
Shofia turun dari tangga dengan dandanan yang sudah rapi
" bi jum saya berangkat dulu ya! tolong nanti kyara klo sudah pulang makannya di liatin ya!" ucap shofia
" iya non " jawab bi jum
" trus nanti klo makannya sedikit bibi suapin ya..! soalnya klo makan sendiri sering nggak habis" kata shofia lagi
" baik non, non shofia tenang saja " ucap bi jum lagi
" non shofia mau berangkat sekarang? " tanya mang udin yang baru datang dari belakang
" iya mang tapi hari ini mang udin nggak usah antar saya, saya mau bawa motor aja " ucap shofia
" tapi non..! "
" nggak papa kok mang lagian saya kangen naik motor sudah lama saya nggak pernah naik motor. oh ya nanti lima belas menit lagi mang udin jemput kyara ya! jangan sampe dia menunggu lama " kata shofia.
" baik non! tapi emang nggak papa klo non ke rumah sakit bawa motor? saya takut terjadi apa apa " ujar mang udin
" nggak papa mang, saya dari dulu kan memeng biasa bawa motor ke mana mana, oh ya tolong sekalian panasin motor saya ya mang soal lama nggak pernah dipakai " kata shofia sambil menyerah kan kunci motornya.
" siap non " kata mang udin menerima kunci motor lalu melangkah ke bagasi memanaskan motor milik shofia.
sepuluh menit kemudian shofia pun keluar dari mension dengan mengendarai motornya menuju rumah sakit.
sementara mang ujang pun menyusul keluar dari mension untuk menjemput kyara.
Rey pulang lebih awal dari perusahaan karena saat ini mama dan shofia tidak ada di rumah jadi untuk hari ini dia yang menjaga kyara.
" sayang ayo makannya dihabiskan " ucap Rey sambil menyendok makanan ke mulutnya
" tapi aku mau disuapi..! " rengek kyara
" sini biar bi jum yang suapi " kata bi jum yang standbye di samping meja makan. dan kyara pun menganggukkan kepalanya
" pi nanti temani aku ngerjakan tugas ya? "
" tugas apa" tanya papinya
" aku dapat tugas membuat gambar keluarga " jawab kyara
" ya abis ni papi temeni " kata Rey sambil menikmati makan malamnya.
selesai makan kyara pun segera naik ke kamarnya untuk mengambil peralatan menggambar lalu turun ke ruang keluarga.
" sayang kita menggambar di ruang kerja papi aja ya? " ajak Rey
" iya, tapi papi jangan kerja ya! " ucap kyara
" nggak paling papi cuman buka laptop sebentar " kata Rey. lalu mereka berdua melangkah menuju ruang kerja.
kyara duduk di shofa sambil membuka buku gambarnya lalu mulai menggambar sedang Rey duduk di sampingnya sambil membuka laptop nya dan lima belas menit kemudian
" pi ini gimana cara bikin sepatunya ? " ucapnya sambil mencoret coret buku gambarnya
" ya di kasih aja sayang di kaki nya itu sepatu " jawab Rey masih tetap fokus pada laptopnya
" papi.. aku nggak bisa coba deh papi contohin " ucap kyara sambil menyodorkan pensil ke papinya.
__ADS_1
" sebentar " ucap Rey lagi masih tanpa menoleh ke kyara
" papi.. tadi kan aku bilang papi jangan kerja dulu ..! temani aku menggambar dulu papiii..!" kata kyara
" iya iya ni papi tutup laptopnya " ujar Rey lalu beralih pada buku gambar milik putri nya.
Rey mulai menambahkan sepatu pada gambar yang dibuat kyara
" gini bagus nggak? " tanya Rey
" wah bagus pi ini bagus sekali..! sekarang kita kasi warna..!" ucap kyara lalu mereka pun mewarnai gambar tadi berdua. hingga tiga puluh menit kemudian kyara pun menguap
" kamu ngantuk? " tanya Rey
" iya pi, tapi ini tanggung dikit lagi selesai " ucap kyara masih semangat mewarnai. hingga lima belas menit kemudian gambar pun selesai
" wah bagus sekali gambarnya sayang " ucap Rey
" iya pi bagus ya! " kyara mengiyakan
" klo sudah sekarang kamu kembali ke kamar lalu tidur " kata papinya
" tapi aku mau papi temani aku tidur " ucap kyara
" ya udah ayo papi akan temani kamu tidur "
lalu Rey pun melangkah keluar dari ruang kerjanya sambil menggendong kyara. sesampai di kamar Rey segera menurunkan kyara
" sekarang kamu gosok gigi laku cuci muka dan kaki " perintah papinya dan kyara pun menurut.
