MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 128


__ADS_3

Rey duduk di meja kerjanya banyak berkas yang harus dia tanda tangani sedang Aldo dengan setia berdiri di samping nya


" duduk al tolong kamu carikan saya berkas investor dari Amerika yang ingin bekerja sama dengan perusahaan kita " ucap Rey


" baik tuan " kemudian Aldo memberikan salah satu map berisi proposal kerja sama dengan investor dari LA


Rey mempelajari proposal tersebut dengan sangat teliti


" bagaimana menurut mu ? " tanya Rey


" ini sangat bagus tuan, kerjasama ini saya rasa akan sangat menguntungkan bagi perusahaan karena dengan kerja sama ini produk kita akan semakin di kenal di dataran Amerika "


" ya saya sependapat dengan kamu apalagi memang dari dulu saya ingin mengembangkan usaha kita ke negara negara Amerika. "


" dan saya rasa ini adalah peluang yang bagus untuk perusahaan kita tuan "


" klo begitu segera kamu jadwalkan pertemuan dengan mereka"


" baik tuan saya akan segera mengubungi mereka secepatnya klo begitu saya permisi "


" hem " kemudian Aldo pamit dari ruang rey menuju ruangannya, sedangkan Rey melanjutkan menandatangani beberapa berkas penting yang menumpuk di atas mejanya.


tiga hari kemudian sesuai dengan jadwal yang di sepakati rencananya investor dari Los Angeles akan bertemu dengan mereka hari ini.


" jam berapa utusan dari LA akan datang? " tanya Rey


"sekitar jam 11 siang ini "Jawab Aldo


" baik klo begitu lima belas menit lagi. " ucap Rey kemudian berusaha memanggil cindy sekertaris nya


" permisi tuan ada yang Anda butuh kan? " tanya cindy sedikit takut karena kejadian satu bulan yang lalu masih membuatnya sedikit cemas


" kamu sudah siapkan segala profil dan juga laporan profit perusahaan? "


" sudah tuan semua sudah saya siapkan "


" bagus klo begitu kamu tetap standbye di sini jika saya butuh sesuatu nanti "


" baik tuan " jawab cindy patuh


" ya sudah kamu bisa kembali ke ruanganmu kasi tau saya jika tamunya sudah datang "


" baik tuan klo begitu saya permisi "


" hem " cindy keluar dari ruangan CEO tersebut.


sepuluh menit kemudian investor yang di tunggu sudah tiba di perusahaan cindy segera memberitahu Rey dan langsung mengantar investor tersebut masuk ke ruang Rey

__ADS_1


" permisi tuan perwakilan dari perusahaan LA sudah datang silahkan nona " ucap cindy sambil mempersilahkan tamunya masuk dan dia mengekor di belakangnya.


Rey dan Aldo yang sedang duduk sambil mempelajari beberapa bahan yang akan mereka presentasi kan pada calon investor langsung terperangah melihat siapa yang datang.


" kamu..? mau apa kamu datang lagi ke sini bukannya aku sudah bilang jangan pernah datang dan temui lagi aku dan juga keluarga ku" ucap Rey sambil menatap tajam ke arah tamunya


" ayolah Rey apa begini cara kamu menyambut calon investor mu hem? "


" apa maksud kamu " tanya Rey


" perkenalkan saya Eliza perwakilan dari perusahaan mendez corporation "


" jangan mengada ada kamu, sejak kapan kamu tertarik dengan dunia bisnis? " cibir Rey


" ya sejalan nya waktu aku mulai tertarik dengan dunia bisnis apalagi jika bekerja sama dengan perusahaan mu tentu itu menjadi penghargaan besar buat aku"


" tapi sayang sekali aku nggak bisa bekerja sama dengan kamu"


" oh ya apa kamu nggak menyesal menolak bekerja sama dengan perusahaan mandez? kamu tau kan perusahaan ini termasuk salah satu perusahaan terbesar di Amerika, dan jika kamu mau aku akan memperkenalkan kamu dengan beberapa pengusaha hebat di sana nanti, jadi kamu akan sangat mudah mengembangkan perusahaan mu di Amerika "


" kenapa kamu tiba tiba ingin bekerja sama dengan perusahaan kami? " tanya Aldo yang sedari tadi hanya diam


" apa perlu alasan jika kita aku ingin bekerja sama dengan perusahaan ini? lagian aku liat perusahaan ini berkembang sangat bagus dan aku lihat prospek kedepannya juga sangat menjanjikan jadi aku rasa alasan itu sudah cukup buat aku untuk bekerja sama dengan perusahaan ini "


" aku ingin bicara dengan pimpinan perusahaan mandez " ucap Rey


" hallo mr mandez how are you today" tanya Eliza


" yes I'm fine "


" ini mr Rayyan ingin berbicara dengan anda "


" hallo Mr Rayyan perkenalkan saya Mandez pemilik perusahaan mandez korporasion saya harap kita bise bekerja sama, perusahaan anda dan perusahaan mandez, sory saya belum bisa datang langsung ke Indonesia "


" it's Oke Mr Mandez semoga kita bisa menjalin kerja sama nanti "


" of course saya harap begitu, Nona Eliza akan mengurus semuanya saya percayakan semuanya kepada nona Eliza, maaf saya ada rapat sepuluh menit lagi mungkin lain kali kita bisa berbincang lebih banyak "


" Oke nggak masalah senang bisa bicara langsung dengan tuan mandez " ucap Rey kemudian panggilan video pun terputus.


