MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 69


__ADS_3

siang itu shofia keluar dari kampusnya dengan mengendarai motor maticnya dibawah terik matahari dan ditengah macetnya ibu kota dia terus menjalankan motornya.


" ah jakarta kapan sih kamu itu nggak macet " omel shofia disamping lampu merah dan tak berapa lama lampu merah pun berubah hijau tanpa menunggu lama shofia segera menjalankan motornya hingga melewati tikungan dan tiba tiba


" bruuggh" aaawww..! "


tiba tiba saja shofia menabrak mobil di depannya dan sontak saja membuat shofia terjatuh namun dengan cepat dia berusaha untuk berdiri


" mba apa apaan anda ini kenapa mobil saya di tabrak! " ucap si empunya mobil dengan nada tinggi


" eh mas..! mas tu yang salah nyalain lampu send ..! masak send ke kanan tapi anda belok ke kiri liat ni saya jadi jatuh kan dan ini motor saya juga pecah lampunya " ucap shofia nggak mau kalah


" nggak pokoknya saya nggak mau tau ya mba harus ganti..! ini mobil saya baru beli saya minta ganti rugi 50 juta " kata pemilik mobil itu lagi


" apa loe mau meras gue loe! " ucap shofia


" nggak gua nggak meras loe ini memeng segini harga nya ini mobil mercy keluaran terbaru..! pokoknya loe harus ganti ! " kata pemilik mobil itu kekeh


" kagak gua kagak mau orang loe yang salah kok gue disuruh ganti makannya loe klo nggak bisa bawa mobil jangan belagu belagu loe bawa mobil segala " ucap shofia nggak mau kalah


" ada apa ini mba mas " tiba tiba datang beberapa orang menghampiri mereka


" ini pak dia nabrak mobil saya dari belakang saya minta ganti rugi eh dia nggak mau padahal jelas jelas dia nabrak mobil saya dari belakang " ucap laki laki itu lagi


" heh gue juga nggak bakal nabrak mobil loe klo loe nggak salah nyalain reeting ..!


jadi gini pak ni cowok mobilnya di depannya saya terus waktu mau belok ni dia nyalain reeting ke kanan eh dia malah belok ke kiri jadi saya yang di belakang nabrak dia, jadi sebetulnya dia yang salah liat ni lutut sama tangannya saja lecet " terang shofia


" udah gini aja lah mba mas damai aja..! mas minta ganti rugi berapa? " tanya bapak bapak yang baru datang


" 50 juta " jawab yang punya mobil


" eh enak aja 50 juta nggak nggak orang dia yang salah kok ..! " ujar shofia lagi


" ya udah gini aja kita cari jalan tengah gimana klo setengahnya 25 juta supaya masalah nya nggak panjang klo dibawak ke kantor polisi " kata bapak bapak tadi masih berusaha mendamaikan


" nggak dari mana saya dapat uang sebanyak itu saya milih kita bawa ke kantor polisi karena saya yakin say tidak salah " jawab shofia lantang


" tapi memang mba punya bukti? " tanya laki laki satunya


" disini kan pasti ada CCTV nya kita bisa liat di sana " ucap shofia


" ayok saya nggak takut " ucap laki pemilik mobil


" maaf ada apa ini? " tanya laki laki tampan yang tiba tiba datang


" pak Aldo..! tolong saya pak ini dia mau meras saya pak..! " ucap shofia sambil memegang lengan Aldo sementara Rey yang memperhatikan dari dalam mobil tampak geram


" apa apaan dia pegang pegang lengan Aldo! " ucap Rey dari dalam mobil


"ini nggak bisa di biarkan ini " lalu Rey pun ikut turun dari mobil mendekati shofia


" maaf sebenarnya apa yang terjadi! " tanya Aldo lagi dengan nada bicaranya yang penuh wibawa


lalu shofia dan pemilik mobil itu pun mulai menceritakan kronologi kejadiannya. kemudian Rey yang baru turun dari mobil segera membuka ponsel nya


" mana nomor rek kamu! " ucap Rey yang tiba tiba muncul

__ADS_1


" ah ini tuan..! " kata pemilik mobil sambil menyerahkan nomor rekening nya kepada Rey


kemudian Rey mengetikkan sesuatu


" saya sudah transfer ke rek kamu kamu bisa cek di handphone kamu..! dan tapi ingat jika ada luka serius pada istri saya saya akan tuntut kamu dimana pun kamu berada " ucap Rey dingin


" oke Terima kasih " ucap laki laki itu.dengan senyum penuh kemenangan


" lho pak Rey kenapa anda mau membayar ganti rugi saya tidak salah kok " protes shofia namun Aldo tidak menghiraukannya berjalan menuju mobil


" Al bawa masuk dia masuk ke dalam mobil.. ! " perintah Rey


" baik tuan..! nona mari ikut saya biar saya antar anda pulang


" nggak usah saya naik taksi aja " tolak shofia dengan wajah kesal


" Aldo cepat..! " teriak Rey


" ya tuan..! nona saya mohon bekerja sama lah dengan saya Anda tidak ingin kan tuan Rey marah " ucap Aldo


