
shofia masih betah berendam sambil memejamkan matanya tepatnya dia tertidur sebentar, hingga dia tidak menyadari kedatangan Rey yang ikut masuk ke kamar mandi.
tadi selesai meeting dan menandatangani beberapa berkas Rey memilih untuk segera pulang ke rumah dia tidak sabar untuk memberikan ponsel baru tersebut kepada shofia.
begitu sampai dia langsung bertanya pada bi jum tentang keberadaan shofia dan bi jum mengatakan klo shofia berada di kamar dan tanpa bicara lagi Rey langsung masuk ke kamarnya namun dia tidak mendapati shofia di sana kemudian dia coba membuka kamar mandi ternyata dia sedang berendam sambil memejamkan matanya
" shof kamu masih lama saya mau buang air kecil " panggil Rey namun tidak ada tanggapan sama sekali kemudian Rey semakin masuk ke dalam terdengar suara nafas dengkuran halus
shofia
karena sudah tak tahan Rey pun ikut masuk ke kamar mandi lalu membuka celananya menyisakan ****** ******** saja kemudian langsung menuju closed menuntaskan hajatnya.
shofia membuka matanya ketika mendengar suara gemericik air
" aaaakh...!pak Rey kenapa anda masuk kemari?" ucap shofia langsung duduk dari rebahannya di dalam bathtub sambil menutupi bagian dadanya
" saya kebelet tadi, abis kamu tidur di kamar mandi saya panggil panggil kamu nggak jawab"
Rey beralasan.
" ya tapi kan bapak bisa pindah ke kamar sebelah "
" di sebelah ada kyara lagian saya sudah kebelet " jawab Rey santai sambil membuka kemejanya yang menyisakan kaos dalam dan ****** ******** saja
" aaaarh pak Rey anda mau apa tunggu saya selesai dulu ini namanya porno aksi.. "
"mana ada pornoaksi sama istri sendiri" ucapnya lagi
" iya terserah anda saja tapi saya mohon anda keluar dulu sebentar lagi saya sudah mau selesai kok tinggal bilas saja"
" ya udah klo gitu kita mandi sama sama " ucap Rey
" iya nggak bisa gitu! " protes shofia
" saya mandi sebentar kamu klo nggak mau liat tutup saja matamu..! tapi beneran kamu nggak mau melihat saya lagi mandi? " ucap Rey sambil membuka semua pakaiannya
" ogah " lalu shofia pun memejamkan matanya dan Rey mulai mengguyur tubuhnya dengan air shower
" sudah pak Rey jangan lama saya kedinginan nih ..! " ucap shofia
" ya sebentar lagi ucap Rey yang sedang menggosok tubuhnya dengan sabun cair.
setelah sepuluh menit Rey sudah selesai mandi dan melilitkan handuk pada tubuhnya
" sudah sekarang buka mata mu saya sudah selesai " ucap Rey
" sekarang bapak cepetan keluar saya mau bilas saya sudah kedinginan nih " ucap shofia
" ya ni saya sudah mau keluar makanya kamu jangan tidur di dalam bathtub " ucap Rey kemudian keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
shofia segera membilas tubuhnya dibawah guyuran shower kemudian meraih handuk yang dia gantung di kamar mandi lalu keluar dan langsung memakai pakaiannya di dalam ruang ganti
Rey sudah duduk di sofa sambil menikmati secangkir teh hangat dia sengaja menunggu shofia selesai mandi untuk memberikan handphone baru untuk shofia
" ini minum agar kamu tidak masuk angin" ucap Rey sambil menyodorkan teh hangat pada shofia.
" makasih pak ternyata bapak orangnya baik juga " ucap shofia dengan senyuman manisnya.
" maksud kamu selama ini saya tidak baik gitu?" ucap Rey
" bukan..bukan begitu cuman saya baru tau aja kalo bapak ternyata orang nya baik " kata shofia lagi
" mana ponselmu sini saya liat! " ucap Rey
" untuk apa pak? " tanya shofia curiga
" saya cuman mau liat bukan mau ambil "
" sebentar " lalu shofia melangkah mengambil ponsel dari dalam tasnya kemudian menyerahkan nya kepada Rey
" ini..! "
Rey mengambil ponsel shofia lalu membuka SIM card ponselnya dan memindahkannya ke dalam ponsel yang baru
" hey bapak mau apakan kartu telpon saya! " teriak shofia
" ha serius ini buat saya..? wah ini bagus sekali ini kan handphone keluaran terbaru " ujar shofia
" mulai sekarang kamu pakai ini dan jadi ponsel yang ini saya buang aja " ucap Rey melempar ponselnya ke dalam bak sampah
" eh jangan pak ini jangan di buang ponsel ini ponsel penuh kenangan dan perjuangan " kata shofia sambil melangkah menuju keranjang sampah di hadapannya
" kenangan? kenangan sama cowokmu? " ucap Rey dengan nada dinginnya
" pokoknya ini jangan di buang ini akan saya simpan terus buat kenang kenangan " ujar shofia sambil memungut ponselnya dari dalam bak sampah dan meletakkannya dalam lemari. kemudian dia kembali duduk di samping suaminya melihat ponsel yang baru saja diberikan Rey kepadanya
" pak Rey makasih sudah ngasi saya ponsel baru, tapi apa ini tidak terlalu mahal? " ucap shofia
" kenapa kamu nggak suka klo nggak suka kamu kasi mang udin aja " ucap Rey ketus
" eh jangan jangan..! mana mungkin saya tidak suka ini kan pemberian dari suami aku..! makasih ya pak Rey " ucap shofia sambil tersenyum manis sembari mengerjap ngerjapkan matanya dan Rey pun tersenyum tertahan melihat ekspresi shofia yang begitu menggemaskan.
