MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 160


__ADS_3

setelah membersihkan diri mama Widya ikut bergabung di ruang kerja putranya


" ma.. mama kapan nyampek maaf nggak menyabut kedatangan mama tadi " ucap Shofia sambil mencium tangan mama mertua


" nggak papa mama ngerti kok toh sudah Kyara yang nyambut mama tadi, gimana rencana persidangan besok? " tanya mama Widya


" jadi begini ma " kemudian Shofia dan Aldo serta pengacara menerangkan apa yang harus mereka sampaikan besok saat menjadi saksi di pengadilan, mama Widya mendengarkan dengan baik penjelasannya.


" baiklah mama faham lalu apa saksi saksi di pihak kita sudah siap semua? "


" sudah ma "


" ya bagus lah klo begitu nanti bi jum biar mama yang akan menyampaikan " yah karena bi jum juga akan menjadi salah satu saksi dari pihak Rey nantinya.


keesokan harinya mereka menghadirkan para saksi dari masing masing kubu dari pihak Rey ada mama Widya Aldo dan juga bi jum sedang dari pihak Eliza ntah dari mana dia mendatangkan para saksi untuk membuat kesaksian palsu membuat mama Widya sedikit emosi.


" sudah ma nanti biar Aldo yang akan mengurusnya, mama jangan terlalu di pikirkan " kata Shofia sambil berusaha menenangkan mama mertuanya


" tapi bagaimana mungkin dia bisa memutar balikkan fakta seperti itu dasar manusia ular mama nggak nyangka gimana bisa Rey menikah dengan wanita seperti itu dulu " sambil menggelengkan kepala nya


" udah mama sabar ya serahkan pada Aldo dan pengacara saja, klo begitu kita langsung pulang saja, bi jum tolong hubungi mang udin agar menjemput kita sekarang " perintah Shofia pada bi jum yang juga menjadi saksi pada persidangan kali ini.


" Aldo saya dan mama pulang dulu nanti klo ada berkas yang harus di tanda tangani suruh saja orang kantor mengantarkan ke rumah ya! "


" baik nona klo begitu saya akan langsung ke kantor abis ini "


.


" ya al klo begitu saya duluan "


" ya silahkan nona " ucap Aldo sambil menundukkan sedikit badannya lalu kembali berdiskusi dengan tim pengacara guna membicarakan langkah mereka ke depannya.


satu minggu kemudian Aldo kembali ke LA baru saja alex menelponnya mengatakan bahwa baron sudah siuman dengan langkah penuh amarah Aldo melangkah menuju markas milik Mandez di ikuti dua anak buahnya


" sejak kapan dia siuman ? " tanya Aldo


" sejak tadi malam " jawab Alex dan nampak Mandez di berada sana juga


" trus di mana dia? "


" di ruang bawah tanah ayo ikuti ku " sambil melangkah menuju ruang bawah tanah


sampai di ruang bawah tanah atau persisnya penjara bawah tanah mereka langsung di sambut anak buah Mendez yang menjaga di depan pintu. melihat rombongan bosnya datang ia pun menundukkan badannya memberikan hormat


" bagaimana apa dia sudah mau buka mulut ? ' tanya Mandez


" belum tuan "


" buka pintunya . .! " seru Alex lalu mereka bertiga segera masuk ke dalam ruangan tersebut.


Baron yang masih tampak lemah mengangkat sedikit kepalanya dengan senyum mengejeknya


" apa mau kalian? kalian pasti ingin menanyakan siapa orang yang menyuruhku .. "


" kau tau rupanya " jawab Aldo kesal

__ADS_1


" sampai kapan pun aku nggak akan memberitahu kalian jadi percuma kalian membiarkan aku hidup kalian tau kan pantang bagi seorang Mafia untuk berkhianat "


" bugh.bugh " Aldo meninju bahkan menendang laki laki tersebut hingga ia terjungkal ke belakang


" lakukan sesuka kalian aku tetap tidak akan buka mulut " sambil membersihkan darah di sudut bibirnya


" katakan siapa yang membayarmu..! klo tidak aku akan memotong semua jari jari tanganmu hingga kau akan menjadi manusia tak berguna " teriak Aldo sambil mencengkram kerah baju Baron dengan penuh amarah dan kembali bogem mentah mendarat tepat di hidungnya


" lakukan semaumu toh pada akhirnya aku akan mati " seringainya


" sudahlah al percuma kau memaksanya dia tidak akan buka mulut " ucap Alex santai


" kau tenang saja anak buahku saat ini sedang berada di thailand dan kau tau dia bertemu dengan gadis cantik bernama gina Jordan bukankah Jordan itu namamu " kata Alex lagi dan tiba tiba raut wajah Baron berubah namun dengan cepat dia bersikap biasa


" apa kau mengenalnya? "tanya Alex lagi sambil memberikan sebuah foto anak perempuan berambut pirang dengan kaca mata bertanggar di hidung nya


" aku tak mengenalnya " tampan raut kecemasan dari sorot matanya


" oke baiklah klo begitu aku akan minta anak buahku untuk menculiknya dan menjualnya ke tempat ptostitusi bagaimana menurutmu? " seringainya licik.


