MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 137


__ADS_3

mobil Lamborghini hitam berhenti di area parkiran ancol, Aldo langsung turun dan bertanya dengan pihak keamanan menanyakan lokasi yang di pakai syuting hari ini dan tak begitu lama Aldo sudah mendapatkan informasi yang dia butuhkan.


" tuan ternyata memang benar Nona Eliza saat ini syuting di daerah sini "


" oke kita langsung ke sana "


" baik tuan " lalu mereka melangkah masuk ke area Ancol dan memang tak jauh dari tempat mereka berdiri tampak beberapa orang film sedang melakukan syuting Rey duduk di salah satu kursi pantai sambil memperhatikan Eliza yang saat ini sedang melakukan beberapa adegan film. Elisa masih belum menyadari kehadiran Rey hingga Aldo kembali menghubungi asisten Eliza.


Rey dan Aldo memilih duduk di salah satu restoran tidak jauh dari tempat itu


setelah break Eliza melangkah menuju tempat yang sudah di boking Aldo untuk mereka bertemu.


" hey Rey ada apa tumben kamu nggak sabar banget pingin ketemu aku" ucap Eliza setelah duduk di hadapan Rey


" langsung saja nggak usah basa basi ini maksud kamu apa ? " ucap Rey sambil melempar surat dari pengadilan ke depan Eliza. dan sambil tersenyum Eliza meraih surat tersebut


" oh ini aku rasa semua sudah jelas aku ingin mengambil gak asuh untuk putriku Kyara "


" oke berarti kamu menantang ku! Al mana berikan padaku " kemudian Aldo menyerahkan tablet kepada Rey dan membukanya


" kamu liat ini semua skandalmu dengan laki laki kaya dan juga orang orang berpengaruh di luar dan dalam negeri aku punya jadi aku tinggal memberikan ini ke seluruh stasion TV maka kamu tau, sudah pasti semua karirmu akan hancur " ancam Rey. Eliza membelalakkan matanya


" nggak itu nggak benar itu hanya fitnah akun gosip marahan "ucapnya berusaha setenang mungkin


" oh ya apa perlu aku terangkan tanggal dan jam berapa kalian cek in hotel dan dimana saja kamu dan para baby sugarmu berkencan? " ucap Rey lagi


" Rey cukup! kamu jangan keterlaluan gini sama aku, aku rasa kamu sudah bahagia dengan istri mu yang baru apalagi aku dengar dia sedang mengandung anakmu jadi aku hanya ingin Kyara bersamaku dan kamu jangan serakah Rey ! " ucap Eliza


" brak..! " serakah katamu kamu yang serakah yang nggak pernah puas dengan apa yang kamu dapatkan ingat Eliza dulu kamu yang membuangnya apa perlu aku mengatakan pada Kayra bagaimana kamu dulu memperlakukannya? " ucap Rey nggak kalah sengit.


" sekarang keputusan di tangan mu kamu mau meneruskan rencana mu ini dan aku akan sebarkan semua skandal mu ini atau kamu lupakan keinginan mu itu dan aku harap kamu bisa mengambil keputusan yang bijak " ucap Rey lagi lalu melangkah meninggalkan Eliza di ikuti Aldo yang mengekor di belakangnya.


" **** " sial.. sial kamu Rey..! " teriak Eliza dan dengan cepat asistennya masuk ke dalam restoran tersebut


" ada apa liza hem apa yang terjadi? " tanya sang asisten


" kenapa kamu nggak mengurusnya dengan baik? " bentak Eliza


" mengurus apa aku nggak mengerti "


" itu gosip gosip murahan itu bagaimana dia bisa mendapatkannya hah? "


" maksudnya? "


" dasar bodoh! apalagi klo bukan berita skandal murahan itu " kata Eliza dengan nada tinggi


" apa? tapi aku sudah membungkam para paparizi itu bahkan kita mengeluarkan uang yang cukup banyak bahkan pria priamu juga ikut membungkam mereka " kata asistennya lagi


" memang apa yang terjadi? "


" dia mengancamku akan menyebarkan berita berita itu jika aku melanjutkan menuntut hak asuh putriku dan kamu tau itu bisa di pastikan karirku akan hancur " ucap Eliza

__ADS_1


" ya udah lah sekarang kamu ihlaskan bukannya kamu lebih enak begini tidak ada anak seandainya kamu mendapat hak asuh itu bagaimana kamu akan merawatnya kamu kan tidak ada waktu karena sibuk dengan pekerjaan mu "


" ya tapi tujuan aku melakukan itu karena ingin Rey kembali ke pelukan ku "


" cckk apa sih yang kamu inginkan bukannya pacar mu lebih kaya dari mantanmu itu ? "


" tapi dia tidak setampan Rey "


" ah kau kenapa sih kau tak pernah puas dengan satu laki laki "


" jujur aku bosan begini terus aku ingin membina rumah tangga seperti wanita normal lainnya "


" ya tapi kamu bisa menikahi salah satu koleksi mu itu, aku yakin dia tidak akan menolak mu dan kamu tidak harus merebut mantan suami mu lagi "


" diam kamu kenapa kau sekarang malah menasihati ku bukannya ngedukung kamu malah bikin aku down " sewot Eliza


" ya terserah kau saja aku hanya mengingatkanmu saja ingat ini Indonesia bukan Amerika klo di sana mungkin kau punya bekingan banyak tapi di sini? yang aku tau tuan Rayyan itu pemasok iklan terbesar di seluruh stasion TV. jadi sangat mudah baginya untuk mengendalikan nya apalagi dia juga salah satu pemilik saham terbesar salah satu stasiun TV " ucap asistennya lagi


" sudah diam kau ini banyak sekali bicaranya kepala ku jadi pusing, apa aku masih ada syuting? " ucapnya berusaha mengalihkan pembicaraan


