MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 91


__ADS_3

mobil mereka sudah tiba di depan sekolah kyara


" sayang kamun turun duluan ya aku Terima telpon dulu " ucap Rey yang tiba tiba ada panggilan masuk pada ponsel nya.


shofia pun turun dari mobil. tampak banyak para ibu ibu sedang 55duduk di depan gerbang sekolah menunggu putra putri mereka pulang sekolah. shofia melangkah menuju gerbang sekolah di tatap jam tangan di pergelangan tangannya " kurang lima menit " batinnya lalu shofia berusaha menyapa para ibu ibu tersebut


" sore Bu! "


" sore " jawab salah satu ibu ibu tersebut


" eh mba..! mba ini beneran mama nya kyara ya? atau cuman jadi baby sitternya aja?" tanya salah satu ibu ibu dengan dandanan menor nya


" saya mamanya bu "


" masak sih kok kita nggak pernah tau situ menikah.! atau jangan jangan situ cuman jadi simpenan tuan Rayyan aja " nyinyir ibu satunya


" astagfirullahal azim, kita nikah kecil kecilan aja jadi memang nggak mengundang banyak orang " jawab shofia berusaha tetap ramah


" oh..! padahal tuan Rey kan kaya kenapa nggak ada resepsi? emang situ nggak kepingin bikin acara resepsi gitu? "


" buat saya yang penting akadnya saja bu " jawab shofia sementara Rey mendengarkan obrolan ibu ibu tadi dari dalam mobilnya segera turun dari mobilnya


" ehem. sayang kyara belum keluar? " ucap Rey sambil menatap tajam ke arah ibu ibu tadi dan sontak membuat ibu ibu tadi salah tingkah


"sayang kamu sudah selesai telponnya? telpon dari siapa? " tanya shofia


" dari WO yang akan mengurus acara resepsi kita nanti " sindir Rey sambil mengelus rambut istri nya sedang shofia mengerutkan keningnya


" oh ya sayang kamu mau pestanya dimana di hotel atau di gedung? ' ucap Rey lagi


shofia sedikit kebingungan dan akhirnya dia faham dengan arah pembicaraan Rey tadi ini pasti karena dia mendengar ucapan ibu ibu tadi.


" aku dimana saja terserah kamu" jawab shofia membuat para ibu ibu tadi saling tatap


" mami..! papi..! " teriak kyara yang baru keluar dari kelasnya dan di ikuti oleh teman temannya yang lain


" sayang kamu sudah keluar? " ucap shofia


" iya mi, papi sama mami kok tumben jemput aku " ucap kyara


" ya sayang kebetulan papi ada waktu " jawab maminya lalu mereka melangkah menuju mobil


" mari ibu ibu kami duluan ! " ucap shofia


" ah eh iya iya mari " jawab ibu ibu tersebut serentak


" papi sebelum pulang kita makan es cream yuk? " ajak kyara saat ini mereka sudah berada dalam mobil


" ehmm boleh, tapi nggak boleh banyak banyak ya " ucap shofia


" hore..! "


" mas kita ajak kyara ke kedai es krim sebentar ya "


" oke tapi aku nggak bisa lama lama soalnya nanti aku harus kembali ke kantor karena ada beberapa berkas yang harus aku tanda tangani"


" iya kita sebentar aja " kata shofia. lalu mobil Rey pun trus bergerak mencari kedai es krim setelah menempuh perjalanan sekitar dua puluh menit akhirnya mereka tiba di sebuah kedai es krim yang tampak tidak begitu ramai. Rey turun dari mobil lalu melangkah mengitari mobilnya dan kemudian membukakan pintu mobil untuk shofia.


kyara melangkah dengan girang karena hari ini dia akan makan es krim bersama ke dua orang tuanya.


mereka bertiga duduk di salah satu meja yang terletak di sebelah pojok kedai tersebut


" sayang kamu mau rasa apa? " tanya shofia pada putri nya


" aku mau rasa coklat dan strawberry..! "

__ADS_1


" oke klo kamu mas? "


" nggak aku nggak usah aku kurang suka es krim " ucap Rey


" ya udah nanti kamu sama sama aja sama aku ya! " kata shofia. lalu dia memesan tiga cup es krim dengan rasa yang berbeda. tak lama kemudian pelayan pun datang membawakan pesanan mereka.


kyara mulai menikmati es krim nya dengan lahap


" sayang pelan pelan makannya nanti belepotan " tegur shofia


" ya mi "


" mas kamu coba deh ini enak banget " kata shofia sambil berusaha menyodorkan satu sendok es krim ke depan mulut Rey


" nggak sayang aku enek makan es krim susu kayak gitu " tolak Rey


" tapi ini enak sayang ini dari stoberi asli lho kamu nggak bakalan enek " terang shofia masih berusaha menyodorkan es krim ke mulut suaminya


" ayo dong sayang di coba masak kamu nggak makan sih kan nggak seru ya kan kyara? "


" iya pi ini enak banget lho pi " timpal kyara dan akhirnya Rey pun membuka mulutnya walau dengan sedikit terpaksa.


" gimana enak kan ? seger " kata shofia


" hemm lumayan "


" klo begitu ayo lagi aaak"


" nggak sayang sudah cukup oke " tolak Rey dan akhirnya shofia pun berhenti untuk berusaha menyuapkan es krim ke mulut suami nya.


