MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 45


__ADS_3

shofia keluar dari pintu utama,Rey yang sudah duduk di depan kemudi langsung memencet klakson mobilnya "tiit tiit.! "


shofia segera menoleh ke asal suara lalu melangkah mendekati mobil yang di kendarai Rey.


Rey membuka kaca mobilnya


" ayo masuk lelet banget sih..! " teriak Rey yang nampak sedikit kesal


"maaf ya pak? bapak lama nunggu, " ucap shofia kini sudah duduk di samping Rey.


" kamu pikir kamu ratu apa ? saya harus nungguin kamu, apa kamu tau jadwal saya hari ini sangat padat dan saya sangat sibuk nggak kayak kamu..! " ucap Rey pedas sambil menjalankan mobilnya


" iya maaf Pak saya kan harus dandan dulu supaya pak Rey nggak malu ngajak saya jalan,kira kira penampilan saya sudah Oke kan pak? " kata shofia


" saya nggak peduli ya..! mau kamu dandan atau tidak.! bagi saya sama saja " kata Rey lagi


" sama cantiknya ya pak? " ucap shofia mencoba menggoda calon suaminya


" terserah..! " kawan Rey ketus


" aduh pak anda jangan marah marah terus ntar darah tinggi bapak naik lho trus nanti bisa cepat tua lho ..! " kata shofia


Rey menatap shofia dengan kesal


" bisa diam nggak ..! atau kamu mau saya turunkan disini! " ancam Rey


" iya iya saya diam! " ucap shofia sambil menutup mulutnya.


mobil pun bergerak dengan kecepatan sedang, suasana di dalam mobil tampak sunyi,membuat shofia mulai bosan


" Emh pak boleh nggak nyalakan musiknya? " tanya shofia hati hati


" hemm " jawab Rey. lalu shofia pun menyalakan audio visual di dalam mobil tersebut dan menyambung kan dengan ponselnya melalui jaringan bluetooth lalu shofia pun ikut bernyanyi mengikuti syair lagu dari group band favoritnya. sedangkan Rey hanya sesekali melirik ke arah shofia sambil menggelengkan kepalanya.


tiga puluh menit mobil pun sampai di salah satu mall terbesar di kota itu. Rey memarkirkan mobilnya di basemen mall tersebut.


" pakai ini ! " ucap Rey sambil menyerah kan kaca mata hitam dan masker penutup wajah.


" untuk apa pakai ini sih pak? " tanya shofia namun tetap menerima nya


" saya nggak mau orang orang mengenali kita " ucap Rey sebelum keluar dari mobil.karena mall ini adalah salah satu milik Rey jadi sudah bisa dipastikan banyak pegawai dan pelayanan mall yang mengenalnya apa lagi saat ini wajah Rey sering muncul di majalah bisnis sebagai salah satu pengusaha muda yang sukses se asia.


shofia pun ikut memakai masker tersebut lalu keluar dari mobil dan melangkah mengekor di belakang Rey.


Rey berhenti pada sebuah toko perhiasan dan langsung disambut salah satu pelayanan toko perhiasan tersebut


" selamat siang tuan, nona ada yang bisa saya bantu? " tanya pelayan toko perhiasan dengan ramah


" tolong carikan cincin kawin yang paling mahal dan paling bagus? " perintah Rey

__ADS_1


" baik tuan..! ucap pelayan itu


" eh mba tunggu..! saya mau model yang simpel saja ya! " timpal shofia


" baik nona tunggu sebentar " lalu pelayan tersebut menunjukkan beberapa model cincin kawin kepada mereka berdua


" kamu pilih saja saya ikut pilihan kamu " ucap Rey. shofia memilih beberapa model cincin lalu mencobanya di jari manisnya.


" Udah nggak sih? jangan lama lama saya banyak urusan abis ini " ucap Rey


" cckk " iya ini juga masih milih..! " ucap shofia masih mencoba beberapa cincin tersebut


" pak Rey ini bagus nggak menurut anda? " tanya shofia sambil menunjukkan cincin yang melingkar di jari manisnya


" iya bagus " jawab Rey tanpa menoleh sedikitpun. Rey hanya fokus pada ponselnya. shofia sangat kesal dibuatnya


" ya udah mbak saya ambil yang ini saja .! " kata shofia sambil menyerahkan cincin yang dia coba tadi kepada pelayan toko tersebut.


