MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 96


__ADS_3

sementara di ruang yang berbeda tampak aldo beserta ketua HRD sedang mengintrogasi dua resepsionis dan juga satpam tadi tampak jelas di wajah ketakutan dari mereka bertiga


" pak aldo kami minta maaf sungguh kami tidak tau klo dia itu istri tuan Rayyan " ucap salah satu resepsionis tersebut dengan menundukkan wajahnya


" jadi klo dia bukan istri atasan kalian, kalian bisa berbuat seenak hati kalian? " bentak aldo


" maafkan kami pak " sambil menundukkan wajahnya


" kamu berdua dipilih dan di letakkan pada bagian resepsionis karena kalian di nilai memiliki atitute yang baik,.! " ucap aldo


" maafkan kami pak tolong jangan pecat kami " rengek resepsionis satunya


" kalian tau kan bagaimana prosedur dalam melayani tamu yang masuk di perusahaan? " ucap kepala bagian HRD


" tau pak "


" lalu bagaimana kalian bisa bersikap seperti itu? "


" kami hanya menjalankan perintah nona stela " ucap salah satu HRD dengan sedikit gugup


" maksud kamu? " tanya aldo bangkit dari sandaran kursinya


" tadi sewaktu istri tuan Rey menemui kami tiba tiba nona stela menelpon dan memberi tau kami kalo nona wanita nggak penting " tuturnya lagi


" maksudnya " ucap aldo dengan tatapan tajam membuat kedua resepsionis tersebut semakin gemetar


" maaf Pak, nona stela bilang klo wanita tadi hanya seorang wanita penggoda yang hanya ingin menggoda tuan Rey " aldo hanya menarik nafas panjang


" baiklah tapi biar bagaimanapun juga kalian harus mempertanggung jawab kan perbuatan kalian dan kalian harus meminta maaf pada nona shofia "


" tapi kami tidak di pecat kan pak? " tanya mereka


" itu tergantung tuan Rey dan nona shofia kalian berdo'a saja " ucap aldo lalu meninggalkan ruangan personalia.


" pak pram tolong kami sungguh kami tidak tau klo nona tadi istrinya tuan Rey " ucap kedua resepsionis tersebut sambil memohon meminta bantuan ke pada ketua HRD tersebut


" maaf saya juga tidak bisa berbuat apa apa klo sudah menyangkut tuan Rey, benar kata pak aldo kalian berdoa saja Semoga istrinya tuan Rey mau memaafkan kalian , sekarang kalian kembali ke tempat kalian "


" baik Pak klo begitu kami permisi " lalu ketiga orang tersebut undur diri dari ruangan personalia.


sementara itu stela tampak berjalan mondar mandir ruang kerjanya sesekali dia menatap ruang personalia


" gawat jika dua resepsionis itu cerita klo aku yang menyuruh mereka pasti aldo dan Rey akan marah pada ku, aduh gimana ini" ucapnya sambil masih berjalan minda mandir. dan tiba tiba pintu ruangannya terbuka


dan tampak aldo masuk ke ruangan nya dengan tatapan tajam.


" kenapa ? " ucap stela ketus sambil berdiri dengan bersedekap


' tidak sepantasnya anda bersikap seperti itu pada nona shofia"


" kamu nggak usah ikut campur "


" saya akan terus ikut campur jika menyangkut tuan rey dan juga perusahaan " jawab aldo dingin

__ADS_1


" saya harap anda tidak melakukan hal itu lagi karena jika anda tetap nekad saya tidak akan segan segan memindahkan anda di luar kota " ancam aldo


" oh ya silahkan saja aku yakin kamu dan rey tidak akan melakukannya "


" saya tidak main main nona stela jadi anda camkan itu " ucap aldo lalu melangkah menghilang dari balik pintu.


" aahh sial kurang ajar kamu shofia..! kamu sudah merebut cinta aku ..! " geram stela sambil melempar gelas di hadapannya.


kita beralih ke ruang CEO, shofia sedang berada di dalam kamar mandi. sedang Rey keluar dari ruangannya


" Sinta tolong kamu carikan mukenah dan juga satu setel pakaian wanita kira kira se ukuran mu dan jangan lama lama saya tunggu 15 menit" .


" baik tuan " lalu Sinta sekertaris Rey pun segera bergegas turun ke bawah untuk mencari kan yang di inginkan tuan nya


Rey kembali masuk ke ruang pribadi nya menyiapkan makan siang untuk mereka berdua sedang shofia masih berada di kamar mandi setelah sepuluh menit kemudian shofia pun keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk selutut yang melilit di tubuhnya. melangkah hendak mencari pakaiannya


" sayang mana pakaian ku? " ucap shofia


" sudah di loundry " jawab Rey sambil menata makanan di atas karpet samping ranjang


" lho kenapa di laundry sih trus aku pakai apa? "


" udah tenang aja sebentar lagi pakaian mu datang, ayo kita makan dulu kamu lapar kan? "


" iya tapi nggak mungkin kan makan dengan pakai handuk kayak gini "


" udah nggak papa toh di sini hanya ada kita berdua " ucap Rey sambil menyendok nasi dan meletakkannya di atas piring.


" ayo duduk sini " ucap Rey sambil menepuk karpet di samping nya dan shofia pun menurut duduk hanya mengenakan handuk.


