MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 148


__ADS_3

Rey segera masuk ke dalam pesawat duduk di kursi VIP yang sudah di pesan oleh tuan Mandez kemudian dia membuka ponselnya ternyata chat dari tuan Mandez


" anda jadikan berangkat ke LA? "


" ya saya jadi berangkat saat ini sudah beradab di pesawat dan sebentar lagi take off " balas Rey


" oke nanti setiba di Bandara anak buah saya akan menjemput anda "


" oke thanks " balas Rey kemudian dibalas dengan emoticon jempol oleh tuan Mandez.


Rey memasukkan ponsel ke dalam saku jasnya. dan tak selang beberapa lama pesawat pun segera take off meninggalkan Indonesia.


Shofia masih belum mau meninggalkan bandara sebelum pesawat yang di tumpangi suaminya terbang, begitu pesawat terbang ke udara dan semakin menjauh barulah Shofia meninggalkan bandara


" Al semoga mas Rey selamat sampai di LA ya " ucapnya saat perjalanan pulang ke mansion


" ya Nona aamin "


" nggak tau ya Al aku kok berat sekali pisah sama mas Rey apa karena bawaan hamil dan bawaan bayi kali ya "


" ya nona " jawab Aldo nggak faham dengan masalah kehamilan.


" anda mau saya langsung antar pulang atau mau mampir dulu "


" nggak usah Al aku mau langsung pulang saja"


" baik nona " kemudian Aldo mengarahkan mobilnya ke arah jalan menuju mansion.


setelah terbang kurang lebih dua puluh jam akhirnya pesawat yang membawa Rey landing dengan sempurna di bandara LAX Los Angeles. Rey segera turun dari badan pesawat setelah mendapatkan kopernya dia segera melangkah menuju bus yang akan mengantarkan nya menuju pintu keluar bandara


" tuan Rayyan? saya utusan dari tuan Mandez akan menjemput anda " ucap laki laki botak berperawakan tinggi dengan jaket hitamnya


" Oh ya thank you "


" mari ikut saya mobil kita di sebelah sana " kemudian Rey mengekor di belakangnya laki laki tersebut langsung membukakan pintu mobil untuk Rey dan langsung masuk di dalamnya


Rey duduk di kursi penumpang namun ada yang aneh karena di sana sudah ada laki laki lain yang sudah lebih dulu duduk di dalamnya belum selesai kecurigaan nya laki laki satunya menghimpitnya


" siapa kalian ? " tanya Rey dengan bahasa Inggris nya


" anda nggak perlu tau siapa kami sekarang anda nurut dengan kami dan kami tidak akan menyakiti anda " kata laki laki satunya Rey berusaha melawan namun dengan cepat laki laki satunya membekap mulut Rey dengan obat bius hingga Rey tak sadarkan diri kemudian mobil tersebut melaju cepat meninggalkan bandara.


sementara di mansion Shofia tampak lesu malam tadi dia kesulitan untuk tidur walaupun bi jum membantu memijat kakinya namun tetep saja matanya sulit terpejamkan. dan pagi ini setelah sholat subuh ia kembali merebahkan tubuh nya.


" mami..! mami ayo bangun di tunggu oma di bawah untuk sarapan" ucap Kyara sambil menggoyang goyangkan tubuh nya


" ah iya sayang kamu sudah mau berangkat? maaf ya mami ke tiduran baru san" kemudian bangun melangkah menuju kamar mandi mencuci wajahnya setelah nya shofia turun ke bawah bersama Kyara


kini semua duduk di meja makan untuk menikmati sarapan mereka


" sayang susumu mana? " tanya Shofia


" sudah aku minum "


" anak pinter" sambil mengusap kepala Kyara


"maaf nona mau saya buat kan susu rasa apa?" tanya bi jum


" strawberry aja bi jum "


" baik non " kemudian bi jum masuk ke dapur membuatkan Shofia segelas susu hamil.


" ini non"

__ADS_1


" makasih bi " kemudian Shofia meraih gelas yang berisi susu tersebut dan tiba tiba saja susu tersebut jatuh ke lantai dan pecah


" prank..! " aww! "


" ya ampun non! non nggak papa? " tanya bi jum panik


" nggak papa bi "


" kamu kenapa shof? "


" nggak tau ma tadi pas pegang gelasnya tiba tiba jatuh, licin kali ya "


" ya udah jum suruh Nany yang lain untuk membersihkan dan kamu tolong buatkan susu yang baru "


" baik nya " melangkah menuju dapur untuk membuatkan susu baru untuk Shofia dan kemudian salah satu Nany langsung membersihkan pecahan gelas dan susu yang berserakan di lantai.


" kamu nggak papa ? " tanya mama mertuanya


" nggak papa ma cuman kaget aja "


" oh ya Rey sudah nelpon? "


" belum ma mungkin juga belum nyampe atau bari sampai "


" ah iya kamu benar " jawab sang mama kemudian mereka segera melanjutkan sarapan mereka.


Kyara segera berangkat ke sekolah dengan diantar mang udin sedang Shofia memilih pergi ke taman belakang sambil merapikan tanaman sesekali Shofia melihat ponselnya namun belum juga ada panggilan masuk. dia tatap jam di pergelangan tangannya sudah jam sembilan seharusnya suaminya itu sudah tiba tapi kenapa belum menghubungi nya pikirnya.


