
kini sudah satu minggu lebih namun keberadaan Rey belum juga di ketahui di perusahaan milik Rey sudah mulai kisruh membicarakan CEO mereka yang menghilang bahkan para pemegang saham pun mulai resah. karena sudah lebih satu minggu pimpinan tertinggi perusahaan menghilang.
" gimana ma tadi cindy telpon para pemegang saham meminta untuk di adakan rapat secepatnya " kata Shofia saat mereka duduk di ruang keluarga
" apa sebaiknya Aldo kita suruh pulang sebentar untuk menghandle perusahaan "
" ya ma aku rasa mama benar "
" klo begitu segera hubungi Aldo untuk segera pulang " dao Shofia Pun segera menghubungi Aldo
" hallo al bagaimana apa sudah ada kabar ? "
" maaf nona kita belum menemukan tuan tapi saya janji akan terus berusaha mencari tuan Rayyan dan tadi kita mendapat kabar dari orang orang kita bahwa sinyal tuan tampak di dekat pesisir pantai semoga saja kita segera bisa menemukan tuan "
" alhamdulillah segera kabari aku jika ada kabar terbaru, Oh ya al aku mau mengabarkan klo di perusahaan sedang tidak baik baik saja para pemegang saham mulai kisruh dan berita menghilangnya mas Rey sudah terdengar di perusahaan "
" ya hal ini cepat atau lambat pasti akan menyebar "
" lalu bagaimana?"
" saya akan secepatnya menyelesaikan masalah ini nona dan hari ini rencananya kita akan menuju titik dimana sinyal dari ponsel tuan Rey terdeteksi "
" ah syukurlah semoga mas Rey segera di temukan "
" amiin klo begitu saya tutup ponselnya "
" ya kamu hati hati" kemudian panggilan pun berakhir
" bagaimana Shofia apa ada kabar baik dari Rey? "
" ya ma sinyal dari ponsel Rey terdeteksi dan rencananya sekarang mereka sedang menuju ke titik lokasi "
" ah syukur lah mama senang mendengar nya semoga Rey baik baik saja "
" ya ma amiin"
sementara Aldo dan orang orang Mandez segera bergerak menuju titik dimana sinyal ponsel Rey terdeteksi.
sampai di lokasi mereka segera menyebar namun mereka tidak menemukan tanda tanda keberadaan Rey di sana hanya tampak rumah rumah sederhana milik para nelayan.
mereka bergerak menuju titik sinyal dan langsung mengepung rumah sederhana tersebut yang ternyata milik seorang nelayan Aldo langsung mengintrogasi bapak paru baya tersebut dan menanyakan pemilik ponsel yang kini dia pegang.
" saya tidak tau tuan saya hanya menemukannya di atas pasir dekat perahu saya dan saya tidak tau siapa pemiliknya "
"apa anda pernah melihat orang ini? "
" tidak tuan tapi sehari sebelum saya menemukan ponsel ini saya melihat dua helikopter terbang di atas sini " tuturnya
Aldo menatap mata nelayan tersebut dan tampak tidak ada kebohongan disana
" baiklah apa boleh aku meminta ponsel ini? " ini ponsel temanku yang saat ini hilang dan aku akan menggantinya dengan uang "
" Terima kasih tuan "
" dan jika anda bertemu dengan laki laki ini tolong segera kabari saya ini kartu nama saya "
" baik baik saya akan menghubungi anda jika bertemu dengan pria ini"
kemudian Aldo pun kembali ke markas bersama orang orang Mandez dan juga Alex
" aku rasa mereka menyembunyikan Rey di salah satu pulau kecil di dekat sini karena ada beberapa pulau kecil di sekitar sini jadi kita harus menyusuri pulau pulau ini " ucap Alex saat mereka tiba di markas
" ya aku juga berfikir begitu " balas Aldo lalu mereka membuka peta untuk menyiapkan penyisiran besok.
