MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 90


__ADS_3

Rey dan shofia masuk di salah satu restoran eropa dan duduk di salah satu meja yang sudah di reservasi terlebih dahulu oleh Rey.


" tadi ada masalah apa sama stela? " tanya shofia sesaat setelah pelayan membawakan pesanan mereka


" tadi saat jam kantor salah satu teman aku menelpon klo stela mabuk di kafenya jadi aku dan Aldo menjemputnya lalu mengantarnya ke apartemen nya.


" ya Allah kenapa bisa gitu sih? apa gara gara tadi pagi sehingga di mabuk kayak gitu? " kata shofia


" hemm "


" maaf klo boleh tau emang hubungan kamu sama stela seperti apa sebelum nya mas "


" kita berteman sejak SMA sampai kuliah kita barengan terus dia juga jadi cewek yang galak setiap ada cewek cewek yang deketin aku dan aku cuek aja karena saat itu aku juga kurang tertarik untuk pacaran hingga ketika aku masuk semester 7 aku berkenalan dengan mama nya kyara dan itu pertama kalinya aku mengenal yang nama nya jatuh cinta stela sempat melarang aku tapi karena perasaan aku yang sangat besar kepada mamanya kyara sehingga akhirnya kami menikah dan saat itu setelah stela lulus kuliah ia memilih untuk tinggal dengan bokapnya di Belanda"


dan beberapa tahun kemudian ketika mendengar aku bercerai dari mamanya kyara stela kembali datang ke indonesia. dan dia yang selalu ada di samping aku memberi semangat dan mensuport pekerjaan aku " tutur Rey


" trus kapan kamu tau klo dia memiliki perasaan lebih ke kamu mas " tanya shofia


" beberapa bulan setelah aku resmi bercerai dari mamanya kyara "


" pasti dia sangat kecewa ya mas karena segitu lama dia mengharapkan cinta kamu mas "


" ya mungkin, tapi kamu kan tau klo cinta itu tidak bisa di paksakan "


" ya kamu benar mas "


" kamu nggak marah kan waktu kamu tau aku berada di apartemen stela dan membantu nya ? "


" awalnya sih marah dan kaget, tapi begitu kamu bilang ada masalah dan kamu bersama aldo aku sedikit lega, ya udah ayo kita makan mas " ucap shofia lalu mereka berdua pun mulai menyantap makan siang mereka dengan tenang sesekali tampak Rey menyuapkan makanan ke mulut istrinya. begitu pula sebaliknya.


selesai makan Rey mengantarkan shofia kembali ke rumah sakit kemudian setelah itu dia pun kembali ke perusahaanya.


shofia kembali sibuk dengan aktifitasnya di rumah sakit ikut memeriksa pasien yang sedang rawat inap kemudian membuat laporan kerjanya setelah jam 4 sore shofia pun menyelesaikan tugasnya dan ia pun keluar dari rumah sakit dan rencananya hari ini Rey akan menjemputnya


" shof laki loe belum datang?" tanya vania saat mereka berdua melangkah keluar dari rumah sakit


" ya tadi katanya sudah mau berangkat " jawab shofia.


" Oke klo gitu gue duluan ya.! loe nggak papa ni gue tinggal duluan?


" ya nggak papa duluan aja paling sebentar lagi pak Rey datang "


" ya udah loe ati ati ya daaa.! " lalu vania pun melangkah menuju parkiran mobil sedang shofia melangkah menuju gerbang rumah sakit. dan tiba tiba saja andika sudah berdiri di samping nya


" sore shofia gimana kabar mu ? " tanya andika


sambil mensejajarkan langkahnya


" eh kak andika kapan ke sini? kabar aku baik " jawab shofia sedikit gugup


" aku mau bicara sama kamu sebentar apa kamu ada waktu? sebentar saja " pinta Andika


" ehm gimana ya ka! "


" tiga puluh menit " kata Andika lagi

__ADS_1


" masalahnya suami aku mau jemput aku sebentar lagi "


" oke lima belas menit " tawar Andika lagi


" baiklah kak kita duduk di situ itu aja kak" lalu mereka berjalan menuju halte yang ada di samping rumah sakit.


" apa yang mau kakak bicarakan? " tanya shofia saat mereka sudah duduk di halte samping rumah sakit.


" bagaimana hubungan mu dengan suamimu? "


" alhamdulillah baik kak " Jawab shofia


" apa dia memperlakukan mu dengan baik? "


" ya dia sangat baik walau di awal awal dia sedikit dingin tapi sekarang dia sudah menjadi suami yang baik dan hangat"


" benarkah kamu nggak bohong kan ? " ucap Andika sambil menatap mata shofia namun dia tidak menemukan kebohongan di sana


" nggak kak buat apa juga aku bohong " jawab shofia


" apa dia mencintaimu ? " tanya Andika lagi


" buat apa kakak menanyakan hal itu? " ucap shofia yang merasa mulai di introgasi layaknya anak kecil yang ketahuan berbuat kesalahan.


