MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 170


__ADS_3

," mami...! " teriak Kyara menyambut maminya yang baru pulang dari rumah sakit


" stop jangan sentuh mami dulu sebentar oke..! mami cuci tangan mandi ganti baju baru boleh peluk mami "


" kenapa? tanya Kyara bingung "


" sayang mami kan baru pulang dari rumah sakit dan kamu tau di rumah sakit itu banyak virus jadi mami nggak pingin kamu sakit sayang "


" ya udah tapi aku tunggu di kamar mami boleh kan? " katanya lagi


" boleh ayo.. " dan mereka masuk ke dalam lift naik ke lantai atas


" mami mandi sebentar kamu tunggu di sini "


" ya mami " jawab Kyara sembari naik ke atas kasur sedang Shofia segera masuk ke dalam kamar mandi mengganti pakaiannya lalu memutar kran shower membasuh tubuhnya dengan air hangat lalu menuangkan cairan sabun pada tubuhnya. sesaat dia biarkan air mengalir di tubuhnya ia pejamkan matanya mencerna apa yang dikatakan asisten Eliza tadi


" apa aku harus ijin kan Kyara bertemu mamanya tapi bagaimana psikologi nya nanti jika tau mama kandungnya ada di penjara, tapi aku kasian juga dengan Eliza, ah sudah lah biar nanti aku bicarakan dengan mas Rey tapi.. apa dia mengijinkan..mengingat apa yang sudah ia lakukan selama ini " batinnya


" mamai..! aku pingin pipis " teriak Kyara membuyarkan lamuanannya


" ah iya sayang sebentar mami sedikit lagi selesai.. " kemudian membilas tubuhnya sekali lagi setelah di rasa bersih ia segera menyambar kimono handuknya dan memakainya. Shofia melangkah ke arah pintu membukanya untuk membiarkan putri nya masuk


" ayo sayang pipis.. " shofia menyilahkan putri nya sedang Shofia melangkah keluar dari kamar mandi mengganti komono handuknya degan dress ibu hamil.


dan kini ia dan putri nya duduk di balkon kamar, Shofia sedang menyisir dan mengikat rambut putri sambungnya itu.


" sayang.. mami boleh nanyak ? " masih fokus sama rambut putri nya


" boleh mami mau nanya apa? " sambil mengangkat kepalanya menatap wajah sang mami


" eeem Kyara kangen nggak sama mama Eliza?" tanya Shofia hati hati dan dengan cepat di jawab gelengan kepala oleh Kyara


" kenapa? " karena mama sudah jahatin papi "


" deg" ya Tuhan.. " batin Shofia


" trus kamu nggak pingin ketemu mama gitu? mama Eliza katanya kangen loe "


" nggak aku nggak mau lagian aku nggak mau punya mama lagi aku kan udah punya mami" sambil memeluk Shofia. dan Shofia pun memilih tidak melanjutkan kalimatnya.


" udah selesai.. wah putri mami cantik banget " puji Shofia sedang Kyara tersenyum malu


" ayo kita turun ke bawah sebentar lagi papi pulang kantor, eh tapi sebentar mami kok pingin makan seblak ya kamu mau nggak sekalian kita titip papi untuk belikan "


" nggak mami aku nggak suka pedas aku mau udang rambutan aja "


" oke kita video call papi ya... ! " lalu meraih ponsel nya dan menghubungi suaminya


Rey yang sudah berjalan menuju lift langsung mengangkat panggilan video dari istrinya


" ya sayang "


" mas kamu sudah pulang kantor ? "


" sudah ini sudah mau pulang "


" em aku boleh nitip sesuatu nggak? aku pingin makan seblak mas "

__ADS_1


" klo aku belikan aku dapat apa? " tanya Rey sambil menaikkan alisnya


" ih kamu perhitungan banget.. " saut Shofia


" iya aku juga mau udang rambutan papi" sela Kyara yang tiba tiba muncul di layar ponselnya


" sayang kamu sama mami juga? " tanya Rey sedikit kaget dan untung saja ia belum sempat bicara macam macam pada istrinya.


" ya nanti papi belikan "


" makasih papi... " jawab Shofia kompak bersama Kyara lalu tertawa bersama


" kalian kompak ya.. ya udah papi udah di di parkiran, papi tutup ya "


" ya assalamu'alaikum " ucap Kyara lalu mematikan ponsel milik maminya kemudian mengajak mami untuk turun ke bawah menunggu sang papi


Rey tiba dengan membawa dua katong kresek berisi seblak dan juga udang rambutan


" papi kok lama banget.. " rengek Kyara sambil menerima kresek tutupannya


" iya sayang papi tadi ngantri "


" makasih ya mas sudah dibeliin " sambil mencium punggung tangan suaminya di lanjutkan dengan kecupan singkat di kepala


" hemm..tapi maaf ya agak lama tadi kebetulan dagangnya agak ramai"


" ya nggak papa kamu mau mandi ayo aku siapkan air hangat "


" nggak usah kamu makan aja seblaknnya nanti keburu dingin " nggak papa kok lagian aku pingin makan di temani kamu nanti kita makan di balkon kamar aja gimana? "


" oke good ide " lalu Shofia meminta pada salah satu nany untuk membawakan mangkok dan juga sendok ke kamarnya lalu ia ikut mengekor di belakang suaminya naik ke lantai atas menuju kamarnya.


