MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 50


__ADS_3

Sofia masuk ke dalam kamar dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahnya sekalian berwudhu karena belum salat Isya. selesai sholat Sofia merapikan alat salatnya .


sedangkan Rey duduk di sofa sambil menonton acara berita bisnis sesekali Rey melirik istrinya.


Rey menatap Sofia yang sudah selesai salat kemudian mengajaknya duduk di sofa bersamanya


" Sofia sini duduk ada yang ingin saya bicarakan" kemudian Sofia penduduk disamping Rey


"Ada apa Pak apa yang ingin bapak bicarakan" tanya shofia


begini Saya besok akan pergi ke beberapa negara tetangga mungkin kurang lebih 1 minggu dan ini kamu pegang " ucap Rey sambil meletakkan kartu ATM disamping shofia


" apa ini Pak ?' tanya Shofia


" ini kartu ATM, kamu gunakan gunakan untuk semua keperluan kamu " ucap Rey


" tapi Pak " sela shofia


" sudah kamu Jangan membantah pegang saja kamu bisa menggunakan untuk apa saja saya kan sudah pernah bilang akan menanggung segala kebutuhan kamu " kata Rey lagi


" Baik Pak Terimakasih" ucap shofia sambil mengambil kartu ATM dan menyimpan


" Baiklah Saya sudah mengantuk Sebaiknya kamu tidur saya juga lelah, Malam ini Kamu tidur di sofa saya, saya tidur di ranjang kamu tau kan saya tidak mungkin tidur di sofa " ucap Rey yang memang postur tubuhnya yang tinggi tidak muat jika harus tidur di sofa.


" Tapi pak kenapa kita tidak tidur di ranjang yang sama?" tanya shofia


" saya tidak bisa tidur satu ranjang dengan wanita yang tidak saya cintai " ucap Rey lalu segera bangkit dari sofa dan memberiakan batal serta guling kepada Sofia


" kamu klo mau selimut di dalam lemari itu ada banyak selimut " ucap Rey sebelum akhirnya naik ke atas ranjangnya lalu mematikan lampu kamarnya mengganti dengan lampu yang lebih redup.


Sofia menatap pria yang sudah terbaring di atas ranjang dia tarik nafasnya dalam-dalam ada sesak didalam dadanya, seharusnya ini adalah malam yang indah baginya karena ini adalah malam pertamanya. tapi kenyataannya malam ini dia harus tidur di sofa sedang suaminya tidur di ranjang. sungguh miris nasibnya.


Sofia pun merebahkan tubuhnya di atas sofa matanya sulit untuk terpejam karena tadi siang dia sudah tidur lumayan banyak dia membolak-balikkan tubuhnya mencari posisi yang nyaman namun Biar bagaimanapun dia tidak bisa memejamkan matanya akhirnya dia ambil HP membuka aplikasi novel online lalu membacanya agar rasa kantuk segera datang hingga jam satu malam barulah shofia dapat memejamkan matanya.


jam tiga pagi Rey bangun dari tidurnya karena tiba tiba ingin ke kamar kecil dilihatnya shofia sedang tertidur di sofa dalam posisi meringkuk seperti kedinginan, ada perasaan tak tega di dalam hatinya, lalu dia melangkah menuju lemari mengambil selimut kemudian menyelimuti tubuh istrinya


" dia sangat cantik Tapi aku belum bisa menerimanya seratus persen sebagai istriku aku belum yakin dengan perasaanku, maaf " ucap nya sambil mengelus pipi istrinya lalu dia kembali melangkah menuju kamar mandi setelah selesai dari kamar mandi Rey kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjangnya.


jam 5 pagi Sofia bangun dari tidurnya dia melihat tubuhnya sedang memakai selimut "Siapa yang memakaikan aku selimut ?" katanya dalam hati, lalu dia melihat ke arah ranjang dan dia naikkan sudut bibirnya


"pak Rai..! ah setidaknya dia mulai memperhatikan aku " batinnya

__ADS_1


"tenang saja aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta kepadaku suamiku .." Sofia memberi semangat pada dirinya.


Sofia pun merapikan selimutnya kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan bergegas melaksanakan salat subuh. selesai salat Sofia membangunkan Rey suaminya.


dia duduk di samping ranjang menatap wajah tampan suami hidungnya yang mancung alisnya yang tebal bibirnya yang tipis bulu mata yang lentik serta bulu-bulu halus yang tumbuh di wajahnya " ah anda tampan sekali siapa coba nggak jatuh cinta " gumamnya lagi. Sofia hendak menyentuh wajah suami tapi dia urungkan. takut suaminya terbangun kemudian Sofia pun menggoyang-goyangkan bahu suami


" pak..! pak Rey sudah subuh pak bangun subuh dulu " ucap shofia berusaha membangunkan suaminya


Rey menggeliat lalu membuka matanya.dia tampak terkejut karena melihat shofia berada di depannya.


