MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 46


__ADS_3

shofia melangkah menuju area belakang restoran tampak om setyo sedang mempripare para karyawan restoran.


shofia melangkah mendekati pamannya setyo


" assalamu'alaikum om! " sapa shofia, om setyo yang melihat shofia tiba tiba berdiri di hadapannya tersentak kaget dan tampak wajah enggannya ketika melihat sosok keponkannya itu.


" shofia tumben kamu kemari Ada perlu apa ya ? " tanya om setyo


" om apa kabar? " tanya shofia


" baik seperti yang kamu lihat" jawab omnya


" shofia kamu ngapain lagi ke mari? kan tante sudah bilang kita nggak ada uang untuk pengobatan mama kamu" kata tante Rosa yang tiba tiba muncul di hadapannya.


" ya benar kata tantemu kita nggak Ada duit kamu tau kan restoran ini sepi sekarang " kata om nya padahal yang shofia lihat pengunjung saat ini lumayan rame apalagi menjelang makan siang seperti ini.


" maaf om, tante aku ke sini bukan mau minta uang sama kalian, aku ke sini cuman mau ngasi tau saja klo aku akan menikah satu minggu lagi " ucap shofia


" menikah? bagus lah kalo kamu mau menikah jadi kamu nanti Ada yang mengurus" ucap om setyo


" dan aku juga mau minta tolong sama om untuk menjadi wali dalam pernikahan aku nanti " kata shofia lagi


" emang kamu nikah sama siapa apa dia orang kaya? " kini tante Rosa yang bersuara


" dia teman aku tan dan dia orang biasa" jawab shofia berbohong


mendengar jawaban shofia,tante Rosa mencebikkan bibirnya


" dimana rencananya kamu akan melangsungkan pernikahan nanti om usahakan untuk datang " ucap om setyo


" di rumah calon suami aku om " jawab shofia lagi


" om mu nggak bisa karena kita sudah Ada janji sama klien, papa gimana sih kita udah Ada janji dengan klien yang akan memboking restoran ini pa! " ucap tante Rosa


" tapi ma . .! "


"pokok nya nggak...! papa nggak boleh ngebatalin pertemuan dengan klien kita " ucap tante Rosa pada suaminya.


" dengar ya shofia om kamu nggak bisa datang diacara pernikahanmu karena kita sibuk " kata tante rosa lalu berlalu pergi dari hadapan mereka.


shofia menarik nafasnya dalam dalam "klo om tidak bisa hadir menjadi wali nikah aku nggak papa tapi aku minta om meminta wali hakim untuk menjadi wali nikah aku " ucap shofia dengan nada sedikit kecewa


" ya baiklah nanti kamu berikan nomor ponsel om pada penghulu yang akan menikahkan kamu " kata om setyo sedikit menyesal


" maaf om tidak bisa hadir " kata om setyo lagi


" iya nggak papa om, klo begitu aku permisi dulu " ucap shofia lalu bergegas keluar dari restoran tersebut. buru buru om setyo mengikutinya sampai di parkiran


" shofia tunggu " panggil om setyo


shofia menghentikan langkahnya dan berbalik menatap om setyo


" ada apa om? " kata shofia

__ADS_1


om setyo merogoh dompetnya dia keluarkan beberapa lembar uang ratusan ribu " ini buat kamu untuk keperluan pernikahanmu " ucap om setyo sambil menyerahkan uang tersebut ke tangan shofia


" nggak usah om aku masih punya uang kok " shofia beralasan karena dia tidak ingin jika nanti tante Rosa sampai tahu maka akan ribut dan panjang ceritanya


" nggak papa kamu ambil mumpung tentemu tidak melihat " kata om setyo lagi


" apa itu pa? " tiba tiba terdengar suara tante Rosa yang diam diam mengikuti suaminya yang keluar mengikuti shofia.


" ma ma..! " kata om setyo kaget


tante Rosa langsung merampas uang yang ada di genggaman shofia, lalu dia menghitung nya


" lima juta? pa apa apaan kamu pa ! kamu menghamburkan uang sebanyak untuk dia? " kata tante Rosa.


" ma berikan ke shofia ma dia mau menikah dia pasti butuh uang itu ma! " kata suaminya.


" nggak papa apa apaan sih kita lebih membutuhkan.! ini kamu segini aja? " kata tante Rosa sambil memberikan tiga lembar uang ratusan ribu kepada shofia


" anggap ini amplop dari kami " kata tante Rosa lagi


" maaf tante tidak usah aku sudah ada uang kok jadi ini simpan saja untuk kalian! " ucap shofia sambil menyerahkan kembali uangnya lalu melangkah keluar dari area restoran dengan menahan sesak di dadanya


satu-satunya keluarga yang dia miliki sama sekali tidak menganggapnya seperti keluarga. shofia terus melangkah menjauh dari restoran sambil sesekali menghapus air matanya. shofia berhenti di bawah sebuah kafe tak jauh dari restoran yang dulu milik orang tuanya.