" pak Rey saya kebawah dulu ya mau nyiapin makan malam "
" hemm " jawab Rey. lalu shofia melangkah menuruni tangga langsung menuju dapur membantu bi jum untuk menyiapkan makan malam. setelah selesai menata semua menu di meja makan shofia pun memanggil Rey dan kyara untuk turun ke bawah untuk segera makan malam.
selsai makan sesuai janjinya kepada kyara shofia menemani kyara untuk belajar selesai belajar shofia pun menemani kyara tidur dengan membacakan dongeng terlebih dahulu. hingga jam sembilan malam kyara pun akhirnya tertidur.
shofia melangkah masuk ke kamarnya namun sampai di kamar dia tidak menemukan Rey suaminya. shofia melangkah ke ruang kerja Rey dan benar saja lampu ruangan itu masih menyala menandakan suaminya ada di dalamnya lalu shofia turun ke dapur hendak membuatkan minuman jahe dan madu agar dapat menghangatkan badan suaminya.
__ADS_1
shofia melangkah menuju ruang kerja Rey dengan membawa nampan dan segelas minuman hangat tadi
" tok.. tok..! "
" siapa? " tanya Rey dari balik pintu lalu shofia mendorong pintu dengan lengan kananya
" permisi pak Rey saya membawakan anda minuman hangat ini silahkan diminum supaya Anda tidak masuk angin " ucap shofia
" Terima kasih letakkan saja di situ..!" Ucap rey
"kyara sudah tidur? " tanya Rey
" sudah pak..! "
" kamu kenapa nggak tidur ini sudah malam " tanya Rey
" saya belum ngantuk, pak Rey mengerjakan apa? "
" ini saya ada sedikit kerjaan, kamu kalo ngantuk tidur aja "ucap Rey
tiba tiba ponsel shofia berdering
" maaf Pak saya Terima telpon dulu" lalu shofia melangkah keluar menjauh dari ruang kerja Rey
" ya hallo "
" ini dengan nona shofia ? kami dari rumah sakit mouth Elizabeth ingin mengabarkan kondisi orang tua anda"
" ya saya sendiri , bagaimana dok keadaan mama saya? " tanya shofia dengan suara bergetar
" ya kenalkan saya dokter edward, kondisi mama anda baik baik saja dan saya mau memberikan kabar gembira untuk anda mama anda sudah mendapatkan donor jantung dan kita akan segera mencocokkannya dengan jantung mama anda dan untuk itu tolong anda siapkan uang sebesar 950 juta untuk biaya operasi jantung nanti " terang dokter edward
" baik dok saya akan segera mentransfer nya dan saya Mohon anda lakukan yang terbaik untuk mama saya..! saya akan melakukan apapun agar mama saya bisa segera sembuh " ucap shofia
" tentu nona kita akan melakukan yang terbaik untuk mama anda yang penting sekarang anda siapkan uangnya dan juga jangan lupa berdoa untuk kesembuhan mama anda "
" baik dok saya akan segera transfer klo Begitu Terima kasih dok "
" ya nona itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami, klo begitu selamat malam nona" ucap dokter Edward lalu mengakhiri panggilannya.
shofia pun segera membuka aplikasi m banking pada ponsel nya dan melakukan transaksi sebesar 950 juta ke rumah sakit mont Elizabeth
setelah selesai shofia pun memasukkan ponselnya ke dalam sakunya dengan wajah ceria shofia melangkah menuju lantai atas masuk ke kamarnya
sementara itu tanpa sepengetahuan shofia diam diam Rey memperhatikannya dari jauh.
*****
aku udah double up ya jadi kasi dukungan like dan koment dan vote yang banyak ya para readers ku 😘😘😘
__ADS_1