" bagaimana kalian percaya bukan? "


" baiklah saya akan meninjau lebih jauh lagi kontrak kerja sama ini " kata Rey


" oke nggak usah terburu buru dan kau tau Rey tuan mandez mempercayakan semua kontrak kerja sama ini padaku jadi semua tergantung sikap kamu ke aku nanti" kata Eliza


" maksudmu? "

__ADS_1


" ah sudah lah lupakan sekarang kamu putus kan apakah kamu menerima kerja sama ini dan keputusan ada di tanganmu aku harap sih kamu tidak menyia-nyiakan kesempatan ini " kata Eliza lagi. sambil tersenyum manis pada Rey mantan suaminya tersebut


" baiklah beri aku waktu untuk mempertimbangkan kembali dan sekarang tolong kamu jelaskan lebih detail lagi keuntungan yang akan perusahaan ku peroleh dari kerja sama ini "


" oke aku akan jelaskan " kemudian Eliza mulai menjelaskan bagaimana bentuk kerja sama yang akan mereka bangun nanti dan bagaimana keuntungan kedua belah pihak.


sementara di mension shofia kebetulan tidak ada jadwal di rumah sakit hari ini dia berinisiatif membuatkan makan siang untuk suaminya dan mengantarkan langsung ke perusahaan suaminya tersebut.


setelah selesai menyiapkan makan siang untuk suaminya shofia segera bergegas membersihkan diri nya kemudian berdandan cantik untuk pergi ke perusahaan Rey.


" ini non sudah bibi siapkan makan siangnya " ucap bi Jum sambil memberikan tantang empat susun karena dia sengaja membawa lebih banyak makanan karena akan di bagikan kepada Aldo tentunya.


setelah berpamitan pada mama mertuanya shofia segera keluar dari mension menggunakan mobil Alphard yang sudah stanby dari tadi.


tidak sampai satu jam shofia tiba di perusahaan suaminya. dengan dress hijau wardah selutut shofia melangkah masuk ke dalam perusahaan milik suaminya tersebut.


para karyawan menyapa sambil menundukkan tubuhnya ketika berpapasan dengan shofia.


sementara di ruang kerja Rey


" oke aku rasa sudah cukup pemaparan mu dan aku akan merapat kan dulu dengan beberapa dewan direksi bagaimana keputusan nya nanti kita akan kabari secepatnya " ucap Rey setelah selesai mendengarkan pemaparan dari Eliza.


" oke nggak masalah aku akan menunggu konfirmasi dari kamu, oh ya sekarang sudah jam makan siang bagaimana klo kita makan siang sekalian aku yang traktir " ajak Eliza


" nggak perlu karena aku sudah ada janji makan siang dengan istri ku" jawab Rey


" oh ya udah mungkin lain kali klo begitu aku pamit " ucap Eliza kemudian mengulurkan tangannya hendak bersalaman namun dengan cepat Rey bangun dari duduk nya menuju pintu ruangannya. dan Eliza menarik kembali uluran tangan nya. ada rona kekecewaan dalam hati Eliza tapi dia berusaha bersikap biasa saja. karena baginya bisa duduk berlama lama dengan Rey sudah merupakan keberuntungan baginya.


Eliza keluar dari ruangan Rey menuju lift dengan diantar Aldo kemudian masuk ke dalam kotak berjalan tersebut.


Eliza keluar dari lift dan tanpa sengaja ia bertemu dengan shofia yang kebetulan berdiri di depan lift.


" ternyata benar Rey akan makan siang dengan wanita ini, tapi nggak papa suatu saat nanti aku juga akan bisa makan siang bersama Rey " ucapnya dalam hati.


sedangkan shofia sedikit kaget melihat Eliza keluar dari lift


" mau apa dia ke sini apa dia habis menemui mas Rey? " batinnya


" hay shofia " sapa Eliza


" kamu..! sedang apa kamu di sini? "


" aku habis dari ruangan suamimu" jawabnya mulai memprovokasi


" oh ya sudah aku juga akan menemuinya kita akan makan siang bareng kau tau semenjak aku hamil dia ikut mengidam makanya dia tidak akan bisa makan klo aku nggak temani " ucap shofia sesantai mungkin menahan gemuruh di dadanya


" klo begitu aku ke atas dulu kasian suami ku menunggu lama " ucap shofia kemudian masuk ke dalam lift menuju ruangan suaminya. sementara Eliza yang terlihat sedikit kesal melangkah keluar dari gedung perusahaan. ,

__ADS_1


__ADS_2