Kembalinya Si Penyihir Gila

Kembalinya Si Penyihir Gila
Undangan Makan Malam


__ADS_3

 Sammy menyerahkan beberapa lembar kertas yang berisi hasil dari penyelidikannya kepada Henzo. Ketika Henzo membacanya, dia tidak habis pikir bahwa orang yang menyerangnya berasal dari kelompok penyihir bayangan. Henzo tahu betul kalau kelompok penyihir bayangan merupakan kelompok penyihir pengacau di benua Mihovil. Namun, sepengetahuannya, kelompok tersebut telah dilenyapkan oleh Klarybell.


“Itu artinya pemimpin mereka merupakan seorang penyihir. Tampaknya aku mendapatkan lawan yang sangat merepotkan,” ujar Henzo.


“Benar, Valencia berhasil menebak siapa pelakunya hanya karena melihat simbol penyihir bayangan yang terukir di balik daun telinga mereka.”


Mendengar nama Valencia diucapkan Sammy, perhatian Henzo teralihkan, nama gadis itu selalu mewarnai kekaisaran selama beberapa waktu terakhir. Rasa penasaran Henzo kian bergejolak, berbeda dari wanita pada umumnya, Valencia cenderung terdengar melakukan segala sesuatu yang biasanya dilakukan seorang pria.


Selain itu, Henzo tahu pasti sifat wanita yang seringkali dia temui mempunyai karakter yang memuakkan. Para wanita selalu melemparkan dirinya padanya dan mencoba menggodanya untuk menjadikan mereka sebagai pendampingnya kelak. Akan tetapi, Henzo memahami isi kepala mereka yang sesungguhnya yakni ingin menguasai harta sekaligus ingin mendapatkan posisi sebagai bangsawan tingkat tinggi.


“Valencia? Apakah gadis kecil itu benar-benar sangat menakjubkan? Semua orang memujinya. Bahkan ada orang yang mengatakan kalau kabut yang sebelumnya mendera ibu kota diatasi secara sempurna oleh gadis bernama Valencia.”


Sammy mengangguk. “Iya, dia memang semenakjubkan itu, jika Anda bertemu dengannya, saya yakin Anda akan menyukainya. Sifat kalian berdua mirip, sebelumnya Valencia juga menyiksa pembunuh yang berkeliaran di kediaman Reibert. Persis seperti apa yang Anda lakukan setiap kali bertemu dengan orang yang mengusik Anda.”


“Hahaha.” Henzo tertawa lepas. “Jadi, dia mirip denganku? Gadis yang unik. Tetapi, apa maksudmu dengan pembunuh yang berkeliaran di kediaman Reibert?”


“Valencia menemukan adanya kesengajaan seseorang untuk meracuni Reibert. Racun dingin di tubuh Reibert kian parah karena ada yang menaruh racun setiap hari ke minumannya. Untung saja Valencia lekas menyadarinya sehingga Reibert bisa diselamatkan sebelum terlambat,” jelas Sammy.


Lagi-lagi nama Valencia terselip di antara penjelasan Sammy, dia semakin ingin mengetahui bagaimana rupa Valencia dan bagaimana sifat gadis itu sebenarnya. Henzo tidak mau tahu dari orang lain, dia ingin melihatnya secara langsung.


“Gadis itu mempunyai tingkat kewaspadaan dan tingkat kepekaan yang sangat tinggi. Meski dia sekarang mempunyai reputasi yang baik, apakah kedua orang tuanya masih memperlakukannya seperti dulu?” Henzo tiba-tiba memberi pertanyaan terkait orang tua Valencia, dia penasaran mengenai hal tersebut.


Sammy tampak keheranan, tidak biasa Henzo bertanya tentang orang lain, apalagi Henzo terlihat tertarik membahas Valencia.


“Grand Duke maupun Grand Duchess tidak berubah sedikit pun, mereka masih saja bersikap seenaknya kepada Valencia. Oleh sebab itulah, Valencia seringkali ke luar mansion sendirian tanpa pengawasan. Terkadang dia ditemani oleh kesatria wanita, tapi Valencia paling sering bepergian sendirian,” jawab Sammy.

__ADS_1


“Benarkah? Kalau begitu aku perlu menemui Valencia secara langsung. Aku sangat penasaran bagaimana dia saat bertemu denganku. Hahaha, aku harap dia seperti yang kau katakan.”


Sammy menghela napas panjang, ia sedikit khawatir Henzo akan melakukan sesuatu yang berada di luar perkiraannya. Bagaimana pun Henzo telah terkenal karena sifat buruknya, bahkan reputasinya tidak baik di kalangan bangsawan.


“Archduke, sebaiknya Anda tidak melakukan hal yang membahayakan Valencia,” peringat Sammy.


“Apa ini maksudnya? Apakah kau menyukai Valencia?” Henzo menatap lekat Sammy, dia curiga kalau Sammy menaruh hati pada Valencia.


Muka Sammy mendadak merona, memang ada sesuatu yang dia rasakan setiap kali dirinya bersama Valencia.


