MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 55


__ADS_3

Rey masih duduk bersama aldo menunggu stela selesai dari toilet


" tuan tadi saya sempat bertemu dengan nona shofia di sini tuan " lapor aldo


" iya saya tau " ucap Rey masih fokus dengan ponselnya


" tapi tadi sepertinya nona melihat sikap stela kepada Anda tuan saya hanya takut nona salah faham " tutur aldo


" udah nggak usah difikirkan " ucap Rey lagi


" baik tuan " jawab aldo lagi


ya tadi Rey sempat melihat shofia sedang berbicara dengan Aldo dan saat itu stela sedang membersihkan sudut bibirnya dengan tisu. Rey sempat merasa nggak enak namun lagi lagi ke egoisannya berkata lain


" ah biarlah buat apa juga aku memperdulikan perasaannya toh kita menikah tidak atas cinta aku menikahinya karena kyara dan dia menikah denganku karena uang imbang kan? ah ternyata semua wanita hanya memandang sesuatu karena harta " batin Rey


" kalian sudah selesai? kita balik sekarang? " ucap stela yang sudah berdiri di hadapan mereka.


" sudah ayo kita balik " ucap Rey lalu mereka bertiga keluar meninggalkan restoran tersebut dan kembali ke perusahaan


" al apa jadwal saya hari ini? " tanya aldo


" jam dua nanti kita ada rapat dengan beberapa dewan direksi untuk membahas ekspor barang ke beberapa negara tetangga tuan " terang aldo


" lalu bagaimana dengan bagaian prosuki apa masih aman? " tanya Rey lagi


" produksi untuk sementara masih aman namun seperti nya kita perlu evaluasi lagi mengingat sekarang kita memiliki permintaan dari tiga negara tetangga " kini stela yang bicara


" baiklah nanti kita bicarakan hal ini dengan bagian produksi " ucap Rey


mobil terus melaju hingga dua puluh menit mereka tiba di perusahaan.


jam lima sore shofia kembali dari ke rumah sakit seperti biasa selalu ada mang udin yang menjemput shofia sudah sering menolak namun mana mertuanya selalu memaksa agar dia mau di jemput mang udin akhirnya shofia pun meminta mang udin untuk menjemputnya agak jauh dari rumah sakit karena dia tidak ingin teman teman mencurigainya


sampai di rumah shofia selalu disambut oleh senyum manis kyara ah melihat senyum anak itu yang begitu menggemaskan rasa lelah perlahan menguap


" mami aku belum mandi..! aku mau mami mandiin aku! " rengeknya pada mami nya


" oh anak mami belum mandi? pantesan bau acem ya udah mami naro tas ke kamar dulu abis itu mami mandiin kamu " ucap mami nya


lalu shofia pun masuk ke kamar meletakkan tas dan jas putih nya. kemudian dia masuk ke kamar kyara untuk memandikan nya.


selesai mandi kyara masih ingin rambutnya dikepang dengan banyak karet dan kyara sangat puas dengan karya maminya tersebut.


setelah selesai dengan urusan kyara shofia pun kembali ke kamar kini giliran dirinya yang mandi dia ingin berendam air hangat karena otak dan ototnya perlu dirileks shofia mengisi bak mandi dengan air hangat lalu lalu ia berendam di dalamnya.


setelah tiga puluh menit shofia pun selesai dengan ritual mandinya lalu kemudian dia turun ke bawah menemani kyara menonton acara kartun si kembar dengan kepala plontos


jam 6 sore Rey pun tiba dari perusahaan kyara yang mendengar suara langkah kaki langsung berlari menyambut papinya


" papi..! " teriak kyara sambil berlari menuju papinya


" hey anak papi sudah mandi ya hemm sudah harum pula " ucap Rey sambil mencium tubuh putri kesayangan nya


" pi rambut aku bagus nggak pi? "


" bagus "


" ini mami yang ngepangin mami pinter ya pi?"