shofia duduk di salah satu meja lalu memesan minuman dingin untuk mendinginkan hati dan fikirannya. stelah merasa lebih tenang shofia pun memesan taksi online untuk kembali ke kediaman tante widya.


sekitar empat puluh menit shofia pun tiba di kediaman calon mertuanya. shofia melangkah dengan gontai


" shofia kamu sudah pulang? " tanya mama widya


" hey kamu kenapa? apa Rey menyakitimu? " selidik mama widya, shofia menggelengkan kepala nya


" lalu ada apa ? wajah kamu kok murung kayak gitu? " tanya mama widya lagi


" aku tadi ke tempat om setyo dan dia tidak bisa datang saat acara pernikahan nanti " ucap shofia sendu


" ya sudah mungkin beliau sibuk kamu yang sabar ya..,! sudah ada kami disini mama sudah menganggap kamu seperti anak mama sendiri " ucap mama widya sambil memeluk tubuh shofia.


" makasih ma! aku bahagia bisa bertemu kalian aku merasa punya keluarga baru dan tidak kesepian lagi " ucap shofia. mama widya pun tersenyum


" oh ya kamu sudah makan? " tanya mama widya, shofia pun menggelengkan kepalanya


" ya sudah ayo kita makan dulu " ajak mama widya. lalu mereka pun menuju meja makan untuk makan siang bersama


" ma kyara mana? " tanya shofia karena tidak melihat kyara di meja makan


" oh dia masih di sekolahnya katanya dia ada latihan menari karena akan mengikuti pentas seni di sekolah nya.


" oh ya kamu sudah dapat cincin kawinnya? " tanya mama widya sambil meraih air putih setelah dia menghabiskan makan siangnya lalu membersihkan sudut bibir nya dengan tisu


"alhamdulillah sudah ma, ni dia..! " kata shofia lalu menunjukkan kotak merah dari dalam tasnya kepada mama mertua nya.


"wah bagus sekali ini mama suka..! simpel tapi terlihat elegan " ucap mama widya sambil

__ADS_1


memperhatikan cincinnya.


"kamu simpan dengan baik jangan sampai hilang" ucap mama widya sambil menyerah kan cincin itu kembali pada shofia.


"ya ma klo begitu aku ke kamar dulu siap siap mau ke rumah sakit abis ini" ucap shofia


" ya mama juga abis ini mau jemput kyara " ucap mama widya.


lalu shofia pun naik ke lantai atas masuk ke dalam kamarnya.


sementara di tempat lain Rey bersama aldo sedang berada di restoran Jepang mereka baru saja selesai meeting dengan klien dari malaysia


" kita langsung balik ke kantor " ucap Rey pada Aldo asistennya


" baik pak! " jawab Aldo


lalu mereka pun keluar dari restoran tersebut menuju perusahaan.


" bagaimana al kamu apa anak buahmu sudah melaksanakan tugasnya " tanya Rey saat mereka tiba di dalam ruangan Rey


" sudah tuan dan ini dia sudah mengirimkan hasil rekamannya" kaya Aldo sambil menyerahkan rekaman percakapan shofia om setyo yang dikirimkan anak buahnya tadi siang


Rey memperhatikan hasil rekaman yang diberikan Aldo padanya.


" lalu informasi yang aku minta sudah kamu dapat kan? " tanya Rey lagi


" sudah tuan papanya nona shofia meninggal satu tahun yang lalu dan papanya termasuk pengusaha restoran yang cukup maju dia memiliki beberapa restoran namun sekarang restoran itu sudah beralih pemilikan ke tangan pak setyo. namun saya rasa ada yang ganjil tuan " lapor Rey


" kamu selidiki semuanya" ucap Rey


" oh ya ada lagi tuan dan ternyata mamanya non shofia saat ini sedang..! "


" hay Rey gimana hasil meeting dengan klien tadi " kata stela yang tiba tiba masuk ke ruangan Rey dan terpaksa aldo menghentikan laporannya.


" cckkk kamu kalo masuk ke ruangan aku ketuk pintu dulu " ucap Rey sedikit kesal


" maaf Pak klo begitu saya permisi dulu " ucap Aldi undur diri


" iya sory aku ganggu kalian ?aku kan cuman tanya gimana hasil meeting tadi " kaya stela


" hasilnya memuaskan dan rencananya aku dan Aldo akan berangkat ke malaysia minggu depan " ucap Rey


" aku ikut ya? " kata stela bersemangat


" nggak kamu tetap di sini urus perusahaan biar aku dan Aldo yang berangkat " Rey memberi perintah


" cckk" iya iya aku disini jaga perusahaan " kata shofia lalu keluar dari ruangan Rey.


" kapan sih Rey kamu mau anggap aku ? kapan kamu mau membuka hati kamu ke aku" batin stela


******


Terima kasih guys masih setia dengan cerita aku.. dukung terus ya karya aku dengan memberikan jempol komen dan vote kalian

__ADS_1


happy Reading


__ADS_2