MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 140


__ADS_3

di tengah gemerlap nya ibu kota tampak dua insan sedang memadu cinta di sebuah hotel mewah di kawasan Jakarta. mereka terus memacu tubuh mereka. dengan keringat membanjiri seluruh tubuh, mereka saling mendesah mencengkram hingga mereka mencapai puncak kenikmatan surgawi.


sang lelaki memeluk tubuh sang wanita yang masih polos tanpa sehelai benang pun.


" kapan kau akan kembali ke Amerika kau tau aku di sana sangat merindukan mu " bisik Mandez "


" urusanku di sini belum selesai, nanti lah begitu semua selesai aku akan menyusul mu segera " ucap Eliza sambil menarik selimut ke atas untuk menutupi tubuhnya yang Polos


" urusan apa? apa urusanmu dengan Rayyan mantanmu itu? " Eliza merenggangkan tubuh nya lalu menatap Mandez


" dari mana kau tau tentang dia? " tanya Eliza penuh selidik


" tuan Rayyan sudah menceritakan semuanya, dan aku harap kau tidak melanjutkan keinginan mu itu "


" kenapa? "


" karena kau adalah milikku dan hanya aku yang boleh memiliki mu " ucapnya semakin mengeratkan pelukannya


" bagaimana klo aku menolak nya? " Mandez seketika duduk dari tidurnya


" kenapa apa aku kurang kaya dari dia? " tanya Mandez tak suka


" tidak bahkan kau punya segalanya tapi aku ingin hidup normal seperti wanita lainnya menikah memiliki keluarga aku capek begini terus dan selalu jadi nomor dua "


" lalu bagaimana dengan Rey dia sudah menikah punya keluarga apa yang kau harap kan darinya? "


" lalu dengan mu apa juga yang bisa aku harapkan bukannya kau hanya menginginkan tubuhku sebagai penghangat ranjang mu dan kau juga sudah beristri apa bedanya " jawab Eliza nggak kalah emosi


" tapi setidaknya aku masih menganggapmu tapi Rey dia tidak pernah menganggapmu sekarang "


" tapi paling tidak kita masih punya satu ikatan yaitu anak dan aku berharap kita akan menjadi keluarga yang utuh seperti dulu lagi "


" ayolah Eliza buka mata kamu dia tidak mencintaimu lagi "


" lalu bagaimana dengan mu bukannya kau sama saja bahkan kau lebih brengsek dari dia kau hanya datang padaku hanya untuk menikmati tubuhku " kata Eliza telak


" a_aku mencintaimu sungguh? " ucap Mendez sedikit gugup Eliza memicingkan matanya


" oke aku jujur aku memang mencintaimu tapi untuk saat ini aku belum bisa menikah dengan mu karena kau tau kan aku telah memiliki istri dan seperti yang pernah aku ceritakan aku tidak memiliki hubungan yang baik dengan istriku dan hubungan kita itu sangat rumit "


" lalu kenapa kau tidak melepaskannya ? " tanya Eliza. Mandez menarik nafas dalam dalam

__ADS_1


" tidak semudah itu karena pernikahan ku ini tidak lebih dari sebuah pernikahan bisnis jika aku menceraikan nya aku takut perusahaan akan mengalami kesulitan keuangan karena dia memiliki saham lebih dari empat puluh persen "


" hem kau sangat naif ternyata, dan kau pasti takut miskin jika istrimu menarik seluruh sahamnya ya kan? "


" jujur iya dan aku memang takut kehilangan perusahaan karena itu adalah perusahaan turun temurun keluargaku dan tidak hanya itu aku juga memikirkan bagaimana nasib seluruh karyawan ku nanti jika itu terjadi "


" jadi aku mohon kamu bersabar sedikit, aku pelan pelan akan membeli dan mengambil alih sebagian besar saham di perusahaan dan jika itu sudah aku kuasai maka aku akan segera bercerai darinya "


" sampai kapan? sampai istri mu tau dengan hubungan kita? "


" aku yakin dia sudah tau tapi dia pura pura tidak tau sebenarnya pernikahan kami sudah tidak sehat dari awal jadi kau tenang saja selama aku bisa menutupi dari media maka hubungan kita dan tidak mengumbarnya di depan umum, akan aman aman saja, jadi aku minta kamu lupakan Rey tetaplah bersama ku aku akan melindungi mu dan berhenti lah bermain main dengan banyak laki laki " kata Mandez lagi sambil menggenggam tangan Eliza


" bagaimana jika aku menolaknya "


" jika kau menolak ku maka aku tidak akan peduli lagi denganmu aku tidak akan melindungi mu lagi bahkan apabila Rey menyebarkan skandal skandal mu sekalipun"


" kamu pikirkan lagi jika itu terjadi aku pastikan seluruh karirmu akan hancur dan jika kau tetap melanjutkan rencana mu maka aku akan menarik semua fasilitas yang sudah aku berikan selama ini "


" aku beri kau waktu untuk berfikir besok pagi aku akan berangkat ke Bali setelah itu langsung ke kalimantan mungkin tiga atau empat hari lagi aku kembali ke Jakarta jika kamu setuju dengan ku maka kau akan ikut dengan ku ke Amerika jika tidak maka aku tidak akan peduli lagi dengan kehidupan dan masalah mu jadi berfikir logis lah mana yang terbaik buatmu " kata Mandez lagi sedang Eliza hanya diam berusaha mencerna apa yang dikatakan Mandez padanya.