" masih ada satu sine lagi "


" oke aku akan kembali ke lokasi syuting " ucapnya lalu meninggalkan sang asisten dengan perasaan kesalnya.


setengah jam kemudian Eliza kembali melanjutkan syuting nya namun kali ini terpaksa harus banyak mengulang adegannya karena efek tidak fokus pada naskah yang harus dia hafalkan


" nona Eliza ayo konsentrasi agar kerjaan kita cepat selesai " teriak sang sutradara


" oke ini yang terakhir klo tidak kita akan mengulangnya besok " ucap sang sutradara


" ya oke aku akan lebih fokus lagi " saut Eliza kemudian mengulang lagi adegan yang tadi beberapa kali salah.


begitu selesai syuting Eliza langsung melangkah meninggalkan lokasi syuting dan langsung kembali ke apartemen nya memilih berendam di bath tub untuk merilekskan tubuh dan pikirannya.


" dimana Rey mendapatkan berita berita itu? sial hampir semua gosip gosip itu dia punya apa yang harus aku lakukan ? bagaimana jika dia sungguh sungguh menyebarkan berita itu karirku akan hancur dan jika gosip itu juga sampai ke luar negeri bukan hanya karirku di Indonesia yang hancur tapi juga di luar negeri terutama di Amerika " batinnya


" ah Rey ternyata kamu tidak seperti yang aku bayangkan dan bodohnya aku dulu meninggalkan mu " ucapnya sambil menutup kedua wajahnya dengan kedua tangannya


" oke tenang, untuk saat ini aku akan tenang aku tidak akan melakukan apa apa dulu sampai dia sedikit lengah barulah aku akan melakukan sesuatu " batinnya lagi. kemudian bangkit dari bath tub untuk membilas tubuhnya di bawah shower.


sementara Rey tiba di rumah dengan kondisi kesal dasi yang biasanya rapi kini agak miring ke samping


" sayang kamu sudah pulang? " sambut Shofia sambil mencium tangan suaminya lalu meraih tas kerja nya. dan melangkah naik ke lantai atas


" Kyara mana? "


" ada di kamar kenapa? " tanya Shofia terus mengekor di belakang suaminya masuk ke dalam kamarnya dan sampai di kamar Rey langsung memeluk istrinya menyandarkan kepalanya di bahu sang istri.


" hey kamu kenapa? apa pekerjaan mu di kantor sangat berat? istirahat lah jangan terlalu dipaksakan " ucap Shofia sambil membelai kepala dan punggung suami nya.


Rey Menggelengkan kepala nya dan semakin mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


" oke kita duduk dulu " ajak Shofia karena tubuh nya tak mampu menopang tubuh tegap suaminya.


" sekarang katakan ada apa? " tanya Shofia sambil mengelus punggung tangan Rey suaminya.


" Eliza " jawab Rey


" ya ada apa dengan mamanya Kyara? " tanya Shofia semakin penasaran


" dia mengajukan hak asuh Kyara ke pengadilan"


" apa? tapi bagaimana mungkin dia menginginkan Kyara bukannya dulu dia sudah membuangnya? " ucap Shofia


" itulah dan aku takut, aku takut jika itu benar terjadi dan hak asuh jatuh ke tangannya aku nggak bisa bayangkan jika aku harus berpisah dengan Kyara " ucap Rey lirih lalu kembali memeluk Shofia


" aku yakin mas kamu bisa memenangkan Kyara aku percaya kamu dan aku juga nggak akan sanggup harus kehilangan Kyara " ucap Shofia sambil mengelus punggung suaminya Rey sedikit merenggangkan pelukannya lalu menatap wajah istrinya


" apa kamu mau membantu ku untuk memperjuangkan Kyara bersama sama? " tanya Rey


" tentu aku akan mendukung dan membantu mu semampu yang aku bisa "


" kamu akan tetap menjadi maminya yang baik kan walau nanti anak anak kita lahir? " tanya Rey lagi


" tentu Kyara itu putri pertamaku dan ini adalah anak kedua dan ketiga ku mas " ucap nya sambil mengusap perutnya yang sedikit kelihatan


" cup " makasih sayang jawabanmu akan semakin menguatkan ku " ucap nya sambil mengecup kening istrinya.


" krek " papi kenapa cium cium mami? " tanya Kyara yang tiba tiba masuk ke dalam kamar orang tuanya


" oh sini sayang kita juga mau peluk dan cium kamu juga " ucap Shofia sambil merentangkan tangannya dan Kyara pun segera naik ke ranjang orang tuanya dengan dibantu Rey lalu mereka bertiga pun berpelukan.


setelah beberapa menit berpelukan


" sayang kamu cium bau acem nggak? " tanya Shofia pada putrinya


" hem " ucap Kyara nggak faham


" iya iya papi acem belum mandi papi mandi dulu " ucap Rey lalu melepaskan pelukannya dan diikuti kekehan Shofia dan juga Kyara


" iya papi acem belum mandi " kata Kyara pura pura menutup hidungnya dan Rey langsung memeluk putrinya kembali lalu mengarahkan kepala putrinya di bawah keteknya


" mana acem nggak kok! " ucap Rey


" mami tolong papi bau! " mami ..! " ucap Kyara pura pura dan mereka bertiga pun kembali tertawa bersama


" ya udah papi mandi gih sebentar lagi mau magrib abis gitu kita makan malam " ucap Shofia


" aku juga mau siap siap sholat magrib mami "


" ya kita sholat magrib berjamaah ya! "


" ya mami " kemudian Kyara kembali ke kamarnya sedang Rey masuk ke dalam kamar mandi dan Shofia menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.

__ADS_1


__ADS_2