MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 195


__ADS_3

selepas magrib kini giliran teman taman dan relasi serta karyawan Rey Yang datang juga teman teman shofia. mereka datang untuk memberikan ucapan selamat kepada Rey dan shofia serta mendoakan si kembar.


Rey dan Shofia di dampingi Aldo menyambut tamu yang memberi ucapan selamat dari para tamu setelah itu mereka di persilahkan untuk menikmati hidangan sembari mendengarkan lantunan musik dari grup musik artis papan atas.


Vania juga tampak sibuk ikut mengecek situasi acara sembari sesekali meminta para pelayan untuk menambahkan menu yang mulai berkurang.


" ah capek banget dari tadi berdiri terus " ucapnya sambil duduk di salah satu kursi tamu


" hay van..! boleh saya duduk di sini? " tanya Mandez


" ah tuan Mandez tentu silahkan " ucap Vania


" kamu mau minum nih kebetulan aku bawa dua dan ini satu untuk kamu "


" Terima kasih " sambil mengambil minuman yang di sodorkan Mandez padanya


" kamu kenapa telpon ku nggak pernah di angkat? " tanya Mandez


" ah iya maaf aku sangat sibuk dan terkadang lupa mengecek HP karena ponselku aku silien saat tugas "


" oh pantas saja, oh ya apa sore besok kamu ada waktu? saya akan balik ke Inggris dua hari lagi jadi karena urusan saya sudah hampir selesai dan tadi saya habis dari persidangan Eliza untuk memberikan kesaksian, jadi sebelum saya kembali ke Amerika saya pingin ngajak kamu jalan atau minimal makan lah " ucap Mandez


" oh jadi anda tadi habis dari mengikuti sidang trus gimana kabar Eliza? "


" ya begitulah sepertinya dia kurang sehat dan tampak kurusan " jawab Mandez


" ya itu karena keserakahan nya coba aja dia tidak berbuat jahat dan datang dengan niat baik baik saya yakin pak Rey dan keluarganya akan memaafkannya " kata Vania


" ya kamu benar tapi dia tidak pernah merasa puas atas apa yang sudah dia miliki. " tambah Mandez lagi. sementara dari jarak beberapa meter tampak Aldo terus manatap ke arah Vania yang masih asyik mengobrol dengan Mandez.


" aduh gimana ya.. " pikir Vania


" dia tidak bisa karena besok dia ada janji dengan ku untuk ketemu dengan orang tua ku " ucap Aldo yang tiba tiba sudah duduk di samping Vania sambil merangkul pundaknya.

__ADS_1


" maksud anda? "


" ya aku akan segera melamar Vania jadi saat ini dia milik ku jadi aku sarankan kamu jangan lagi ganggu dan mendekati Vania " tutur Aldo


" apa benar begitu Vania?" tanya Mandez meminta kejelasan


" ya tuan benar tuan Mandez saat ini saya dan kak Aldo sudah jadian dan dia juga sudah melamar saya secara pribadi pada mama saya " terang Vania.


Mandez menarik nafas panjang " ternyata aku terlambat, oke klo begitu selamat untuk kalian tapi Vania seandainya suatu saat nanti Aldo menyakitimu dan kamu kecewa saya siap menjadi orang pertama yang akan menyembuhkan luka mu" ucap Mandez seperti nggak rela


" jaga bicaramu nggak akan pernah aku biarkan Vania berpaling dariku dan aku akan pastikan dia akan bahagia dan nyaman bersama ku jadi kamu nggak usah kuatir tuan Mandez. " balas Aldo nggak mau kalah


" oke baiklah sepertinya saya tidak bisa berlama lama di sini sebetulnya aku masih ingin di sini dua atau tiga hari lagi agar bisa lebih mengenalmu Vania tapi aku rasa aku akan kembali besok sekali lagi selamat dan aku harap kamu menjaga Vania dengan sangat baik karena jujur aku sudah jatuh cinta padanya sejak pertama kali aku bertemu di lobi rumah sakit waktu itu" ungkap Mandez. Vania hanya terdiam


" ah rasanya seperti ini di rebutan dua laki laki tampan " batin Vania, tapi hati Vania sudah lebih dulu di isi oleh Aldo yang ia kagumi secara diam-diam.


