
shofia keluar dari kamar mandi sudah dengan berpakaian lengkap. dia sapu pandangannya ternyata Rey sudah tidak ada di kamar lalu dia duduk di depan meja rias menyisir rambutnya supaya rapai setelah itu menggunakan handbody lotion agar kulitnya tetap terawat. tiba tiba saja shofia menguap dia merasa kantuk yang luar biasa akhirnya dia rebahkan tubuhnya di atas ranjang berukuran king size tersebut.
" ah ngantuk banget tidur sebentar nggak papa kali ya mumpung pak Rey tidak ada" katanya seorang diri. dan tak berapa lama shofia pun terlelap dalam tidurnya karena tadi malam dia tegang memikirkan acara keesokan harinya sehingga dia hampir semalaman tidak tidur.
sementara Rey sedang bekerja di ruang kerjanya di temani aldo
" maaf tuan apa kita jadi berangkat besok? " tanya aldo ragu
" menurut kamu? " tanya Rey
" maaf tuan saya hanya berfikir saja karena tuan baru saja menikah " ucap aldo
" udah kamu nggak usah mikir yang macam macam kamu siapkan semua dokumennya kita berangkat besok setelah sarapan dan satu lagi jangan sampai stela tau dulu tentang pernikahan saya, saya tidak mau dia berbuat ulah " kata Rey
" baik tuan! " ucap aldo lalu mereka kembali sibuk dengan pekerjaan mereka hingga jam dua siang tiba tiba pintu di ketuk dari luar
" tok tok..! " Rey mama.. !" panggil mamanya dari balik pintu
" masuk ma.. "!
" Rey kalian belum makan siang? ayo makan dulu bi jum sudah menyiapkan makan siang mama juga belum makan ayo? "
" ya ma kebetulan aku juga sudah lapar, ayo al kita makan dulu " ajak Rey
" nggak papa tuan saya nanti saja belakangan" tolak aldo nggak enak
" udah kerjanya nanti lagi..! ayo al " ucap mama widya
" baik tante! " jawab aldo kemudian mereka bertiga keluar dari ruang kerja Rey menuju ruang makan
" Rey kamu panggil istri kamu ajak makan bareng " perintah mamanya
" jum tolong panggil shofia suruh turun untuk makan siang " perintah Rey pada bi jum
" mama nyuruh kamu bukan bi jum..! " .
" tapi kan sama saja" elak Rey
" nggak kamu yang harus ajak dia turun ke bawah..! " perintah mamanya
" iya ma..! " Jawab Rey pasrah lalu melangkah naik ke lantai atas menuju kamarnya.
" hah belum apa apa sudah menyusahkan " Rey mendumel sendiri
Rey membuka pintu kamarnya mencari sosok Sofia ternyata dilihatnya shofia sedang tertidur di ranjang, dia menarik nafas dalam-dalam. " ternyata dia tidur " gumamnya
Lalu perlahan Rey melangkah mendekati ranjang dia bingung harus bagaimana membangunkan Sophia, dia duduk di tepi ranjang dilihatnya wajah cantik yang sedang tertidur lelap dan tanpa sengaja dia menangkap belahan dada Sofia yang sedikit menyembul dibalik piyama tidurnya, kembali Rey menelan ludahnya.
tanpa melihat dia goyang-goyangkan tubuh Sophia " bangun bangun di tunggu mama di bawah untuk makan siang!" ucap Rey
Sofia menggeliat kemudian mengerjapkan matanya " pak Rey ? " teriaknya kesadarannya belum penuh benar lalu dia langsung duduk
" bapak kenapa berada di sini? " tanya shofia
Rey mengernyitkan keningnya
" ini kamar saya ya jadi jelaslah saya berada di sini, ayo bangun Mama menyuruh kita makan siang " ucap Rey
" makan siang jam berapa ini ? " lalu shofia menatap jam di dinding kamarnya
" Maaf Pak saya tadi ketiduran" lalu Sofia segera turun dari ranjang dia baru sadar bahwa sekarang ini dia sedang berada di kamar Rey dimana saat ini statusnya adalah istri dari tuan Rayyan.
" pak Rey duluan saja saya mau cuci muka terlebih dahulu nanti nanti saya menyusul turun ke bawah " ucap shofia lalu masuk ke kamar mandi membasuh mukanya.
