MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 82


__ADS_3

shofia terus menikmati makanannya dengan lahap


" sayang jadi jam berapa kamu akan ketemu klien ? " tanya shofia


" kayaknya hari ini nggak ada mungkin besok atau lusa kamu nggak papa kan klo aku tinggal? " ucap Rey sambil mengunyah makanannya


" nggak papa kok nanti biar aku di rumah sakit aja nemenin mama " kata shofia dan disela makannya tiba tiba ponsel Rey berdering


" siapa ?" tanya shofia


" stela " ucap Rey meletakkan kembali ponselnya


" angkat saja siapa tau penting " kata shofia


" paling juga urusan kantor " ucap Rey


" ya angkat saja mungkin ada hal yang mendesak " kata shofia lagi


" baik lah aku angkat " lalu Rey menjawab panggilan dari stela.


" hallo Rey kamu kemana kok nggak ke kantor hari ini? " tanya stela setelah panggilannya tersambung.


" aku lagi ada pekerjaan di luar " jawab Rey


" emang kamu di mana sekarang kata Aldo kamu ke singapure bener ? "


" iya aku ada pertemuan dengan beberapa klien di sini"


" berapa hari? " tanya stela


" mungkin tiga atau empat hari "


" kenapa lama sekali biasanya juga cuman satu atau dua hari kamu sudah pulang"


" iya kali ini aku banyak pekerjaan di sini. bagaimana dengan perusahaan apa aman aman saja? " tanya Rey


" aman cuman ini ada beberapa email dan proposal dari perusahaan asal Jepang dan Taiwan mereka ingin mengadakan kontrak kerja sama dengan perusahaan gimana menurut kamu " terang stela


" ya bagus itu, nanti tolong kamu kirimkan saja proposal nya ke email aku biar aku pelajari "


" oke nanti aku kirimkan. kamu cepat pulang ya aku nggak mood klo kamu nggak ada! " Ucap stela dengan nada sedikit manja


" iya aku usahakan bisa pulang cepat " ucap Rey lalu menutup panggilan telponnya.


" ada apa? apa ada yang serius? " tanya shofia


" tidak.., hanya masalah kerjaan kantor ayo habiskan makanannya abis ini kita kembali ke rumah sakit. " ucap Rey kembali menikmati makanannya.


selesai makan siang mereka segera kembali ke rumah sakit tempat mama Rika di rawat


" assalamu'alaikum ma "


" waalaikum salam " jawab mama Rika lalu Rey dan shofia melangkah mendekati ranjang mamanya dan mencium tangannya


" maaf ya ma tadi aku tinggal ke luar sebentar buat makan siang" ucap shofia


" iya nggak papa tadi suster sudah kasi tau mama "


" oh ya gimana kondisi mama? " tanya Rey yang kini duduk di samping ranjang mama mertua nya

__ADS_1


" alhamdulillah mama merasa baik kan, dada mama sudah tidak begitu sakit " ucap mama Rika


" oh ya tadi dokter loe kasi tau mama klo mama jadi di operasi besok makanya mama di suruh puasa dari tadi" terang mama Rika lagi.


" ya ma tadi dokter loe juga sudah ngasi tau aku , jadi mama yang tenang ya kita berdo'a semoga operasi nya berjalan dengan lancar " ucap leo


" aamiin " jawab shofia dan mama Rika


sekarang mama istirahat aku dan mas Rey akan jagain mama di sini" ucap shofia


" ya makasih sayang mama senang kamu ada disini temani mama" ucap mama Rika lagi sambil menggenggam tangan shofia dan tiba tiba ponselnya berdering


" siapa sayang? " tanya Rey


" kyara mas aku angkat ya! " ucap shofia lalu mengangkat telpon dari kyara.


"assalamu'alaikum sayang! " sapa shofia


" waalaikum salam mami kemana kenapa nggak ada di rumah dari tadi malam? " tanya kyara


" maaf sayang mami nggak sempat pamitan sama kamu dan oma abis mama berangkat buru buru kemarin, sekarang mama lagi di Singapur sama papi jengukin nenek kamu sakit" terang shofia


" nenek? emang aku punya nenek mami? " tanya kyara


" iya sayang mamanya mami sekarang lagi sakit dan di rawat di rumah sakit kamu Do'akan ya supaya cepat sembuh " ucap shofia


" iya mami nanti aku do'akan saat aku sholat " kata kyara


" makasih ya sayang"


" iya mami, trus mami kapan pulang? " tanya kyara


" ya sudah mami sama papi hati hati ya di sana"


" iya Putri mami yang cantik makasih ya sayang love you muach"


" love you too mami muach ..! " lalu panggilan pun berakhir.


" siapa shof? " tanya mamanya


" dia kyara ma putrinya mas Rey karena dialah kita jadi menikah, kyara seperti berkah bagi kami ma bagi kita juga " terang shofia


" maksud kamu? " tanya mama Rika tidak faham


" iya karena kyara aku bisa kenal dengan tante widya mamanya mas Rey dan karena mama widya mama bisa melakukan pengobatan di sini, dan karena kyara juga kita bisa bersatu dalam tali pernikahan dia benar benar menjadi berkah buat kita ya kan sayang? " ucap shofia


" iya ma shofia benar " jawab Rey


" ah mama jadi pingin ketemu sama cucu mama kyara dia pasti sangat cantik dan pintar "


" iya mama benar dia anak yang pintar dan cerdas " ungkap shofia


" nanti klo mama sudah sembuh aku pasti akan mengenalkan mama dengan kyara.sekarang yang penting mama semangat untuk sembuh " ucap Rey pada mama mertua nya.