__ADS_1
sementara di salah satu pulau terpencil tampak Rey sedang terkurung di dalam sebuah ruangan bawah tanah
" tuan ini makan siang anda dan ingat jangan coba coba untuk kabur lagi dari sini karena percuma tidak akan ada kapal yang akan mengangkut anda jadi bekerja samalah dengan kami " kata salah satu penjaga tersebut
" katakan siapa yang menyuruh kalian? aku akan membayar kalian tiga kali lipat dari orang tersebut "
" maaf tuan saya hanya menjalankan perintah dari atasan "
" katakan pada atasan kalian aku bisa membayar kalian tiga kali lipat asal kalian bebaskan aku "
" tuan sebaiknya anda segera makan saya tidak mau tuan sakit nantinya "
" sebenarnya apa mau kalian kenapa kalian menahanku di sini? "
" kami hanya di minta menjaga dan menahan anda di sini jadi tolong bersikap baiklah kami tidak akan menyakiti anda "
" bisa aku pinjam ponsel mu? istri ku saat ini sedang hamil dia pasti menghawatirkan ku "
" percuma tuan karena di sini tidak ada sinyal " jawab penjaga tadi
" shitt" umpat Rey
" sudah sebaiknya anda makan dan ini makanan anda " lalu keluar dari kamar tersebut dan menguncinya.sedang Rey berjalan mondar mandir berfikiran bagaimana caranya keluar dari ruangan tersebut.
dan keesokan harinya Shofia menghubungi Aldo menanyakan perkembangan pencarian yang sepertinya belum membuahkan hasil dan akhirnya Shofia memintanya untuk kembali ke Indonesia guna menghandle situasi yang terjadi di perusahaan
" Al kamu pulanglah sebentar di perusahaan kondisinya semakin kacau "
" baik nona saya akan segera pulang " jawab Aldo dan saat itu juga segera memesan tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia.
begitu tiba di Indonesia Aldo langsung menuju mansion
" gimana al apa belum ada kabar tentang Rey? " tanya mama widya
" belum nyonya tapi orang orang Mandez terus berusaha melakukan pencarian dan kali ini kita akan melakukan pencarian di pulau pulau kecil di sekitar LA. "
" ya amiin ma " saut Shofia
" lalu apa yang terjadi di perusahaan? " tanya Aldo
" para pemilik saham mulai kisruh dan kemaren salah satu dari mereka datang kemari meminta untuk dilakukan rapat untuk menunjuk CEO baru karena biar bagaimana pun harus ada pemimpin di perusahaan " kata Shofia
" baiklah kita akan mengadakan rapat lusa nanti dan saya harap nona bersedia untuk menggantikan tuan Rayyan sementara waktu "
" apa aku? tapi aku tidak faham dengan masalah perusahaan apalagi perusahan sebesar ini aku takut tidak mampu "
" mama yakin kamu bisa lagian ada Aldo dan juga Cindy yang akan membantumu "
" tapi ma! "
" ini demi kebaikan semuanya Shof jadi mama Minta kamu sedikit berkorban karena mama takut jika orang lain yang menggantikan Rey mereka akan menyalah gunakan wewenangnya dan ini bahaya untuk perusahaan kedepannya "
" ya nona apa yang dikatakan nyonya Widya memang benar lagi pula saya rasa hanya nona Shofia yang pantas menggantikan tuan Rey sementara waktu apalagi nona juga memiliki saham 10 persen ditambah saham nyonya Widya 10 persen sedang tuan Rey lima puluh persen jadi saya rasa posisi anda sangat kuat nona "
" ya sayang lagian ada Aldo yang akan mendampingi kamu dibantu Cindy "
" ya baiklah ma klo memang harus seperti itu "
" klo begitu saya permisi kembali ke apartemen dan saya akan meminta Cindy untuk menyiapkan semuanya besok lusa kita akan mengadakan rapat pemilik saham "
" ya kamu hati hati istirahat lah dulu kamu pasti sangat lelah, dan Terima kasih nak Aldo sudah banyak membantu keluarga ini "
" iya nyonya ini memang sudah menjadi tugas saya nyonya, klo begitu permisi nyonya, nona Shofia "
__ADS_1
" ya al " jawab Shofia.
dua hari kemudian rapat pemegang saham pun di gelar Aldo membuka rapat tersebut dan setelah itu Shofia di serahkan untuk menyampaikan sambutannya.
