
siang itu matahari bersinar sangat cerah, Shofia saat ini sedang bertugas di rumah sakit sebagai dokter koas dan rencananya Rey akan menyusulnya di rumah sakit sekalian untuk memeriksakan kandungannya.
" dokter Shofia di tunggu suami anda di poli kandungan " ucap salah satu parawat di sana.
" oh ya makasih Sus..! Van loe lanjutin ya gua ke poli kandungan dulu, laki gua udah nunggu di sana "
" ya sana pergi jangan sampe laki lho nunggu lama "
" ya udah aku ke sana dulu " ucap Shofia lalu melangkah menuju poli kandungan. sampai di sana Rey sudah duduk di kursi tunggu pasien
" sayang kamu udah tadi " sapa Shofia lalu mencium tangan suami nya dan Rey mencium pipi kanan kiri dan kening Shofia para dokter perawat dan pasien dan orang orang yang melihat tersenyum dan ikutan baper (termasuk para reader 😃)
" nggak kok sayang aku baru juga sampai. " kemudian mereka duduk untuk mengantri dan tak berapa lama nama Shofia pun dipanggil oleh perawat yang mendampingi dokter farah.
Rey membimbing istrinya untuk masuk ke ruangan periksa. seperti biasa Shofia terlebih dulu ditimbang berat badannya kemudian dicek tensi
" sayang aku kok segitu ya berat benget "kekeh nya sedang Rey hanya tersenyum sambil membelai rambut istrinya.
" ya justru itu bagus apalagi nona Shofia mengandung bayi kembar tentu akan berbeda dengan orang yang hamil hanya satu bayi makanya berat badannya naik drastis " terang dokter.
" gimana ada keluhan akhir akhir ini? "
" iya dok kaki saya cepet sekali pegal dan bawaannya pingin g pipis " ucap Shofia
" ya pegal itu karena kaki nona menyanggah berat yang cukup berat kemudian klo sering pipis itu karena saluran kemih tertekan oleh janin makanya sering merasa pingin pipis terus" terang dokter farah
" trus dok maaf saya merasa kadang bagian intim saya ini terasa nyeri itu kenapa ya? "
" ya itu karena bayinya sedang berlomba untuk mencari jalan lahir dan itu bagus, dan saya harap dokter Shofia tidak stres, nikmati saja setiap prosesnya bayangkan bagaimana lucunya ketika mereka lahir nanti " dokter farah berusaha menghibur
" iya dokter benar "
" hamil bayi kembar itu memang lebih berat dari pada hanya satu bayi tapi ibunya harus tetap enjoy menjalaninya.jangan stres"
" trus kira kira untuk proses persalinan nanti apa sudah di putuskan mau normal apa SC? " tanya dokter Farah.
Rey dan Shofia saling adu pandang memang selama ini mereka belum membicarakan bagaimana proses melahirkan nanti
"saya maunya normal dok " saut Shofia
" nggak dok SC saja saya nggak mau dia kesakitan dua kali " ucap Rey cepat
" tapi mas aku pingin normal "
" nggak pokonya SC " kata Rey tegas
" cck " decak Shofia lalu memalingkan wajahnya dengan kesal.
" ok nanti dipikirkan dan di musyawarah lagi cara apa yang mau di pakai " dokter Farah menengahi
" sekarang gimana klo kita liat kondisi bayinya." ajak dokter Farah berusaha mencairkan suasana.
__ADS_1
lalu Shofia pun naik ke atas ranjang dan Rey dengan setia mendampinginya.
" ini bayinya tuan sehat jantung berdetak sangat bagus air ketubannya juga bagus semua normal. dan ini kelaminnya wah ini kayaknya 90 persen jagoan semua ini " kata dokter Farah dan tanpa terasa air mata Shofia menetes haru.
" sayang bayi kita " ucap Rey sambil menggenggam tangan istrinya
" ya mas mereka lucu lucu " ucap Shofia melupakan kekesalannya dan Rey tak henti hentinya menciumi tangan istrinya.
" itu dia kenapa dok? dia seperti menghisap jarinya "
" ya anda benar mereka sangat lucu "
" ya dia juga sangat lincah saya kadang kaget klo dia lagi nendang di dalam perut " tutur Shofia.
" apa ini bisa di cetak dok saya mau dua ya" pinta Rey
" baik nanti akan saya cetak gambar mereka jadi tuan dan nona bisa memandangnya sewaktu waktu "
setelah selesai Shofia dan Rey kembali duduk di kursi depan dokter Farah. lalu dokter pun memberikan resep vitamin untuk ibu hamil.