" tapi aku tu nggak salah pak Aldo dan siapa yang suruh dia ngasi ke orang itu.! " kesal shofia


" iya saya tau nona tapi sebaiknya nona masuk ke dalam mobil dulu ikut bersama sama dan pak Rey " bujuk Aldo


" lalu motor saya gimana? " tanya shofia


" nanti biar orang kantor yang akan mengurusnya terang Aldo


" ya sudah " akhirnya shofia pun berjalan pasrah menuju mobil Rey lalu masuk dan duduk di kursi penumpang disamping Rey suaminya.


di dalam mobil susana tampak sepi tidak ada yang mengeluarkan suara


" saya tidak butuh uang kamu " kesal Rey


" Al kamu pastikan motor itu tidak nampak di rumah saya lagi " ucap Rey lagi


" baik tuan " sahut Aldo


" tunggu tunggu..! motor saya mau dikemanakan? "


" di buang " jawab Rey


" hah di buang? jangan dong pak Rey saya mohon jangan dibuang itu motor hasil kerja keras saya " ucap shofia namun Rey tak bergeming


" pak Aldo saya mohon please ya..! ya..! jangan di buang saya janji akan menyimpan nya di tempat lain agar tidak dilihat pak Rey " kini shofia merayu Aldo dengan mencondongkan tubuhnya kedepan di dekat kursi kemudian.


" hey jaga sikapmu! kamu tu harusnya merayu saya bukan dia! " ucap Rey lalu shofia pun kembali mendekati suaminya


" pak Rey yang ganteng yang baik saya mohon motor saya jangan dibuang ya please..! saya janji akan melakukan apa aja asal motor saya jangan dibuang " ujar shofia sambil menampilkan mata pupy eyes nya


" kamu mau patuh sama saya? " ujar Rey


" iya " jawab shofia mantap


" janji? "


" suer..! " ucap shofia sambil mengacungkan dua jarinya

__ADS_1


" oke saya tidak akan membuang motor mu asal kamu janji tidak akan naik motor lagi " ucap Rey


" apa ?? " ucap shofia sambil membelalakkan matanya


" ya sudah ..! al suruh orang kantor membuang motor itu ke jurang! "


" eh tunggu tunggu oke ya saya setuju " ucap shofia cepat


" bagus..! jadi mulai sekarang kamu tidak boleh lagi bawa motor dan kemanapun kamu pergi akan selalu mang udin yang mengantar..! " terang Rey


" trus klo mama mau pergi siapa yang akan mengantar ? " ucap shofia


" nanti saya carikan sopir baru buat mama " ucap Rey


" ya terserah anda saja tuan Rey..! " ucap shofia pasrah sambil memalingkan wajahnya ke arah luar jendela.dan suasana di dalam mobil kembali sunyi hingga terdengar


" kriukkkk.. ! "


" ya ampun ni perut kenapa tidak mau kompromi sih tahan dulu lah kan malu di depan pak Rey kamu bunyi aduh bikin malu " batin shofia


" kamu lapar? " tanya Rey dan shofia hanya nyengir kuda


" Al kita berhenti di restoran terdekat ! " perintah Rey


" baik tuan "


" eh nggak usah pak Rey saya makan di rumah saja " tolak shofia


" udah kamu nurut aja " ucap Rey dan kembali shofia hanya bisa diam


tak begitu lama mobil pun berbelok di salah satu restoran yang nampak tak begitu ramai pengunjung karena sudah lewat jam makan siang.


" ayo turun..! " ucap Rey


" aauww..! shofia sedikit meringis ketika lututnya tersenggol jok depan mobil


" ada apa ? apa ada yang luka? " tanya Rey kawatir


"nggak kok pak hanya lecet dikit" ucap shofia


" mana liat" lalu Rey pun memeriksa lutut shofia


" ini berdarah kenapa kamu diam saja dan nggak bilang dari tadi..! " bentak Rey lalu memeriksa seluruh tubuh shofia tampak luka lecet di siku tangganya


" ini nggak papa nanti saya kasi antiseptik dan obat merah besok juga bakal sembuh " ujar shofia


" nggak papa bagaimana kamu sangat ceroboh..! Al kamu turun pesan kan makanan untuk nya lalu kita langsung ke rumah sakit " ucap Rey


" baik tuan " jawab aldo patuh lalu segera turun dari mobil dan masuk ke dalam restoran.


" ya ampun pak jangan berlebihan ini hanya lecet dikit dan tidak harus ke rumah sakit" tolak shofia


" nggak usah bantah bisa kan ? baru saja kamu janji mau patuh sama saya " ucap Rey kesal


shofia menarik nafas panjang " iya maaf kita ke rumah sakit bapak jangan marah ya? nanti gantengnya ilang " rayu shofia


" hemm makanya patuh sama saya! " ucap Rey sambil menarik sudut bibirnya

__ADS_1


*****


tetep seperti biasa dukungan like komen dan vote kalian aku harapkan para readers ku 😘😘😘


__ADS_2