" Oke aku pamit semoga kalian bahagia "


" Terima kasih " jawab Aldo


kemudian Mandez melangkah mendekati Rey dan Shofia untuk berpamitan.


" kenapa cepat sekali kamu pulang ini juga masih jam 9 " tanya Rey


" ya maaf tapi aku rasa kurang enak badan sekali lagi selamat atas kelahiran bayi kalian klo begitu aku pamit " ucap Mandez lalu menjabat tangan Rey dan juga Shofia kemudian melangkah menuju pintu utama.


acara masih berlangsung sedang ke dua bayi kembar mereka tampak sudah mulai mengantuk jam sembilan malam Rey meminta Shofia untuk menidurkan bayi mereka di kamar.apalagi tampak kyara juga sudah beberapa kali menguap


" ya udah aku duluan ke kamar ya kasian mereka klo di sini terus terlalu rame "


" ya sayang kamu istirahat lah biar tamu mas sama mama dan juga Aldo yang nemuin " ucap Rey sembari mengecup kening istrinya dan kemudian meminta salah satu pengasuh untuk menggendong salah satu bayi mereka menuju kamar.


" Kyara bobo juga ya sama Nany ini sudah malam sayang besok kan sekolah " ucap Rey pada Kyara

__ADS_1


" ya papi " jawab kyara lalu ikut naik bersama maminya dan dua adik kembarnya.


sementara di lantai bawah l..tampak mama Rika dan mama Widya sedang mengobrol dengan orang tua


Vania.mereka tampak berbincang akrab.


" saya nggak nyangka Aldo melamar Vania saya kira dia tidak pernah tertarik sama perempuan karena jeng tau dia itu pria pekerja keras dan tidak pernah melirik cewek " tutur mama Widya.


" tapi saya senang Vania sama Aldo karena saya liat dia laki yang bertanggung jawab dan sangat sopan" ucap mamanya Vania


" ya saya setuju dengan jeng Nita " imbuh mama Rika.


" trus kapan rencana acara lamarannya " tanya mama Rika


" nanti saya akan menghubungi orang tuanya Aldo sebenarnya sekarang saya dan Rey mengundangnya tapi karena ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan jadi mereka tidak bisa datang mengkin nanti Aldo yang akan pulang ke Surabaya menemui orang tuanya" kata mama Widya.


" yang jelas insya Allah dalam waktu dekat ini " imbuh mama Widya lagi.


jam sepuluh malam semua tamu sudah pulang meninggalkan mansion milik Rey. Aldo baru saja pulang sekalian mengantarkan Vania sedang orang tua Vania sudah lebih dulu pulang diantar sopirnya.


Rey masuk ke kamar nya di lihatnya Shofia telah tertidur sedang di sampingnya tampak Kyara tidur sambil memeluknya sedang ke dua bayi kembar mereka tidur di dalam box bayi tidak jauh dari ranjang mereka. Shofia memang sengaja tidak memisahkan kamar mereka dengan kedua bayi mereka.


sedang Kyara tadi minta tidur bareng dengan maminya karena memang beberapa hari ini setelah melahirkan si kembar ia sudah jarang sekali menemani Kyara tidur.dan Shofia mengijinkan Kyara tidur bersamanya malam ini karena ia tidak ingin anak perempuannya merasa cemburu dengan kedua adik kembarnya.


Rey tersenyum melihat pemandangan di depannya ia sangat bersyukur memiliki Shofi sebagai istrinya yang mau menyayangi Kyara dengan tulus.


Rey segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya kemudian ia segera menciumi anaknya satu persatu dan terakhir dia tidur di samping istrinya dengan memeluk nya dari belakang dan tak lupa tangan satunya menemplok ke tempat favoritnya.


Shofia terbangun karena ulah suaminya yang memainkan salah satu bukit kembarnya.


"sayang acaranya sudah selesai? " tanya Shofia


" hem baru aja selesai "

__ADS_1


" maaf ya aku nggak nemenin kamu sampe akhir tadi soalnya Kyara minta ditemani tidur di sini "


" iya nggak papa lagian kamu pasti capek, udah ayo tidur lagi sebentar lagi pasti si kembar bagun minta ***** " ucap Rey sambil mengecup kepala istrinya dan mereka berdua kembali tertidur dengan saling berpelukan.


__ADS_2