" sekarang tidur lah karena besok aku akan ke bandara agak pagian " ucap Mandez sambil memeluk tubuh Eliza ke dalam pelukan nya dan tak lama terdengar dengkuran halus dari Mendez sedang Eliza tampak belum bisa memejamkan matanya pikirannya sibuk memikirkan apa yang dikatakan Mandez tadi.


 


" mas udah lepas aku mau ke bawah Kyara pasti udah siap berangkat ke sekolah " rengek shofia yang berusaha melepaskan pelukan suami nya


" bentar lagi sayang aku nyaman sekali seperti ini " ucap Rey dengan mata masih terpejam


" kamu itu nanti terlambat lho ke kantor, seharusnya bos itu ngasi contoh pada bawahannya ini malah datang terlambat gimana pegawainya mau di siplin " Shofia mulai mengeluarkan ceramahnya


" cup" udah ngomongnya mas masih ngantuk lagian mas juga meetingnya jam 10 nanti jadi sebentar lagi ya " ucapnya semakin mengeratkan pelukannya.


" tok.. tok.. tok.. mami buka pintu di tunggu oma sarapan! papi..! " teriak Kyara dari balik pintu


" mas Kyara tu lagi gedor gedor pintu aku bukain pintu ya "


" nggak usah biar aja "


" mas cckkk" namun Rey tak menghiraukannya malah tangan jahil nya mulai berkasi meremas dua benda kenyal yang menjadi favorit nya


" mami..! papi..! buka pintu nanti aku terlambat sekolahnya " teriak Kyara lagi sambil mengedor ngedor pintu.

__ADS_1


" mas sebentar aku mau pipis dulu "


" bohong "


" beneran aku nggak bohong orang hamil itu memang suka pipis " lalu Rey pun melepaskan pelukannya


" tapi jangan lama lama "


" iya " lalu shofia turun dari ranjang tapi bukan ke kamar mandi melainkan melangkah menuju pintu


" ceklek " sayang kamu sudah mau berangkat? "


" iya mami ayo kita sarapan "


" aduh sayang kayaknya kamu sarapannya sama oma aja dulu papi kamu kayaknya kurang Vit nanti mami sama papi sarapannya belakangan Oke "


" ya udah aku sarapan duluan ya mami " ucap Kyara lalu mencium tangan Shofia


" iya sayang " jawab shofia kemudian menutup kembali pintu kamarnya dan langsung menuju kamar mandi.


Rey begitu melihat istrinya masuk ke kamar mandi dengan cepat menyusulnya dan menguncinya dari dalam kemudian melangkah mendekati istrinya dan memeluknya dari belakang


" aauw! ya ampun mas bikin kaget aja " ucap shofia


" kamu mau mandi? sebentar aku siapin air hangat nya dulu " ucap shofia lalu memutar kran air di bath tub sedang Rey membuka satu persatu pakaiannya tanpa menyisakan apapun


" mas ih mesum masak telanjang depan aku ! " ucap Shofia sambil memalingkan wajahnya


" kenapa kamu malu? ya elah non tiap hari juga udah liat suami telanjang " ucapnya lalu mengangkat tubuh istrinya masuk bersama nya ke dalam bath tub


" mas ih aku belum buka baju juga kan jadi basah semua " kesal Shofia tapi Rey tak peduli ia malah terkekeh melihat wajah istrinya yang sedang kesal.


" sini mari mas bantuin bukain bajunya "


" nggak nggak usah " ucapnya lalu bangun hendak keluar dari bath tub namun dengan cepat Rey meraih tangan sang istri lalu mendudukkannya di pangkuannya


" kita mandi bareng sayang sudah lama kita nggak pernah mandi bareng " bisik Rey lalu menggigit pelan telinga istrinya sedang tangan nya mulai nakal menyentuh bagian bagian sensitif Shofia.


shofia mendesah akibat sentuhan sang suami perlahan Rey membuka pakaian istrinya dan kini mereka sama sama polos. Shofia yang masih duduk di pangkuan Rey dengan pelan pelan Rey melakukan penyatuanya. air di dalam bath tub awalnya tenang tiba tiba saja bergejolak hingga tumpah ke mana mana. Rey terus memainkan perannya hingga mereka berdua mencapai puncak kenikmatan dan disinilah lemahnya Shofia tidak pernah bisa menolak jika si pemilik hatinya menginginkannya.


*****

__ADS_1


maaf para readers ku agak telat up nya happy reading 😘😘😘


__ADS_2