Kembalinya Si Penyihir Gila

Kembalinya Si Penyihir Gila
Kelompok Penyihir Bayangan


__ADS_3

‘Apa? Dia tahu aku menaruh racun di minumannya? Sebenarnya, siapa dia? Mengapa dia sepeka itu?’


Batin Dhea bergolak panas, dia bahkan tidak mampu untuk sekedar menjawab dari tudingan yang dilontarkan Valencia. Ditambah lagi Reibert tidak mendengar apa pun dari yang diucapkan Valencia, hal ini membuat Dhea kian merasa terpojokkan. Lekas dia pergi dari hadapan Valencia setelah mengusaikan tugasnya.


‘Wanita bodoh! Dia pikir aku tidak tahu apa yang dia rencanakan? Aku ini sudah kebal menghadapi wanita sepertimu,’ batin Valencia tersenyum miring.


Tidak lama berselang, tiba-tiba saja Valencia dan Reibert didatangi oleh Leano yang muncul di mansion bersama Sammy. Mereka berdua terkejut sesaat mendapati Valencia ada di kediaman Reibert. Seperti yang diketahui orang pada umumnya, Reibert tidak pernah membawa wanita bangsawan masuk ke kediamannya. Ini adalah yang pertama kali mereka temukan seumur hidup, terlebih lagi wanita tersebut ialah Valencia sendiri.


“Kenapa kau bisa ada di sini, Valencia?” Mereka berdua mengajukan pertanyaan yang sama kepada Valencia yang tengah asik menikmati cake yang disajikan para pelayan.


“Reibert mengundangku kemari, dia berjanji ingin menjamuku makan di mansion karena aku pernah menyelamatkannya. Kalian sendiri kenapa bisa ke sini? Apa Reibert juga mengundang kalian?” tanya Valencia balik.


Mereka menggeleng serentak. “Kami kemari karena ada yang ingin dibicarakan dengan Reibert,” jawab Leano.


Mereka berdua bergabung duduk di meja yang sama dengan Valencia dan Reibert, tampaknya pembicaraan mereka cukup serius kali ini. Valencia sekarang ingin berperan sebagai seorang pendengar, dia juga penasaran apa yang akan dibahas oleh mereka.


“Ada apa? Jika kalian kemari, itu artinya topik pembicaraan kalian sangat serius.” Reibert terpaksa menghentikan sejenak aktivitas mengemilnya.


“Kau sudah dengar? Archduke Calestine sudah pulang dari penaklukkan dan dia membawa satu peti berisi kepala manusia. Istana mungkin sedang sibuk sebab kepala-kepala itu adalah kepala dari manusia yang berencana membunuh Archduke. Kaisar memerintahkan beberapa orang kesatria untuk menyelidikinya dan aku juga diberi tugas mengecek langsung kepala mayat tersebut. Lalu aku menemukan sesuatu yang mengejutkan dan cukup membingungkan.”


Sammy memberi penjelasan serta mengeluarkan selembar kertas berisi gambar seperti lambang bintang hitam.

__ADS_1


“Simbol bintang hitam ini terukir di balik daun telinga seluruh pembunuh itu, aku tidak tahu simbol apa ini tapi menurutku para pembunuh itu berasal dari satu organisasi yang tidak aku ketahui.”


Melihat gambar simbol bintang hitam, Valencia seketika terfokus pada simbol tersebut. Tangannya spontan merebut gambarnya dari Sammy, dia mengamati seksama simbol bintang itu sembari mengingat-ingat sekaligus memastikan simbol itu. Ekspresi Valencia teramat serius, dia mengacak-acak ingatannya berulang kali.


‘Tidak salah lagi, ini adalah simbol dari organisasi penyihir bayangan, tapi aku telah melenyapkan kelompok mereka. Mungkinkah sekarang ada penyihir dari benua Mihovil selain diriku di benua Solvey? Tetapi, ini aneh, aku telah melenyapkan kelompok penyihir bayangan ini dulu dan mengapa mereka muncul lagi? Apakah mereka berencana membuat kekacauan di benua ini?’


Semakin dia pikirkan, semakin banyak hal yang tidak masuk akal, saking seriusnya Valencia berpikir, dia tidak mendengar panggilan dari ketiga pria yang tengah bersamanya kini.


“Valencia!” panggil mereka serentak dengan meninggikan sedikit nada suara.


Valencia terperangah begitu mereka memanggil namanya, raut seriusnya luntur sesaat.


