
hay hay para reader's ku hari ini aku double up ya.. buat kalian yang setia ama cerita aku 😘😘😘
happy Reading..
selesai makan malam mereka semua duduk di ruang keluarga sambil nonton acara TV.
seperti biasa kyara akan bermanja di pangkuan maminya
" gimana kerjaan kamu Rey lancar? " tanya mamanya
" alhamdulillah ma berkat doa mama semua lancar " jawab Rey.
" papi minggu depan aku ada pementasan di sekolah dan aku akan menari nanti, papi sama mami datang ya? " pinta kyara
" hari apa? nanti papi liat jadwal papi dulu ya? "
" papi pasti dah kayak gitu..! aku kan pingin papi hadir sama mami juga kayak teman teman aku papi mami hadir, aku masak oma terus yang datang " ucap kyara merajuk. Rey dan shofia sejenak saling pandang.
" sayang papi pasti datang kok mami juga ya kan pi ? " ucap shofia sambil mengedip kan matanya kepada Rey
" ah iya sayang papi usahakan datang " kini Rey ikut menjawab
" beneran pi ? janji ya..! " ucap kyara sambil duduk dari tidurnya lalu mengacungkan kelingkingnya ke arah papinya dan Rey pun mengaitkan kelingkingnya ke jari kyara.
" insya Allah sayang" jawab Rey
" ya sudah kamu tidur gih ini sudah malam besok kamu kan harus ke sekolah " ucap omanya. lalu kyara pun naik ke atas masuk ke kamarnya bersama shofia yang akan selalu menina bobok kan putrinya. sedangkan Rey masuk ke ruang kerjanya
lima belas menit kemudian shofia keluar dari kamar kyara
" shofia gimana kyara udah tidur? " tanya mama mertuanya yang menunggunya di depan kamar kyara
" sudah ma baru aja tidur, mama ngapain di sini? " tanya shofia
" mama mau yakinin kamu dengan rencana kita tadi sore " ucap mama widya sambil menarik tangan shofia masuk ke dalam kamarnya.
" ya ampun ma jangan sekarang ya ma aku malu " ucap shofia
" sssttt kenapa malu klo bukan kamu yang memulai kapan kamu mau kasi mama cucu, kamu tau kan putra mama itu orang nya kaku banget, udah kamu pake baju ini " kata mama widya lagi sambil menyerahkan lingerie merah marun kepada shofia
" ayo sekarang kamu ganti baju kamu sana " ucap shofia sambil mendorong menantunya masuk ke kamar mandi lalu dengan sedikit terpaksa shofia pun nurut masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.
lima menit kemudian shofia keluar dari kamar mandi dengan lingerie maron nan seksi. baju kurang bahan serta transparan tersebut terlihat sangat cantik menempel di tubuh shofia.
__ADS_1
" ya ampun sayang kamu seksi sekali " gumam mama mertuanya ketika melihat shofia keluar dari kamar mandi
" tapi ma aku malu " ucapnya sambil menutupi bagian bagian vitalnya
" sayang jangan tutupi kayak gitu dong! trus nanti mama akan kasi tau kamu klo Rey mau masuk kamar dan kamu siap siap " ucap mama mertuanya
" trus aku harus bagaimana ma? " tanya shofia
" kamu nanti pura pura duduk di depan meja rias sambil pura pura nyisir rambut lalu rambutmu kamu ikat ke atas Oke..! " mama widya mengarahkan bak sutradara film.
" klo begitu mama keluar dulu ya goodluck sayang " ucap mama widya lalu keluar dari kamar anak menantunya tersebut.dan lima menit kemudian mama widya kembali mengetuk kamar shofia
" ya ma ada apa? " tanya shofia melihat mama widya kembali ke kamarnya
" ini mama buatkan susu panas untuk Rey kamu kasi ketika dia mau tidur " ucap mama mertuanya.
di dalam kamar shofia berusaha menahan kantuk demi sebuah misi menaklukkan hati suaminya.
dua puluh menit kemudian Rey keluar dari ruang kerjanya dan langsung naik ke kamarnya
mama widya langsung menghubungi shofia
" Rey sudah keluar dari ruang kerjanya " ucap mama widya
" ya ma " lalu shofia pun mematikan ponsel nya dan langsung pura pura duduk di depan meja rias sesuai intruksi mama mertuanya.
" ya Tuhan kenapa dia memakai pakaian seperti itu apa dia sengaja menggodaku! aku harus kuat " batin Rey
" pak Rey anda sudah kembali ? " ucap shofia sambil membalikkan badannya
" ya ampun dia cantik sekali dengan baju seperti itu " tiba tiba jiwa lelakinya bangkit lalu dengan cepat Rey menguasai diri dan otaknya
" ehm iya saya ke kamar mandi dulu " ucap Rey lalu cepat cepat masuk ke kamar mandi. sampai di kamar mandi Rey mencuci wajahnya untuk mendinginkan pikirannya.