Rey masih menunggunya di samping pintu
__ADS_1
" bapak masih disini?" tanya Sofia
" iya saya nggak mau mama marah gara gara turun ke bawah tidak bersama kamu " ucap Rey sedikit kesal. dan tanpa menunggu lama lalu mereka turun ke bawah menuju ruang makan dengan sedikit malu shofia langsung duduk di kursi yang kosong di samping Mama mertuanya Disana juga sudah tampak kyara dan juga Aldo
" Maaf Ma aku tadi ketiduran" ucap shofia malu
" nggak papa sayang mama juga baru bangun, mama ngerti kamu pasti capek kan Ayo sekarang kita makan..!" kemudian mereka semua langsung menikmati makan siang mereka dengan lahap.
selesai makan Sofia membantu bi jum membereskan piring-piring sisa makan mereka
" sudah biarkan saja sudah ada Nani dan jum yang membereskan " kata mamanya
" nggak papa mah dikit lagi kok " jawab shofia mama widya hanya memandangnya sambil tersenyum itulah shofia dia tidak pernah mau berpangku tangan walau kini status nya sudah menjadi nyonya muda di rumah ini.
aldo kembali ke ruang kerja melanjutkan pekerjaannya yang tinggal sedikit lagi sedang Rey duduk di ruang keluarga menemani putrinya yang sedang nonton kartun bersama mamanya
tak lama shofia pun datang membawakan potongan buah yang dia letakkan di meja lalu ikut duduk di samping kyara
" mam..! mami tidur di kamar papi ya? " tanya kyara dan sontak shofia dan Rey saling berpandangan
" iya sayang mami dan papi kamu kan sudah menikah jadi harus tidur bersama " kini omanya yang jawab
" klo gitu aku boleh ya tidur sama mami dan papi ? " pinta kyara
" boleh tentu saja boleh " jawab shofia spontan
" eh maksud mami boleh tapi kamu tanya papi kamu dulu ya? " ucap shofia
" boleh ya pi? " rengek kyara sambil menarik lengan kaos papinya.
" boleh sayang nanti malam kamu boleh tidur sama papi dan mami" ucap Rey sambil mengusap rambut anaknya
kyara meloncat kegirangan namun berbeda dengan mamanya yang tampak sedikit kecewa
" sayang mana boleh seperti itu malam ini kamu nggak boleh ganggu papi sama mami kamu sayang kamu mau punya adek nggak? " rayu omanya dan kyara menganggukkan kepalanya
" nggak papa Ma Lagian Besok pagi aku akan melakukan perjalanan bisnis beberapa negara jadi biarkan malam ini kyara tidur sama aku " ucap Rey sedang shofia hanya diam mendengarkan perdebatan antara ibu dan anak
" ya mana bisa begitu Rey ini kan malam pertama kalian " ucap mamanya
" oma malam pertama itu apa sih oma? " celetuk kyara
" hah " shofia membelakakan matanya
" sayang ayo ikut mami mami punya cerita bagus untuk kyara kita duduk di ayunan belakang yuk? " ajak shofia mengalihkan pertanyaan putri nya
" ayok..! " seru kyara lalu shofia pun mengajak shofia melangkah menuju taman belakang bermain ayunan sambil menceritakan dongeng cindera.
selepas kepergian shofia dan kyara Rey menatap mamanya " ma jangan bicara aneh aneh di depan kyara ma..! " ucap Rey
" iya maaf mama keceplosan tadi abis kamu sih aneh ini kan malam pertama kamu masak kamu ngajak kyara tidur bareng kalian! " sewot mamanya
" iya aku kasian aja lagian beberapa hari aku akan keluar negeri jadi lama nggak ketemu sama kyara " Rey beralasan.
"nggak pokoknya malam ini biar kyara tidur sama mama, karena biar bagaimanapun ini malam pertama kalian"
" ya sudah terserah mama saja" ucap Rey
" Rey Kenapa harus sekarang Sih perginya kamu kan baru menikah? " tanya mamanya
"mah ini sudah dijadwalkan dari dulu-dulu dan tidak mungkin ditunda" jawab Rey
" terus berapa lama kamu di sana ?"
