MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 101


__ADS_3

" gimana menurut mama tentang rencana aku yang akan mengadakan resepsi " ucap Rey saat ini mereka sedang duduk di ruang keluarga seusai makan malam.


" ya mama sih setuju banget trus kapan rencananya kalian akan menggelar resepsi? "


" kita sih rencananya setelah mama Rika keluar dari rumah sakit sekalian kita merayakan kepulangan mama Rika "


" ya mama setuju, memang kapan mama Rika bisa keluar dari rumah sakit? "


" klo menurut dokter sih minggu minggu ini "


" ya semoga saja mama Rika bisa segera keluar dari rumah sakit. "


" aamiin makasih ma doanya " ucap shofia.


disini lah mereka berdua sekarang berada di salah satu rumah sakit terbesar di Singapura.


" gimana dok jadi benar nih mama kami bisa pulang sekarang? " tanya shofia antusias


pada dokter loe


" benar nona hari ini mama Anda di perbolehkan untuk pulang "


" alhamdulillah akhirnya ma, mama boleh pulang sekarang " ucapnya pada mamanya


" alhamdulillah " ucap mama Rika


" tapi ingat nyonya anda belum di perbolehkan untuk kerja yang berat berat dan tetap jaga pola makan serta istirahat cukup "


" baik dok "


" nanti kita akan kasi obat untuk dua minggu ke depan setelah itu nyonya bisa control di rumah sakit di Indonesia dan jika masih ada keluhan anda bisa datang dan control langsung di sini "


" oke makasih dok "


" sama sama tuan "


" oh ya dok apa mama saya masih boleh jika harus naik turun tangga ? " tanya Rey


" masih bisa malah dianjurkan untuk berolah raga tapi yang ringan ringan dulu supaya melatih otot jantung yang penting jangan terlalu di forsir.


" oke baik dok sekali lagi Terima kasih sudah merawat ibu saya dengan baik "


" sama sama klo begitu saya permisi, nyonya Rika semoga sehat terus ya nyonya, mari tuan Rayyan nona shofia selamat siang " pamit dokter loe kemudian Melangkah menuju pintu dan diiringi Rey yang mengantarnya sampai ke pintu.


shofia sedang mengepak barang barang mama Rika sedangkan Rey saat ini berada di kasir menyelesaikan administrasi. tampak jelas terlihat rona bahagia dari wajah sang mama.


setelah semua selesai mereka akan segera kembali ke indonesia


" hah akhirnya mama bisa kembali ke indonesia, makasih ya nak Rey kamu sudah membiayai pengobatan mama


" ya ma ini sudah menjadi kewajiban aku " ucap Rey sambil membukakan pintu mobil untuk mama mertua sedang aldo sibuk memasukkan koper ke dalam bagasi mobil.kali ini Rey meminta aldo menemaninya menjemput mama Rika.


mobil bergerak perlahan meninggalkan rumah sakit menuju bandara Changi. kali ini Rey membawa jet pribadinya untuk menjemput sang mama mertua agar bisa melakukan perjalanan senyaman mungkin.


setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam mereka mendarat di bandaha soeta dengan selamat. rey membantu mendudukkan mama mertuanya duduk di kursi roda lalu mendorong nya. shofia dan aldo membantu membawakan barang barang mamanya.


" mama mulai sekarang mama tinggal di kediaman aku ya! " ucap Rey ketika mereka berada di dalam mobil perjalan ke mension.


" tapi nak rey apa mama nggak ngerepotin kalian nanti? biar mama pulang ke rumah aja "


" nggak kok ma lagian mama nanti sendirian di rumah trus klo ada apa apa gimana " ucap rey lagi


" ya ma apa yang di katakan mas Rey itu bener mama tinggal di kediaman mas Rey dulu nanti klo mama sudah benar benar pulih baru mama boleh kembali ke rumah kita yang dulu " kini shofia menimpali


" ya terserah kalian aja mama nurut aja sama kalian. kata mamanya sambil menggenggam tangan putrinya.


satu jam kemudian mobil Alphard yang membawa mereka tiba di kediaman mereka. Rey langsung membukakan pintu mobil


sedang aldo dan mang udin membuka bagasi mobil mengeluarkan koper dari dalam sana.


di depan pintu tampak mama widya dan kyara sudah menunggu kedatangan mereka


" assalamu'alaikum "


" waalaikum salam yeeyy nenek sudah pulang " teriak kyara


" ayo masuk masuk " ucap mama widya


" assalamu'alaikum " ucap shofia dan mama nya kemudian mencium tangan mama mertuanya


" waalaikum salam .. alhamdulillah jeng akhirnya bisa pulang juga gimana kondisinya jeng " sapa mama widya sambil memeluk dan cipika cipiki.


" alhamdulillah saya sudah merasa sangat baik sekarang " jawab mama Rika


kemudian mereka semua duduk di ruang keluarga tak ketinggalan kyara yang duduk di pangkuan sang mami.