" hemm iya mami kamu memang pinter " ucap Rey sambil mengusap kepala kyara. shofia ya berdiri tidak jauh dari shofia sedikit mengembangkan senyumnya

__ADS_1


" ya udah papi mandi dulu nanti abis itu kita makan malam bareng oke! "


" oke papi " jawab kyara lalu kembali duduk melanjutkan acara nonton kartunnya


shofia mengambil tas kerja Rey dari tangannya lalu melangkah mengekor dibelakang suaminya


Rey melepaskan satu persatu pakaiannya lalu mengambil handuk yang sudah di sediakan hana kemudian masuk ke kamar mandi. shofia memunguti satu Persatu pakaian Rey yang tergeletak sembarangan dan memasukkan ke keranjang baju kotor. lalu mengambil pakaian ganti untuk Rey dan meletakkannya di atas ranjang.


shofia sengaja menunggu Rey selesai mandi dia ingin bertanya mengenai stela. pembicaraan nya dengan stela tadi sangat mengganggu pikirannya.


" ceklek " pintu kamar mandi di buka Rey keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggang menonjolkan dada bidang kotak kotaknya. tetesan air dari rambutnya yang basah sungguh pemandangan yang sangat indah


shofia memalingkan wajahnya dia selalu berdebar jika berada di situasi seperti ini.


setelah Rey mengenakan celana dan kaos dalaman shofia pun mendekat dan duduk di sisi ranjang.


" pak Rey apa boleh saya menanyakan sesuatu? " tanya shofia hati hati


" mau bertanya apa katakanlah " jawab Rey sambil memasang kancing bajunya


" ini mengenai nona stela, sebenarnya ada hubungan apa anda dengan nona stela? " ucap shofia lagi. Rey yang masih memasang kancing bajunya menghentikan gerakan tangannya


" kenapa apa kamu keberatan? ingat ya kita menikah hanya diatas kertas dan itu pun hanya demi kyara jadi sadari batasanmu nggak usah ikut campur urusan pribadi saya dan saya juga nggak peduli dengan urusan kamu, camkan itu..! " ucap Rey lalu bergegas keluar dari kamarnya dengan membanting pintu


shofia sedikit terjungkit dan tanpa dikomando air matanya pun meleleh membasahi putrinya


" ya Allah ternyata dia hanya menganggap pernikahan ini hanya sebuah legalitas hanya karena kyara. apa aku salah jika berharap pernikahan ini seperti pernikahan orang orang pada umumnya " batin shofia sambil terisak


sementara Rey turun ke bawah dengan wajah kesal dia langsung menuju meja makan menuang air dalam gelas dan langsung meneguknya.


" Rey tumben kamu sudah lebih dulu di sini mana shofia " tanya mamanya yang baru saja datang di meja makan bersama kyara


" dia masih di kamar ma " jawab Rey berusaha sedatar mungkin


" baik nya " ucap bi jum sopan lalu naik ke lantai atas menuju kamar Rey dan shofia


" tok tok..! non..! non shofia di tunggu nyonya dan tuan Rey di bawah untuk makan malam " ucap bi jum dari balik pintu


shofia yang mendengar ketukan pintu segera menghapus air matanya lalu berjalan menuju pintu lalu membukanya


" iya bi jum sebentar lagi saya turun ke bawah " ucap shofia


" baik non klo begitu bibi ke bawah dulu "


" iya bi Terima kasih "


lalu segera shofia melangkah masuk ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya. setelah itu ia pun turun ke bawah bergabung dengan lainnya untuk makan malam bersama


" maaf sudah menunggu tadi perutku sedikit mulas ma " ucap shofia beralasan


" nggak papa sayang ayo makan " ajak mama widya


seperti biasa shofia melayani suaminya saat makan menaruh nasi dan lauk ke atas piring Rey begitu juga dengan kyara yang akan selalu manja jika bersama shofia.


" sayang kamu makan sendiri ya mami kamu kan juga mau makan " tegur omanya


" nggak papa ma lagian kyara klo disuapin makannya jadi banyak " ucap shofia


" ya tapi kamu makan juga dong shof " ujar mama mertuanya


" iya ma nanti abis ini aku makan " ucap shofia lagi. sedangkan Rey hanya diam mendengarkan obrolan mereka.

