MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 129


__ADS_3

shofia keluar dari lift dan langsung menuju ruangan suaminya


" siang nona ! nona pasti ingin bertemu tuan Rey? " sapa cindy sekertaris suaminya


" apa tuanmu ada? " tanya shofia dengan ekpresi yang tidak biasa


" ada nona silahkan masuk "


" oh ya ..! apa tadi ada wanita yang bertamu di sini? "


" iya ada nona dan baru saja wanita itu keluar dari ruangan tuan Rey. "


" ya sudah aku masuk dulu " kemudian shofia segera masuk ke ruang suaminya.


" ceklek " shofia membuka pintu ruangan suami nya


" biasakan mengetuk pintu dulu kalo mau masuk " ucap Rey tanpa melihat ke arah pintu dan sedetik kemudian dia mencium aroma istrinya


" shofia..! " ucapnya sambil mengangkat kepalanya dan melihat sosok istrinya sudah berdiri di hadapannya dengan tatapan yang sulit diartikan


" sayang..! " kenapa nggak kasi tau dulu mau datang ke sini kan mas bisa.. "


" bisa apa? bisa siap siap jaga jaga gitu supaya tidak ketahuan kamu lagi berduaan sama mantan kamu " ucap shofia sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya


" bukan gitu sayang mas nggak tau klo kamu mau datang keseni "


" ya besok besok aku klo masuk ke sini ketuk pintu dulu dan maaf tadi tidak mengetuk pintu dulu sebelum masuk ke ruang anda tuan Rayyan " ucap shofia lagi


" ckk kamu ngomong apa sih sayang mas nggak tau klo kamu yang datang udah ya nggak usah di bahas ya! " ucap Rey sambil berusaha memeluk istrinya dari belakang namun di tepisnya oleh shofia


" tadi ngapain dia datang ke sini? " tanya shofia dengan tatapan mengintimidasi


" siapa? "


" itu si mantan "


" oh Eliza "


" nggak usah sebut namanya ! "


" he he ternyata istri aku galak klo lagi cemburu"


" nggak usah becanda aku serius " ucapnya ketus


" oke oke duduk dulu dong sayang mas jelasin "


" jadi bener kan dia nemuin kamu tadi mau apa dia ke sini? " ucap shofia mulai sewot sedang Rey membimbing istrinya untuk duduk di sofa di depan meja kerjanya


" ya tadi Eliza ke sini nemuin aku "


" jangan sebut namanya ! "


" oke oke wanita itu tadi datang ke sini dia utusan dari salah satu perusahaan di Amerika yang menawarkan kerja sama dengan perusahaan dan jika ini berhasil maka ini akan sangat bagus untuk perkembangan perusahaan kita produk produk kita akan di kenal di daratan Amerika " tutur Rey


" trus jamu Terima kerja sama nya ? "


" mas belum menyetujuinya sih "

__ADS_1


" jangan mau kamu tolak aja kerja sama nya "


" lho kok gitu sayang "


" aku nggak suka kamu dekat dekat sama dia dan aku yakin dia pasti ada maunya"


" ya tapi kita nggak boleh langsung berprasangka buruk dulu dan mas juga sudah bicara dengan CEO sekaligus pemilik perusahaan itu dan sambutannya cukup baik "


" ya tapi aku kawatir kamu nanti di goda sama dia trus kamu tergoda " ucap shofia Rey tersenyum lalu mencium pipi istrinya


" apa setakut itu kamu sama mas, kamu itu harus percaya sama mas lagian ada Aldo yang akan selalu mendampingi mas dan asal kamu tau walau ada seribu Eliza di depan mas,mas nggak akan tergoda karena di sini sudah ada nama kamu terukir indah dan tidak akan ada yang mampu menggantikan nya " ucap Rey sambil meletakkan tangan shofia ke dadanya. shofia tersenyum malu.


" tapi mas tetep aja aku takut karena secara dia itu cantik bodynya bagus sedang aku sekarang gendut trus perut aku sudah mulai membesar siapa coba yang suka liat wanita dengan perut buncit gini "


" hey kamu ngomong apa sayang walau kamu gendut seperti apapun mas tetep cinta sayang kok sama kamu ini malah tambah gemes pingin gigit ni pipi yang semakin bulat " ucap Rey sambil menggigit pipi pelan istrinya


" auw sakiiit " pekik shofia sambil mengusap pipinya dan Rey langsung menggantinya dengan ciuman di seluruh wajah istrinya.


" yang kita ke kamar yuk! " ajak Rey


" mau ngapain? "


" kita jenguk dedek nya " ucap Rey langsung menggendong tubuh istrinya lalu masuk ke dalam kamar tidur yang terdapat di ruang kerjanya.


ditengah pergulatan mereka tiba tiba perut shofia berbunyi


" kenapa kamu lapar? " dan shofia mengangguk


" oke kita makan dulu nanti kita lanjutkan " ucap Rey lalu memakai celana bokser nya keluar dari dalam kamar hendak mengambil kotak makan di ruang kerjanya dan bersamaan dengan itu aldo masuk ke dalam ruangan bosnya tersebut


" sayang cepetan aku lapar " terdengar suara shofia dari kamar tidur


" oh maaf tuan saya nggak tau klo ada nona di sini baiklah ini nanti tolong anda tanda tangani berkas ini " ucap Aldo sambil meletakkan berkas di atas meja kerja Rey lalu bergegas keluar dari ruangan Rey.


