” seru Valencia.
Valencia menyentak jemarinya, dia membalut tubuh kedua bayangan itu menggunakan sihir yang sangat kuat sehingga membuat mereka kesulitan bergerak. Valencia berhasil mengikat mereka, kini tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan demi bisa kabur dari genggaman Valencia.
__ADS_1
“Lepaskan! Lepaskan kami, sialan! Kenapa kau kembali lagi?! Padahal kami bisa hidup bebas setelah kau mati lalu mengapa kau ikut campur lagi?” teriak mereka berdua tidak terima ditangkap Valencia.
“Aku tidak akan melepaskan kalian! Sekarang katakan padaku, sebenarnya siapa yang membiarkan kalian berkeliaran di bumi ini? Aku sudah menutup pintu dunia bayangan dan dunia para makhluk sihir. Lalu mengapa kalian bisa masuk atau keluar dari berbagai portal? Kenapa bisa ada portal di dunia ini setelah aku mati?”
Valencia mengintrogasi mereka, dia berharap menemukan jawaban atas kebingungan dia selama ini. Kedua bayangan itu pun tertawa, mereka menertawakan Valencia yang tidak tahu apa pun mengenai dunia yang sedang berjalan kini.
“Kau mungkin menyadarinya, tapi kami telah berevolusi menjadi lebih kuat akibat sihir hitam. Aku tahu kau pasti bertanya-tanya, dahulu kami para bayangan tidak mempunyai warna pekat seperti ini, namun setelah kematianmu segel dunia kami melemah. Tetapi, meski dengan kekuatan yang ada, kami tetap tidak bisa menghancurkan segelnya. Kira-kira kenapa kami bisa keluar dari portal sesuka kami? Karena sihir hitam! Seseorang memberi kami sihir hitam.”
Kedua mata Valencia melebar, dia mati sebagai Klarybell pada saat dia sedang melakukan penelitian soal sihir hitam. Namun, dia tidak sangka sihir hitam memiliki dampak sebesar ini, bahkan segel terkuatnya bisa patah akibat sihir hitam tersebut.
“Seseorang? Siapa orang itu?! Katakan padaku, siapa dia?” Valencia mendesak dan terus menekan kedua bayangan itu untuk berbicara jujur.
Valencia sangat geram, akhirnya dia pun meledakkan kedua bayangan hitam itu, dia menghabisinya dalam sekejap karena dianggap tidak berguna lagi. Mau berapa kali pun Valencia mendesak mereka memberi tahu dirinya, takkan ada di antara mereka mau membuka mulut.
“Sihir hitam, ya? Pantas saja kedua bayangan itu mempunyai kekuatan untuk menyerap roh manusia. Aku yakin tidak hanya mereka saja yang berkeliaran di dunia ini, mungkin mereka sudah menyebar ke penjuru dunia. Aku yakin itu,” gumam Valencia.
Kemudian Valencia terpaksa menyingkirkan sejenak pikiran yang mengganggunya sebab dia harus mengurus roh para gadis yang sedang beterbangan di udara. Para roh itu terlihat kebingungan dan mencoba mencari jalan keluar, tapi mereka tak kunjung menemukan jalannya.
__ADS_1
“Aku pikir aku punya sesuatu yang bisa aku gunakan untuk menampung mereka.” Valencia merogoh kantong penyimpanan, dia menemukan sebuah bola kristal berukuran sangat kecil.
Kemudian Valencia merapalkan mantra singkat untuk membuka bola kristal tersebut. Perlahan bola kristalnya menyerap seluruh roh yang beterbangan di sana. Roh itu disimpan di dalam bola kristal dan disimpan kembali ke dalam kantong penyimpanan.
“Nah, sudah selesai! Saatnya aku keluar dari sini.”
Valencia berputar mencari jalan keluar, tapi dia tidak menemukan adanya jalan keluar dari ruangan tersebut. Valencia tidak kehabisan akal, dia masih punya sesuatu yang dapat dia gunakan sebagai solusi untuk keluar dari ruangan buntu tak berpintu.
***
Valencia sudah menghilang selama lebih dari tiga jam, tapi sampai saat ini Reibert, Leano, maupun Sammy tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Valencia. Mereka sangat panik, rasanya jantung mereka hampir copot karena hal tersebut. Akan tetapi, mereka tidak menyerah sedikit pun, mereka masih berupaya mencari Valencia.
“Kira-kira Valencia ada di mana sekarang? Apakah bayangan hitam yang dilihat para kesatria itu membawa Valencia ke tempat yang tidak bisa kita jangkau?” terka Leano.
“Itu adalah hal yang paling masuk akal, tidak mungkin bagi kita menemukan Valencia jika dia memang benar dibawa ke tempat yang takkan bisa digapai oleh kekuatan manusia biasa,” tutur Sammy.
Di tengah ambang kepanikan mereka, tiba-tiba dari atas muncul cahaya putih yang begitu menyilaukan. Dari dalam cahaya itu Valencia muncul, Leano dengan sigap menangkap tubuh Valencia yang hampir terjatuh ke permukaan tanah. Ketika Valencia membuka matanya, dia berada di dalam gendongan Leano.
__ADS_1
“Akhirnya aku bisa keluar,” gumam Valencia menghela napas panjang.
Reibert, Leano, dan Sammy memandang Valencia dengan ekspresi terkejut, mereka syok karena Valencia tiba-tiba keluar dari cahaya putih barusan. Valencia menyadari ada keanehan di sini, dia pun akhirnya ingat bahwa sebenarnya tadi dia baru saja menghilang secara mendadak. Tentu saja semua orang akan mencarinya jika dia menghilang ditelan bayangan hitam.