" pak sholat subuh dulu " kata shofia lagi


" kamu kenapa ada di kamar saya..?" tanya Rey sambil berusaha duduk di sisi ranjang


" bapak lupa klo kita sudah menikah ..! " ucap shofia sambil menahan senyumnya kemudian Rey berusaha mengumpulkan kesadarannya barulah dia ingat klo kini dia telah menikah dengan shofia.


dan tanpa bicara sepatah katapun dia segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dan sholat subuh selesai sholat Rey mengganti koko dan sarungnya dengan pakaian kerja yang sudah shofia siapkan.


Rey melangkah mengambil koper dari atas lemari dan dia hendak memasukkan beberapa stel pakaiannya namun dengan cepat shofia mengambil alih


" biar saya saja pak! berapa baju yang akan bapak bawa? " tanya shofia dan Rey pun menurut membiarkan shofia yang mengepak barang barangnya


" tiga stel cukup dan jangan lupa juga baju santai " ucap Rey sambil memasang kancing bajunya. lalu dengan cekatan shofia memasukkan pakaian suami ke dalam koper dia sempat canggung ketika memasukkan pakaian dalam milik suaminya namun dengan cepat dia tepis perasaan itu.


di meja makan tampak kyara sudah duduk dengan seragam sekolahnya. mama widya sedang sibuk mengoleskan selai coklat kacang diatas roti.


Widya mengalihkan pandangannya kepada sepasang pengantin lalu tersenyum sambil memperhatikan leher Rey dan shofia berharap ada jejak percintaan mereka namun mama widya harus menahan rasa kecewanya


" ah masih ada hati hari berikutnya " ucapnya


" ayo kalian sarapan dulu ini ada nasi goreng dan juga roti shofia kamu layani suami kamu ya! " perintah mama widya


" ya ma..! pak Rey mau sarapan apa? " tanya shofia


" nasi goreng aja " Ucap Rey yang kini sudah duduk di samping shofia lalu dengan cekatan shofia meletakkan nasi diatas piring Rey kemudian meletakkan lauk diatasnya.


" anak papi makan apa nih..! " tanya Rey sambil mengacak rambut putrinya yang sedang menikmati nasi goreng nya


" papi aah..! nanti rambut aku berantakan lagi.!" protes kyara.


Rey terkekeh mendengar protes putrinya

__ADS_1


" papi mau kemana bawa koper? " tanya kyara


" papi mau pergi ke Malaysia " jawab Rey


" berapa hari? " tanya kyara lagi


" mungkin sekitar satu minggu " lalu meraih gelas berisi air putih dan meneguk setengah isinya.


" mami ikut nggak? " tanya kyara


" nggak sayang mami nggak ikut " kini shofia yang menjawab


lalu mereka pun makan dalam suasana diam


" sayang kamu jangan nakal ya selama papi tinggal jangan merepotkan oma dan mamimu" pesan Rey pada putrinya setelah selesai menikmati sarapan.


" siap tenang aja papi, " ucap shofia sambil mengacungkan jempolnya.


" jam berapa jadwal keberangkatan nya Rey? " tanya mamanya


" jam delapan ma tapi aku mau berangkat sekarang takut macet di jalan " ucap Rey


" maaf tuan! tuan aldo sudah menunggu di depan " kata salah satu nany


" baiklah tolong kamu kasi tau udin untuk menyiapkan mobil dan mengantar dan mengantar ke bandara dan ini sekalian tolong masukkan koper ini ke dalam bagasi" perintah Rey


" baik tuan " lalu pelayanan itu pun berlalu sambil menggeret koper milik Rey


" ma aku berangkat dulu ya " ucap nya lalu mencium punggung tangan mamanya


kemudian berlalih ke kyara di ciumnya pipi dan juga pucuk kepala putrinya


" papi pergi dulu ya kamu baik baik di rumah jangan bandel belajar yang rajin ..!" ucap Rey


" iya papi! " lalu dia mencium tangan papinya Rey hendak melangkah


" papi nggak cium mami juga? " tanya kyara dan spontan menghentikan langkahnya


" sayang mami masih bau belum mandi " ucap shofia sambil melirik Rey.lalu dia mengulurkan tangan nya dan Rey pun membalas mengulurkan tangan dan shofia pun mencium punggung tangan suaminya setelah itu dia melangkah keluar menuju pintu utama menemui aldo yang sudah menunggu nya di teras rumah.


******

__ADS_1


segini dulu ya.


tetep dukungan nya buat aku ya makaciii😘😘


__ADS_2