" susunya terus di minum kan? "
" iya dok "
" ya jangan sampai mamanya kekurangan kalsium klo nggak diminum susunya. "
pemeriksaan selesai di lakukan Rey meminta Aldo untuk menebus vitamin yang sudah di resepkan dokter Farah.
" kamu nggak kembali ke kantor? " tanya Shofia
" nggak nanggung ini juga sudah hampir jam makan siang, kamu mau makan apa biar Aldo yang belikan "
" tapi aku pingin makan di luar sama Vania juga"
" hah kamu modus ya belum nyerah juga menjodohkan mereka? " ucap Rey sambil mencubit hidung nya
" he he tapi aku memang ingin sahabat aku mendapatkan jodoh yang tepat"
" ya udah kita makan di luar " kemudian mereka berempat keluar dari rumah sakit untuk makan siang di salah satu restoran yang tidak jauh dari rumah sakit.
ke esokan harinya seperti hari hari biasa mereka kembali melakukan rutinitas mereka.
Rey sibuk dengan beberapa berkas yang harus dia tanda tangani
" tuan kita baru saja mendapat e-mail dari salah satu klien kita, tuan Mandez dia ingin kita menghadiri rapat para investor dan juga para relasi nya karena ada beberapa Mou yang harus kita tanda tangani ulang dan kita juga di undang dalam rapat para investor " lapor Aldo
" Oh ya mana? coba aku lihat "
" ini tuan " kemudian Aldo menyodorkan tablet miliknya dan memberikannya pada Rey.
" oke kamu hubungi dia aku ingin bicara langsung dengan tuan Mandez "
__ADS_1
" baik tuan " kemudian Aldo segera menghubungi tuan Mandez melalui sambungan telpon
" tidak diangkat tuan "
" kamu coba lagi " dan Aldo pun kembali mencoba menghubungi tuan Mandez dan kali ini berhasil
" hallo tuan Mandez ada apa ? apa yang terjadi kenapa anda tiba tiba mengundang kita untuk datang ke Amerika ? "
" ya tuan Rayyan sama minta maaf tapi saat ini saya ada masalah serius dengan perusahaan dan saya harap anda bisa datang ini akan menentukan kelanjutan kerja sama kita "
" klo beloh tau ada masalah apa "
" nanti saja saya ceritakan ini berkaitan dengan para pemegang saham di perusahaan saya jadi saya sangat berharap anda bisa datang saat rapat nanti "
" baiklah akan aku usahakan tapi aku tidak bisa janji karena kau tau kan istriku saat ini sedang hamil besar "
" ya saya tau tuan dan saya minta maaf, saya janji tidak akan menyita banyak waktu anda mungkin tiga atau 4 hari urusannya akan segera selesai dan nanti anda akan saya kenalkan dengan beberapa relasi bisnis saya yang ada di beberapa negara bagian, siapa tau itu akan jadi jalan bisnis untuk anda melebarkan sayap " kata Mandez
" baiklah akan saya usahakan "
" klo begitu semua akomodasi akan saya siapkan untuk anda termasuk tiket pesawat "
" baiklah klo begitu saya akan bicarakan dulu masalah ini dengan istri saya "
" oke thank you soo much tuan Rayyan "
" ya sama sama " kemudian Rey mematikan sambungan telponnya.
" bagaimana tuan apa yang terjadi ? "
" seperti nya dia ada masalah di perusahaan nya dan dia bermaksud mengumpulkan semua pemegang saham dan juga para relasi bisnis yang bekerja sama dengannya."
" lalu bagaimana keputusan anda apa anda akan berangkat? "
" ntah lah aku bingung, kau tau kan saat ini Shofia sedang hamil besar tapi jika aku tidak berangkat kasian juga dia lagian ini juga kesempatan bagus untuk perusahaan mencari relasi bisnis karena nanti akan banyak pengusaha pengusaha dari Negara Negara bagian yang juga akan hadir di sana dan ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk mengembangkan perusahaan ke depannya. "
" bagaimana jika saya saja yang berangkat tuan"
" tidak tidak kamu tetap di sini mengawasi perusahaan. lagian aku di sana mungkin hanya tiga atau empat hari saja "
" baik tuan terserah anda saja "
" tapi aku Bingung yang mau ngomong sama Shofia dan juga mama " gumamnya.
" tuan bicarakan dengan baik saya yakin nona Shofia dan mama anda akan mengerti lagian nona Shofia perkiraan lahirnya masih dua bulan lagi " ucap Aldo.
" ya kau benar baiklah nanti aku akan coba membicarakan ini sama mama dan juga Shofia"
" baiklah klo begitu saya pamit ke ruangan saya tuan"
" hem makasih ya Al " kemudian Aldo keluar dari ruangan sang CEO kembali ke ruangannya.
__ADS_1