“T-Tidak! Bukan begitu. Maksudku, aku tidak m-menyukainya.” Sammy gelagapan saat berkilah di hadapan Henzo.


Henzo kembali terkekeh, tidak biasanya Sammy menunjukkan ekspresi yang tidak biasa seperti demikian. Dia pun menilai ada banyak hal berubah semenjak Valencia menunjukkan sisi yang tidak terduga dari dirinya.


Pada hari berikutnya, Valencia mendapatkan undangan dari Abraham, ia diundang makan malam di istana sebagai ucapan terima kasih karena dia telah berkontribusi besar dalam penyelamatan kekaisaran dari bencana besar.


“Sebenarnya masih banyak hal yang membebani pikiranku, tapi karena Paman Kaisar mengundangku untuk makan malam di istana, maka aku tidak bisa menolaknya. Terlebih lagi, Sean akhir-akhir ini tidak ada di sini. Dia sering kembali ke alam akhirat untuk menemui Davey, mungkinkah ada sesuatu yang sangat penting untuk mereka urus?” gumam Valencia seraya bersiap-siap menuju istana.


Di sela kesibukannya merias diri, Luana – sang kesatria wanita yang biasanya selalu bersama Valencia menghampirinya ke kamar.


“Nona, apakah hari ini Anda akan mengunjungi istana? Apa Anda butuh pengawalan dari saya?” tanya Luana.


“Tidak, kau cukup berdiam diri saja di mansion. Selepas aku kembali dari istana, ada hal yang penting aku umumkan kepada kalian. Bersiap-siaplah karena apa yang hendak aku katakan ini mungkin merupakan kabar bahagia untuk kalian,” tutur Valencia.


“Baiklah, Nona. Tolong berhati-hatilah saat ke istana karena jalan menuju utama istana mengalami kerusakan parah, jadi Anda tidak bisa melewati jalan itu sementara waktu. Anda harus melewati jalan pintas melewati hutan.”

__ADS_1


“Ya, terima kasih atas informasinya. Aku akan lebih berhati-hati lagi.”


Valencia tidak menaiki kereta kuda sebab Adarian dan juga Guilla melarang pekerja mansion untuk mengizinkan Valencia menggunakan fasilitas penting di mansion, terutama kereta kuda sehingga gadis itu terpaksa harus membawa kuda hitam – Black bersamanya ke istana. Valencia menunggangi Black yang mempunyai kecepatan melebihi kuda pada umumnya.


“Ayo, Black! Kita berangkat menuju istana!” seru Valencia.


Black begitu bersemangat, dia membawa Valencia ke istana menggunakan kecepatan yang tinggi. Mereka melewati hutan seperti yang diinfokan Luana, Akan tetapi, sesuatu yang tidak terduga tengah terjadi di depan mata Valencia. Di tengah hutan nan lebat dan rimbun, Valencia menemukan sekelompok kesatria tengah diserang oleh para pembunuh. Salah satu di antara mereka ialah Henzo. Para pembunuh tersebut tampak tidak asing bagi Valencia, mereka juga termasuk ke dalam bagian kelompok penyihir bayangan.


“Yang Mulia, berhati-hatilah! Sepertinya senjata mereka bukanlah senjata biasa!”


“Mereka membaluri racun di senjata mereka! Harap tingkatkan kewaspadaan kalian!”


Kemampuan bertarung para pembunuh itu tidak perlu diragukan lagi, mereka mempunyai kemampuan melebihi pembunuh sebelumnya. Henzo terlihat kewalahan, setiap kali dia menebas dan menancapkan pedangnya ke jantung maupun kepala mereka, tetap saja mereka bisa bangkit setelah itu seolah mereka memiliki kemampuan penyembuhan diri yang sangat cepat.


Kemudian mereka menggunakan senjata yang dilengkapi dengan sihir, hal itulah yang menyebabkan para kesatria terbaik milik Henzo tidak ada apa-apanya di hadapan mereka. Henzo pun memutuskan untuk turun dari kereta kudanya, dia sudah sangat muak menghadapi orang-orang yang mengusik hidupnya.


‘Sial! Melawan mereka lebih sulit daripada menaklukkan portal!’


Tiba-tiba saja, salah satu dari pembunuh tersebut melakukan sesuatu yang membuat semua orang terkejut. Pembunuh yang terlihat tidak melakukan apa pun sedari tadi, tubuhnya mendadak melayang di udara bebas. Dia mengarahkan tongkat kecilnya ke arah Henzo, lalu sepersekian detik setelahnya keluar sinar yang melesat bebas menuju Henzo.


“YANG MULIA, AWAS!”


Kecepatan sinar itu tidak bisa dihindari lagi oleh Henzo, tapi tiba-tiba Valencia menangkis serangan sihir tersebut dan berhasil menyelamatkan Henzo dari kematian. Para pembunuh itu terperangah tak percaya melihat seorang gadis berbadan kecil menghentikan serangan sihir yang sulit dihindari manusia biasa.


“Penyihir kah? Beraninya kalian berbuat onar di benua Solvey!”

__ADS_1


__ADS_2