Kembalinya Si Penyihir Gila

Kembalinya Si Penyihir Gila
Wanita di Balik Bola Kristal


__ADS_3

Sean terpaku diam dalam seribu bahasa, kebingungan kian menerpa dirinya. Dia telah mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang selalu terbesit di pikirannya. Namun, bukan seperti ini, bukan jawaban seperti ini yang terpikir olehnya.


Davey bisa memahami dengan baik bahwasanya tidak mudah bagi Sean menerima fakta soal hubungannya dan Klarybell. Akan tetapi, begitulah kenyataan yang harus dihadapi. Klarybell adalah Adik kandungnya, Adik kecil yang dia jaga dengan sepenuh hatinya.


"Klarybell Adik kandung Anda? Dia adalah Adik Anda pada kehidupan pertama?"


Davey mengangguk sambil tersenyum samar.


"Ya, dia Adikku. Dia berubah menjadi musuh umat manusia karena itu bagian dari kesalahanku. Apakah kau tahu? Aku dan Klarybell dahulunya mati akibat ulah manusia. Mereka membunuhku, aku meninggalkan Klarybell sendirian di dunia manusia. Mereka akhirnya juga memburu Klarybell dan membunuhnya," papar Davey.


Kini Sean menemukan alasan yang tepat mengapa dahulunya Klarybell sempat menghancurkan dunia manusia. Hal itu dikarenakan rasa sakit yang diperoleh dari manusia yang telah membunuhnya. Melampiaskan segala dendam berujung pada kehancuran alam semesta.


"Jika memang begitu, mengapa pada saat Anda diangkat menjadi dewa Anda tampak tidak mengenali Adik Anda sendiri?" tanya Sean.


"Itu karena aku kehilangan ingatan kehidupan pertamaku. Ketika Klarybell membuat masalah, aku jadi ikut menghakiminya tanpa aku ingat bahwa gadis yang aku hakimi itu ialah Adik kandungku. Sedangkan Klarybell, dia ingat siapa aku, dia membawa ingatan kehidupan pertamanya ke alam akhirat."


Seketika pandangan Davey berubah redup, rasa bersalahnya jauh lebih dalam dari bayangan Sean. Bagaimana pun juga, dahulunya Davey dan Klarybell pernah berjuang untuk bertahan hidup bersama-sama.


Sampai keduanya dipisahkan oleh kematian dan dipertemukan kembali setelah melalui alam kematian. Namun, kini situasinya berbeda, Klarybell tidak punya ingatan apa pun soal Davey di kehidupan sebelumnya, sedangkan Davey berjuang sendirian melindungi Klarybell dari belakang.


"Saya masih kurang paham, tidakkah para dewa memberitahu Anda soal hubungan Anda dan Klarybell? Seharusnya mereka memberitahu Anda untuk mencegah tindakan Klarybell yang mengancam keselamatan alam semesta," ujar Sean.


"Dewa dilarang berhubungan dengan kehidupan mereka sebelumnya, baik itu keluarga, pasangan, atau sahabat. Itu adalah sumpah dewa, para dewa juga dilarang memiliki ingatan masa lalunya. Oleh sebab itulah, aku tidak mengingat kenanganku bersama Klarybell," jelas Davey.


"Yang Mulia, seharusnya Anda jujur saja soal siapa Anda kepada gadis itu. Dia menyebalkan setiap kali saya mendengarnya berbicara soal Anda."


"Hahaha, tidak ada gunanya. Lagi pula itu adalah sifat alamiah Klarybell, dulu dia seringkali mengatakan aku bodoh karena tidak pandai memasak dan melakukan pekerjaan rumah. Maka dari itu, aku memintamu untuk bersabar, tolong lupakan sejenak perasaan bencimu terhadap gadis kecil itu."


Sean memejamkan matanya dan memalingkan wajah dari Davey. Masih tidak bisa ia lupakan kejadian di mana Klarybell membantai habis seluruh rekannya secara brutal dan tak kenal ampun. Dia tidak bisa memaafkan Klarybell, perasaan benci dan dendamnya lebih besar dari perkiraan Davey. .

__ADS_1


"Tidak apa-apa kalau masih belum bisa memaafkannya, ini adalah salahku karena tidak bisa menjadi Kakak yang baik dan aku tidak menepati janjiku padanya," ucap Davey lagi.


"Tidak, Yang Mulia, ini bukan salah Anda," tampik Sean.


"Kalau begitu, bisakah aku meminta tolong kepadamu untuk mengawasi Adikku lebih lama lagi? Dia harus mendapatkan banyak cinta supaya jiwa jahat di dirinya lenyap. Dengan cinta, dia akan mengerti bahwa di dunia ini masih ada orang yang menyayanginya."


***


Beberapa hari setelah peristiwa pemusnahan gedung pengadilan hingga membuat penjuru kekaisaran terguncang, nama Valencia kembali disorot media kekaisaran. Kabar mengenai dia yang turut berkontribusi di balik runtuhnya gedung pengadilan membuat seluruh masyarakat gempar.