" ya sudah sekarang mama istirahat ya aku aku dan mas Rey akan jagain mama " ucap shofia lalu membenarkan selimut mamanya.dan mama Rika pun mulai memejamkan matanya.


shofia dan Rey kemudian berpindah duduk di sofa yang ada di kamar tersebut. shofia menguap beberapa kali Rey yang melihat shofia mengantuk segera meminta shofia tidur di pangkuan nya. sedangkan Rey sedang bekerja membuka file dan juga sesekali membalas email dari beberapa perusahan yang di kirimkan stela barusan.? sesekali Rey mengelus rambut istrinya yang mulai terlelap di pangkuannya.


jam empat sore dokter loe dan dua orang perawat masuk ke dalam kamar perawatan mama Rika Rey sudah menutup laptop nya sedang shofia masih tertidur pulas salah seorang perawat melirik ke arah Rey dan shofia

__ADS_1


" ah betul betul pasangan yang serasi dan liat suaminya sepertinya perhatian sekali pada istrinya. " batinnya dalam hati.


Rey pun berusaha membangunkan istrinya dengan menusuk nusuk pipi istrinya dan sesekali memencet hidungnya.


" heeem mas ih usil banget sih aku masih ngantuk ni " ucap shofia tanpa membuka matanya.


" hey bangun ini sudah sore tu liat ada dokter dan perawat yang memeriksa mama ayo kita temui " ucap Rey


dan shofia pun segera bangun dari tidurnya lalu pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya sedang Rey melangkah mendekati ranjang mama mertuanya.


" gimana dok kondisinya? " tanya Rey


" kondisinya bagus semoga tetap stabil ya supaya kita bisa melakukan tindakan operasi besok " jawab dokter loe.


" ibu masih puasa kan? " tanya dokter loe


" iya dok tadi terakhir saya makan pas sarapan tadi pagi " jawab mama Rika dan bersamaan dengan itu shofia keluar dari kamar mandi.


" maaf dok saya ketiduran baru san, bagaimana dok apa jadwal operasi jadi besok? " tanya shofia


" iya klo melihat kondisi ibu Rika kemungkinan besok operasi nya akan di laksanakan kita doakan saja Semoga semua dapat berjalan dengan lancar " kata dokter leo


" aamiin" ucap shofia


" ya klo begitu saya permisi mari tuan Rey nona shofia "


" silahkan dok.!" lalu dokter loe pun keluar dari ruang perawatan mama Rika.


" sayang mama kok sedikit takut ya! " ucap mama Rika


" jangan takut mama harus tenang ya agar kondisi mama tetap stabil mama ingin cepat pulang kan?" ucap shofia


" kami akan menemani mama besok jadi tidak ada yang perlu mama takutkan " kata Rey menimpali


ya sudah klo gitu aku mau sholat ashar dulu mas kamu tungguin mama sebentar ya aku ke mushola dulu biar kita sholatnya gantian " ucap shofia laku beranjak keluar dari ruang perawatan mamanya menuju Mushola.


" nak Rey ! " panggil mama Rika


" iya ma "


" mama mau bicara sesuatu sama kamu "


" mama mau bicara apa? " ucap Rey sambil mengusap punggung tangan mama mertuanya.


" mama titip shofia mama Minta sama kamu tolong jagain dia jangan sakiti dia lindungi dan bahagiakan dia, dia sudah banyak menderita semenjak papanya meninggal "


" iya ma aku janji akan menjaga dan membahagiakan shofia jadi mama tenang aja "


" ya mama kasian sekali sama dia, dia harus banting tulang mencari uang untuk membiayai kuliah dan juga membantu biaya pengobatan mama, andai saja restoran mendiang ayahnya tidak di kelola oleh om nya mungkin kehidupan dia tidak akan seberat ini. dimana sepulang kuliah dia harus bekerja sampai malam hari, sungguh mama nggak tega. " cerita mama Rika sambil berkaca kaca


" ya ma shofia wanita yang kuat dia wanita hebat mama harus bangga punya putri seperti shofia. sekarang mama jangan kawatir ada aku yang akan menjaganya dengan baik dan mama harus janji mama harus sembuh harus kuat agar mama bisa liat cucu cucu mama kelak " ucap Rey memberikan motivasi.


" mama sekarang lega mama takut aja seandainya nanti operasi nya tidak berjalan dengan baik dan terjadi apa apa sama mama setidaknya mama bisa tenang karena ada kamu yang akan menjaganya.'


" ya mah aku janji akan menjaga shofia seumur hidup aku. sekarang lebih baik mama istirahat mama jangan banyak pikiran aku yakin operasi nya akan berjalan dengan baik dan lancar .


" aamiin " jawab mama Rika. lalu Rey membenarkan selimut mama Rika


" ma aku duduk di sofa itu klo ada apa apa mama panggil aku ya " ucap Rey lembut dan kemudian duduk di sofa sambil menunggu shofia selesai sholat.

__ADS_1


__ADS_2