" ehm mas aku boleh nanya nggak soal ucapan mu tadi waktu di depan ibu ibu "


" kenapa? apa kamu mau diadakan resepsi? oke nanti setelah mama kamu keluar dari rumah sakit kita akan menyelenggarakan pesta resepsi pernikahan kita " terang Rey


" nggak aku berbohong agar mereka semua diam "


" kamu mas bohong itu dosa lho "


" nggak papa bohong sama orang yang suka ngurusin urusan orang lain, udah kamu habiskan es krim nya " ucap Rey


" shofia maaf ya aku belum bisa membuat pesta resepsi untuk pernikahan kita " ucap merasa bersalah


" aku nggak papa kok mas, resepsi atau tidak bagi aku tu yang penting akad nikahnya sah. sah di mata Allah dan sah di mata negera "


" makasih ya sayang aku janji setelah mama sembuh aku akan mengadakan resepsi pernikahan kita "


" ya mas terserah kamu aja. "


setelah selesai menikmati es krim mereka bertiga segera kembali ke mension.


" sayang mungkin malam ini aku tidak makan malam di luar karena banyak pekerjaan di kantor yang harus kau selesaikan, kamu tau kan kemaren kita beberapa hari di Singapore " ucap Rey setelah mereka ada di kamar mereka


" iya mas nggak papa tapi kamu jangan lupa makan malam ya! "


" iya kamu tenang aja "


" trus jam berapa kamu pulang jangan pulang terlalu malam "


" kenapa kamu nggak bisa tidur ya klo nggak aku kelonin? " ucap Rey sambil memeluk tubuh istri dari belakang dan tentu saja shofia langsung mencubit tangan suaminya


" ih mana ada nggak kok aku cuman nggak mau kamu tidurnya kemaleman itu aja kok! " bohong shofia


" alah bohong bilang aja kamu nggak bisa tidur kan kalau aku nggak nemenin kamu bobok " goda Rey lagi


" nggak kok siapa juga.! paling kamu tu yang nggak bisa tidur klo nggak meluk aku ya kan ayo ngaku! " kini balik shofia yang menuduh Rey

__ADS_1


" he he iya sayang kamu bener aku tuh nggak bisa tidur sebelum...! " ucap Rey sambil mengangkat kedua alisnya


" sebelum apaan? " tanya shofia


" sebelum make in love sama kamu " bisik Rey di telinga istrinya sambil memberikan gigitan kecil di telinganya.


" ish kamu mesum sudah sana kembali ke kantor kasian pak aldo nunggu lama " ucap shofia sambil berusaha mendorong tubuh suaminya ke pintu


" sayang nanti akun usahakan pulang lebih cepat ya dan kamu jangan tidur dulu atau jangan salahkan aku jika aku memperkosa mu nanti malam " ucap Rey lagi


" ya ampun mas kamu ngomongnya " ucap shofia dengan wajah bersemu merah


" itukan kamu mau juga liat wajahmu memerah begitu " goda Rey lagi


" ya Allah udah deh mas ih kamu tu ya..! sudah sana berangkat " ucap shofia


" yang kayaknya aku nggak jadi balik ke kantor deh aku mau di sini aja "


" lho katanya kamu banyak kerjaan kasian kan klo di tunda terus lagian week end ini kita mau balik ke Singapura "


" ah iya aku lupa abis klo sama kamu aku pingin di kamar terus. "


" ya udah kamu berangkat gih nanti


kemalaman sampe di kantor "


" iya sayang tapi kiss dulu dong " ucap Rey sambil menyodorkan pipi kanannya lalu shofia pun sedikit berjinjit dan


" cup" shofia mengecup pipi suaminya tapi dasar Rey ketika shofia hendak mencium dengan cepat dia menyodorkan bibirnya alhasil bukan pipi yang di cium shofia melainkan bibirnya, dan Rey pun menangkup wajah istrinya dan ciuman sekilas itu pun berubah menjadi ******* panas Rey semakin menekan tengkuk istrinya agar memperdalam ciumannya. sedang tangan satunya meremas bokong milik istrinya dan desahan pun berhasil lolos dari mulut shofia


" papi...! jangan makan mulut mami ".dan tiba tiba saja kyara masuk ke kamar mereka dan dengan cepat shofia mendorong dada suaminya dan ciuman itu pun akhirnya ambyar. 😂😂


Rey mengusap bibirnya yang basah begitu juga shofia dengan cepat merapikan pakaiannya.


" sayang kamu kenapa masuk ke kamar papi " ucap Rey sedikit gusar


" aku mau main sama mami, papi kenapa nakal sama mami? papi nggak boleh nakal sama mami! " ucap kyara sambil memeluk tubuh shofia


" papi nggak nakal kok sayang "


" tadi aku liat papi makan mulut mami kan mulut mami jadi sakit " kata kyara lagi


Rey hanya menggaruk kepalanya


" sayang papi nggak nakal kok sama mami sungguh "


" nggak papi bohong biar nanti klo papi nakal lagi sama mami aku aduin sama oma "


" mami bibirnya sakit nggak " tanya kyara pada maminya sambil mengusap bibir shofia


" sudah nggak kok sayang " jawab shofia yang malu dan kehabisan kata kata


" ya udah papi minta maaf deh tapi tadi jangan bilang sama oma ya! "


" oke tapi beneran janji nggak nakal lagi sama mami "


" iya janji, klo gitu papi balik ke kantor dulu ya assalamu'alaikum "


" waalaikum salam, mas biar aku antar kamu sampai di depan " lalu shofia pun mengiringi suaminya bersama kyara melangkah turun ke lantai dasar mengantarkan suaminya sampai ke depan pintu.


*****


segini dulu ya.. dan author minta maaf jika selama ramadhan jarang up dan author harap kalian masih setia sama cerita aku dan tetap memberikan dukungan like komen dan vote kalian


happy Reading 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2