" jeng widya maaf lho ya klo saya merepotkan di sini "


" aduh jeng ngomong apa sih kita ini kan keluarga lagian ini rumah ini sangat besar dan saya suka kesepian klo mereka pada keluar dan sibuk sama urusan mereka semua. "


" ya udah klo gitu ayo kita langsung ke meja makan aja bu jum sudah nyiapin makan siang " ajak mama widya pada semuanya


" klo begitu saya langsung pulang aja tan " ucap aldo


" lho al kamu juga ikut makan ayo..! bi jum masak banyak lhob" ajak mama widya dan mereka semua melangkah ke ruang makan yang sudah tersedia berbagai menu masakan yang tertata rapi di atas meja makan.

__ADS_1


selesai makan siang shofia dan Rey mengantar mama Rika masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat.


" mama istirahat ya nanti klo butuh apa apa mama Minta sama salah satu nany di sini " ucap Rey


" ya makasih nak Rey "


" klo begitu kita ke kamar dulu ya ma " ucap shofia sambil membetulkan selimut mama nya


" ya kalian istirahat juga pasti capek pulang pergi Indonesia Singapore "


" ya ma, klo gitu kita pamit anggap ini rumah mama " kemudian suami istri itu keluar dari kamar mama Rika menuju kamar mereka.


shofia langsung merebahkan tubuhnya di ranjang


" ahhh lelahnya" sambil merentangkan tangannya


" sayang mandi dulu abis itu baru istirahat "


" iya mas sebentar ya aku luruskan badan aku dulu kamu mandi aja duluan " kemudian Rey pun segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. selesai mandi Rey menyiapkan air hangat untuk istrinya tersebut berendam.


" sayang ayo mandi itu aku sudah siap kan air hangat buat kamu " sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.


" wah makasih sayang suami aku perhatian banget " ucap shofia


" tapi ini nggak gratis lho " ucap Rey sambil tersenyum nakal


" ih perhitungan banget sama istri " ucap shofia lalu segera melangkah ke kamar mandi merendam tubuhnya ke dalam bathtub guna merilekskan tubuhnya.


" nanti malam ya yang mas minta bayarannya "


" tau ah capek " jawab shofia dari dalam kamar mandi.


selesai mandi dan sholat shofia segera berbaring di atas ranjang sedang kan Rey memilih berdiam di ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaan nya. karena merasa kantuk dan capek Rey memilih kembali ke kamarnya merebahkan tubuhnya di samping istri.


" malam itu selesai menidurkan kyara shofia segera pergi ke dapur untuk membuatkan teh hangat untuk suaminya yang sedang bekerja di ruang kerjanya karena rencana pembanguan kantor cabang di landon dan karena perbedaan waktu hingga memaksa Rey harus bekerja di malam hari.


" tok.. tok.. " mas aku boleh masuk? "


" masuk aja "


" ini aku bawakan minuman hangat supaya kamu nggak gampang capek dan masuk angin" sambil meletakkan gelas di atas meja kerja suami nya.


" yang kyara sudah tidur? "


" sudah " jawab shofia sambil memijat punggung suaminya


" aku sebentar lagi selesai kamu jangan tidur dulu ingat kamu punya hutang Terima kasih tadi siang " ucap Rey masih fokus sama laptop nya.


" aduh inget aja sih "


" iya dong klo yang itu mana bisa lupa he he "


" ya aku paksa buka aja "


" kamu mau memperkosa aku "


" mana ada suami memperkosa istrinya sendiri aneh aneh kamu, paling juga kamu akan mendesah panjang nanti "


" iiihh mesum udah ah aku ke kamar dulu "


" oke sayang kamu siap siap ya lima belas menit lagi mas ke kamar " ucap Rey sambil terkekeh.


" shofia berbaring di atas ranjang sudah dengan baju tidurnya sesuai janjinya tadi lima belas menit kemudian Rey menyelesaikan pekerjaan nya. dan masuk ke dalam kamarnya.


setelah membersihkan diri nya Rey segera ikut masuk ke dalam selimut istrinya


" yang kamu kok pake baju tidur panjang kayak gini sih? " tanya nya ketika melihat istrinya menggunakan piayama panjang


" mas kayaknya kita nggak bisa deh malam ini "


" lho kenapa jangan bilang kalo kamu...! " ucap Rey duduk dari tidurnya


shofia menganggukkan kepalanya dan auto Rey langsung terbaring lemas


" yang kenapa harus sekarang sih kenapa nggak besok aja yang ..! padahal aku udah pingin banget nih, tau gitu tadi siang aja aku perkosa kamu " ucap Rey dan sontak mendapat pukulan di lengannya


" yang pingin banget nih yang gimana dong " ucap Rey sambil memeluk istrinya


" ya gimana lagi, udah ah jangan deket deket ingat nggak boleh lho sekarang "


" biasanya berapa hari yang? "


" tujuh sampai delapan hari "


" kok lama banget yang "


" ya emang segitu, udah ah tidur udah malam "


" yang tapi klo cium cium ini boleh dong " ucap Rey sambil mencium tonjolan besar di dada istrinya


" jangan macam macam awas kebablasan nanti "


" nggak kok boleh ya "


" hemm" jawab shofia pasrah dan akhirnya ujung ujungnya shofia harus bekerja keras membantu suaminya menuntaskan hasrat sang suami.

