MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 87


__ADS_3

shofia dan Rey masuk ke kamarnya


" ah capek nya " gumam shofia meletakkan tasnya di atas meja rias lalu duduk di depannya sambil memijat tengkuknya. Rey melangkah mendekati istrinya


" kenapa capek ? sini aku pijitin " ucap Rey sambil memijat bahu istrinya dengan lembut dan shofia sangat menikmatinya


" mas pijatanmu enak sekali " ucap shofia sambil menatap wajah suaminya dari kaca cermin


" jangan bilang aku kamu suruh jadi tukang pijat lagi" ucap Rey


" he he nggak kok kamu hanya akan jadi tukang pijit aku seorang " kata shofia sambil mengedipkan matanya


" wah istri aku sekarang sudah mulai genit ya! " ucap Rey sambil tangan satunya turun ke bawah meremas dua bukit kembar istrinya


" sayang tangannya tolong di kondisikan ya! " kata shofia sambil menahan tangan suaminya yang mulai nakal


" kamu mau mandi? biar aku siapkan air hangat buat kamu" ucap Rey lalu melangkah menuju kamar mandi


" wah suami aku baik sekali makasih sayang! " ucap shofia dengan sedikit berteriak dan kemudian dia membersihkan wajahnya dengan krim pembersih wajah. tujuh menit kemudian Rey keluar dari kamar mandi


" sayang airnya airnya sudah siap sana kamu mandi supaya segar " ucap Rey


"oke makasih sayang aku ke kamar mandi dulu ya " ucap shofia lalu dengan cepat Rey menangkap tubuh istrinya memeluknya dari belakang


" sayang kamu Terima kasih nya nanti aja abis ini oke ! aku akan minta bayaranku setelah ini " bisik Rey yang membuat shofia meremang


" ah pak suami mengapa Anda perhitungan sekali ? " ucap shofia menyandarkan kepalanya di dada suaminya


" tentu karena tadi malam kamu sibuk sama kyara jadi malam ini aku minta jatah dobel " kata Rey lagi lalu membalikkan tubuh istrinya hendak meraup bibir manis istrinya lalu dengan cepat shofia menghindar berlari ke kamar mandi


" sayang aku harus mandi nanti airnya keburu dingin daaa week😜" ucapnya di depan kamar mandi lalu menghilang dari balik pintu kamar mandi sedang Rey hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala


" kamu sangat manis istriku awak kau nanti " gumam Rey lalu duduk di sofa sambil membuka tablet nya membuka email dari beberapa klien dan membalasnya


" ceklek pintu kamar mandi di buka setelah hampir satu jam lamanya shofia berendam di kamar mandi


" sudah selesai? " tanya Rey sambil meletakkan tab nye


" udah " jawab shofia lalu duduk di depan meja rias sambil mengeringkan rambutnya.


" mau aku bantu mengering kan rambut mu? " Rey menawarkan diri


"nggak usah mas, sudah kamu mandi sana hemm bau.! " ucap shofia berpura pura sambil mengendus ketiak suaminya


.


" masak sih..! " ucap Rey sambil berusaha mencium tubuhnya sendiri

__ADS_1


" ya udah aku mandi dulu " ucapnya lagi kemudian ia melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


shofia masih sibuk memakai cream perawatan wajahnya beberapa hari yang lalu mama mertuanya membelikan nya seperangkat cream perawatan kulit,


" shofia kamu pakai ini untuk merawat kecantikan kulit wajah dan tubuh kamu, biar bagaimana pun kamu itu istri seorang CEO sudah pasti di luar sana banyak wanita wanita yang berusaha merayu suami mu jadi kamu harus menjaga dan merawat kulit kamu agar selalu bisa tampil cantik " seperti itulah pesan mama mertuanya terhadapnya.


setelah selesai shofia segera melangkah menuju ranjang nya karena memang dia merasa sangat ngantuk. shofia segera merebahkan tubuhnya lalu menutupi dengan selimut.


Rey keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya. melihat shofia sudah merebahkan tubuhnya di ranjang dengan cepat Rey pun langsung naik ke atas ranjang membuang handuknya secara sembarangan lalu ikut masuk ke dalam selimut bersama istrinya


" hey nyonya Rayyan anda jangan pura pura tertidur.! aku akan meminta bayaran ku sekarang " bisik Rey


" mas aku capek " ucap shofia tanpa membuka matanya


" oke kamu tidur saja dan menikmati permainan nya nyonya " ucap Rey lalu menarik selimut yang di kenakan shofia dan melemparnya ke samping ranjang hingga terjatuh ke lantai lalu Rey pun mulai aksinya hingga desahan dan jeritan jeritan kecil mampu lolos dari bibir istrinya hingga satu jam kemudian Rey pun menyemburkan benihnya ke dalam rahim istrinya lalu ambruk diatas tubuh shofia.


Rey mengambil selimut yang tadi sempat dia buang ke lantai lalu memakaikan ke tubuh istrinya kembali.