“Apa kau tahu simbol ini? Kenapa kau bereaksi seakan kau tahu sesuatu mengenai simbol bintang hitam?” tanya Leano.


“Aku tahu, aku akan menunjukkannya kepada kalian simbol apa ini sebenarnya. Tetapi, sebelum itu, apakah di mansion ini ada buku yang menceritakan soal penyihir agung Klarybell?”


Mereka tidak tahu apa maksud Valencia menanyakan soal buku mengenai Klarybell, tapi mereka yakin ada penjelasan mengenai simbol tersebut dari buku itu.


“Ada, bukunya ada di perpustakaan mansion,” jawab Reibert.


“Kalau begitu antarkan aku ke sana biar aku memeriksanya sendiri.”

__ADS_1


Mereka bergegas menuju perpustakaan mansion, di sana Valencia segera mengambil buku yang menceritakan perihal dirinya selama menjadi Klarybell. Valencia membalikkan satu persatu halaman buku yang sangat tebal. Gadis itu sangat terkesan dengan dirinya di masa lalu yang diceritakan dengan baik dan kalimat per kalimat disusun rapi. Bagaimana pun, buku tersebut ditulis oleh dirinya sendiri.


“Ini dia!” seru Valencia menemukan gambar bintang hitam di samping ramainya tulisan yang tertera di halaman buku. “Ini adalah simbol dari kelompok penyihir bayangan, dikatakan di buku ini dahulu penyihir bayangan seringkali membuat onar di benua Mihovil. Namun, pada akhirnya mereka berhasil dilenyapkan oleh Klarybell. Kemungkinan orang-orang yang mencoba membunuh Archduke berasal dari kelompok penyihir bayangan,” jelas Valencia.


Penjelasan Valencia muda dipahami, tapi mereka masih bingung alasan kelompok penyihir bayangan bisa berada di benua Solvey.


“Tunggu dulu! Kelompok penyihir bayangan berarti mereka bisa menggunakan sihir, jika begitu maka tidak akan mudah bagi Archduke Calestine mengalahkan mereka,” ujar Sammy.


“Hanya ada satu kemungkinan, kelompok penyihir bayangan di benua ini didominasi oleh orang-orang yang berasal dari benua Solvey. Itulah sebab mengapa Archduke Calestine bisa mengalahkan mereka. Tetapi, aku curiga, pemimpin dari kelompok penyihir bayangan ini adalah seorang penyihir dari benua Mihovil,” kata Valencia menduga-duga.


“Maksudmu, penyihir dari benua Mihovil menyusup masuk ke benua Solvey? Bagaimana itu bisa terjadi? Sedangkan kondisi benua Mihovil sangat tertutup seusai kematian penyihir agung Klarybell. Bahkan mereka tidak membuka jalur laut serta menyelimuti sekitar benua menggunakan sihir yang sulit untuk ditembus,” tutur Leano diangguki Sammy dan Reibert.


Inilah yang mengganggu pikiran Valencia kala itu, keamanan benua Mihovil sangatlah ketat hingga sukar ditembus orang luar atau pun penyihir biasa. Valencia mencoba membuat asumsi lain, hanya saja tidak ada asumsi yang cukup masuk akal.


“Ini pembahasan yang rumit, takkan ada seorang pun dari kita yang bisa menemukan jawabannya. Kita berasal dari benua Solvey yang tidak tahu bagaimana cara kerja sebuah sihir, namun bila benar pemimpin mereka seorang penyihir maka kita pasti akan disulitkan nantinya,” ujar Reibert.


Valencia menghela napas panjang, jika memang benar seorang penyihir yang memimpin kelompok penyihir bayangan maka dia harus membantu melenyapkan mereka sebelum menyebabkan lebih banyak masalah lagi.


“Nanti aku akan mencoba untuk menanyakan detailnya kepada Archduke Calestine, beliau menjadi korban penyerangan dari kelompok penyihir bayangan,” imbuh Leano.


“Hei, bagaimana kalau semisalnya ada pengkhianat di Kekaisaran Alegra? Pengkhianat yang berencana untuk menggulingkan kekuasaan Kaisar saat ini. Kalian juga pasti menyadarinya, bukan? Aku tahu kalian tidak sebodoh itu sampai tidak sadar atas kejanggalan yang terjadi. Selama ini kalian juga berupaya menampik dugaan tersebut sebab kalian berpikir bahwasanya mustahil ada pengkhianat di kekaisaran yang makmur selayaknya Alegra.”

__ADS_1


__ADS_2