" mungkin sekitar 1 minggu atau bisa kurang tergantung sih bagaimana nanti kesepakatannya, rencananya aku akan melakukan kontrak kerjasama dengan pengusaha di Brunei dan juga Singapura " terang Rey
__ADS_1
"ya terserah kamu saja cuman pesan mama kamu hati hati disana dan ingat sekarang status kamu sekarang klo kamu sudah punya istri jadi jangan macam macam di luar sana " pesan mamanya
" ya ma mama kan tau aku nggak pernah macam macam " ucap Rey
"ya sudah aku kembali ke ruang kerja aku dulu " pamit Rey lalu meninggalkan namanya menuju ruang kerjanya. sedangkan mama widya melangkah menyusul kyara dan shofia di taman belakang sambil membawa piring berisi potongan buah
"sayang sudah sore ayo kamu mandi dulu " ajak maminya
" mami mandiin aku ya? " punya kyara
" oke sayang " ucap shofia sambil mencubit hidung putri sambung
" oma aku mandi dulu ya? " pamit kyara pada omanya
" ya mandi sana biar harum. ingat nanti malam kamu temani oma tidur ya! " kata omanya lagi
" iya oma tenang aja nanti aku boboknya sama oma " ucap kyara lalu turun dari ayunan dan masuk kedalam mension
kyara sudah selesai mandi dan berpakaian rapi dan rambutnya pun sudah di kuncir kuda oleh maminya
" sudah cantik..! seru shofia lalu kyara pun memandang dirinya di depan cermin.
" sekarang mami mau mandi dulu ya? " kata maminya setelah selesai mengepang rambut kyara
" ya mam klo begitu sekarang aku mau gambar dulu ya?" ucap kyara
" ya sayang " lalu shofia pun keluar dari kamar kyara dan masuk ke dalam kamarnya.
shofia mengambil baju gantinya sebelum masuk ke kamar mandi. sekitar tiga puluh menit shofia berendam di dalam bathtub setelah itu di membilas tubuhnya di bawah guyuran shower.
Rey baru saja masuk ke dalam kamarnya dan hendak masuk ke dalam kamarnya namun niatnya dia urungkan karena mendengar gemericik air dari dalam kamar mandi. dan dia memilih untuk duduk di sofa sambil menonton acara berita.
sepuluh menit kemudian shofia keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap. dia masih malu untuk sekedar memakai handuk keluar dari kamar mandi walaupun Rey sudah halal statusnya namun dia masih malu.
Rey hanya melirik sebentar lalu dia melangkah masuk ke kamar mandi. shofia segera menyiapkan pakaian ganti untuk Rey walaupun Rey tidak mencintai nya tapi dia ingin melayani suaminya dengan baik.
shofia meletakkan pakaian ganti untuk Rey diatas ranjang kemudian dia duduk di depan meja rias untuk merapikan rambut nya memakai sedikit bedak dan juga handbody lotion.
Rey keluar dari kamar mandi seperti biasa hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang di melirik sebentar melihat pakaian nya sudah tersedia di atas ranjang shofia bangun dari meja rias mengambil pakaian suaminya
" pak Rey ini pakaiannya sudah saya siapkan " kata shofia
" kamu nggak usah melakukan ini saya bisa melakukannya sendiri " ujar Rey
" ya saya tau tapi bagaimana pun saya ini sekarang istri bapak sudah sepantasnya saya melayani bapak " ucap shofia lagi
" saya rasa nggak perlu " jawab Rey lagi
" please pak jangan larang saya, saya hanya ingin berbakti pada suami ingin mendapatkan ridho suami karena surga istri itu ada pada suaminya jadi ijinkan saya untuk melakukannya " ucap shofia
" baiklah terserah kau saja " jawab Rey lalu meraih pakaian yang di berikan shofia untuknya dan langsung mengenakan nya.
" tok.. tok..! " suara pintu kamarnya di ketuk
shofia melangkah menuju pintu lalu membukanya
" maaf nona dan tuan di tunggu nyonya untuk makan malam " ucap pelayanan tersebut
" ya katakan sama mama sebentar lagi kami turun " ucap shofia lembut lalu pelayan itu pun kembali turun ke bawah
tak lama Rey dan shofia pun turun kebawah untuk makan malam selesai makan malam seperti biasa mereka berbincang sebentar sebelum akhirnya mereka masuk ke kamar masing masing.
malam itu sebenarnya kyara masih ingin tidur dengan mami dan papinya namun dengan segala bujuk rayu omanya akhirnya kyara pun mau untuk tidur dengan omanya.
*****
__ADS_1
hari ini aku up lumayan panjang ya jadi tetep dukung aku dengan tinggalkan jejak kalian like dan komen serta votenya
happy Reading๐๐๐