kini kyara sudah berbaring di ranjangnya lalu Rey pun ikut berbaring di samping putrinya
" sayang papi nggak bisa bercerita " ucap Rey
" ini aku punya banyak buku cerita " ucap kyara sambil membuka laci pada lemari nakas di samping ranjangnya. dan memberikan nya kepada papinya
" sayang kamu dibacain cerita sama nany aja ya? atau sama bi jum? " tawar Rey
" nggak nggak aku maunya papi yang bacakan ! " rengek kyara sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
" ya udah kamu mau papi bacakan cerita yang mana? " tanya papinya sambil memilih buku cerita yang akan dibacakan
" aku mau dongeng Rapunzel " kata kyara
" baiklah papi bacakan cerita rapunzel " ucap papinya lalu mulai membacakan cerita rapunzel dan kyara mendengarkannya dengan baik namun baru 7 menit papinya membacakan cerita
" papi kenapa bacanya kayak gitu nggak kayak mami " protes kyara
" ya kan begini memang ceritanya sayang! " papinya membela diri
" iya tapi aku nggak faham klo papi yang bacain ceritanya! " protes kyara lagi
" trus papi bacanya harus kayak apa coba? " tanya Rey
" ya kayak mami pi! " kata kyara lagi
" ya sudah papi bacain kayak mami " kemudian Rey melanjutkan membaca dongeng rapunzel
namun kembali kyara memprotesnya
__ADS_1
" papi bukan begitu cara bacain Nya itu nggak kayak mami ".
" ya trus kayak apa yang dibacakan oleh mami sayang papi nggak tau..! " ucap Rey putus asa
"udah malam ini nggak usah bacain cerita ya ..! gimana klo malam ini papi tepuk tepukin kamu bobo ya? " tawar papinya
" tapi aku mau dibacain cerita..! " rengek kyara
" ya besok malam aja biar mami bacain kamu cerita oke..! sekarang kamu tidur besok kamu sekolah kan? rayu papinya
" ya udah tapi papi tepuk tepuk aku ya sampe bobo.. ! " ucap kyara
" iya sayang ayo sini bobo " kata Rey lalu membetulkan posisi tidurnya dan mulai menepuk nepuk tubuh kyara dan tak menunggu lama ayah dan anak itupun tertidur lelap sambil berpelukan.
Rey terbangun saat subuh menjelang tadi malam dia tertidur di kamar putri nya kyara.
Rey melangkah menuju kamarnya untuk melaksanakan sholat subuh selesai sholat Rey langsung kembali ke kamar kyara untuk membangunkannya agar segera sholat mandi dan siap siap berangkat ke sekolah.
" sayang ayo mandi nanti terlambat ke sekolah " ucap Rey sambil menepuk nepuk pipi putri nya
" emmh " suara kyara
" sayang ayo bangun nanti kamu terlambat ke sekolah papi tunggu di bawah ya " ucap Rey lalu keluar dari kamarnya menuju kamarnya dan segera masuk ke kamar mandi
selesai mandi Rey langsung menuju ranjangnya hendak mengambil pakaiannya tapi sial dia lupa klo shofia sedang tidak ada di rumah, biasanya setelah mandi shofia sudah menyiapkan pakaian untuknya.
Rey pun melangkah ke lemari pakaian untuk mengambil pakaiannya. selesai berpakaian Rey segera turun ke bawah untuk sarapan
" bi jum kyara mana? " tanya Rey karena tidak melihat sang putri di meja makan
" non kyara masih di kamarnya tuan " jawab bi jum
" klo begitu suruh nany untuk membangunkan nya ! " perintah Rey
bi jum pun menyuruh salah satu nany untuk membangunkan dan memandikan kyara.
" nan aku mau di kepang kayak mami ngepang aku kemaren " pinta kyara
" ya non " jawab nany tersebut. dan lima menit kemudian
" nan bukan kayak gini..! ini nggak rapi kayak mami..! " teriak kyara hingga terdengar sampai ke bawah dan Rey pun segera naik ke atas menyusul kyara
" sayang ada apa? " tanta Rey sedang nany menunduk takut
"pi aku mau dikepang kayak mami ngepang aku kemarin " ucap kyara
" sayang ini juga sudah bagus nanti kalo di rubah lagi kamu terlambat lho ke Sekolah nya" bujuk papinya
" tapi ini nggak bagus pi "
" bagus ya kan nan? " ucap Rey
" nggak jelek..! " teriak kyara
" assalamu'alaikum..! " tiba tiba terdengar suara shofia dari balik pintu dan sontak kyara yang mendengar suara maminya langsung berlari menuju maminya.
**********
tetap dukungan nya ya lara readers like komen da votenya
__ADS_1
happy reaading😘😘