Rey meraih kotak makan tersebut lalu membawanya ke dalam kamarnya dan terlebih dulu mengunci ruang kerjanya sebelum kembali ke kamar pribadinya.


selesai makan siang mereka berdua masuk ke kamar mandi menuntaskan kegiatan mereka tadi yang belum tuntas hingga satu jam kemudian barulah keluar dari kamar mandi.


kini Rey kembali duduk di meja kerjanya menandatangani berkas yang tadi di bawa Aldo ke ruangannya. sedang shofia duduk di sofa sambil membuka buka majalah bisnis di sana terpampang wajah tampan suaminya sebagai sepuluh besar pengusaha sukses se Asia. shofia tersenyum manis


" suami aku ganteng banget sih " batinnya sambil senyum senyum sendiri


" tok. tok..! " suara pintu di ketok


" masuk " ucap Rey karena pintu terkunci terpaksa Rey bangun dari duduknya membuka kunci pintu ruangannya


" ada apa al? "


" maaf tuan tadi kita dapat e-mail dari nona Eliza menanyakan bagaimana keputusan kita tentang kerja sama nanti? dan dia sudah mengirimkan prosentase keuntungan yang akan kita peroleh tuan " tutur Aldo .Rey mengetuk ngetuk jarinya di atas meja sambil menatap istrinya . shofia merasa sedang di tatap pura pura cuek.


" apa saja keuntungan yang akan kita peroleh dari kerja sama ini ? " tanya Rey


" perusahaan Mandez memiliki banyak mall besar yang tersebar di beberapa kota di Amerika dan juga di negara negara bagian di Amerika, jika mereka mengedroup produk produk kita di sana maka bisa di pastikan keuntungan yang akan kita peroleh tuan apalagi warga Amerika memang suka memasak makanan instant "


" ya kamu benar tapi sepertinya kita tidak usah Terima kerja sama ini kita cari saja relasi dari perusahaan lain yang tidak melibatkan Eliza aku nggak mau berurusan dengan nya. "


" tapi apa tuan sudah pikirkan masak masak ini kesempatan emas buat kita, masalah nona Eliza nanti bisa kita pikirkan bersama agar perusahaan mandez tidak lagi menggunakan nona Eliza sebagai perwakilan dari perusahaan Mandez " tutur Aldo

__ADS_1


" kita akan cari cara agar perusahaan tidak menggunakan Eliza sebagai perantara nya dan saya akan mencari tau kontak pribadi tuan manzes jadi kita bisa berhubungan langsung dengan nya


" iya aku setuju "


" tapi sayang aku nggak mau kamu marah-marah kayak tadi, klo perusahaan bekerja sama dengan perusahaan Mandez sudah dipastikan mas akan sering bertemu dengan Eliza dan mas nggak mau setiap mas bertemu dia kamu marah marah nanti tekanan darahmu bisa naik dan itu bisa bahaya buat kamu dan kandungan mu " ucap Rey sambil melangkah duduk di samping istrinya


" aku nggak akan marah marah asal aku selalu ikut kalo kamu bertemu dengan nya jadi setiap kamu ada jadwal bertemu aku ikut bagaimana " usul shofia sambil menaikkan satu alisnya sedang Rey menelan ludahnya mendengar keinginan sangat istri


" tapi beneran kamu nggak papa? "


" iya aku nggak papa asal kamu jangan lirik lirik dia aja saat ketemu nanti "


" ya udah apa perlu mas pake kaca mata hitam"


" enak aja klo kamu pake kaca mata hitam aku nggak tau dong kamu ngelirik dia apa nggak "


" oh my honey my sweety seneng liat kamu cemburu gini " sambil mencubit pipi sangat istri yang mulia mengempuk


" oke jadi kita setuju dengan kerja sama ini? " tanya Aldo


" ya kita setuju " jawab shofia


" baik nona saya akan membalas emailnya sekarang "ucap Aldo kemudian undur diri dari ruangan atasannya.


sementara du tempat lain tampak Eliza sedang menyalakan rokok nya sambil menatap ke arah luar jendela apartemen nya.


" shofia ingat nanti jam tujuh malam kita ada undangan dari stasiun TV swasta " kata managernya mengingatkan


" iya aku tau "


"liza emang loe yakin akan berkecimpung di dunia bisnis bukannya kamu nggak punya pengalaman di bidang itu? " tanya sang manager lagi


" aku tau tapi aku dan kau tenang saja aku hanya ingin agar aku bisa dekat dengan Rey "


" ah kau ini Rey lagi Rey lagi klo tuan mandez tau kamu mengejar laki laki lain dia bisa murka ingat segala kebutuhan mu dia yang penuhi jadi kau jangan main main dengan nya "


" iya sudah jangan banyak bicara dasar cerewet" kemudian Eliza mematikan api rokoknya lalu masuk ke dalam kamar.


" ting " sebuah notifikasi masuk dari aldo asisten Rey


" yes akhirnya Kamu mau juga bekerja sama dengan perusahaan mandez " ucapnya girang.


satu minggu kemudian sesuai dengan jadwal yang di sepakati mereka melakukan meeting dengan perwakilan dari perusahaan mandez yaitu Eliza pada jam makan siang


shofia sudah siap siap di depan cermin rencananya dia akan menyusul suaminya yang akan meeting dengan Eliza mantan istrinya tersebut. tadi ntah sudah berapa kali ia mengganti gaunnya mencari yang cocok untuk penampilan nya.


setelah dirasa pas shofia pamit pada ibu mertuanya


" wah kamu cantik sekali sayang "


" benarkah ma?"


" iya benar kamu sangat cantik dan gaun ini sangat cocok dengan tubuh kamu"


" makasih ma, klo begitu aku pamit ya ma "


" ya kamu hati hati sayang " kemudian shofia mencium punggung tangan mama mertuanya lalu melangkah keluar dari mension dan masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


__ADS_2