" klo dia seperti itu aku tidak menjamin aku akan kuat menahannya, apa dia menginginkannya sekarang? ah tahan Rey kamu harus kuat kamu harus yakinkan hatimu dulu " ucap Rey di depan kaca kamar mandinya
sementara shofia menggigit bibirnya " ya Tuhan ini memalukan aku seperti wanita penggoda ih malu maluin.! tapi kata dokter Feli dengan melakukan itu mereka akhirnya saling mencintai dan kata mama widya klo istri ngajak duluan pahalanya besar, ya ampun tapi aku malu..! " ucap sambil memukul mukul keningnya.
" ceklek " kembali pintu kamar mandi di buka Rey keluar dari kamar mandi tanpa memandang ke arah shofia lalu langsung menuju wardrobe untuk mengganti bajunya dengan piyama tidur setelah itu dia langsung naik ke atas ranjangnya.
shofia pun melangkah dengan anggun sambil membawakan gelas berisi susu hangat
" pak Rey anda minum ini dulu sebelum tidur agar tidur anda nyenyak " ucap shofia. Rey menerima susu pemberian shofia tanpa menatap shofia lalu meminumnya hingga habis dan menyerahkan kembali pada shofia
__ADS_1
" ya Tuhan sungguh tubuhnya ternyata sangat sempurna ucap Rey lalu kembali merebahkan tubuhnya
" shofia kamu kenapa memakai baju seperti itu apa kamu mau menggoda saya? " ucap Rey penasaran shofia yang hendak meletakkan kembali gelas susu diatas nakas langsung kelagapan
" ah nggak kok saya hanya kepanasan aja cuacanya malam ini agak panas " ucap shofia beralasan.
setelah meletakkan gelas susu tadi shofia pun melangkah hendak naik ke atas ranjang namun sial kakinya keselibet karpet di samping ranjang dan shofia pun terjatuh
" bughk" shofia jatuh di atas tubuh Rey dengan posisi wajah mereka saling menempel. jantung mereka berdebar sangat kencang seperti hendak melompat keluar mata mereka saling beradu dan dengan reflek Rey pun menyesap bibir manis milik istrinya dan kali ini shofia berusaha untuk mengimbangi ciuman tersebut.
tangan Rey berpindah pada bokong berisi milik istrinya lalu meremasnya sedang tangan satunya menekan tengkuk shofia untuk memperdalam ciuman mereka.
shofia merasakan sesuatu yang mengeras di bawah sana lalu Rey pun membalikkan posisi kini shofia berada di bawah kungkungan nya kemudian menciumi setiap jengkal wajah istrinya lalu turun ke bawah ke leher jenjang milik istrinya aroma tubuh istrinya begitu memabukkan.
Rey semakin lepas kendali kini tangannya mulai menyingkap lengerie istrinya tampak dua bukit kembar terpampang jelas di depan mata. Rey mencoba untuk menyentuh bukit kembar milik istrinya dan ternyata sangat pas di genggaman Rey mulai meremas nya dengan lembut. shofia mulai mendesah menikmati sentuhan lembut suaminya Rey mulai membuka kancing piyama nya namun tiba tiba ponselnya berdering dengan cepat Rey menghentikan gerakan nya
" pak Rey ponsel Anda berbunyi " ucap shofia lalu Rey pun segera merapikan piayamanya dan segera mengangkat telpon yang ternyata dari Aldo asistennya.
" saya angkat telpon sebentar " ucap Rey lalu melangkah menjauh dari shofia
" ya Al ada apa? " tanya Rey yang memilih keluar dari kamarnya
maaf tuan saya hanya ingin memastikan besok jam berapa bapak akan berangkat ke Singapore ? " tanya aldo
" mungkin sepulang shofia dari rumah sakit jadi rencananya saya akan langsung menjemputnya di rumah sakit lalu kita langsung di Bandara saya ingin memberikannya kejutan"
" baik tuan "
" oh ya kamu pastikan semua dengan baik transportasi dan juga tempat menginap saya selama di sana "
" ya tuan rencananya nanti anda akan menginap di hotel shangrilla hotel dan hari ketiga rencananya saya akan menyusul anda karena kita ada kontrak kerja sama dengan salah satu perusahaan di Singapore" terang Aldo
" oke kamu atur semua dan saya maunya semua berjalan dengan baik " ucap Rey
" baik tuan "
" ya sudah klo begitu saya tutup telpon nya " ucap Rey langsung mematikan ponselnya
" ah untung saja Aldo menelpon kalo tidak saya tidak tau mungkin saya sudah lepas kontrol " batin rey lalu dia meletakkan ponselnya di atas nakas dan di lihatnya shofia sudah tertidur pulas dengan lingerie nya. Rey tersenyum sambil menatap wajah cantik istrinya lalu menutupi tubuh istrinya dengan selimut tebal
" ternyata kamu nakal juga..! maaf saya belum bisa melakukan kewajiban saya sebagai suami saat ini, karena saya belum yakin dengan perasaan saya " ucap Rey sambil mengelus pipi mulus milik istrinya lalu mencium keningnya . dan kemudian dia pun ikut berbaring di samping istrinya sambil memeluknya dengan hangat.
****
__ADS_1
sory ya gara agar Aldo si pengganggu jadi ambyar deh pak Rey dan shofia 😅😅
segini dulu ya ni aku sudah double up ya para reader's ku kasi tanda jejak kalian dong like komen dan votenya