" selamat pagi tuan tuan sekalian saya selaku istri dari tuan Rayyan meminta maaf atas kejadian ini dan memang sampai saat ini orang orang kami dan di bantu pihak kepolisian masih
terus melakukan pencarian. dan anda tenang saja perusahaan masih berjalan dengan sangat baik karena saya tau kita memiliki orang orang yang berdedikasi tinggi terhadap perusahaan. dan saya mohon doa nya Semoga suami saya segera di temukan dan segera dapat memimpin perusahaan ini kembali dan saya juga mohon kepada tuan tuan semuanya untuk tidak semakin membuat kacau suasana saya yakin perusahaan akan tetap berjalan dengan baik " tutur Shofia
" ya tapi kita kan tetap butuh pemimpin perusahaan kita nggak mau jadi rugi nantinya dan saham kita jadi anjlok gara gara kita tidak memiliki CEO " saut salah satu pemegang saham
" kenapa anda begitu berambisi sekali apa jangan jangan anda sendiri menginginkan kursi CEO di perusahaan ini " ucap Shofia sedikit emosi
" bukan begitu nyonya Rey saya hanya takut saja ini akan berpengaruh pada kerja perusahaan "
" masalah itu anda tidak perlu khawatir karena saya tau dan yakin suami saya sudah menempatkan orang orang profesional di sini jadi anda jangan khawatir klo perusahaan akan mengalami kerugian " kata Shofia tegas
" baiklah tuan taun sekalian sesuai dengan tuntutan kalian maka saya selaku istri tuan Rayyan yang juga memiliki saham 10 persen ditambah saham suami saya 50 persen maka secara otomatis saya yang paling berhak menduduki kursi CEO sampai suami saya kembali, jika ada yang keberatan silahkan acungkan tangan" kata Shofia lagi.
" tapi anda kan tidak berpengalaman? bagaimana anda bisa memimpin perusahaan sebesar ini? " saut laki laki itu lagi
" ya anda benar tapi saya punya Aldo yang akan membantu saya di tambah Cindy saya rasa itu sudah cukup dapat membantu saya dalam menjalankan perusahaan ini, gimana ada yang keberatan? " tanya Shofia
" saya setuju saya mendukung Shofia sebagai CEO di perusahaan ini karena saya juga punya 10 persen saham ditambah saham Rey dan menantu saya maka kami memiliki 70 persen saham dan ini sudah sangat cukup untuk menantu saya menggantikan suaminya menjadi CEO sementara di sini " dan akhirnya semuanya terdiam
" oke saya setuju "
" ya saya juga setuju "
" oke klo begitu kita tutup rapat kita hari ini! selamat siang " lalu Shofia pun bangkit dari duduknya hendak keluar dan banyak para pemilik saham yang menyalami Shofia mengucapkan selamat. dan mulai hari ini Shofia resmi menjabat sebagai CEO menggantikan suaminya Rey.
dua hari kemudian Shofia setelah selesai sarapan hendak berangkat ke kantor sedang Kyara sudah lebih dulu berangkat ke sekolah nya diantar mang Udin.
" nona ini ada surat untuk nona" ucap salah satu Nany sambil menyerahkan amplop coklat
" dari siapa trus siapa yang membawa mba? "
" tadi kayaknya kurir nona " lalu Shofia membuka amplop coklat tersebut
" pengadilan Negeri? apalagi ini? " ucap Shofia pelan
" ada apa Shofia? " tanya mama Widya
" ini ma surat dari pengadilan "
" pengadilan? surat apa " tanya mama Widya penasaran
" ntah ma " lalu Shofia pun membaca isi surat tersebut
" astaghfirullah halazim ma " sambil menutup mulutnya
" kenapa nak? " kini mama Rika yang datang dan penasaran
" surat pengajuan hak asuh Kyara ! "baca mama Rika pelan
" apa maksudnya ini apa Eliza yang mengajukan ini? " kata mama Widya
" ya ma di sini tertera nama Eliza ma " jawab Shofia
" enak saja seenaknya mau mengambil Kyara nggak..! .mama nggak akan ngijinkan dan membiarkan siapapun mengambil Kyara "
" ya ma mama tenang ya jangan emosi " kata Shofia sambil memeluk mama mertuanya tersebut.
" Shofia panggil Aldo kita harus melakukan sesuatu agar Eliza tidak mendapatkan hak asuh Kyara "
__ADS_1
" ya ma pasti tapi sekarang mama tenang ya "
" ya Tuhan kenapa masalah ini datang bertubi tubi? ucap mama mertua nya sambil duduk dan memegang kepalanya yang tiba tiba pusing. lalu Shofia dan mama Rika mengajak mama Widya untuk masuk ke kamarnya.