" ini kamu yang masak? " tanya Rey sambil menikmati makan siangnya


" iya dibantu bi jum, gimana rasanya? "


" enak " ucap Rey sambil mengunyah makanannya. selesai makan shofia segera membereskan piring bekas makan mereka


" sudah letakkan di sana saja nanti ob yang membersihkan, aku mau mandi sebentar"


" mas aku belum sholat bisa nggak minjemin aku mukenah "


" ya sebentar lagi sekertaris aku bawain kamu mukenah dan bersamaan dengan itu pintu ruangannya di ketuk Rey segera keluar dari ruangan pribadinya dan membuka pintu ruangannya. tampak sekertaris datang dengan membawa paper bag lalu menyerah kan nya ke pada Rey.


" Terima kasih, sekarang kamu boleh kembali ke ruanganmu"


" baik tuan"


kemudian Rey segera kembali ruang pribadinya


" sayang ini baju ganti dan ini mukenah untuk kamu, mas mandi dulu abis itu kita sholat berjamaah " ucap rey kemudian melangkah menuju kamar mandi.


selesai sholat rey mengajak shofia duduk di ruang kerjanya. rey kembali sibuk dengan berkas berkas yang menumpuk di depannya sedang shofia memilih rebahan di sofa sambil bermain game.


"! tok..tok .. " permisi tuan " terdengar suara Aldo dari balik pintu dan shofia segera bangun rebahan nya

__ADS_1


" masuk..! " ucap Rey


aldo masuk ke dalam ruangan atasannya bersama dua resepsionis dan juga satpam tadi.


" ada apa? " ucap rey dengan nada dingin nya.


" mereka mau meminta maaf kepada Anda dan nona shofia " kemudian ke tiga orang tersebut segera berlutut di hadapan Rey


" tuan Rey tolong maafin kami kami tidak tau klo nona shofia adalah istri tuan, tolong maafin kami kami sangat menyesal "


" al bawa mereka keluar segera beri pesangon untuk mereka bertiga " ucap Rey dingin


" tuan saya mohon jangan pecat kami kami sungguh minta maaf, nona shofia maafkan kami sungguh kami tidak tau jika nona adalah istri tuan Rey lagi pula kami melakukan ini atas perintah nona stela " kata salah satu resepsionis tersebut. Rey mengangkat alisnya sebelah


" nona saya yakin anda wanita baik tolong kami maafin kami tolong jangan biarkan tuan Rey memecat kami " dan tangis mereka pun akhirnya pecah. shofia menjadi tidak tega kemudian dia melangkah mendekati suaminya


" sayang maafin mereka kasian mereka, aku yakin kok dia melakukan itu karena tidak tau aku siapa dan juga dia melakukan itu karena dia sayang sama kamu, mereka nggak mau ada wanita penggoda datang menemui kamu " bujuk shofia


" tapi sayang dia sudah memperlakukan kamu dengan tidak baik " ucap Rey dengan nada tinggi


" iya aku tau tapi aku nggak papa kok dan aku yakin mereka melakukan itu karena tidak tau lagian mereka juga sudah menyesal "bujuk shofia lagi. Rey menarik nafasnya dalam dalam


" tapi bener kamu nggak apa apa? " tanya Rey dengan sedikit melemah


" iya aku nggak papa kok sungguh "


" baiklah klo begitu kali ini kalian aku maafkan dan kalian aku beri satu kesempatan jika kalian mengulang perbuatan kalian maka aku tidak akan mengampuni kalian, kalian akan aku pecat tanpa pesangon " ucap Rey ketus


" Terima kasih tuan, nona shofia Terima kasih " ucap kedua resepsionis tersebut sambil memeluk shofia


" hey lepaskan tangan kalian jangan sentuh istri saya "


" maaf tuan maaf " ucap mereka seraya melepaskan pelukan mereka pada shofia.


" sekarang kalian boleh kembali ke tempat kalian dan ingat jangan ulangi perbuatan kalian yang tadi " pesan aldo


" baik tuan, nona shofia tuan Rey sekali lagi kami capkan terimakasih "


" kami permisi tuan selamat siang "


" siang " jawab shofia ramah dan mereka bertiga segera keluar dari ruangan bos mereka dengan wajah sumringah.


" alhamdulillah ya kita tidak di pecat" ucap mereka ketika berada di dalam lift


" iya ternyata istri pak Rey baik banget dia juga cantik tidak kalah cantik dengan nona stela " ucap salah satu resepsionis


" ah tapi menurut aku nona shofia cantik walau tanpa make up sedang nona stela cantik karena dandanannya yang super wow "


" iya bener kamu "


" eh tapi kenapa nona stela bilang nona shofia wanita penggoda ya? " tanya salah satu dari mereka


" ah elo emang nggak tau dari dulu kan rumor yang beredar katanya tuan Rey memang ada hubungan sama nona stela tapi aneh kok kita nggak pernah liat pak Rey jalan berdua sama nona stela ya? "

__ADS_1


" iya kamu benar "


" hey sudah berhenti bergosip ntar ketauan pak bos kita beneran di pecat nanti " kata satpam tersebut. dan mereka pun memilih diam dan berhenti membicarakan atasan mereka.


__ADS_2