" terserah kau saja aku tidak peduli " saut Baron lagi


" oke kalo begitu " kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi anak buahnya


" halo segera lakukan sekarang dan bawa dia ke tempat prostitusi awasi dia jangan sampai lolos " ucap Alex


" baik tuan tapi apa kami bisa bersenang senang sebentar dengan nya tuan? "


" terserah kalian " ucap Alex


" jangan sentuh dia, dia tidak tau apa apa dan dia tidak terlibat dalam hal ini aku mohon " ucap Baron yang tampak cemas


" bangsat sialan kalian semua...! " teriak Baron alias Jordan


" ha ha ha...gimana kau masih nggak mau buka mulut? "


" oke oke tapi kau harus janji kalian tidak akan menyentuh nya sedikit pun aku rela mati asal jangan kalian apa apakan dia "


" baiklah tapi semua tergantung padamu jika kau berkata jujur aku akan melepas kan putrimu"


" ya aku yang menjadi jaminannya, aku akan menjamin keselamatan putrimu asal kau mau mengatakan siapa dalang dari penculikan tuan Rey " ucap Aldo yang sebetulnya tak tega jika harus menyakiti putri Baron yang tak berdosa itu


" Eliza artis sekaligus model itu dialah yang menyuruhku " terang Baron dengan suara pelan nyaris tak terdengar


" apa? sudah ku duga " ucap Aldo


" apa saja yang dia perintahkan padamu " tanya Mandez dengan perasaan kecewa karena wanita yang di cintainya sudah melakukan tindak kejahatan


" dia memintaku untuk menculik dan menahannya untuk beberapa waktu hingga batas waktu yang di tentukan barulah kami di perintahkan membebaskannya dan dia juga melarang kami melakukan Kekerasan pada laki laki itu"


" berapa kau di bayar? " tanya Mandez lagi


" 2 juta dolar "


" hanya itu saja? " tanya Mandez masih penasaran

__ADS_1


" dia juga berjanji akan mengajakku kencan selama satu minggu jika rencananya berhasil "


" cih menjijikan " kini Mandez yang berkomentar sedang Aldo dan Alex hanya menahan senyumnya


" oke apa informasi ini bisa di pertanggung jawabkan? " ucap Aldo


" tentu kau bisa melihat transaksi uang yang sudah dia kirimkan padaku, sekarang aku sudah mengatakan semuanya sekarang suruh anak buahmu menjauh dari putri ku " pinta Baron.


dan Alex kembali menghubungi anak buahnya untuk membatalkan perintahnya tadi


"tentu kami akan melepaskannya tapi sebelum itu kau harus memberikan kesaksian di kantor kepolisian " jawab Aldo lalu mereka bertiga keluar dari ruangan tersebut


" kau serius mau melaporkannya ke kantor polisi? " tanya Alex


" ya tentu saja " jawab Aldo


" ayolah kenapa kau tidak habisi saja dia langsung beres kan " jawab Alex


" negaraku beda dengan negaramu apalagi bos ku adalah orang yang bersih tidak terlibat dengan mafia seperti kalian jadi jalur hukum adalah keputusan yang terbaik "


" tapi apa kau tidak ingin sedikit bermain main dengan wanita itu "


" maksudmu? "


" cckk kau ini betul betul polos " ejek Alex


" biarkan dia senang dulu dan jangan bilang klo kau sudah mengetahui bahwa dia dalang semua ini ikuti saja permainan nya siapa tau kau bisa mendapatkan bukti kejahatannya yang lain jadi kau bisa memperberat hukumannya maka di pastikan dia tidak akan pernah dapat gak asuh putrinya "


" kau benar kita ajak main main dulu dia "


" bagaimana menurut mu tuan Mandez "


" terserah kalian saja "


" Hai kau kenapa hah seperti nya dia sedang patah hati karena jalangnya juga akan berkencan dengan baron ha ha.. " Alex tertawa lepas.


" sial kau! " lalu melangkah keluar dari markas


" lalu kalian akan apakan laki laki itu "


" aku akan menahannya di sini sampai dia bersaksi di pengadilan dan setelah itu kita habisi dia " ucap Alex


" apa itu tidak terlalu kejam " kata Mande yang memang memiliki sisi lembut


" sudahlah kau jauh jauh mengudangku ke sini untuk apa? karena jika dia tidak kita habisi bisa saja suatu saat dia akan balas dendam padamu sudahlah kau diam saja serahkan semuanya padaku " ujar Alex


" hey kanapa wajahmu di Teluk seperti itu apa kau benar benar mencintai wanita itu? " kata Alex lagi


" sudahlah nggak usah di bahas " balas Mandez


" cckkk kau ini seperti tidak ada wanita lain saja di muka bumi ini " timpal Alex lagi sambil terkekeh


" tuan Mandez tuan Alex aku akan kembali ke rumah sakit dulu jika ada kabar terbaru kabari aku " pamit Aldo


" ya aku juga akan kembali ke perusahaan kau lex jaga tawanan kita baik baik " kata Mandez

__ADS_1


" kau tenang saja, lalu bagaimana kasus perceraian mu "


" sedang proses sudah aku kembali dulu banyak pekerjaan yang harus aku selesai kan di kantor " lalu Mendez dan Aldo masuk ke dalam mobil mereka masing masing sedang Alex kembali masuk ke dalam markas.


__ADS_2