" cup makasih sayang i love you " ucap Rey sambil mengecup punggung istrinya kemudian ikut berbaring di samping nya sambil memeluk tubuh istrinya.


azan subuh mereka segera bangun untuk mandi dan sholat subuh. selesai sholat subuh kembali Rey mengharap istrinya yang kini seolah menjadi candu baginya


" sayang aku mau ke bawah bantuin bi jum untuk nyiapin sarapan pagi, lagian tadi malam kan udah? " tolak shofia sambil berusaha melepaskan pelukan suaminya


" tapi aku mau lagi sayang..! nolak keinginan suami dosa lho " ucap Rey dengan nafas yang sudah memburu. dan akhirnya shofia pun pasrah dan kembali mereka melakukan olahraga raga pagi di dalam kemar mereka.


karena kelelahan mereka berdua pun tidur kembali setelah usai melakukan olah raga pagi. jam 7 shofia bangun dari tidurnya lalu segera turun dari ranjang menuju kamar mandi, sedangkan Rey suaminya masih terlelap dengan dengkuran halusnya.


sementara di lantai bawah tampak seorang wanita cantik dan seksi turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam mension


" bi jum Rey ada di mana ? " tanya wanita itu pada bi jum yang kebetulan sedang menata makanan di atas meja


" tuan masih di kamar nona " jawab bi jum pada wanita tersebut yang ternyata adalah stela


" dia belum bangun? kok tumben jam segini belum bangun " ucap stela lalu langsung naik ke lantai atas


" non stela tunggu " ucap bi jum mencoba mencegah stela masuk ke kamar Rey


" ada apa? " tanya stela menghentikan langkahnya yang sudah berada di tangga nomor dua


" eh biar saya saja yang bangunin tuan nona. nona tunggu di sini saja " ucap bi jum


" nggak usah bi, kamu lanjutkan saja kerjaanmu" kata stela


" tapi nona jangan ke kamar tuan sekarang " kata bi jum lagi berusaha mencegah stela yang hendak melanjutkan naik ke lantai atas


" kenapa ? emang ada apa toh aku udah biasa masuk ke kamarnya Rey " ucap stela melanjutkan langkahnya

__ADS_1


" nona stela saya mohon anda jangan masuk ke kamar tuan Rey " kata bi jum lagi berusaha mengejar stela


" jum kamu kenapa sih aneh udah jangan halangi aku, apa kamu mau aku laporkan sama Rey kalau kamu menghalangi aku ! lagian aku ke sini karena ada kerjaan penting " tutur stela lalu meninggalkan bi jum yang masih berdiri di bawah tangga naik ke lantai atas menuju kamar Rey


" ceklek " pintu kamar di buka stela melangkah masuk ke dalam kamar tampak Rey masih tertidur di balik selimut. stela melangkah mendekati ranjang dan duduk di tepi ranjang


" Rey..! hey bangun ayo ini sudah siang kau tidak ke kantor kemaren selama dua hari kau tidak masuk kerja, bos macam apa kau ini bermalas malasan..! " ucap stela sambil menepuk punggung Rey


" hmm.. ntar lagi sayang..! " ucap Rey tanpa membuka matanya


" Rey bilang apa tadi sayang..? akhirnya dia menyadari juga bahwa aku sangat mencintainya " batin stela berbunga


" Rey.. bangun ayo kamu mandi dulu..! " kata stela lembut sambil mengusap pipi Rey.


" ceklek " pintu kamar mandi di buka tampak shofia keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono nya dengan rambut yang masih basah.


stela menatap nanar ke arah shofia, sedang shofia yang tidak menyadari kehadiran stela sibuk menggulung rambutnya dengan handuk sambil berjalan mendekati ranjang


" sayang bangun kamu tidak ke kantor ini sudah siang lho! " ucapnya lalu mengangkat wajahnya


" kamu..! apa yang kamu lakukan kenapa kamu berada di kamar ini? " ucap shofia


" yang seharusnya bertanya begitu itu aku, kenapa kamu ada di kamar Rey dan ini liat apa yang kamu lakukan sama Rey..! dasar wanita penggoda murahan..! " ucap stela lalu berusaha menampar wajah stela namun dengan cepat Rey menahan tangan stela dan shofia pun berlari berlindung di balik punggung Rey


" jaga ucapan dan sikap kamu stel! " ucap Rey dingin


" tapi Rey dia sudah menggoda mu liat apa yang dia lakukan di kamarmu! " teriak stela tak Terima


" dia tidak menggoda ku sekarang sebaiknya kamu keluar! " kata Rey dingin


" nggak aku aku nggak mau sebelum wanita jalang ini keluar "


" hey hati hati sama bicaramu siapa yang jalang! " balas shofia di balik punggung Rey


" kamu jalang murahan yang rela tidur dengan laki laki siapa saja " kata stela yang masih berusaha menggapai stela


" sayang.. dia ngatain aku murahan " shofia drama di depan suaminya


" cukup stela sekarang kamu keluar sebelum aku berbuat kasar sama kamu "


" Rey kamu tega sama aku? kamu lebih membela jalang itu dari pada aku? " kata stela


" please jangan membuat aku marah sekarang kamu keluar " kata Rey sedikit menurunkan suaranya


" tega kamu Rey ! " ucap stela dengan mata yang berkaca kaca lalu hendak keluar dari kamar Rey dan bersamaan dengan itu mama widya masuk ke kamar Rey


tadi Bi jum sempat cerita kalo stela datang dan langsung masuk ke kamar Rey.

__ADS_1


" tante..! " ucap stela lalu memeluk mama widya


" stela ayo keluar nanti tante jelaskan" ucap mama widya lalu membimbing stela menuju ruang keluarga.


__ADS_2