__ADS_1


" oh ya mama jadi berangkat besok ke Eropa nya kalian hati hati ya di rumah.! dan Rey tolong kamu jagain kyara dan istrimu dengan baik dan shof mama titip kyara ya ? "


" iya ma mama tenang aja " jawab shofia


" oma aku boleh ikut nggak? " tanya kyara


" nggak boleh sayang nanti klo kamu sudah libur sekolah baru nanti kita jalan jalan sama papi mami kamu juga " ucap omanya sambil melirik ke arah Rey


" beneran oma? asik jalan jalan bener ya pi? papi harus libur kerjanya " ucap kyara.


" nanti klo papi libur kerja kita nggak punya uang sayang " jawab Rey


" papi tenang aja, uang aku banyak di celengan dan hampir penuh jadi papi pake uang aku aja, lagian kan kita belum pernah jalan jalan sama mami..!" rengek kyara


" ya udah nanti papi usahakan saat kamu libur sekolah kita liburan " ucap Rey lemah


" horeee makasih papi " ucap kyara sambil mencium pipi papinya


" kyara sudah jam delapan, ayo waktunya kamu belajar biar mami temani..! " ucap shofia


" iya mi. oma papi aku ke kamar dulu ya mau belajar " ucap kyara


" iya sayang kamu belajar yang rajin ya! " ucap Rey sambil membelai rambut putrinya lalu kyara pun melangkah naik ke atas menuju kamarnya bersama shofia.


" abis belajar langsung tidur " teriak omanya


" iya oma " jawab kyara dari atas tangga.


Rey dan mamanya kembali ke dalam kamarnya. Rey duduk di sofa sambil melihat siaran bisnis dari layar televisi sambil membuka laptop membuka beberapa laporan dari beberapa divisi tadi.


tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 malam namun shofia tidak kunjung kembali ke kamar


" kemana dia kenapa belum kembali ke kamar apa dia masih marah dengan kata kataku tadi? " ujar Rey


" ah kenapa aku harus peduli sih " batin Rey


" tapi klo dia marah bagaimana? trus dia memilih kabur pergi dari rumah kyara pasti sedih, ah nggak mungkin dia kan sudah aku kasih uang banyak nggak mungkin lah dia mau kabur karena aku tau dia sangat butuh uang untuk biaya kuliah dan memenuhi kebutuhan nya " batin Rey lagi


lalu Rey meraih ponselnya untuk menghubungi Aldo


" selamat malam tuan "


" hallo al aku mau kamu cek berapa banyak shofia menggunakan kartu debet yang aku berikan kepadanya! " perintah Rey


" baik tuan sebentar saya cek dulu " jawab aldo dan lima menit kemudian aldo kembali menelpon bosnya, Rey


" hallo tuan dari data transaksi nona belum menggunakan uang itu sama sekali tuan " lapor aldo


" apa yang bener? kamu coba di cek lagi..!" perintah Rey


" sudah tuan dan ternyata pengeluarannya masih nol rupiah " jawab aldo lagi


" ya sudah klo begitu " ucap Rey lalu menutup telponnya.


" kenapa dia tidak menggunakannya sama sekali? sebenarnya apa tujuannya masuk ke dalam keluargaku " batin Rey.


sudah jam dua belas namun shofia belum kembali juga ke kamar, Rey pun semakin nggak enak hati lalu dia segera keluar dari kamarnya dan masuk ke dalam kamar putrinya dan ternyata shofia tidur di samping putrinya masih dengan memegang buku cerita ditangannya sedang kyara tertidur di sampingnya sambil memeluk tubuh shofia.


******


hay hay maap kemaren author nggak sempat up karena ada acara keluar kota

__ADS_1


makasih ya yang udah baca cerita aku dan terus kasih dukungannya


dan tetep dukung ya karya aku like dan komen yang banyak happy reading 😘😘


__ADS_2