__ADS_1


tiga hari sudah mama Rika tinggal di kediaman Rey menantunya.


" ma ada yang ingin kami sampaikan ke mama " ucap Rey membuka percakapan setelah mereka selesai makan malam


" ada apa ? apa ini kabar baik ? " tanya mama Rika


" iya ma jadi begini rencananya kami berdua akan menyelenggarakan acara resepsi pernikahan kami karena dulu kami belum sempat menggelar acara resepsi "


" iya ma dulu kami tidak menggelar acara resepsi karena melihat kondisi mama kemarin "


terang shofia


" jadi sekarang ini kan kondisi mama sudah mulai membaik jadi rencananya kami akan menggelar acara resepsi nya dua minggu lagi, sekalian tasyakuran atas kesembuhan dan kembali nya mama dari rumah sakit " tutur Rey


" ya mama sih setuju aja sekalian mengenalkan nak Rey juga ke keluarga mama dan juga almarhum keluarga papa kamu shof "


" ya ma "


" trus apa yang bisa mama bantu untuk persiapannya nanti? "


" nggak ma mama cukup duduk yang manis karena semuanya sudah ada yang ngurus yang penting sekarang mama betul betul jaga kesehatan mama supaya nanti mama sehat saat ikut menerima tamu nanti " ucap Rey


" baiklah klo begitu "


" iya jeng kita nggak usah repot repot paling paling nanti kita ikut kasi saran aja tentang konsep acara pernikahannya nanti " sambung mama widya


" oh ya jeng besok bisa kan ikut kita ke boutique untuk ukur baju seragam kita bersama Rey dan shofia juga. tapi klo jeng nggak bisa nggak papa nanti biar bawa contoh bajunya aja" kata mama widya


" nggak kok insya Allah saya bisa lagian saya bosan diem di dalam rumah terus "


" iya tapi ingat mama jangan terlalu capek " ucap shofia


" iya sayang mama nggak akan capek capek kok "


" ya udah kita ke boutique besok setelah sarapan pagi " sambung Rey


" iya nanti biar mama hubungi pemilik boutique nya agar membuka boutique nya lebih awal " kata mama widya.


" trus rencananya kamu akan menggelar acara resepsi nya di mana Rey? " tanya mama widya


" aku rencananya mengadakan di hotel kita saja ma disana kita punya ballroom cukup besar dan parkirannya juga cukup luas lagian klo mama capek tinggal istirahat " tutur Rey


" iya mama setuju ketimbang di gedung mama kawatir nanti seandainya kyara ngantuk kan bingung mau istirahat dimana "


" trus undangan kalian sudah pesan? "


" belum ma rencananya lusa kita pesan undangan "


" udah kalian nggak usah repot mama punya teman yang kebetulan putranya punya percetakan biar nanti dia kita suruh datang ke sini siapa tau kalian cocok nantinya "


" iya boleh ma suruh datang ke sini aja ya kan mas jadi bisa efisien waktu"


" iya udah terserah kamu sayang, oh ya ma untuk catering aku serahkan sama mama berdua ya " ucap Rey


" iya kamu tenang aja mama mertuamu ini kan sudah pengalaman dalam hal begituan ya kan jeng "


" ah jeng widya bisa aja " jawab mama Rika


" sayang sudah malam kita bobo yuk besok kan kamu sekolah " ajak shofia pada kyara yang sedari dari asyik menggambar.


" iya Mami sedikit lagi " jawab kyara yang masih sibuk menggambar.


" oke lima menit lagi ya? "


" iya mami "


" ya udah mama istirahat ya besok supaya segar badannya " ucap shofia pada sang mama


" ya udah klo begitu saya ke kamar dulu "


" iya mama juga mau Istirahat, kyara sayang mau bobo sama oma nggak nggak "


" mau oma tapi nanti di ceritain "


" iya nanti oma ceritain sekarang kiss mami papi dan nenek dulu " dan kyara pun mencium nenek mami dan juga papinya


" jangan lupa gosok gigi dan cuci kaki sayang" ucap shofia ketika Putri nya menaiki tangga


" oke mami " jawab kyara sambil menaiki tangga


" nak Rey shofia mama juga ke kamar dulu kalian istirahat juga "


" iya ma abis ini kami istrinya ayo sayang " ajak Rey dan kemudian mereka semua menaiki tangga dan masuk ke kamar mereka masing masing.


" yang masih lama nggak? " ucap Rey ketika mereka sudah berada di atas ranjang


" empat hari lagi"


" emang nggak bisa gitu di percepat "


" emang mobil dipercepat "


" tapi yang..! "


" udah nggak usah aneh aneh ya jangan minta kayak kemaren tangan aku kesel " ucap shofia pura pura tidur

__ADS_1


" yang..! yang.. "


" heem udah tidur besok kan mau ke boutique trus kamu juga ada meeting kan " ucap shofia masih memejamkan matanya dan akhirnya Rey pun pasrah berusaha memejamkan matanya walupun terasa sulit.


__ADS_2