" ini berapa harganya mbak? " tanya shofia kepada pelayan yang sedang membuatkan nota


" ini harganya 700 juta karena ini berliannya impor dari inggris " terang pelayan tersebut


shofia membelalakkan matanya " aduh mbak nggak usah yang itu yang lain saja itu terlalu mahal..! " ucap shofia panik


" udah bungkus saja yang itu ! " ucap Rey sambil menyerahkan black cardnya


" balik tuan " ucap pelayan tersebut senang


" waktu saya lebih mahal dari ini tau kamu..! " ucap Rey pedas


" saya nggak bisa lama lama saya harus segera ke kantor " ucap Rey lagi sambil menerima black cardnya kembali dan memasukkannya ke dalam dompet.


shofia mengambil kotak yang berisi perhiasan tadi. lalu mereka berjalan keluar dari mall tersebut


" saya harus segera ke kantor kamu bisa pulang naik taksi ini ongkos untuk kamu pulang " ucap Rey setelah mereka berada di parkiran sambil menyerahkan lima lembar ratusan ribu


" nggak usah pak saya masih ada uang kok! lagian saya tidak langsung pulang saya akan ke tempat om setyo untuk meminta dia jadi wali nikah " kata shofia


" oke terserah kamu mau kemana tapi yang jelas saya nggak suka di tolak dan tidak menerima penolakan! saya nggak mau nanti disalahkan mama karena tidak bertanggung jawab sama kamu, sudah ini ambil! " ucap Rey lagi


" baiklah klo anda memaksa, tapi ini kebanyakan pak! " ucap shofia lagi sambil menatap Lima lembaran uang merah tersebut


" sekalian untuk makan siangmu karena ini sudah masuk makan siang " ucap Rey


" oke makasih ya pak Rey! ternyata anda orangnya tidak pelit " puji shofia. sedang Rey menarik ke atas salah satu sudut bibir nya.


" oh ya pak saya bisa ikut kan sampai depan mall soalnya di sini susah dapat taksi nya " pinta shofia


" oke kamu masuk duluan saya ingin mengubungi seseorang dulu ..! " ucap Rey lalu melangkah sedikit menjauh dari Mobil nya sedang kan shofia sudah masuk ke dalam Mobil tak lama Rey pun menyusul.

__ADS_1


Rey menurunkan shofia di depan jalan utama, setelah turun Rey melanjutkan perjalanannya menuju kantor sedang shofia menunggu taksi yang sudah dia pesan secara online.


Lima menit kemudian taksi yang dipesan shofia pun tiba, shofia segera masuk ke dalam taksi tersebut.


Rey tiba di perusahaannya setelah memberikan kunci Mobil pada satpam yang yg berjaga untuk memarkirkan Mobil nya.


Rey langsung masuk ke dalam perusahaannya naik ke lantai 27 dengan melalui lift kusus petinggi perusahaan.


keluar dari lift Rey langsung disambut aldo


" selamat siang tuan! " sapa aldo sambil menundukkan sedikit badannya


" gimana apa kamu sudah menyuruh orang untuk membuntuti shofia? " tanya Rey sambil berjalan masuk ke dalam ruangan CEO


" sudah tuan kini mereka sudah berada di tempat pamannya nona shofia " lapor aldo


" bagus suruh dia merekam percakapan mereka " perintah Rey lagi


" baik tuan.!apa adalagi yang anda butuhkan?" tanya aldo


" apa materi meeting nanti sudah kamu persiapkan? kalau sudah bawa ke ruangan saya! " kata Rey lagi


" baik tuan klo begitu saya permisi " ucap aldo lalu keluar dari ruangan atasannya.


sementara shofia baru saja sampai di restoran pamannya setyo. dia menatap nanar ke sekeliling restoran, yang ternyata banyak berubah, dulu ayahnya lah pemilik restoran ini dan dulu dia sering datang ke sini ikut membantu tepatnya ngerecokin para koki yang sedang memasak menu Pesanan pelanggan


dulu tiga tahun yang lalu sebelum ayahnya meninggal dalam kecelakaan tunggal Dan akhirnya restoran ini di kelola oleh pamannya dan akhirnya bangkrut karena terlilit hutang hingga restoran inipun harus di jual untuk menutupi hutang hutang tersebut.


shofia menarik nafas panjang sebelum akhirnya masuk melangkah ke dalam restoran tersebut.


" non shofia? bener ini non shofia..! ya ampun non apa kabar lama ya non nggak pernah main ke sini! tambah cantik aja " ujar salah satu koki di sana yang memang sudah kenal dengan hana


" ah mba Nana bisa aja, mba Nana dan yang lain apa kabar? " tanya shofia


" anu non semenjak restoran di kelola sama tuan pak setyo banyak karyawan yang mengundurkan diri " terang wanita yang dipanggil mba nana tersebut.


" oh gitu ya mba! " jawab shofia sambil mengangguk anggukan kepalanya


" oh ya non shofia mau apa ke sini apa mau makan? nanti biar saya masakin yang special" ucapnya lagi


" ah nggak saya ke sini cuman sebentar kok mau ketemu sama om setyo apa dia Ada? " tanya shofia


" Ada non kayaknya sih tadi di belakang tadi ngontrol bagian belakang mau saya antar?" mba nana mencoba menawarkan


" nggak usah mba nana klo begitu saya ke belakang dulu, kapan kapan kita ngobrol lagi ya! " ucap shofia lalu melangkah menuju area belakang restoran.


**************


terus dukung aku ya para readers dengan memberikan like komen dan vote kalian

__ADS_1


happy reading 😘😘😘


__ADS_2