" kenapa belepotan ya..! " tanya Shofia dan Rey menggelengkan kepalanya


" kamu nggak makan mas ..? "


" kenapa kamu mau lagi.."


" he he.. " Shofia menyengir malu


" udah ni buat kamu aja " ucap Rey sembari menyodorkan semblak miliknya


" makasih.. " Shofia menerima mangkuk suami dengan semangat namun baru saja dua suap dia sudah merasa begah.


" papi mau udang rambutan? ini papi makan punya aku aja, aku sudah kenyang "ujar Kyara


" emang enak? "


" enak papi coba aja " sambil menyodorkan satu buah udang rambutan ke depan mulut Rey dan ia pun membuka mulutnya


" gimana papi enak kan? "


" hem iya enak klo gitu ini untuk papi ya " sambil mengunyah udang rambutan


" ya ambil aja " kata Kyara


" papi aaak sini aku suapin " kini Shofia yang menyuapi suaminya dan akhirnya Rey lah yang bertugas menghabiskan sisa makanan mereka

__ADS_1


" sayang.. udah papi kenyang " ucap Rey sambil memegang perutnya..


" tapi ini satu sendok lagi sayang " jawab Shofia sambil memegang satu sendok berisi seblak


" udah yang aku nggak kuat.. "


" tapi ini mubazir loh yang... nggak baik buang buang makanan ayo buka mulutnya " kata Shofia lagi dan terpaksa Rey membuka mulutnya


" alhamdulillah habis..." Shofia teriak kegirangan berbeda dengan Rey yang merasa perutnya penuh bagaimana tidak penuh dia harus menghabiskan semangkok seblak yang tadinya mau dimakan sang istri di tambah dua kotak udang rambutan


" yang klo kayak gini kayaknya aku ikutan gendut deh " ucap Rey sambil menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi


" maksudnya....? kamu gendut gitu kayak aku.. berarti aku gendut dong " dengan tatapan tajam nya


" eh nggak kamu nggak gendut kok cuman lebih berisi aja tapi aku suka kamu keliatan seksi .. " bisir Rey di telinga istrinya yang sontak membuat pipi nya merona


" apa sih papi kok main bisik bisik sama mami .. aku juga mau papi busikin "


" oke.. " lalu Rey membisikkan sesuatu ke telinga putri nya. Shofia memicingkan matanya menatap ayah dan anak


" papi ngomong apa sayang..? " tanya Shofia penasaran


" oh itu katanya mami cantik dan apa tadi pi..?


sek.. sek apa pi? "


" seksi.. " jawab Rey santai dan sontak Shofia membelalakkan matanya tak percaya karena suaminya mengajarkan kata kata yang tidak pantas untuk anak kecil


" seksi itu apa mami.. "


" what..? " belum selesai ketekejutannya atas kalakuan suaminya kini putri nya menanyakan sesuatu yang tabu buat anak kecil


" mas.. jawab " kata Shofia dengan tatapan membunuh


" anu sayang apa ya.. seksi itu cantik anggun keibuan.. ya gtu seksi " jawab Rey sambil memegang tengkuknya


" ooh aku juga mau nanti klo udah besar cantik dan seksi kayak mami " ujar Kyara lagi


" udah udah nggak usah di bahas lagi sekarang, ayo kita siap siap sebentar lagi sholat magrib" ajak Rey berusaha mengalihkan pembicaraan. dan mereka bertiga segera siap siap untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah di mushollah yang terdapat di dalam mansion kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Quran hingga waktu Isya menjelang.


Kyara sudah kembali ke kamarnya sedang Shofia dan Rey juga memilih kembali ke kamar melewati makan malam mereka karena gara gara makan seblak tadi mereka masih merasa kenyang.


" sayang kamu nggak makan? " tanya shofia sambil memoles krim malam di wajahnya. Rey melangkah mendekati istrinya lalu memeluknya dari belakang


" aku mau makan.. kamu " bisik Rey lalu menggigit telinga istrinya


" auw sayang kok di gigit " sambil menatap tajam suaminya


" abis aku gemes banget sama kamu sayang apalagi ni pipi kayak kua donat " sambil mencubit ke dua pipi istrinya


" yang.. ayok.. " Rey mberikan kode


" ayok kemana? " Shofia pura pura. polos


" mau jenguk baby " langsung mengangkat tubuh istrinya


" yang turunin aku berat lho "

__ADS_1


" kamu ngeremehen kekuatan suamimu " terus melangkah menuju ranjang mereka meletakkan Shofia diatas nya


Rey langaung melepas satu persatu pakaiannya setelah itu lanjut melepaskan pakaian sang istri hingga mereka sama sama polos dan Rey segera melancarkan aksinya untuk bertemu dengan baby kembarnya.


__ADS_2