Sekali lagi Valencia menciptakan keributan, tapi kali ini berbeda. Tidak ada orang yang berkomentar berlebihan karena di belakang Valencia ada Henzo. Mereka lebih takut terhadap amukan Henzo. Kepala mereka bisa melayang ke tanah apabila membuat Henzo marah.


Kemudian berita soal Linnea yang pernah tidur bersama mantan Kepala Akademi sampai memanipulasi nilai juga tak kalah hebohnya. Siapa sangka kalau Linnea ternyata hanyalah seorang manipulator yang mengandalkan rupa anggunnya serta ekspresi polos yang selalu meluluhkan hati.


"Lagi-lagi anak ini membuat kehebohan yang menyeret nama keluarga. Apa yang ada di kepalanya? Dia selalu bertindak seenaknya saja. Dasar anak tidak berguna!"


Adarian menggerutu sesaat membaca berita yang kembali menyeret nama baik keluarga. Dia tiada henti berceloteh mengenai apa yang telah dilakukan Valencia.


"Kau benar, Archduke Calestine justru akan membawanya ke jalan yang lebih buruk. Gadis itu bisa berbuat semaunya karena dia dilindungi oleh Archduke Calestine. Entah hubungan semacam apa yang mereka miliki, padahal pria itu tidak pernah sudi mendekati wanita."


Endry mulai menggerutu di benaknya, posisinya semakin terancam karena Valencia dekat dengan satu-satunya bangsawan yang punya pengaruh paling besar di Kekaisaran Alegra. Mendekati Henzo sama saja dengan cari mati, dia selalu menolak keras para bangsawan yang mencoba mendekatinya. Terlebih lagi ekspresinya yang selalu tajam dan kejam membuat banyak orang enggan bertegur sapa dengannya.


"Kita tidak bisa mengendalikan Valencia, lalu apa yang harus kita lakukan, Ayah?" tanya Endry.


"Sementara waktu kita lihat saja dulu pergerakannya. Dia gadis yang sulit diatur, berbeda dari yang dulu."


Endry mengiyakan perkataan Adarian, mereka pun menyudahi pembicaraan singkat mereka lalu Endry pun pergi meninggalkan Adarian di ruangannya.


"Dia tidak boleh naik lebih tinggi lagi, sekarang tidak sedikit orang yang memuji keberaniannya memberantas ketidakadilan. Aku harus mencari cara menjatuhkan Valencia. Anggap saja ini sebagai pembalasan terhadap apa yang telah dia lakukan kepada Ibuku," gumam Endry.

__ADS_1


Endry terus berbicara sendirian dan sesekali terdengar mengumpati Valencia. Kemudian di tengah jalan lorong menuju paviliun kediamannya, seseorang berjubah hitam yang entah muncul dari mana tiba-tiba menyergap langkahnya.


"Siapa kau? Apa kau penyusup?!" Endry siap siaga menodongkan pedangnya kepada pria itu.


"Halo, Tuan Muda Endry Allerick. Pangeran Rudolf ingin bertemu dengan Anda karena beliau ingin menawarkan kerja sama," ucap pria itu.


"Pangeran Rudolf?" Endry menurunkan kembali pedangnya. "Kerja sama semacam apa yang hendak dilakukan beliau?"


"Kerja sama untuk menjatuhkan saudari Anda, Nona Valencia."


Sebuah penawaran yang fantastis! Tidak mungkin Endry melewatkan kerja sama ini begitu saja. Apalagi orang yang mengajaknya ialah Rudolf, Pangeran pertama yang paling disegani banyak orang..


"Baiklah, aku akan segera menemui beliau."


Di sisi lain di waktu bersamaan, Rudolf bersama bawahannya tengah mengadakan pertemuan. Mereka berada di ruangan tempat mereka biasanya melakukan panggilan rahasia dengan seseorang dari benua Mihovil.


"Nyalakan bola kristalnya dan lakukan panggilan ke benua Mihovil. Aku harus segera membuat laporan," titah Rudolf.


"Baik, Yang Mulia."


Bawahan Rudolf menyalakan bola kristalnya, dia mulai melakukan panggilan ke benua Mihovil. Lalu sepersekian detik setelahnya, terdengar suara seorang wanita di balik bola kristal tersebut.


"Rudolf, ada apa kau menghubungiku? Apa kau ada laporan terbaru soal gadis itu?" tanya si wanita itu.


"Saya punya sesuatu yang penting untuk dibicarakan. Saya memang menemukan sesuatu tentang gadis yang selalu menghalangi rencana kita. Gadis itu ternyata bisa mengendalikan sihir, dia mendapatkan sihir setelah mengalami kematian ketika melakukan percobaan bunuh diri," lapor Rudolf menjelaskan.


"Apa? Sihir?" Wanita itu terdengar kaget.


"Benar, itu sihir. Saya telah melakukan penyelidikan ulang beberapa kali dan dia benar-benar menggunakan sihir."

__ADS_1


"Hahaha." Tawa wanita itu terdengar renyah. "Tidak masalah, kalau pun dia punya sihir tidak mungkin dia lebih kuat dariku. Lanjutkan rencana selanjutnya. Sekarang aku telah menemukan setengah fragmen jiwa Klarybell, dengan ini aku akan menjadi orang terkuat di alam semesta!"


__ADS_2