Shofia lantas membersihkan tangannya lalu meraih ponselnya dan mengetik nama suami berusaha untuk menghubungi nya namun ponselnya tak aktif dan di sini Shofia sudah mulai gelisah namun dia berusaha untuk tenang dengan terus menyibukkan diri merawat tanamannya hingga menjelang siang hari mama Widya menyusulnya


" Shofia kamu masih disini rupanya "


" ya ma ada apa? "


" belum ma tadi aku nelpon juga HP nya masih nggak aktif coba aku telpon lagi " sambil merogoh saku bajunya mengambil ponsel kemudian menghubungi ponselnya


" ma kok masih nggak aktif ya? apa baterai mas Rey lowbat "


" mungkin saja "


" tapi ma sebelum berangkat ponselnya sudah di cass bahkan dia juga bawa power bank "


" mungkin dia langsung sibuk makanya nggak sempet menghubungi kamu "


" tapi dia udah janji ma langsung ngabari aku begitu tiba di sana " mulai panik


" udah kamu tenang jangan mikir yang macam macam sekarang mama coba hubungi Aldo "


mama Widya mencoba menghubungi Aldo yang saat ini sedang sibuk di perusahaan.


" ya nyonya ada apa? ada yang bisa saya bantu ? "


" begini Al coba kamu hubungi Rey karena dari tadi saya telpon tidak diangkatnya "


" baik nyonya "


dan Aldo pun segera menghubungi Rey dan ternyata benar ponselnya tidak aktif kemudian Rey segera mengubungi tuan Mandez


" hallo selamat siang tuan Mandez "


" selamat siang ada apa tuan Aldo? "


" begini apa tuan Rayyan bersama anda saat ini? "

__ADS_1


" oh tidak anak buah saya sedang saya suruh untuk menjemputnya ke bandara tapi sampai sekarang belum ada kabar coba nanti saya akan mencoba mengubungi orang orang saya "


" baiklah kabari segera keluarga nya sedikit cemas karena ponselnya dari tadi pagi tidak bisa di hubungi "


" benarkah? "


" ya "


" baiklah saya akan segera mencari tau, nanti akan saya kabari secepatnya "


" oke makasih tuan Mandez "kemudian mematikan sambungan telponnya.


sementara tuan Mandez segera menyuruh anak buahnya untuk mencari tau keberadaan anak buah yang di perintahkan untuk menjemput Rey dan betapa terkejutnya dia mengetahui jika anak buahnya tertembak di tengah jalan bahkan salah satunya tewas di tempat.


tuan Mandez terlihat sangat murka " siapa yang berani bermain main sama saya " ucapnya geram kemudian dia memerintah kan seluruh anak buahnya untuk menyusuri setiap jalan di kota Los Angeles .


setelah satu jam kemudian Aldo kembali menghubingi


" selamat siang ah anda tuan Aldo baru saja saya akan menghubungi anda"


" ada apa? apa yang terjadi dengan bos saya? " tanya Aldo langsung


" jadi begini anak buah yang saya suruh menjemput tuan Rey tertembak bahkan salah satu anak buah saya mati tertembak dan sampai sekarang saya belum bisa menghubungi tuan Rayyan "


" apa " sambil menggebrak meja


" anda jangan macam macam tuan "


" saya serius dan saat ini saya masih melakukan pencarian saya juga sudah menyebar anak buah saya untuk menemukan tuan Rayyan " terang tuan Mandez


" baiklah saya akan segera ke LA sekarang juga anda tunggu saya "


" baiklah " kemudian Aldo mematikan ponsel lalu menyambar jas kerjanya dan dengan sedikit berlari dia keluar dari perusahaan menuju parkiran mobilnya.


dijalan Aldo tak henti hentinya memikirkan nasib bosnya dan bagaimana memberi tahu keluarganya terutama istrinya yang saat ini sedang hamil besar. Aldo mengumpat dirinya sendiri kenapa tidak kekeh mengatakan ikut ke LA kemaren.


sebenarnya Aldo sudah menawarkan diri untuk mendampingi bosnya tapi kata Rey di perusahaan banyak pekerjaan yang harus di kerjakan dan kita harus berbagi tugas. begitulah Rey menolak untuk mengajaknya ikut serta dalam perjalanan bisnisnya kali ini.


Aldo tiba di mansion saat menjelang sore hari sebelum menuju mansion dia sudah lebih dulu mengubungi dokter kandungan dan juga dokter keluarga untuk stand bay jika terjadi sesuatu.


"bagaimana Aldo apa kamu sudah bisa mengubungi Rey? " tanya mama Widya


" begini nyonya maaf bagianan klo kita duduk dulu di situ " ajak Aldo dan mama Widya pun menurut mereka duduk di sofa ruang keluarga


" ada apa? " tanya mama Widya


" begini nyonya tadi saya sudah mengubungi tuan Rayyan tapi juga tidak aktif lalu saya mencoba menghubungi tuan Mandez dan ternyata tuan Rey menghilang dan bahkan anak buah yang di perintahkan untuk menjemput tuan Rey tertembak dijalan menuju bandara "


" apa?? nggak nggak mungkin kamu coba cari tau lagi "


" apa yang nggak mungkin ma? " tanya Shofia yang baru keluar dari arah dapur.


mama Widya menggelengkan kepalanya meminta agar Aldo jangan memberi tahu Shofia.


" ada apa..? " ...


*****


maaf para reader's ku aku kasi konflik dikit ya biar nggak lempeng aja ceritanya makasih udah setia dengan cerita aku.


tetep tinggalkan jejal like komen vote dan masukkan favorit cerita akunya


happy reading 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2