" aku hanya ingin memastikan saja agar aku bisa tenang dan ikhlas melepas mu" kata Andika.


shofia menarik nafas dalam dalam


" insya Allah dia mencintai ku kak dan begitu juga dengan aku, aku sangat mencintai suami aku, jadi aku harap kakak jangan lagi mengharapkan aku, aku yakin di luar sana banyak wanita cantik dan yang jauh lebih baik dari aku yang pantas untuk mendampingi kakak" kata shofia


" ya tapi saat ini aku sudah menikah dan menjadi milik orang lain jadi mulai sekarang kakak lupakan aku, mulailah kakak menata masa depan kakak "


" tapi harapan aku dari dulu itu hidup bahagia bersama kamu shofia"


" kak..! "


" iya aku tau kamu sudah jadi milik orang lain dan setelah ini aku tidak akan menggangu kehidupan kamu lagi aku akan kembali ke London. "


" kakak hati hati ya di sana! "


" hemm, oh ya jika ada apa apa kamu kabari aku ya dan jika dia mencampakkan mu atau menyakitimu maka hubungi aku, aku akan segera membawa mu shofia, membawamu pergi dari laki laki itu " kata Andika serius.


sementara itu tampak mobil rey sedang parkir tidak jauh dari tempat itu. rey terus memperhatikan interaksi antara shofia dan Andika dari dalam mobilnya.


" oh ya aku sekalian mau pamit, dan ingat jika ada apa apa jangan lupa hubungi aku "


" iya tentu jika suami aku berbuat macam macam maka orang yang pertama yang akan aku hubungi itu kamu" ucap shofia sambil tertawa.


" oke klo begitu aku pamit kamu jaga diri baik baik, sebelum pergi apa aku boleh memelukmu? " shofia diam sejenak kemudian menganggukkan Kepala nya dan Andika pun lantas memeluk shofia sebagai salam perpisahan sebuah pelukan sebagai seorang sahabat "


rey yang terus memperhatikan istrinya dari dalam mobil menjadi geram ketika melihat istrinya berpelukan dengan laki laki lain. rey segera turun dari mobil nya dan melangkah mendekati shofia dan Andika


" apa yang kalian lakukan? " ucap rey yang tiba tiba sudah ada di hadapan mereka dan sontak shofia segera melepaskan pelukan Andika


Rey menatap tajam ke arah Andika dan shofia

__ADS_1


" mas kamu kapan sampai? " tanya shofia


" sudah hampir lima belas menit yang lalu" jawab Rey dingin tanpa mengalihkan pandangannya pada andika, sedang Andika balik menatap Rey dengan tatapan sama tajam nya


"ayo pulang.! " ajak Rey sambil menggenggam pergelangan tangan istrinya.


" iya mas..! kak aku pulang dulu ya assalamu'alaikum.! " ucap shofia lalu melangkah mengikuti langkah suaminya masuk ke dalam mobil.


" waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, semoga kamu selalu bahagia shofia " ucapnya pelan kemudian berdiri dan melangkah menuju mobilnya.


sementara di dalam mobil Rey tampak diam sambil menahan amarahnya dengan wajah masamnya


" mas kita jemput kyara dulu ya tadi aku sudah ngasi mang udin untuk tidak menjemput kyara" shofia berusaha mencairkan suasana


" hemm" hanya itu respon yang di berikan Rey pada shofia


" mas kok kamu jawabnya cuman hemm aja, kamu kenapa? kamu marah karena tadi itu? ya aku minta maaf, tadi itu salam perpisahan dan kak Andika memintanya jadi aku nggak enak untuk menolaknya " tidak respon dari Rey


" mas jangan diam gitu dong "


Rey masih diam membisu tetap fokus pada jalanan di depan nya. lalu shofia menggeser duduknya lalu menggelayut manja pada lengan suaminya


" sayang aku minta maaf ya atas sikap aku tadi kamu jangan diam kayak gini dong sayang " lalu shofia berinisiatif mencium pipi suaminya


" cup " love you sayang " bisik shofia dan Rey pun menarik sebelah bibinya lalu Rey pun menghentikan mobilnya dan menatap istrinya dengan tatapan yang sulit di artikan


" kamu mau menggodaku di sini? "ucap Rey sambil membuka sabuk pengamannya dan memajukan tubuhnya ke hadapan istrinya


" sayang kamu mau apa? " tanya shofia sedikit gugup. dan Rey pun memegang tengkuk istriku lalu meraup bibir ranum istrinya dengan lahap


" mhemm " sayang sudah jangan di sini nanti ketahuan satpol PP gimana? " ucap shofia sambil berusaha mendorong tubuh suaminya.


" bukannya kamu yang mancing duluan " ucap Rey semakin mendesak tubuh shofia dan jari jari suaminya pun mulai memainkan aksinya bermain main di area favorit istrinya.


" hmm aaah " mas hentikan sayang nanti kita terlambat menjemput kyara " ucap shofia berusaha menghentikan aksi suaminya


dan tentunya itu sukses menghentikan aksi Rey.


" oke kita lanjutkan di rumah "


" berarti kamu sudah nggak marah lagi kan ke aku kan? " ucap shofia


" aku nggak suka kamu kayak tadi main peluk laki laki lain yang boleh nyentuh kamu itu aku "


" iya sayang aku minta maaf "


" maaf di Terima asal.! " ucap Rey menggantung sambil memainkan alisnya ke atas


" dasar suami mesum " kata shofia sambil mencubit hidung mancung suaminya.


" kan mesumnya cuman sama kamu sayang " sambil mengedipkan matanya


" udah ah ayo jalan lagi kasian kyara nanti menunggu lama "


" oke siap nyonya Rayyan " jawab Rey lalu kembali menghidupkan mesin mobil nya. dan bergerak perlahan menuju sekolah kyara.

__ADS_1


__ADS_2